You are on page 1of 3

TWILIGHT MENURUT ASTRONOMI

T. Djamaludin
(Anggota BHR Kementrian Agama RI, Profesor Riset Astronomi-Astrofisika LAPA!
Penentuan "aktu s#u$u# di%erlukan untuk %enentuan a"al s#aum (%uasa! dan s#alat.
Tentang "aktu a"al s#aum dise$utkan dalam Al-&uran, '( makan minumla# #ingga terang
$agimu $enang %uti# dari $enang #itam, )aitu fajar* (&+ ,-./0!. +edangkan tentang a"al "aktu
s#u$u# dise$utkan di dalam #adits dari A$dulla# $in 1mar, '( dan "aktu s#alat s#u$u# sejak
ter$it fajar selama se$elum ter$it mata#ari2 (HR 3uslim!. 4ajar )ang $agaimana )ang
dimaksudkan terse$ut5 Hadits dari 6a$ir merin7in)a, '4ajar ada dua ma7am, %ertama )ang
melarang makan, teta%i mem$ole#kan s#alat, )aitu )ang ter$it melintang di ufuk. Lainn)a, fajar
)ang melarang s#alat (s#u$u#!, teta%i mem$ole#kan makan, )aitu fajar se%erti ekor srigala2 (HR
Hakim!. Dalam fiki# kita mengenaln)a se$agai fajar s#adi8 ($enar! dan fajar kid9i$ (%alsu!.
Lalu fajar s#adi8 se%erti a%aka# )ang dimaksud Rasululla# +A:5 Dalam #adits dari A$u
3as;ud Al-Ans#ari dise$utkan, 'Rasululla# +A: s#alat s#u$u# saat kelam %ada ak#ir malam,
kemudian %ada kesem%atan lain ketika #ari mulai terang. +etela# itu s#alat teta% dilakukan %ada
"aktu gela% sam%ai $eliau "afat, tidak %erna# lagi %ada "aktu mulai terang.2 (HR A$u Da"ud
dan Bai#a8i dengan sanad )ang s#a#i#!. Le$i# lanjut #adits dari Ais)a#, 'Perem%uan-%erem%uan
mukmin ikut melakukan s#alat fajar (s#u$u#! $ersama a$i +A: dengan men)elu$ungi $adan
mereka dengan kain. +etela# s#alat mereka kem$ali ke ruma# tan%a dikenal sia%a%un karena
masi# gela%.2 (HR 6amaa#!.
Karena saat ini "aktu-"aktu s#alat le$i# $an)ak ditentukan $erdasarkan jam, %erlu
diketa#ui kriteria astronomisn)a )ang menjelaskan fenomena fajar dalam dalil s)ar;i terse$ut.
Perlu %enjelasan fenomena sesunggu#n)a fajar kid9i$ dan fajar s#adi8. Kemudian %erlu $atasan
kuantitatif )ang da%at digunakan dalam formulasi %er#itungan untuk diterjema#kan dalam rumus
atau algoritma %rogram kom%uter.
4ajar kid9i$ memang $ukan fajar dalam %ema#aman umum, )ang se7ara astronomi
dise$ut 7a#a)a 9odiak. <a#a)a 9odiak dise$a$kan ole# #am$uran 7a#a)a mata#ari ole# de$u-
de$u antar%lanet )ang terse$ar di $idang ekli%tika )ang tam%ak di langit melintasi rangkaian
9odiak (rangkaian rasi $intang )ang tam%akn)a dilalui mata#ari!. =le# karenan)a fajar kid9i$
tam%ak menjulur ke atas se%erti ekor srigala, )ang ara#n)a sesuai dengan ara# ekli%tika. 4ajar
kid9i$ mun7ul se$elum fajar s#adi8 ketika malam masi# gela%.
4ajar s#adi8 adala# #am$uran 7a#a)a mata#ari ole# %artikel-%artikel di udara )ang
melingku%i $umi. Dalam $a#asa Al-&uran fenomena itu dii$aratkan dengan ungka%an 'terang
$agimu $enang %uti# dari $enang #itam2, )aitu %erali#an dari gela% malam (#itam! menunju
mun7uln)a 7a#a)a (%uti#!. Dalam $a#asa fisika #itam $ermakna tidak ada 7a#a)a )ang
di%an7arkan, dan %uti# $ermakna ada 7a#a)a )ang di%an7arkan. Karena sum$er 7a#a)a itu dari
mata#ari dan %eng#am$urn)a adala# udara, maka 7a#a)a fajar melintang di se%anjang ufuk
(#ori9on, kaki langit!. Itu %ertanda ak#ir malam, menjelang mata#ari ter$it. +emakin mata#ari
mendekati ufuk, semakin terang fajar s#adi8. 6adi, $atasan )ang $isa digunakan adala# jarak
mata#ari di $a"a# ufuk.
+e7ara astronomi, fajar (morning t"ilig#t! di$agi menjadi tiga- fajar astronomi, fajar
nautika, dan fajar si%il. 4ajar astronomi didefinisikan se$agai ak#ir malam, ketika 7a#a)a $intang
mulai meredu% karena mulai mun7uln)a #am$uran 7a#a)a mata#ari. Biasan)a didefinisikan
$erdasarkan kur>a 7a#a)a, fajar astronomi ketika mata#ari $erada sekitar ./ derajat di $a"a#
ufuk. 4ajar nautika adala# fajar )ang menam%akkan ufuk $agi %ara %elaut, %ada saat mata#ari
$erada sekitar ., derajat di $a"a# ufuk. 4ajar si%il adala# fajar )ang mulai menam%akkan
$enda-$enda di sekitar kita, %ada saat mata#ari $erada sekitar ? derajat.
4ajar a%aka# se$agai %em$atas a"al s#aum dan s#alat s#u$u#5 Dari #adits Ais)a#
dise$utkan $a#"a saat %ara %erem%uan mukmin %ulang dari s#alat s#u$u# $erjamaa# $ersama
a$i +A:, mereka tidak dikenali karena masi# gela%. 6adi, fajar s#adi8 $ukanla# fajar si%il
karena saat fajar si%il suda# 7uku% terang. 6uga $ukan fajar nautika karena seusai s#alat %un
masi# gela%. Kalau demikian, fajar s#adi8 adala# fajar astronomi, saat ak#ir malam.
A%aka# %osisi mata#ari ./ derajat mutlak untuk fajar astronomi5 Definisi %osisi mata#ari
ditentukan $erdasarkan kur>a 7a#a)a langit )ang tentun)a $erdasarkan kondisi rata-rata
atmosfer. Dalam kondisi tertentu sangat mungkin fajar suda# mun7ul se$elum %osisi mata#ari ./
di $a"a# ufuk, misaln)a saat te$al atmosfer $ertam$a# ketika akti>itas mata#ari meningkat atau
saat kondisi kom%osisi udara tertentu @ antara lain kandungan de$u )ang tinggi @ se#ingga
7a#a)a mata#ari mam%u di#am$urkan ole# la%isan atmosfer )ang le$i# tinggi. Aki$atn)a, "alau
%osisi mata#ari masi# kurang dari ./ derajat di $a"a# ufuk, 7a#a)a fajar suda# tam%ak.
Para ulama a#li #isa$ da#ulu suda# merumuskan definisi fajar s#adi8 dengan kriteria
$eragam, $erdasarkan %engamatan da#ulu, $erkisar sekitar .0 @ ,A derajat. Karena %enentuan
kriteria fajar terse$ut meru%akan %roduk ijti#adi)a#, %er$edaan se%erti itu diangga% "ajar saja.
Di Indonesia, ijti#ad )ang digunakan adala# %osisi mata#ari ,A derajat di $a"a# ufuk, dengan
landasan dalil s)ar;i dan astronomis )ang diangga% kuat, antara lain karena atmosfer di atas
Indonesia )ang $erada di "ila)a# ekuator relatif le$i# te$al dari lintang tinggi (misaln)a te$al
tro%osfer di lintang tinggi sekitar .A km, di "ila)a# ekuator sekitar .0 km!. Kriteria terse$ut
)ang kini digunakan De%artemen Agama RI untuk jad"al s#alat )ang $eredar di mas)arakat.
Kalau saat ini ada )ang $er%enda%at $a#"a "aktu s#u$u# )ang ter7antum di dalam
jad"al s#alat diangga% terlalu 7e%at, #al itu dise$a$kan ole# dua #al- Pertama, ada )ang
$er%enda%at fajar s#adi8 ditentukan dengan kriteria fajar astronomis %ada %osisi mata#ari ./
derajat di $a"a# ufuk, karena $e$era%a %rogram jad"al s#alat di internet menggunakan kriteria
terse$ut, dengan %er$edaan sekitar / menit. Kedua, ada )ang $er%enda%at fajar s#adi8 $ukanla#
fajar astronomis, karena se#arusn)a fajarn)a le$i# terang, dengan %er$edaan sekitar ,B menit.
Penda%at se%erti itu "ajar saja dalam inter%retasi ijti#adi)a#.