You are on page 1of 2

Nama : Muria Saputra

NMP : 1315010086




PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.




A. Pembahasan
PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (IDX:INDF , IDX:ICBP ) merupakan produsen
berbagai jenis makanan dan minuman yang bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini
didirikan pada tanggal 14 Agustus 1990 oleh Sudono Salim dengan nama PT. Panganjaya
Intikusuma yang pada tanggal 5 Februari 1994 menjadi Indofood Sukses Makmur.
Perusahaan ini mengekspor bahan makanannya hingga Australia, Asia, dan Eropa.
Dalam beberapa dekade ini Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan total
food solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi
makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang
tersedia di rak para pedagang eceran.




B. Strategi Perusahaan

Dalam upaya meningkatkan laba bersih pada semester II-2011, PT Indofood CBP Sukses
Makmur Tbk (ICBP) mengandalkan perluasan pemasaran mie instan Indomie secara eceran.
Tangung-tangung dari strategi produsen makanan dan minuman ini, perseroan telah
mengantongi kentungan mencapai Rp600 miliar

Menurut, Komisaris ICBP, Franciscus Welirang di Jakarta pada Jumat (26/8) mengatakan,
selain untuk mendapatkan nilai lebih secara nominal. Langkah yang ditempuh pihaknya ini
juga bertujuan untuk meningkatkan loyalitas masyarakat terhadap produk Indomie.

"Khusus untuk berbagai produk Indomie, saat ini transaksi secara eceran yang sudah berjalan
mencapai Rp600 miliar. Ini hanya penjualan yang dari warung makan. Kami bukan melihat
besarannya secara nominal, tetapi bagaimana upaya perluasan penjualan secara eceran ini
bisa menyentuh masyarakat di berbagai tempat," jelasnya yakin

Dia menambahkan, penjualan Indomie secara eceran melalui warung-warung makan sangat
terlihat nyata pertumbuhannya. Hal ini terbukti dari pertumbuhan jumlah pemilik warung
makan yang menjual Indomie sudah mencapai 5.600 orang.
"Setiap orang ini ada yang memiliki dua sampai lima outlet. Ini artinya mereka berusaha
untuk mengalami pertumbuhan dan bisa juga mengkreasikan tenaga kerja," katanya.

Menurut Franciscus, ambisi ICBP untuk meningkatkan keuntungan melalui perluasan
pemasaran secara eceran di berbagai wilayah bisa terwujud sesuai agenda Semester II-2011
ini.
Pada Semester I-2011, ICBP membukukan laba bersih sebesar 2,72 persen sebesar Rp989,98
miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp800 miliar.

Peningkatan laba bersih perusahaan, tegasnya terdongkrak dari besarnya pertumbuhan
penjualan seluruh produk ICBP di semester pertama tahun ini. "Semester I tahun ini ICBP
mencatat adanya pertumbuhan penjualan menjadi Rp9,42 triliun, sedangkan di periode yang
sama setahun lalu angkanya masih di posisi Rp8,91 triliun.
Sementara itu, laba kotor perseroan tercatat naik menjadi Rp2,42 triliun dari sebelumnya
Rp2,39 triliun. Laba usaha juga mengalami kenaikan menjadi Rp1,31 triliun dari tahun
sebelumnya yang sebesar Rp1,22 triliun.
Aset ICBP hingga akhir Semester I-2011 mengalami pertumbuhan menjadi Rp14,53 triliun,
padahal setahun sebelumnya hanya sebesar Rp13,36 triliun," paparnya.

Sekedar informasi, selain memiliki Indomie, anak perusahaan PT Indofood Sukses Makmur
Tbk (INDF) ini juga memiliki produk mie instan lainnya, seperti Supermie, Sarimi, Sakura,
Popmie, Mie Telur Cap 3 Ayam dan Pop Bihun.
ICBP juga menawarkan sejumlah produk-produk dairy, penyedap makanan, makanan ringan,
dan produk nutrisi. Sebagai bentuk kepedulian terhadap konsumen dan para pedagang, dalam
musim Lebaran 2011 ini, ICBP juga memberangkatan sebanyak 11.000 pemudik ke beberapa
kota besar di Pulau Jawa.





C. Kesimpulan

Strategi pemasaran sebagai alat fundamental yang direncanakan untuk mencapai tujuan
perusahaan dengan mengembangkan keunggulanbersaing yang berkesinambungan melalui
pasar yang dimasuki dan program pemasaran yang digunakan untuk melayani pasar sasaran tersebut.

Informasi yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan strategi adalahtujuan atau sasaran
produk, peluang pasar, dan kesusksesan pasar.

Ada lima konsep yang mendasari suatu strategi pemsaran, yaitu:segmentasi pasar, penentuan
posisi pasar (market positioning strategy),strategi memasuki pasar (market entry strategy),
strategi
marketing mix,
dan strategi penentuan waktu (timing strategy).

Ciri penting rencana strategis pemasaran yaitu, titik-tolak penyusunannya melihat perusahaan
secara keseluruhan, diusahakandampak kegiatan yang direncanakan bersifat menyeluruh, dan
relevan dengan lingkungan yang dihadapi.