You are on page 1of 7

PIRIDOKSIN HCL (VITAMIN B6

)
NAMA GENERIK
Piridoksin HCl (Vitamin B6)
NAMA KIMIA
3-hydroxy-4,5-bis(hydroxymethyl)-2-picoline hydrochloride. (3)
STRUKTUR KIMIA
C8H11NO3.HCl
SIFAT FISIKOKIMIA
USP 29 : serbuk kristalin atau kristal putih atau putih praktis. Larut 1 bagian dalam 5
bagian air dan 1 bagian dalam 115 bagian alkohol, tidak larut dalam eter. ;Larutan dalam
air mempunyai pH sekitar 3. Simpan dalam wadah tertutup rapat. Lindungi dari cahaya.
(3)
SUB KELAS TERAPI
Vitamin dan Mineral
FARMAKOLOGI
Piridoksin dikonversi menjadi bentuk aktif vitamin yang bekerja sebagai koenzim dalam
variasi reaksi yang luas dalam intermediary metabolism. (2);Absorpsi : diabsorpsi cepat
dari saluran GI pada pemberian per oral. (2);Disribusi : vitamin B6 disimpan terutama
dalam hepar dengan jumlah yang lebih sedikit dalam otot dan otak. (2);Metabolisme :
Melalui 4-pyridoxic acid (bentuk aktif) dan metabolit lain. (1);Eliminasi : t� piridoksin
15-20 hari. Dalam hepar, piridoksin dioksidasi menjadi 4-asam piridoksin yang
diekskresi di urin. (2)
STABILITAS PENYIMPANAN
Stabilitas : piridoksin HCl fotosensitif dan akan terdegradasi perlahan jika terpapar
matahari. (2);Penyimpanan : sediaan piridoksin HCl harus terlindung dari cahaya dan
disimpan dalam wadah tertutup rapat pada temperatur < 40�C, lebih diutamakan pada
15-30�C. Injeksi tidak boleh dibekukan. (2)
KONTRA INDIKASI
Pasien dengan sejarah sensitivitas pada vitamin, hipersensitivitas terhadap piridoksin
atau komponen lain dalam formulasi. (1,2)
EFEK SAMPING
Sistem saraf pusat : sakit kepala, kejang (mengikuti pemberian dosis IV yang sangat
besar), sensory neuropathy ;Endokrin & metabolik : penurunan sekresi serum asam folat
Gastrointestinal : ;Mual Hepatik : Peningkatan AST Neuromuskular & skeletal :
paresthesia Lain-lain :reaksi alergi.
INTERAKSI OBAT
Levodopa : menurunkan efek levodopa, namun hal ini tidak muncul jika dopa
decarboxylase inhibitor juga ikut diberikan. ;Altretamine : menurunkan aktivitas
altretamine. ;Phenobarbital & Phenytoin : menurunkan konsentrasi serum ke dua obat
tersebut. Hidralazin, isoniazid, penicillamine, kontrasepsi oral : meningkatkan
kebutuhan vitamin B6.
PENGARUH KEHAMILAN
Melewati plasenta, faktor risiko A/C. ;Dosis pada wanita hamil 1.9 mg perhari. (1)
PENGARUH MENYUSUI
Masuk dalam ASI / Kompatibel. (1);Konsentrasi vitamin B6 dalam ASI � 150 - 240
mg/ml mengikuti asupan ibu 2,5 - 5 mg vitamin B6 perhari. Rata-rata konsentrasi
vitamin B6 dalam ASI 130 mg/mL mengikuti asupan ibu < 2.5mg per hari. (2)
BENTUK SEDIAAN
Tablet 10 mg, 25 mg, Kaplet 10 mg Ampul 50 mg/ml x 1ml, 100 mg/ml x 1ml
PERINGATAN
Ketergantungan dan reaksi withdrawl dapat muncul pada dosis = 200 mg/hari. (1)
MEKANISME AKSI
Prekursor terhadap piridoksal, yang berfungsi dalam metabolisme protein, karbohidrat
dan lemak. Piridoksal juga mengobati dalam pelepasan kolagen hepar dan yang
tersimpan dalam otot dan dalam sintesis GABA (dalam CNS) dan heme.1
MONITORING
Kepatuhan minum obat dan kesesuaian dengan dosis.




ASAM FOLAT
NAMA GENERIK
Asam folat
NAMA KIMIA
N-(p(((2-amino-4-hydroxi-6-pteridinyl)-methyl)amino)benzoyl)glutemic acid.2
SIFAT FISIKOKIMIA
asam folat berwujud serbuk kristal berwarna kuning sampai oranye coklat, tidak berbau.
Praktis tidak larut dalam air dan sebagian besar pelarut organik (alkohol, aseton,
chloroform, dan ether).2
SUB KELAS TERAPI
Antianemi
KELAS TERAPI
Darah, Obat yang mempengaruhi
DOSIS PEMBERIAN OBAT
anemia (oral, im, iv, sc): infant 0.1mg/hari, anak<4 tahun sampai dengan 0.3mg/hari,
anak>4tahun dan dewasa 0.4mg/hari. Wanita hamil dan menyusui 0.8mg/hari.
Pencegahan neural tube defect: dari ibu dgn potensial saat lahir 400mcg/hari; dari ibu
dgn berisiko tinggi/karena riwayat keluarga neural tube defect 4mg/hari
FARMAKOLOGI
Vitamin
STABILITAS PENYIMPANAN
Jangan digunakan bersama oksidator dan reduktor atau ion logam.1
KONTRA INDIKASI
Hipersensiifitas terhadap asam folat dan komponen lain dalam formulasi
EFEK SAMPING
Reaksi alergi, bronkospasme, wajah memerah, gatal, erupsi sementara
INTERAKSI MAKANAN
Tidak ada data
INTERAKSI OBAT
Pada keadaan defisiensi folat, terapi dengan asam folat mungkin meningkatkan
metabolisme fenitoin, menyebabkan penurunan konsentrasi serum fenitoin. Penggunaan
bersamaan kloramfenikol dan asam folat pada pasien defisiensi folat dapat
menyebabkan antagonisme terhadap respon hematopoitik terhadap asam folat. Untuk
itu, respon hematologi terhadap asam folat pada pasien yang menggunakan asam folat
dan kloramfenikol harus dimonitor secara baik.
PENGARUH ANAK
Tidak ada data
PENGARUH HASIL LAB
Tidak ada data
PENGARUH KEHAMILAN
Faktor risiko A
PENGARUH MENYUSUI
dieksresi melalui asi tapi tidak bermakna secara klinis
PARAMETER MONITORING
Tidak ada data
BENTUK SEDIAAN
Tablet
PERINGATAN
Pemberian asam folat harus disertai perhatian pada pasien dengan anemia yang tidak
didiagnosa karena asam folat dapat menyebabkan diagnosa yang tidak jelas dari anemia
pernikius dengan cara meningkatkan manifestasi respon hematologi terhadap penyakit
ini, yang menyebabkan komplikasi neurologis meningkat.3
KASUS TEMUAN
Tidak ada data
INFORMASI PASIEN
masa kehamilan kebutuhan asam folat lebih tinggi sehingga konsumsi asam folat
ditingkatkan untuk menurunkan risiko bayi
MEKANISME AKSI
asam folat diperlukan untuk pembentukan koenzim dlm proses sistem metabolisme
terutama sintesis purin dan pirimidin, sintesis nukleoprotein dan pemeliharaan
eritropoesis, menstimulasi produksi sel darah putih dan platelet pada anemia defesiensi
folat. As folat meningkatkan eliminasi asam format, metabolik toksik metanol



KALSIUM LAKTAT
NAMA GENERIK
Kalsium laktat
NAMA KIMIA
Kalsium laktat: 2-hydroxypropanoic acid. C6H10CaO6.xH2O.1
STRUKTUR KIMIA
C6H10CaO6.xH2O.1
GB STRUKTUR KIMIA
237
SIFAT FISIKOKIMIA
Kalsium laktat (USP 29): granul atau serbuk berwarna putih, tak berbau. Kalsium laktat
pentahidrat bersifat efflorescent dan menjadi anhidrat pada suhu 120�C; larut dalam air
dengan rasio 1:20, dan praktis tidak larut dalam alkohol. Simpan dalam kemasan yang
tertutup rapat/kedap udara.1 Ekivalensi: setiap gram kalsium laktat (trihidrat) setara
dengan 3.7mmol kalsium, dan setiap gram kalsium laktat pentahidrat setara dengan 3.2
mmol; 7,7g kalsium laktat (pentahidrat) dan 6,8g kalsium laktat (trihidrat) setara
dengan 1 g kalsium.1
KELAS TERAPI
Vitamin dan mineral
DOSIS PEMBERIAN OBAT
Defisiensi ringan: per oral, 10-50mmol (400mg–2g) kalsium per hari; dosis harus
disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.1
FARMAKOLOGI
ADME. Absorpsi: sekitar sepertiga dari kalsium yang diberikan per oral akan di absorpsi
di usus halus. Absorpsi kalsium meningkat dengan adanya makanan. Distribusi: segera
terdistribusi ke dalam jaringan skeletal. Konsentrasi serum kalsium yang normal adalah
9 - 10.4mg/dL (4.5 - 5.2 mEq/L). Kalsium dapat melewati plasenta, dan juga
terdistribusi dalam air susu ibu. Ekskresi: terutama di ekskresikan ke dalam feses.1, 5
STABILITAS PENYIMPANAN
Simpan di tempat sejuk dan kering.5
KONTRA INDIKASI
Kondisi yang terkait dengan hiperkalsemia dan hiperkalsiuria; fibrilasi ventrikuler. 1, 3, 5
EFEK SAMPING
Gangguan saluran cerna (iritasi, konstipasi). Hiperkalsemia dapat terjadi. 3, 4
INTERAKSI MAKANAN
Diet tinggi serat dapat menurunkan absorpsi kalsium karena mempercepat waktu
pengosongan lambung dan terjadi kompleks serat-kalsium.5
INTERAKSI OBAT
Glikosida jantung: efek intropik dan toksik dari keduanya bersifat sinergis dan dapat
mengakibatkan aritmia (terutama pada pemberian kalsium secara IV). Tetrasiklin:
terbentuk kompleks sehingga keduanya menjadi tidak aktif; hindarkan pemberian oral
keduanya secara bersamaan. Sediaan besi dan kuinolon: absorpsinya berkurang dengan
pemberian kalsium. 4,5
PENGARUH ANAK
keamanan dan efikasinya pada anak-anak belum ditetapkan.5
PENGARUH HASIL LAB
Tidak ada data
PENGARUH KEHAMILAN
Kategori C. Kalsium dapat menembus plasenta.4, 5
PENGARUH MENYUSUI
Kalsium diekskresikan ke dalam air susu ibu.1
PARAMETER MONITORING
Konsentrasi plasma kalsium (pada pasien dengan gangguan ginjal atau jika diberikan
bersamaan dengan vitamin D dosis tinggi); tanda hiperkalsemia.1,4,5
BENTUK SEDIAAN
Tablet 500mg.
PERINGATAN
Gunakan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit jantung atau ginjal, sarcoidosis,
riwayat nefrolitiasis; dan pada pasien yang mendapat glikosida jantung.3,5
KASUS TEMUAN
Tidak ada data
INFORMASI PASIEN
Bagaimana menggunakan obat: Gunakan sesuai dengan petunjuk dokter. Jika lupa
minum obat, segera minum begitu teringat; dosis berikutnya diminum sesuai dengan
waktu yang dianjurkan. Telan tablet kalsium laktat dengan segelas air. Simpan pada
tempat yang kering dan sejuk. Obat/makanan yang harus dihindari: Konsultasikan
dengan dokter atau apoteker sebelum menggunakan obat lain, termasuk: obat
bebas/bebas terbatas, vitamin, dan produk herbal. Informasikan kepada dokter jika anda
menggunakan produk antasida atau suplemen kalsium lain, atau antibiotika tetrasiklin.
Peringatan: informasikan kepada dokter jika anda hamil atau menyusui; jika anda
menderita penyakit jantung atau ginjal, sarcoidosis, atau penyakit tiroid; atau jika anda
mengalami gangguan saluran cerna atau konstipasi, atau efek samping lain yang anda
duga terkait dengan obat tersebut.5, 6
MEKANISME AKSI
Kalsium merupakan mineral yang penting untuk memelihara fungsi integritas sistem
saraf dan otot, menjaga abnormalitas kontraktilitas jantung dan koagulasi darah.5
MONITORING
Monitoring efek terapeutik: konsentrasi serum kalsium, dipertahankan pada 9 -
10,4mg/dL (4,5-5,2 mEq/L); jangan melebihi 12mg/dL.5 Monitoring efek toksik:
hiperkalsemia ringan (>10.5mg/dL): asimptomatik atau dapat mengalami konstipasi,
mual, muntah, dan anoreksia; hiperkalsemia berat (12mg/dL): disertai perubahan status
mental (seperti kebingungan, delirium, stupor, dan koma).4,5