You are on page 1of 13

Manajemen Strategis

:
“VISI DAN MISI BISNIS”



OLEH :
KELOMPOK 1

ARINI (A311 11 105)
NURHADI AKIB (A311 11 113)
A. MUH.FADHIL WIGUNA (A311 11 119)



FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS HASANUDDIN
2014
i

KATA PENGANTAR

Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatu,
Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang
telah memberikan rahmat serta karunia-Nya sehingga penulis berhasil
menyelesaikan makalah ini.
Makalah ini berisikan tentang penentuan visi dan misi bisnis. Dengan
makalah ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan yang lebih mengenai visi
dan misi bisnis.
Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh
karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu
diharapkan demi kesempurnaan makalah ini.
Akhir kata, penulis sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang
telah berperan serta dalam penyusunan makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga
Tuhan senantiasa menyertai segala usaha kita. Amin.

Wassalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatu.


Makassar, 10 September 2014
Penulis,

Kelompok I
ii

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ................................................................................................... i
DAFTAR ISI ................................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................................ 1
A. LATAR BELAKANG ....................................................................................... 1
B. RUMUSAN MASALAH ................................................................................... 2
C. MAKSUD DAN TUJUAN ................................................................................ 2
BAB II PEMBAHASAN ............................................................................................. 3
A. DEFINISI VISI DAN MISI ............................................................................... 3
B. PENTINGNYA PERNYATAAN VISI DAN MISI .......................................... 3
C. KARAKTERISTIK PERNYATAAN MISI ...................................................... 5
D. KOMPONEN PERNYATAAN MISI ............................................................... 6
BAB III PENUTUP ..................................................................................................... 9
KESIMPULAN ......................................................................................................... 9
DAFTAR PUSTAKA ................................................................................................. 10

1

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Setiap organisasi memiliki tujuan dan alasan keberatan. Keunikan ini harus
tercermin dalam pernyataan visi dan misi dapat direpresentasikan dalam keunggulan
kompetitif atau kekerangan perusahaan. Organisasi mencapai sensitifitas atas tujuan
bila penyusunan strategis, manajemen, dan karyawan mengembangkan dan
mengomunikasikan visi dan misi bisnis yang jelas. Visi dan misi yang jelas adalah
tanggung jawab utama para penyusun strategis.
Pernyataan visi seharusnya dapat menjawab pernyataan mendasar, “apa yang
ingin kita capai?”. Visi yang jelas memberikan dasar untuk mengembangkan
pernyataan nilai yang komprehensif. Sedangkan misi merupakan pernyataan jangka
panjang tentang tujuan yang membedakan suatu organisasi dengan organisasi serupa,
pernyataan misi adalah deklarasi tentang “alasan keberadaan” sebuah organsisai.
Pernyataan misi yang jelas adalah penting dalam perumusan tujuan dan formulasi
strategis yang efektif.
Pada saat perumusan visi misi biasanya merupakan proses yang melelahkan
bahkan sering menjadi perdebatan sendiri antar anggota organisasi. Tetapi pada saat
visi dan misi sudah terbentuk, pelaksanaannya menjadi tidak sesuai. Jadi sungguh
disayangkan sekali jika proses perumusan visi misi yang melelahkan pada akhirnya
hanya menjadi hiasan dinding semata. Sering kali pernyataan visi misi organisasi
kurang tepat menggambarkan tujuan organisasi sehingga sering di jumpai adanya
kesulitan pada saat melakukan deploy visi misi menjadi set of action yang akan
digunakan untuk mengukur kinerja organisasi dengan menggunakan metode balance
scorecard. Pertanyaannya adalah kenapa hal ini bisa terjadi? Tentunya ada yang
salah dengan visi misi tersebut sehingga hanya dijadikan hiasan dinding semata. Jika,
2

perusahaan menginginkan visi dan misi tidak hanya berakhir di dinding kantor saja
maka terdapat beberapa panduan agar visi misi dapat menjadi kekuatan dalam
mencapai tujuan organisasi.
B. RUMUSAN MASALAH
Rumusan masalah yang dapat diambil sebagai berikut :
1. Apakah yang dimaksud dengan Visi dan Misi Bisnis?
2. Bagaimana cara menentukan visi dan misi yang efektif?
C. MAKSUD DAN TUJUAN
Adapun maksud dan tujuan dari rumusan masalah di atas adalah :
1. Agar mampu memahami visi dan misi bisnis.
2. Agar mampu memahami cara visi dan misi bisnis yang efektif.




3

BAB II
PEMBAHASAN
A. DEFINISI VISI DAN MISI
Pernyataan visi seharusnya menjawab pertanyaan mendasar, “apa yang ingin
kita capai?” visi yang jelas memberikan dasar untuk mengembangkan pernyataan
misi yang komprehensif. Pernyataan visi seharusnya singkat, lebih disukai satu
kalimat, dan sebisa mungkin diberikan oleh semua manajer dalam mengembangkan
pernyataan visi.
Drucker mengatakan bahwa mengajukan pertanyaan “Apa bisnis kita ?”
adalah sama hal dengan bertanya “Apa misi kita?” .Pernyataan misi adalah deklarasi
tentang “alasan keberadaan” sebuah organisasi.
B. PENTINGNYA PERNYATAAN VISI DAN MISI
Jansen Sinamo (2005) yang memberikan 12 kriteria mengenai kriteria visi
dan misi yang hidup dan efektif, yang terpenting yang bisa diambil yaitu:
1. Visi-misi harus sesuai dengan roh zaman dan semangat perjuangan organisasi
2. Visi-misi harus mampu menggambarkan sosok organisasi idaman yang mampu
memikat hati orang
3. Visi-misi harus mampu menjelaskan arah dan tujuan organisasi
4. Visi-misi harus mudah dipahami karena diungkapkan dengan elegan sehingga
mampu menjadipanduan taktis dan strategis
5. Visi-misi harus memiliki daya persuasi yang mampu mengungkapkan harapan,
aspirasi, sentimen, penderitaan para stakeholder organisasi
6. Visi-misi harus mampu mengungkapkan keunikan organisasi dan menyarikan
kompetensi khas organisasi tersebut yang menjelaskan jati dirinya dan apa yang
mampu dilakukannya
4

7. Visi-misi harus ambisius, artinya ia harus mampu mengkiristalkan keindahan,
ideal kemajuan, dan sosok organisasi dambaan masa depan, sehingga mampu
meminta pengorbanan dan investasi emosional dari segenap stakeholder
organisasi.

Dalam hal perumusannya, terdapat perbedaan pendapat mengenai mana yang
harus ditetapkan terlebih dahulu; visi atau misi? di kalangan pakar dan praktisi
manajemen strategik terdapat perbedaan pendapat mengenai apakah misi dulu yang
dietapkan baru misi atau sebaliknya.
a. Fred R. David (2009) berpendapat visi dirumuskan lebih dulu baru misi
b. Gerry Johnson dan Kevan Scholes serta Robert S. Kaplan dan David P. Norton
berpendapat misi yang dirumuskan terlebih dulu
c. Peter F Drucker berpendapat “hanya Terlepas dari apakah misi atau visi yang
ditetapkan terlebih dahulu, pernyataan misi hendaknya dapat dengan jelas
menunjukkan alasan keberadaan dan “bisnis” atau kegiatan pokok organisasi
yang bersangkutan yang berkenaan dengan nilai dan harapan para stakeholder

Seperti yang dikutip oleh Fred R. David (2010), King dan Cleland
merekomendasikan perusahaan untuk mengembangkan pernyataan misi karena
alasan berikut ini :
a) Memastikan tujuan dasar organisasi
b) Memberikan basis atau standar utk mengalokasikan SD di organisasi
c) Menciptakan kondisi atau iklim organisasi yang umum
d) Menjadi titik utama bagi individu dalam mengidentifikasi tujuan dan arah
organisasi.
e) Memfasilitasi penerjemahan tujuan menjadi struktur kerja yang melibatkan
penungasan hingga elemen tanggung jawab dalam organisasi
5

f) Memberikan tujuan dasar organisasi dan kemungkinan utk menerterjemahkan
tujuan dasar ini menjadi tujuan dalam bentuk sedemikian rupa hingga parameter
waktu, biaya, dan kinerja dapat dievaluasi dan dikontrol.
Pernyataan visi dan misi yang didesain dengan baik adalah penting untuk
formulasi, implementasi, dan evaluasi strategis. Mengembangkan dan
mengumunikasikan visi dan misi bisnisnya yang jelas adalah pekerjaan yang sering
kali dilupakan dalam manajemen strategis. Tanpa pernyataan visi dan misi yang jelas
tindakan jangka pendek perusahaan dapat membahayakan kepentingan jangka
panjang. Pernyataan visi dan misi harus selalu dapat diubah, namun jika disiapkan
dengan matang, mereka akan sangat jarang membutuhkan perubahan. Organisasi
biasanya mengevaluasi pernyataan visi dan misi mereka setiap tahun. Pernyataan
misi yang baik bertahan dalam jangka waktu yang lama adalah alat yang penting bagi
penyusun strategis.
C. KARAKTERISTIK PERNYATAAN MISI
1. Deklarasi sikap
Pernyataan misi yang baik memungkinkan utk perumusan dan pemikiran
alternative tujuan dan strategi yang layak tanpa mengurangi kreativitas manajemen
dan harus cukup luas untuk menyatukan perbedaan secara efektif dan memiliki daya
tarik bagi stakeholder organisasi, individu, atau kelompok individu yang memiliki
investasi khusus atau klaim terhadap perusahaan.
2. Orientasi pelanggan
Pernyataan misi menjelaskan tujuan dasar organisasi, pelanggan, produk atau
jasa,pasar, filosofi, dan dasar teknologi.

6

3. Deklarasi kebijakan sosial
Kebijakan sosial menempatkan filosofi dan pemikiran manajerial pada
tingkat tinggi dalam organiasi. Untuk alas an ini, kebijakan sosial mempengaruhi
pengembangan pernyataan misi.
D. KOMPONEN PERNYATAAN MISI
Pernyataan visi dan misi disusun dengan upaya yang besar dan bukan tanpa
tujuan. Tetapi semangat pada sebagian visi dan misi yang hebat tersebut ditengarai
tidak bisa diwujudkan. Pernyataan visi dan misi dapat ditemukan dalam laporan
keuangan atau website badan-badan usaha atau lembaga pemerintahan. Bagian kedua
ini berfokus pada konsep dan perangkat yang diperlukan untuk melakukan evaluasi
dan penulisan visi dan misi. Pemahaman yang sama tentang visi dan misi merupakan
hal penting bagi seluruh personil di dalam sebuah organisasi.
Pernyataan misi yang baik mengungkapkan Komponen-komponen pernyataan misi
terdiri dari:
1. Konsumen
2. Produk atau jasa
3. Pasar
4. Teknologi
5. Fokus pada kelangsungan hidup, pertumbuhan, dan profitabilitas
6. Filosofi
7. Konsep diri
8. Fokus pada citra publik
9. Fokus pada karyawan
Dan, beberapa karakteristik pernyataan misi yang dipelajari:
1. Luas dalam cakupan
2. Panjang kalimatnya tidak lebih dari 250 kata
7

3. Menginspirasi
4. Mengidentifikasi kegunaan produk perusahaan
5. Menunjukkan bahwa perusahaan bertanggungjawab secara sosial
6. Menunjukkan bahwa perusahaan bertanggungjawab secara lingkungan
7. Memasukkan sembilan komponen misi yang disebutkan sebelumnya
8. Tak lekang oleh waktu.

Sembilan komponen dasar ini menjadi kerangka kerja praktis dalam
mengevaluasi dan menulis pernyataan misi. Sebagai tahap pertama dalam
manajemen strategiss, pernyataan visi dan misi memberikan arah untuk semua
aktivitas perencanaan.
Pertanyataan visi berbeda dengan misi. Jika pernyataan misi menjawab
pertanyaan “Apakah bisnis kita?” maka pernyataan visi mencoba menjawab
pertanyaan “Ingin menjadi seperti apakah kita?”.
Beberapa komponen pertanyaan dalam pernyataan misi yaitu:
1. Pelanggan, “Siapa pelanggan perusahaan ?”
2. Produk atau Jasa, “ Apa produk atau jasa utama perusahaan?”
3. Pasar-secara geografis, dimana pasar berkompetisi?
4. Teknologi- Apakah perusahaan menerapkan teknologi terbaru?
5. Perhatian akan keberlangsungan, pertumbuhan, dan profitabilitas- apakah
perusahaan berkomitmen untuk pertumbuhan dan kondisi keuangan yang baik ?
6. Filosofi-Apa dasar kepercayaan,nilai, aspirasi, dan prioritas etika perusahaan?
7. Konsep diri-Apa keunggulan kompetitip perusahaan?
8. Perhatian akan citra publk-Apakah perusahaan responsive terhadap pemikiran
sosial, masyarakat dan lingkungan?
8

9. Perhatian atas karyawan- apakah karyawan aset yang berharga untuk
perusahaan?
Tidak jarang pernyataan visi dan misi dibentuk saat sebuah organisasi sedang
menghadapi masalah. Namun, menurut Drucker waktu yang tepat adalah saat
institusi sedang menikmati keberhasilan.
Pernyataan misi biasanya memiliki karakteristik tertentu berupa deklarasi
sikap, orientasi konsumen, deklarasi kebijakan sosial dan kemungkinan bisa
berkembang sesuai perkembangan. Barangkali kita perlu memikirkan bagaimana
kinerja dua atau lebih institusi yang harus melakukan kerjasama sementara visi dan
misi mereka kurang sejalan satu dengan lainnya – khususnya kinerja jangka panjang.













9

BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Visi yang dimiliki oleh perusahaan merupakan suatu cita-cita tentang keadaan
di masa depan yang diingin untuk terwujud oleh suluruh personel perusahaan, mulai
dari jenjang yang paling atas sampai yang paling bawah. Cita-cita masa depan yang
ada dalam benak pendiri yang kira-kira mewakili seluruh anggota perusahaan inilah
yang disebut Visi. Misi adalah penjabaran secara tertulis mengenai visi agar visi
menjadi mudah dimengerti bagi seluruh staf perusahaan.
Pertanyataan visi berbeda dengan misi. Jika pernyataan misi menjawab
pertanyaan “Apakah bisnis kita?” maka pernyataan visi mencoba menjawab
pertanyaan “Ingin menjadi seperti apakah kita?”.
Beberapa komponen pertanyaan dalam pernyataan misi yaitu:
1. Pelanggan, “Siapa pelanggan perusahaan ?”
2. Produk atau Jasa, “ Apa produk atau jasa utama perusahaan?”
3. Pasar-secara geografis, dimana pasar berkompetisi?
4. Teknologi- Apakah perusahaan menerapkan teknologi terbaru?
5. Perhatian akan keberlangsungan, pertumbuhan, dan profitabilitas- apakah
perusahaan berkomitmen untuk pertumbuhan dan kondisi keuangan yang baik ?
6. Filosofi-Apa dasar kepercayaan,nilai, aspirasi, dan prioritas etika perusahaan?
7. Konsep diri-Apa keunggulan kompetitip perusahaan?
8. Perhatian akan citra publk-Apakah perusahaan responsive terhadap pemikiran
sosial, masyarakat dan lingkungan?
9. Perhatian atas karyawan- apakah karyawan aset yang berharga untuk
perusahaan?
10

DAFTAR PUSTAKA
David, Fred R. 2009.”Strategic Management”: Edisi Terjemahan. Salemba Empat.
Jakarta
Junaedi, edy. 2006. “Visi yang Bervisi”. http://www.btn.co.id (Diakses pada tanggal
10 September 2014)
Lestari, Diah Pipit.2007.”Bagaimana Menentukan Visi dan Misi yang Efektif”
http://diahpipitl.wordpress.com/category/kuliah-manajemen-stratejik/ (Diakses
pada tanggal 10 September
Setiawan Hari Purnomo dan Zulkieflimansyah. 2009. “Manajemen Strategi”.FE UI.
Jakarta
Sinamo, Jansen. 2005 .”Visi dan Misi; Kekuatan atau Hiasan”.
http://www.pembelajar.com (Diakses pada tanggal 10 September 2014)