You are on page 1of 4

Klaster Industri Mesin/Peralatan Umum

http://iubtt.kemenperin.go.id/index.php/info-industri/mesin/141-klaster-industri-mesinperalatan-
umum
Written by AF
Pendahuluan
Mesin peralatan umum sangat dibutuhkan dalam pembangunan sektor industri manufaktur dan sektor
ekonomi lainnya seperti pekerjaan umum, pertambangan, migas, pertanian, perkebunan, perikanan dan
sebagainya.
Pertumbuhan industri mesin peralatan umum biasanya dimulai dari adanya permintaan akan mesin
peralatan untuk sektor pertanian yang kemudian berkembang untuk memenuhi kebutuhan di sektor
pembangunan infrastruktur, pertambangan dan sektor industri pengolahan lainnya sebagai barang
modal. Sebagian besar mesin peralatan umum telah mampu diproduksi di dalam negeri, meskipun
terdapat bahan baku dan komponen yang masih diimpor. Mesin peralatan umum dapat dikelompokkan
menjadi dua kelompok besar, yaitu mesin peralatan umum yang merupakan kelompok static equipment
seperti tangki, pressure vessel, heat exchanger, boiler, cane milling equipment, dan sebagainya. Produk-
produk tersebut merupakan produk yang berbasis pada plate working dan pengecoran. Sedangkan
kelompok lainnya adalah kelompok mesin peralatan yang termasuk rotating equipment seperti turbin,
generator, mesin perkakas, mesin tekstil, engine, dan sebagainya. Produk yang termasuk rotating
equipment merupakan produk yang membutuhkan teknologi presisi tinggi dalam proses pembuatannya.
Kebutuhan produk mesin peralatan umum di pasar domestik cukup potensial sebagai, khususnya dalam
rangka mendukung program-program pengembangan yang dimiliki oleh Pemerintah baik pusat dan
daerah. Beberapa proyek yang membutuhkan dukungan mesin peralatan umum antara lain adalah,
Program Ketahanan Pangan Nasional, Program Pembangunan Rumah Murah, Program Restrukturisasi
Industri Tekstil, Program Pembangunan Galangan Kapal, Program Pembangunan Industri Barang Modal.
Program pembangunan infrastruktur seperti pembangunan jalan tol, proyek-proyek migas, pelabuhan,
pabrik pengolahan kelapa sawit, pabrik gula, pabrik semen, pabrik pupuk, mekanisasi pertanian, dan
sebagainya merupakan potensi pasar yang perlu dioptimalkan untuk membangkitkan kembali kinerja
industri mesin peralatan umum nasional. Namun demikian kebangkitan industri mesin peralatan umum
tersebut menghadapi permasalahan dan tantangan yang perlu dukungan semua pihak.

Struktur industri mesin peralatan umum dalam negeri saat ini masih perlu diperkokoh mengingat masih
terdapat ketergantungan dalam hal bahan baku dan teknologi.
Saat ini, industri mesin peralatan umum dalam negeri masih mengandalkan pasokan bahan baku dan
teknologi dari luar negeri, khususnya untuk produk-produk kelompok rotating equipment.
Struktur industri yang belum kuat inilah, yang menyebabkan daya saing produk-produk mesin peralatan
umu yang dihasilkan di dalam negeri kalah bersaing dari sisi harga, meskipun memiliki kualitas yang
sama bahkan lebih baik dibandingkan produk-produk impor dari negara lain.

KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI KLASTER INDUSTRI MESIN/PERALATAN UMUM
Visi : Membangun industri mesin peralatan umum dalam negeri yang berdaya saing tinggi
Misi : Meningkatkan kemampuan industri mesin peralatan umum dalam negeri secara terintegrasi
Sasaran :
a. Peningkatan nilai tambah produk mesin peralatan umum yang dihasilkan oleh industri dalam negeri
b. Penguasan pasar dalam negeri
c. Dukungan dalam bentuk keberpihakan Pemerintah
d. Peningkatan kemampuan dalam hal inovasi teknologi
e. Penguatan struktur industri mesin peralatan umum dalam negeri
f. Penyebaran industri mesin peralatan umum ke seluruh wilayah Indonesia
PERKEMBANGAN KLASTER INDUSTRI MESIN PERALATAN UMUM (2007-2011)
Indonesia merupakan negara yang diproyeksi akan tumbuh dan menjadi pasar utama seluruh produk di
dunia. Oleh karena itu, industri dalam negeri perlu berbenah diri untuk menjadi tuan rumah di negeri
sendiri. Sektor mesin peralatan umum pun termasuk di dalamnya. Unsur utama pendorong
pertumbuhan industri mesin peralatan umum adalah Proyek-proyek pemerintah seperti, Program
Ketahanan Pangan Nasional, Program Pembangunan Rumah Murah, Program Instalasi Air Minum,
Program Restrukturisasi Industri Galangan Kapal, Program Restrukturisasi Industri Tekstil, Program
Pembangunan Industri Barang Modal, dll.
Pertumbuhan klaster industri mesin peralatan umum cenderung meningkat meskipun
peningkatan yang terjadi tidak terlalu signifikan. Peningkatan yang kecil ini sebagai akibat dari
persaingan yang ketat dengan produk impor di pasar domestik dan luar negeri sebagai dampak dari
perjanjian perdagangan bebas.

Tabel 3-(2)
Selain faktor perdangan bebas faktor lain yang mempengaruhi pertumbuhan sektor industri mesin
peralatan umum di dalam negeri adalah :

a. Kelangkaan bahan baku utama baja

b. Krisis ekonomi eropa yang merupakan salah satu pasar utama tujuan ekspor produk mesin/peralatan
listrik dalam negeri

c. Suku bunga pinjaman perbankan dalam negeri kurang kompetitif dalam hal pinjaman modal usaha

Analisis Perdagangan Internasional (ekspor dan impor) Produk-Produk Kluster Industri Mesin
Peralatan Umum

Tabel 3-(3)
Data ekspor diatas menunjukan peningkatan yang signifikan pada sektor mesin peralatan umum
nasional. Namun, hal ini tidak serta merta dapat disimpulkan bahwa kebutuhan mesin peralatan umum
di dalam negeri telah terpenuhi. Hal ini terbukti dengan meningkatnya nilai impor terutama untuk
produk-produk mesin peralatan umu dengan tingkat presisi yang tinggi (mesin CNC, alat besar dengan
spesifikasi tertentu, diesel engine, dll)


Perkembangan penyerapan tenaga kerja.
Sebagaimana telah diperlihatkan pada tabel 3 (2), bahwa sektor industri mesin peralatan umum di
dalam negeri mengalami pertumbuhan yang tidak signifikan. Trend yang sama pun terjadi pada daya
serap sektor industri ini terhadap tenaga kerja di dalam negeri. Serbuan produk-produk luar, terutama
Cina, merupakan salah satu sebab terjadinya hal ini.

KESIMPULAN DAN USULAN TINDAK LANJUT
Klaster industri mesin peralatan umum merupakan sektor yang penting mengingat sektor ini adalah
penunjang pelaksanaan program-program pembangunan di dalam negeri.

Perlu adanya sinergitas yang kuat antar lembaga pemerintahan untuk menumbuhkembangkan industri
mesin peralatan umum dalam negeri.

Perlu adanay kebijakan-kebijakan pemerintah yang bersifat berpihak kepada industri mesin peralatan
umum dalam negeri seperti, stimulus modal, stimulus insentif dan jaminan pasokan bahan baku.

Perlu adanya proses evaluasi yang bersifat win-win solution terhadap semua perjanjian perdagangan
bebas yang telah disepakati.