KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah swt yang telah memberikan kita berbagai macam nikmat,
sehingga aktivitas hidup yang kita jalani ni akan selalu membawa keberkahan, baik kehidupan
alam dunia ini, lebih-lebih lagi pada kehidupan akhirat kelak, sehingga semua cita-cita serta
harapan yang ingin kita capai menjadi lebih mudah dan penuh manfaat.
Terima kasih sebelum sesudahnya kami ucapkan kepada Dosen serta teman-teman
sekalian yang telah membantu, baik bantuan berupa moril maupun materil, sehingga makalah ini
terselesaikan dalam waktu yang telah ditentukan.
Kami menyadari sekali, didalam penyusunan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan
serta banyak kekurangannya, baik dari segi tata bahasa maupun dalam hal pengkonsolodasikan
kepada dosen serta teman-teman sekalian, yang kadangkala hanya menturuti egoisme pribadi,
untuk itu besar harapan kami jika ada kritik dan saran yang membangun untuk lebih
menyempurnakan makalah ini di lain waktu.

Harapan yang paling besar dari penyusun makalah ini adalah , mudah-mudahan apa yang
kami susun ini penuh manfaat, baik untuk pribadi, teman-teman, serta orang lain yang ingin
mengambil atau menyempurnakan lagi atau megambil hikmah dari judul ini MEMBUKA
USAHA KERIPIK SINGKONG, sebagai tambahan dalam menambah referensi yang telah ada.


Lhokseumawe, 9 Juni 2013

Penyusun

Usaha Keripik Singkong

1. Pendahuluan

1.1 Latar belakang
Dewasa ini kebutuhan akan makanan yang bervariasi dan juga bernilai gizi tinggi telah
mengalami peningkatan. Potensi salah satu komoditas pangan yang patut dipertimbangkan untuk
memenuhi kebutuhan ini adalah umbi-umbian seperti singkong. Selama ini, di daerah - daerah
pedesaan, para petani hanya menjual singkong secara langsung tanpa mengalami proses
pengolahan terlebih dahulu. Sehingga harga jualnya sangat rendah dan tidak bisa memberikan
pendapatan lebih bagi para petani. Dengan mengetahui pemanfaatan dan produk-produk apa saja
yang dapat dihasilkan dari singkong tentu akan mendorong semua orang untuk memanfaatkan
dan memperoleh penghasilan yang lebih tinggi. Singkong dapat diolah menjadi berbagai jenis
makanan yang enak dan juga bernilai gizi tinggi. Banyaknya produk olahan dari singkong
menjadi alasan utama mengapa kami selaku mahasiswa mencoba untuk mengolah singkong dan
perlu dikembangkan dalam pengolahannya. Dipilihnya singkong juga sangat tepat mengingat
manfaat dan kegunaan singkong cukup luas, terutama untuk industri makanan. Dari berbagai
jenis makanan tersebut keripik singkong merupakan produk yang cocok untuk kalangan semua
orang.selain proses pembuatannya yang cukup mudah, keripik singkong merupakan makanan
ringan yang sudah tidak asing lagi bagi sebagian besar penduduk Indonesia. Bahkan keripik
singkong menjadi ikon makanan khas Indonesia yang sangat digemari oleh semua lapisan
masyarakat. Hal ini dapat kita lihat dengan semakin banyaknya usaha kecil menengah yang
memproduksi keripik singkong.
Apabila ditinjau dari aspek ekonomis usaha pembuatan keripik singkong mempunyai prospek
yang menggembirakan. Karena dengan harga yang sangat terjangkau konsumen bisa menikmati
keripik singkong yang renyah, gurih, dan nikmat. Seiring dengan popularitas dan
memasyarakatnya kripik singkong sebagai makanan ringan yang lezat dan bernilai gizi tinggi,
maka permintaan konsumen dan pasar terhadap kripik singkong di berbagai daerah terus
meningkat.

1.2 Rumusan masalah
1. Alasan mengapa membuka usaha kripik singkong ?
2. Bagaimana cara pembuatan keripik singkong ?
3. Bagaimana peluang membuka usaha kecil keripik singkong?
4. Bagaimana keuntungan dan kerugian dalam usaha keripik singkong ?
5. Bagaimana perbandingan keuntungan antara penjualan singkong secara langsung
dengan penjualan singkong sebagai keripik?

1.3 Tujuan
1. Mengetahui alas an dalam membuka usaha kripik singkong
2. Mengetahui cara pembuatan keripik singkong.
3. Mengetahui peluang membuka usaha kripik singkong.
4. Mengetahui keuntungan dan kerugian dalam usaha keripik singkong.
5. Mengetahui perbandingan keuntungan antara penjualan singkong secara langsung
dengan penjualan singkong sebagai keripik.

2. Pembahasan
2.1 Alasan mengapa membuka usaha kripik singkong
Alasan kami membuka usaha kecil dengan berbahan singkong dan menjadi suatu makanan
yang disukai semua khalayak orang,karena kripik singkong merupakan bisnis atau usaha tidak
selalu harus membawa modal yang besar serta juga tidak harus membutuhkan ide yang begitu
unik. Apalagi bagi kita yang ingin memulai usaha baru,serta
1.Peluang pasar yang cukup besar, Kebutuhan terhadap produk keripik singkong masih cukup
besar, pangsa pasarnya masih cukup luas dan beragam
2. Belum banyak pesaing
3. Karena bahan dasar singkong merupakan sumber pangan yang banyak mengandung
karbohidrat, baik untuk kesehatan
4. Cara pembuatanya yang mudahdan banyak diminati konsumen
Dan kripik singkong ini, bisa menjadi buah tangan ataupun cemilan yang disukai banyak orang.
Alsan selanjutnya karena di kota lhokseumawe masih jarang masyarakat menjual kripik
singkong karena mungkin faktor tiadanya lapak jualan seperti di bireuen atau saree..

2.2 Pembuatan keripik singkong
Pembuatan keripik singkong sangat sederhana dan tidak dibutuhkan keahlian khusus, tetapi
perlu diperhatikan dalam memilih singkong dan teknik pembuatannya. Apabila menggunakan
bahan singkong yang berkualitas baik dan juga teknik pembuatan yang baik, maka akan
menghasilkan keripik singkong yang enak dan renyah. Singkong yang baik untuk keripik adalah
singkong yang masih muda yang berumur sekitar 3 bulan,tidak memiliki banyak serat, dan
diolah ketika singkong masih dalam keadaan segar.
Bahan-bahan yang diperlukan dalam pembuatan keripik singkong adalah singkong, garam,
bawang putih, air kapur sirih, air dan minyak goreng. Tahap-tahap pembuatan keripik singkong
adalah sebagai berikut :
1. Langkah awal pembuatan keripik singkong diawali dari memanen singkong yang sudah
berumur sekitar 3 bulan. Dipilih singkong yang tidak terlalu tua, karena biasanya singkong yang
tua cenderung lebih keras dibandingkan singkong yang muda.
2. Singkong yang sudah dipanen lalu dibersihkan dari kulit arinya,pembersihan ini dilakukan
hingga tidak ada lagi kulit ari yang tersisa kemudian dicuci hingga bersih. Jika sudah di cuci
dengan bersih, singkong tersebut di iris - iris. Pengirisan bisa dilakukan dengan dua cara yaitu
vertikal dan horizontal, menurut selera dan nilai jualnya. Irisan harus tipis dan rata agar tidak
keras.
3. Bawang putih dan garam dihaluskan,kemudian dimasukkan ke dalam air,dan ditambahkan
sedikit air kapur sirih.
4. Kemudian irisan singkong dimasukkan ke dalam air yang sudah dibumbui lalu direndam (
sekitar setengah jam atau semalaman agar bumbunya meresap). Setelah itu ditiriskan, singkong
yang telah direndam tersebut dikeringkan hingga benar - benar kering tanpa terkena sinar
matahari secara langsung.
5. Setelah singkong selesai dibersihkan dan diiris, kemudian masuk ke tahap penggorengan. Di
saat menggoreng singkong, harus selalu dilakukan pengecekan agar tidak lengket satu sama yang
lain. Dan dipastikan minyak untuk menggoreng singkong dalam keadaan cukup panas.
6. Setelah keripik matang (bagian tepi irisan singkong bewarna kecoklatan), keripik singkong
ditiriskan, selanjutnya keripik siap masuk ketahap berikutnya yaitu proses penimbangan dan
pengemasan. Dalam proses ini tidak boleh sembarangan mengemasnya, harus dilakukan dengan
teliti agar kemasan tertutup dengan benar. Kami juga berkeinginan mencoba membuat kripik
singkong dengan berbagai variasi rasa,seperti kripik sambal lado,dengan resepnya lumayan
mudah,diantaranya :
BAHAN :
1 Kg singkong diiris bulat tipis
1 sendok teh kapur sirih
BUMBU :
5 butir bawang merah
1 sendok makan cuka
4 siung bawang putih
garam menurut selera 2 ons cabe giling
10 butir cabe merah
minyak goreng.
CARA MEMBUAT :
Irisan singkong di rendam dalam air kapur sirih selama 1/2 jam.
Haluskan bumbu dan tumis dengan api kecil sampai bumbu hancur, rata dan kental (sambal
lado).
Setelah matang masukkan cuka dan dinginkan.
Tiriskan irisan singkan, keringkan diatas tampah beralaskan kertas atau lap kering.
Goreng irisan singkong dalam minyak panas dan terendam. Hindarkan melekat satu sama lain.
Bila busa minyak hilang angkat gorengan dan tiriskan.
Aduk bersama sambal lado yang telah dingin.
3. peluang membuka usaha kripik singkong
Kebutuhan terhadap produk keripik singkong masih cukup besar, pangsa pasarnya masih
cukup luas dan beragam. Kalau Anda menjualnya dengan gerobak dorong tentunya sasarannya
adalah masyarakat menengah ke bawah, namun bila Anda mengemasnya dengan baik tentunya
Anda bisa menentukan target pasar menengah ke atas.

Apalagi kalau Anda punya sepuluh gerobak dorong untuk berusaha, Anda bisa menjadi juragan
usaha keripik singkong. Tetapi, untuk memulai sebuah usaha mulailah yang kecil dulu, selami
dan pahami karakteristik usaha keripik singkong. Kalau tidak punya gerobak dorong, mulailah
dari rumah Anda sendiri, kenalkan produk Anda ke teman-teman dekat, tetangga-tetangga Anda,
seluruh tetangga di kampung, tentunya mereka harus mengeluarkan uang untuk membeli produk
keripik singkong Anda disamping Anda harus menyediakan „tester‟ sebagai „cicip-cicip‟.
kalau produk Anda diterima mulailah untuk menitipkan produk Anda ke toko-toko, bisa
swalayan, supermarket, atau toko khusus pusat oleh-oleh di kota Anda. Tentunya, Anda harus
mengemasnya dengan baik dan diberi merek. Namun adakalanya toko pusat oleh-oleh hanya
mau menerima kemasan kosongan tanpa merek dan merek atau labelnya akan diberi sendiri oleh
toko tersebut. Tidak masalah, sepanjang Anda tidak dirugikan dan keuntungan yang Anda
harapkan terpenuhi. Di samping itu pusat oleh-oleh biasanya sudah punya surat ijin produksi atau
ijin lainnya dari instansi terkait dan Anda tidak perlu repot-repot untuk mengurusnya. Tetapi
lebih baik Anda harus mengurus ijin apabila Anda memberi kemasan pada produk Anda, biar
produk Anda tidak dikatakan ilegal.
4. Keuntungan dan kerugian dalam usaha keripik singkong
keuntungan:
1 bisa memperoleh keuntungan yang lebih besar
2 modal yang dikeluarkan tidak banyak
3. cemilan ini bisa diterima oleh semua kalangan masyarakat
4. harganya terjangkau
5.bahan bakunya mudah didapat dan tidak mengeluarkan banyak untuk bahan transportasi dalam
memperoleh bahan baku.
6. menumbuhkan inovasi agar mampu bersaing di pasar bebas
kekurangan
1. Terlalu banyak biaya yang dikeluarkan, utang yang tidak bermanfaat, tidak mematuhi ketentuan
pembukuan standar.
2.. Persediaan barang terlalu banyak sehingga beberapa jenis barang ada yang kurang laku.
3. . Pertumbuhannya lambat, tidak teratur, tetapi kadang-kadang terlalu cepat dan bahkan prematur.
4. dll
3. Penutup
3.1 Kesimpulan
Dalam menjalankan bisnis keripik singkong, yang terpenting adalah menjaga kualitas cita rasa
yang ditawarkan dan menjamin kerenyahan keripik yang dihasilkan. Kedua hal tersebut menjadi faktor
penentu kualitas keripik singkong yang Anda tawarkan kepada para konsumen. Kemudian, dukung
kualitas produk Anda dengan strategi pengemasan produk yang menarik. Hal ini penting untuk menarik
perhatian konsumen dan menjadi salah satu alat bagi mereka untuk membedakan produk Anda

3.2 Saran
Saran untuk memulai usaha baru diantaranya
1. Persiapan Mental / Mind Set
Ini merupakan langkah-langkah :
- Jangan takut gagal, gagal atau rugi itu biasa. Memang sepertinya menakutkan kalau baru
buka usaha terus merugi. Yang mesti dijalani hanyalah “bangkit lagi setiap kali gagal” berapa
kalipun gagalnya kalau bangkit sekali lagi pasti akan menemukan untung, sukses, dan
keberhasilan.
- Cintai prosesnya. Bisnis jangan hanya difokuskan untuk mencari uang dan mencari untung.
Kalau fokus hanya pada uang akan banyak kecewa. Bisnis bukan seperti orang gajian, yang kerja
bagus nggak bagus, gaji pasti diperoleh di ujung bulan.
- Terus belajar. Apapun bisnis yang kita masuki, pasti akan selalu ada perubahan-perubahan.
Perubahan tidak mungkin dihadapi dengan ilmu yang segitu-segitu saja. Kita harus terus belajar
hal-hal baru untuk menyongsong perubahan tersebut.
- Cepat dalam melakukan eksekusi, tapi tidak buru-buru; Dalam bisnis diperlukan kecepatan
dalam mengeksekusi keputusan. Tapi berbeda dengan buru-buru, kalau buru-buru cenderung
tanpa banyak perhitungan. Berbisnis dengan buru-buru sama saja bunuh diri. Sebagai pebisnis
harus mampu cepat mengumpulkan informasi sebagai bahan pengambilan keputusan, jika sudah
terbiasa dan terlatih maka akan seperti insting saja.
- Gigih / pantang menyerah; Ini sudah pasti mental yang harus dimiliki oleh pengusaha. Seperti
di tulis di atas, kita hanya perlu bangkit sekali lagi dari setiap kegagalan.
- Yakin pasti sukses; Kita perlu memupuk keyakinan untuk sukses setiap hari. Buatlah dream
book, atau buku impian yang berisi tujuan-tujuan hidup kita yang akan dicapai. Buatlah affirmasi
yang menggairahkan untuk terus maju. Baca buku impian setiap hari dan lafalkan affirmasi
setiap hari untuk membuat kita terus yakin akan sukses.
- Fokus; Fokus itu seperti sinar laser yang tajam. Kalau sinar laser tidak fokus dan berpencar
maka tidak akan tajam lagi sinarnya.
2. Pilih bidang usaha yang diminati.
Agar bisnis bisa awet, kita senang menjalaninya, dan tetep merasa untung meski sedang
merugi, upayakan kita masuk ke bisnis yang memang sesuai dengan minat dan kesukaan kita.
Kita akan
7 Faktor Penyebab Kegagalan Dalam Bisnis
Adapun 7 alasan utama kegagalan bisnis adalah sebagai berikut:
1. Ketidakjelasan bisnis yang dijalankan
Pemilik bisnis belum memutuskan pada nilai, visi, misi dan tujuan bisnis serta rencana
bisnis, sehingga tidak fokus apa bisnis yang dijalankan. Karena tidak ada kejelasan bisnis yang
dijalankan mengakibatkan pemilik bisnis tidak jelas tujuannya dan belum membuat rencana
bisnis tertulis untuk memandu mereka dalam area bisnis, area keuangan, area keluarga dan area
kesehatan. Tanpa tujuan dan rencana tertulis, Anda seperti orang yang berwisata ke wilayah
asing tanpa paduan atau peta.

2. Rendahnya mental: tidak sabar, tamak dan bimbang
Pemilik bisnis tidak realistis mengenai berapa lama untuk meraih hasil-hasil bisnisnya,
tidak sabar dalam mengambil hasilnya, dalam melakukan pengeluaran biaya yang minimal dan
tidak adanya pekerjaan yang khusus atau fokus dalam menjalankan bisnis pada pertama. Pemilik
bisnis berpikir bahwa mereka dapat menghasilkan banyak keuntungan secara tetap dan mudah.
Banyak bisnis gagal karena pemilik bisnis mencari jalan untuk membuat keuntungan besar
dengan cepat dan menjadi milyuner secara instan. Dalam menjalankan bisnis diperlukan suatu
proses.

3. Rendahnya penjualan, pelayanan dan buruknya hubungan
Kurangnya semangat dalam bagian penjualan adalah faktor utama reandahnya penjualan
yang merupakan salah satu alasan utama kegagalan dalam berbisnis. Penurunan penjualan
mengurangi cash flow dan dapat menyebakan kegagalan dalam bisnis.

4. Rendahnya pengetahuan keuangan
Kekurangan kemampuan atau rendah pengetahuan tentang Laporan Keuangan, pemilik
bisnis tidak mengetahui bagaimana mengaturnya atau terlalu sibuk.

5. Lemahnya sistem pengontrolan dan rendahnya disiplin
Lemahnya sistem pengontrolan di setiap lini perusahaan, seperti penjualan, persediaan,
piutang, pengeluaran biaya operasi perusahaan terutama di bidang penjualan; sistem
penjualannya, cara pencapaian target, cara mendapatkan pelanggan dengan biaya yang efisien,
cara menjualnya, cara pengiriman, metode penjualannya, harga jualnya, cara pemantauannya.
Apakah semuanya telah dilakukan secara konsiten dan terus menerus? Lemahnya sistem
pengontrolan dan rendahnya disiplin inilah yang menyebabkan kegagalan dalam berbisnis.

6. Kekurangan modal kerja
Modal kerja yang tidak cukup sering dihadapi oleh pemilik bisnis. Pemilik bisnis dulu
terlalu optimis dan tidak sabar. Pemilik bisnis mengetahui bahwa untuk mulai membangkitkan
keuangan dari penjualan memakan waktu lama dan pada umumnya Anda memerlukan enam
bulan untuk menyediakan uang tunai sebelum memulai bisnis Anda.

7. Lemahnya perencanaan
Karena perencanaan yang lemah, belum adanya rencana bisnis yang tertulis, baik dalam jangka
pendek maupun jangka panjang. Pemilik bisnis bereaksi terus menerus, bahkan menjadi
kewalahan dengan pekerjaan yang harus dilakukan. Pemilik bisnis dan timnya harus jelas dalam
hal prioritas di setiap area dari pekerjaan dan tetap bertanya strategi apa yang paling penting
dalam waktu sekarang ini. Serta apa yang dapat saya dan hanya saya lakukan, jika saya
melakukannya dengan baik, akan membuat perbedaan yang nyata.