You are on page 1of 2

Interaksi obat antihipertensi dengan obat dislipidemia

Efek samping yang tidak diinginkan mungkin terjadi bila suatu mekanisme
terapeutik dari obat tertentu menjadi lebih besar efeknya karena pengaruh obat anti
hipertensi yang menurunkan denyut jantung. Sementara yang berperan penting dalam
interaksi obat tingkat molekular adalah adanya enzim hepar, yaitu sitokrom 3A4
(CYP3A4), dimana kedua jenis obat mengalami pemecahan oleh enzim yang sama.
Salah satu contohnya adalah interaksi antara obat anti hipertensi calcium channel
blocker dengan obat golongan statin.
Calcium channel blocker
 Verapamil
Obat ini merupakan obat anti hipertensi yang dimetabolisme oleh berbagai
komponen enzim sitokrom P450 di dalam hepar, dimana salah satu enzim itu
adalah CYP3A4. Sehingga pemakaian verapamil akan meningkatkan kadar obat
golongan statin (atorvastatin, simvastatin, dan lovastatin) dalam darah
 Diltiazem
Seperti halnya verapamil, obat ini juga dapat menghambat kerja CYP3A4 dan
menghambat protein transporter yang membawa simvastatin ke hepar untuk
dimetabolisme
 Nifedipine
Obat ini juga dipecah oleh sistem CYP3A4 hepar, sehingga interaksi dengan
simvastatin akan menimbulkan sensitivitas terhadap simvastatin dosis tinggi
 Amlodipine
Amlodipine berinteraksi dengan simvastatin di dalam hepar, karena kedua obat
tersebut sama-sama dimetabolisme oleh enzim CYP3A4.US Food and Drug
Administration menghimbau agar kedua obat tersebut tidak dipakai bersamaan
bila dosis simvastatin di atas 20 mg per hari. Hal yang sama juga berlaku untuk
atorvastatin, dan lovastatin karena keduanya juga dimetabolisme oleh ezim
hepar yang sama. Selain itu, Amlodipine juga menghambat protein yang
membawa simvastatin ke hepar untuk dimetabolisme.

Meningkatnya kadar golongan statin dalam darah akibat menurunnya
metabolisme obat tersebut di hepar dapat menyebabkan myopati dan rhabdomyolisis.
Meskipun demikian, penggunaan obat anti hipertensi golongan calcium channel blocker
dengan golongan statin tetap dapat dilakukan dengan ketentuan sebagai berikut,
 dosis simvastatin maksimal 10 mg per hari bila dikombinasikan dengan diltiazem
dan verapamil
 dosis simvastatin maksimal 20 mg per hari bila dikombinasikan dengan
amlodipine
Obat golongan statin yang terbaru dan lebih mahal, yaitu rosuvastatin,
pravastatin, dan fluvastatin, dimetabolisme oleh enzim CYP2C9 sehingga tidak
mempengaruhi obat-obat yang dimetabolime enzim CYP3A4. Selain itu, amlodipine
juga dijual dalam bentuk kombinasi dengan atorvastatin dengan nama dagang Caduet,
dimana dosis sudah disesuaikan sehingga dapat terhindar dari efek samping akibat
interaksi kedua obat tersebut