You are on page 1of 4

BANGUNAN MODERN BERNUANSA ISLAM

Masjid atau mesjid adalah tempat ibadah umat Muslim. Masjid artinya tempat sujud,
dan mesjid berukuran kecil juga disebut musholla, langgar atau surau. Selain tempat ibadah
masjid juga merupakan pusat kehidupan komunitas muslim. Kegiatan – kegiatan perayaan
hari besar, diskusi, kajian agama, ceramah dan belajar Al Qur‟an sering dilaksanakan di
Masjid. Bahkan dalam sejarah Islam, masjid turut memegang peranan dalam aktivitas sosial
kemasyarakatan hingga kemiliteran.
Berikut ini adalah contoh bangunan modern bernuansa islami yang sampai saat ini
menjadi sorotan dunia karena kemegahannya :
1. Al-Masjid al-Harām

Al-Masjid al-
Harām atau
Masjidil Haram
adalah sebuah
masjid di kota
Mekkah, yang
ditengah-
tengahnya terdapat
bangunan Ka‟bah. Merupakan tempat tersuci yang ada di dunia bagi umat Islam.
Setiap tahunnya berjuta – juta muslim dari seluruh penjuru dunia berdatangan
terutama untuk melaksanakan rukun islam yang ke 5, haji. Masjid ini adalah kiblat
sholat. Jadi, jika di masjid – masjid yang lain semua berbaris menghadap ke satu
arah yaitu ke kiblat, lain halnya dengan di Masjidil Haram. Orang – orang yang
sholat di sini tinggal mengelilingi ka‟bah, maka itulah kiblatnya. Masjid besar ini
memiliki 9 menara dan telah mengalami banyak renovasi dan ekstensi yang
dilakukan oleh otoritas masjid selama bertahun-tahun. Karena kemegahan dan
nilai keagamaan yang begitu kuat, masjid ini layak untuk menjadi yang nomer
satu.

2. Al-Masjid al-Nabawi
Masjid Nabawi, adalah salah satu
mesjid terpenting yang terdapat di Kota
Madinah, Arab Saudi karena dibangun
oleh Nabi Muhammad saw. dan
menjadi tempat makam beliau dan para
sahabatnya. Masjid ini merupakan
salah satu masjid yang utama bagi umat
Muslim setelah Masjidil Haram di
Mekkah dan Masjidil Aqsa di
Yerusalem. Masjid Nabawi adalah masjid kedua yang dibangun oleh Rasulullah saw.,
setelah Masjid Quba yang didirikan dalam perjalanan hijrah beliau dari Mekkah ke
Madinah. Masjid Nabawi dibangun sejak saat-saat pertama Rasulullah saw. tiba di
Madinah, yalah di tempat unta tunggangan Nabi saw. menghentikan perjalanannya.
Lokasi itu semula adalah tempat penjemuran buah kurma milik anak yatim dua
bersaudara Sahl dan Suhail bin „Amr, yang kemudian dibeli oleh Rasulullah saw.
untuk dibangunkan masjid dan tempat kediaman beliau. Setelah itu berkali-kali
masjid ini direnovasi dan diperluas. Renovasi yang pertama dilakukan oleh Khalifah
Umar bin Khattab di tahun 17 H, dan yang kedua oleh Khalifah Utsman bin Affan di
tahun 29 H. Di zaman modern, Raja Abdul Aziz dari Kerajaan Saudi Arabia
meluaskan masjid ini menjadi 6.024 m² di tahun 1372 H. Perluasan ini kemudian
dilanjutkan oleh penerusnya, Raja Fahd di tahun 1414 H, sehingga luas bangunan
masjidnya hampir mencapai 100.000 m², ditambah dengan lantai atas yang mencapai
luas 67.000 m² dan pelataran masjid yang dapat digunakan untuk salat seluas 135.000
m². Masjid Nabawi kini dapat menampung kira-kira 535.000 jemaah.




3. Masjid Hassan I I
Masjid Hassan II merupakan nama
masjid yang terletak di
Casablanca, Maroko. Masjid ini
mulai dibangun tahun 1980,
didesain oleh arsitek
berkebangsaan Perancis Michel
Pinseau dan dibangun oleh
Bouygues. Masjid ini disebut-
sebut sebagai yang terbesar kedua di dunia setelah Masjidil Haram di Kota Mekkah.
Masjid ini memiliki minaret yang paling tinggi di dunia dengan ketinggian 210 meter
(689 kaki) dan memiliki kapasitas 25.000 orang. Setiap malam, di puncak menara
dilengkapi dengan sinar laser yang mengarah ke Makkah. Masjid Hasan II ini juga
dilengkapi dengan sentuhan modern seperti Kubah yang bisa bergerak, pemanas
lantai, anti gempa bumi, pintu elektrik. Interior yang mempercantik Masjid Hasan II
secara khusus dirancang dan dibangun atas permintaan Raja Hasan II.
“Aku ingin membangun masjid ini di atas air, sebab singgasana Tuhan berada di atas
air. Sehingga orang yang beriman akan mendatanginya untuk sembahyang dan
memuji Sang Pencipta sembari merenungkan langit dan lautan yang diciptakan-Nya,”
titah Raja Hasan II.







4. Masjid J ame Asr Hassanal Bolkiah
Masjid Jame Asr Hassanal Bolkiah
merupakan wakaf Ke Bawah Duli
Yang Maha Mulia Paduka Seri
Baginda Sultan Haji Hassanal Bolkiah
Muizzadin Wadaullah, Sultan Brunei
yang ke-29. Masjid ini terletak di
kampung kiarong 4 km dari Bandar
Seri Begawan. Mulai di bangun pada
tahun 1988 di atas tanah seluas 20.
Masjid ini mulai resmi di gunakan pada malam jum‟at bertepatan dengan hari ulang
tahun Sultan Brunei yang ke-48, pada tanggal 15 juli 1994. Kapasitas mesjid ini dapat
menampung lebih dari 5000 orang jama‟ah. Masjid ini juga di lengkapi beberapa
fasilitas penunjang seperti ruang perpustaka‟an,ruang pentakbiran dan lain-lain.
5. Masjid Faisal
Masjid Faisal adalah masjid terbesar di
Pakistan dan terletak di ibukota nasional
Islamabad. Masjid ini juga merupakan
masjid terbesar di Asia selatan dan salah
satu masjid terbesar di dunia. Namanya
diambil dari nama Raja Faisal bin Abdul
– akhir Aziz dari Arab Saudi yang telah
mendukung dan membiayai
pembangunan masjid ini. Masjid Faisal
ditetapkan sebagai Masjid Nasional
Pakistan. Tidak seperti masjid di Asia
pada umumnya, Masjid Faisal tidak
memiliki kubah maupun arca. Bentuknya yang tidak biasa, terinspirasi dari tenda
yang didirikan salah satu suku Arab, Bedouin. Ruang salat utama berbentuk seperti
segitiga besar dan menara dibuat meruncing ke atas. Sedikit dipengaruhi oleh gaya
bangunan Turki, Masjid Faisal termasuk salah satu gambaran masjid dengan desain
arsitektur kontemporer.