You are on page 1of 15

LBM 3

Step 1 :
1. Team work : sekumpulan dua
orang atau lebih yang saling
berinteraksi dalam satu kesatuan
memiliki tujuan yang sama dan
dalam wadah tertentu (ista)
Kemampuan untuk bekerja sama
(darmawan)
2. Informed consent : suatu
persetujuan atau kesepakatan
antara dokter dan pasien atau
keluarganya sebelum dilakukan
tindakan medis dan setelah
pasien diberi informasi resiko
yang akan terjadi (fatia)

3. Rujukan medic : rujukan
pelayanan yang meliputi upaya
penyembuhan dan pemulihan
(ade)

Pelimpahan wewenang dengan
tanggung jawab untuk
menyelesaikan masalah medis
(hamidatul)
Pelayanan lebih lanjut agar
pasien mendapatkan pelayanan
yang lebih baik (galuh)
4. Refusal consent : penolakan
pasien atau keluarganya setelah
mendapatkan informasi resiko
yang mungkin terjadi terhadap
tindakan yang diajukan dokter
(ase)

5. Konsultasi medic : upaya
meminta bantuan terhadap
penanganan suatu penyakit yang
sedang ditangani dokter yang
lebih ahli (septi)

Hubungan interpersonal dokter
pasien tentang permasalahan
yang dihadapi pasien (reza)
6. Pengelolaan pasien : pelayanan
atau tata kelola terhadap pasien
(fata) penanganan masalah
kesehatan pasien

Step 2
Team work
1. Apa saja kendala, manfaat,tujuan
dan solusi dalam melakukan team
work? (ade)
2. Bagaimana membuat team work
yang baik? (galuh)
3. Mengapa kita harus melakukan
team work? (darmawan)

Rujukan dan konsultasi medic
1. Bagaimana prosedur melakukan
rujukan medic? (ista)
2. bagaimana langkah-langkah dalam
penulisan rujukan medis? (septi)
3. kapan rujukan medis dan konsultasi
medis dilakuakan ? (riantika)
4. apa saja jenis rujukan medic? (ase)
5. bagaimana penulisan rujuan medic
yang baik? (riantika)
6. apa perbedaan antara rujukan
dokter umum-umum, dan dokter
umum-spesialis?
Informed dan refusal consent
1. kapan informed consent diberikan?
(fatia)
2. apa tujuan dan manfaat dari
informed consent? (fata)
3. apa saja bentuk-bentuk informed
consent? (reza)
4. bagaimana contoh kongkret
informed consent? (hana)
5. apa kaitannya informed dan refusal
consent dengan aspek hukum?

Step 3
Team work
1. Apa saja kendala, manfaat,tujuan
dan solusi dalam melakukan team
work? (ade)
Jawab : manfaat :
a. Meningkatkan komitmen
keputusan yang telah diambil
b. Meningkatkan tanggung jawab
(hamidatul)
c. Mempererat silaturahmi
d. Membangun kekompakan
e. Memudahkan pencapaian tujuan
kelompok
f. Meningkatkan kinerja dan
meringankan kerja

Kendala :
a. kurangnya perhatian,
b. tidak saling percaya
c. miss komunikasi
d. adanya persaingan yang tidak sehat
e. perbedaan prinsip,kedisiplinan ilmu,
f. perbedaan sarana pendukung
g. perbedaan skill
h. 1.konflik substansi : tidak adanya
kesepakatan yang mendasar atas
tujuan yang dicapai
2. Konflik emosi : karena anggota
mengalami masalah hubungan
pribadi
tujuan : mensinergikan kekuatan
masing-masing anggota untuk
mencapai tujuan
kelompok,menyelesaikan masalah
dengan hasil yang optimal
solusi:
a. menyingkirkan sifat egoism
b. sikap saling percaya antar
anggota
c. saling terbuka
d. sadar diri akan tanggung jawab
dan tugasnya
e. memperkuat koordinasi
f. harus ada evaluasi disetiap yang
dikerjakan
2. Bagaimana membuat team work
yang baik? (galuh)
a. Mampu mengatur diri dengan
baik
b. Mengkritisi pendapat dengan
santun dan tepat
c. Bekerjasama dan saling
melengkapi
d. Tujuan yang sama
e. Menentukan masalah yang akan
dibahas dengan visi,misi yang
jelas
f. Mengevaluasi
g. Membicarakan dan
mendisusikan
3. Mengapa kita harus melakukan
team work? (darmawan)
Karena masalah akan terselesaikan
dengan adanya kesepakatan.
Terkadang permasalahan medis
membutuhkan berbagai macam
disiplin ilmu yang berbeda dalam
upaya penyelesaianya

Rujukan dan konsultasi medic
1. Bagaimana prosedur melakukan
rujukan medic? (ista)
a. Pasien datang ke dokter umum
b. Dokter umum pemeriksa dan
diagnosis
c. Dokter umum mendapatkan
prognosis
d. Dokter menyimpulkan apakah
pasien masih dapat ditangani
e. Jika dokter tidak mampu maka
akan memberikan rujukan ke
dokter yang lebih ahli
2. Isi dari surat rujukan?

3. kapan rujukan medis dan konsultasi
medis dilakuakan ? (riantika)
rujukan medis
a. saat dokter tidak mampu
menangani pasien
b. dilakukan saat penyakit pasien
terkhusus
c. alat-alat dokter kurang
membantu
konsultasi medis
a. saat seseorang merasakan
adanya gangguan atau rasa sakit
4. apa saja jenis rujukan medic? (ase)
a. rujukan pasien: pasien yang
mendapatkan prasarana kurang
memadai ke tempat yang
prasarana lebih memadai
b. rujukan ilmu pengetahuan:
pengirim tenaga kesehatan yang
lebih ahli, dari (tingkatan)
kesehatan yang lebih mampu
untuk mengikuti bimbingan atau
pelatihan. Ex: dokter
c. rujukan bahan kesehatan :
pengiriman bahan kesehatan
ex:obat-obatan
5. apa perbedaan antara rujukan
dokter umum-umum, dan dokter
umum-spesialis?
Dokter umum-spesialis
Dokter umum keahliannya kurang
ke keahlian yang lebih khusus yakni
dokter spesialis . konteks lebih ke
kemampuan
Dokter umum-umum
Biasanya kurangnya
fasilitas,pelayanan(obat,alat)
Informed dan refusal consent
6. kapan informed consent diberikan?
(fatia)

7. apa tujuan dan manfaat dari
informed consent? (fata)
8. apa saja bentuk-bentuk informed
consent? (reza)
9. bagaimana contoh kongkret
informed consent? (hana)
10. apa kaitannya informed dan refusal
consent dengan aspek hukum?