You are on page 1of 7

MODUL II

ARUS EKMAN

I. Tujuan
1. Menghitung dan menganalis arus yang dipengaruhi oleh gesekan dari dipermukaan
sampai kedalaman Ekman.
2. Mengetahui bagaimana distribusi kecepatan arus dari permukaan sampai kedalaman
Ekman.
3. Menunjukkan bahwa hasil perhitungan yang didapatkan berdasarkan asumsi-asumsi
yang digunakan Ekman, sesuai dengan teori Ekman.
4. Menghitung dan menganalisis besarnya Transport Ekman.
5. Mengetahui fenomena upper Ekman dan bottom Ekman serta perbedaan antara
keduanya.

II. Teori Dasar
Arus Ekman adalah arus yang timbul akibat keseimbangan gaya Corolis dengan gaya
gesekan. Arus ini ditemukan oleh V. Walfrid Ekman sebagai mengonfirmasi dari hasil
pengamatan Nansen yang menemukan bahwa arah gerak bongkah es di kutub utara (laut Artik)
memiliki penyimpangan terhadap arah angin sebesar 20° - 40°. Ekman membuktikan secara
matematis bahwa penyimpangan arus permukaan terhadap angin permukaan sebesar 45
o
.
Sudut penyimpangan tersebut juga bertambah terhadap kedalaman. Pada kedalaman
arah arus berlawanan dengan arus permukaan dan besarnya menjadi 4% arus awal. Proyeksi
vektor kecepatan arus Ekman pada bidang x, y menghasilkan suatu spiral yang disebut Spiral
Ekman seperti terlihat pada gambar

(a)

(b)
Gambar 1 (a) arah pembelokan arus di BBU dan BBS; (b) Spiral Ekman
Di belahan bumi utara, angin yang bertiup ke arah Selatan (angin Utara) di sepanjang
pantai akan menimbulkan transpor massa yang arahnya tegak lurus angin kearah kanan (barat).
Akibat adanya transpor massa yang bergerak menjauhi pantai, maka terjadi kekosongan massa
didekat pantai atau terjadi daerah divergensi di dekat pantai. Kekosongan massa ini akan diisi
oleh massa air lapisan dalam yang bergerak ke permukaan sehingga terjadin upwelling.
Sebaliknya, bila angin bertiup sejajar pantai ke arah Utara maka akan terjadi downwelling.

(a) (b)
Gambar 2 (a) coastal upwelling di BBU; (b) coastal downwelling di BBU
Selain arus Ekman permukaan, ada pula arus Ekman di dekat dasar. Arus Geostropik
yang mengalir di atas dasar laut akan mengalami pengaruh gesekan dasar dan membentuk
suatu spiral Ekman seperti di lapisan permukaan. Hanya saja, spiral Ekman yang terbentuk di
lapisan dasar ini arahnya berlawanan dengan arah spiral Ekman di lapisan permukaan yaitu
berotasi ke kiri (di BBU).

III. Langkah Pengerjaaan
Pengambilan Data Angin
1. Buka website ogimet.com, klik English version di bagian kiri atas.

2. Pilih bagian daily summarries sehingga muncul tampilan seperti berikut. Kemudian klik
this page


3. Setelah muncul tampilan seperti di bawah ini, isikan Indonesia pada kolom country
lalu tekan send


4. Kemudian muncul tampilan berikut, yakni daftar stasiun meteorologi di Indonesia


5. Isikan kolom WMO INDEX, tahun, bulan, jumlah hari, dan jam sesuai nomor stasiun dan
waktu yang telah ditentukan. Contoh, jika dipilih tanggal 31 Januari 2012 dan days-
nya 30, maka akan didapatkan nilai dari tanggal 1-31 Januari 2012. Setelah itu pilih
send maka akan didapatkan data rata-rata harian seperti pada gambar dibawah ini:


6. Pindahkan data nilai dan arah angin serta tanggal ke ms. excel secara manual.

Pengolahan Data
Tugas 1

1. Data angin dalam bentuk rata-rata harian dibuat dalam bentuk windrose untuk mencari
angin dominan dengan menggunakan WRPlot.
2. Cari kedalaman Ekman serta kecepatan arus permukaan menggunakan nilai kecepatan
angin maksimum dan minimum. Gunakan lintang tertentu untuk menghitung nilai besar
kecepatan Ekman.
3. Data yang dibutuhkan
- Densitas udara (

) = 1,3 kg/m
3

- Kecepatan sudut rotasi bumi (Ω) = 7,29 x 10
-5
/s
- Koefisien geser (

) = 0,0014
- Kecepatan angin = nilai maksimum dan minimum dari data yang diambil (m/s).
- Lintang = mengikuti lintang yang sesuai dengan stasiun meteorologi.

4. Isilah tabel di bawah ini dengan menggunakan rumus-rumus yang diberikan


5. Rumus yang dibutuhkan
- Faktor Corriolis :
- Stress Angin :

- Kecepatan arus permukaan :



- Kedalaman Ekman :

||

- Viskositas Eddy :

||

- Kecepatan Horizontal :

(

) (

)
- Kecepatan Vertikal :

(

) (

)
- Kecepatan arus total : √

- Arah arus Ekman :

- Transport Ekman :

dan

6. Setelah kecepatan di setiap kedalaman dan kedalaman Ekman didapatkan, lakukan
plot kecepatan Ekman dari permukaan terhadap kedalaman dengan interval
kedalaman 1 m hingga ke kedalaman Ekman. Gunakan Matlab untuk melihat spiral
Ekman dalam gambaran 3 D. Lakukan untuk 4 skenario dalam 1 bulan yaitu
kecepatan angin maksimum dan kecepatan minimum pada lintang sebenarnya dan
lintang sebenarnya ditambah 30
o
. Plot kecepatan arah U dan arah V terhadap
kedalaman.
7. Hitung nilai transport Ekman di setiap kedalaman dengan menggunakan stress geser
yang diperoleh dari kecepatan Ekman di setiap kedalaman. Tentukan arah gerak dari
transport massa Ekman. Plot transport massa Ekman terhadap kedalaman
menggunakan ms. Excel.
8. Lakukan analisis mulai dari grafik angin dominan yang didapatkan dari WRPlot dan
hubungkan dengan spiral Ekman dan transport Ekman yang telah didapatkan.

Tugas 2
1. Run script Matlab yang telah dilampirkan, yakni script untuk upper Ekman, bottom
Ekman, dan beberapa script lainnya.
2. Lakukan analisis terhadap setiap gambar yang dihasilkan. Hubungkan dengan hasil
yang didapatkan pada Tugas 1.

IV. Pertanyaan

1. Jelaskan proses fisis dari masing-masing hasil perolehan gambar grafik, U, V, transport
Ekman, dan Spiral Ekman terhadap kedalaman!
2. Bagaimana kecepatan dan arah arus terhadap kedalaman di permukaan?
3. Bagaimana pengaruh besarnya kecepatan angin dan lintang terhadap kedalaman
Ekman? Faktor mana yang lebih dominan dalam mempengaruhi kedalaman Ekman?
4. Buktikan bahwa hasil plot antara kedua komponen kecepatan horizontal (V
e
terhadap
U
e
) menunjukkan adanya suatu spiral Ekman ?
5. Bagaimana hubungan arah angin dengan transport massa Ekman yang terjadi?
6. Bagaimana hubungan stress geser terhadap transport massa Ekman?
7. Bagaimana proses terjadinya arus Ekman di permukaan dan di dekat dasar (hubungkan
dengan adanya arus geostropik)?
8. Jelaskan perbedaan antara spiral Ekman di permukaan dan di dekat dasar berdasarkan
grafik yang dihasilkan!

V. Daftar pustaka
Hadi, S. ,dan I. M. Radjawane, 2009. Arus Laut. Program Studi Oseanografi, Institut Teknologi
Bandung
Mubarok, S. , 2012. Modul II Praktikum Arus Ekman.
ogimet.com


Tugas Pendahuluan
Buat rangkuman mengenai arus Ekman dari buku Arus Laut (S. Hadi dan I. M. Radjawane)
maksimal 2 halaman.