You are on page 1of 15

Praktikum

Arus Ekman
Tes awal (10 menit)
 Bagaimana hubungan antara angin,
arus, dan transport yang terjadi pada
fenomena Ekman?
 Jelaskan mekanisme terjadinya arus
ekman di dekat dasar!
Tujuan
 Mengetahui bagaimana distribusi kecepatan
arus dari permukaan sampai kedalaman
Ekman.
 Menunjukkan bahwa hasil perhitungan yang
didapatkan berdasarkan asumsi-asumsi yang
digunakan Ekman, sesuai dengan teori Ekman.
 Menghitung dan menganalisis besarnya
Transport Ekman.
 Mengetahui fenomena upper Ekman dan
bottom Ekman serta perbedaan antara
keduanya.

Teori Dasar
 Arus Ekman adalah arus
yang timbul akibat
keseimbangan gaya
Corolis dengan gaya
gesekan. Arus ini
ditemukan oleh V.
Walfrid Ekman sebagai
mengonfirmasi dari hasil
pengamatan Nansen.
Teori Dasar
 Di kedalaman Ekman
kecepatan arus berkurang
menjadi 4 % dari kecepatan
arus dipermukaan dan
arahnya berlawanan
dengan arah arus
permukaan.
 Proyeksi vektor kecepatan
arus Ekman pada bidang x,
y menghasilkan suatu spiral
yang disebut Spiral Ekman.

Teori Dasar
 Selain arus Ekman permukaan,
ada pula arus Ekman di dekat
dasar. Arus Geostropik yang
mengalir di atas dasar laut
akan mengalami pengaruh
gesekan dasar dan
membentuk suatu spiral Ekman
seperti di lapisan permukaan.
Hanya saja, spiral Ekman yang
terbentuk di lapisan dasar ini
arahnya berlawanan dengan
arah spiral Ekman di lapisan
permukaan yaitu berotasi ke
kiri (di BBU).

Langkah Pengerjaan Tugas
 Pengambilan data
 Pengolahan data
 analisis
Pengambilan Data
 Data diambil dari ogimet.com dan setiap orang
mengambil data sesuai skenario yang telah
ditentukan.
 Data yang digunakan adalah data rata-rata
harian selama 2 bulan (data diambil secara
terpisah) yang diolah menggunakan WRPlot untuk
melihat nilai yang dominan (maksimum dan
minimum) untuk setiap bulannya.
 Data yang diambil adalah kecepatan dan arah
angin.
 Untuk arah angin dikonversi terlebih dahulu
menjadi satuan derajat (16 arah mata angin).
Pengolahan Data
 Skenario



Pengolahan Data
 Masukkan besar kecepatan dan arah angin
sesuai skenario.
 Hitung faktor Coriolis, Kecepatan arus di
permukaan, stress angin, kedalaman Ekman,
dan viskositas Eddy.
 Setelah itu hitung kecepatan arus Ekman
(arah x, arah y, dan arus total) disetiap
kedalaman interval 1 m. Hitung juga arahnya.
 Setelah itu hitung transport Ekman dan
menggunakan stress geser yang diperoleh
dari kecepatan Ekman di setiap kedalaman.

Tugas 1
 Cari kecepatan di setiap kedalaman dan
kedalaman Ekman. Kemudian lakukan plot
kecepatan Ekman dari permukaan terhadap
kedalaman dengan interval kedalaman 1 m
hingga ke kedalaman Ekman. Gunakan
Matlab untuk melihat spiral Ekman dalam
gambaran 3 D.
 Plot kecepatan arah U dan arah V terhadap
kedalaman. Hitung pula nilai transport Ekman
di setiap kedalaman.
 Plot transport massa Ekman terhadap
kedalaman.

Tugas 1
 Grafik kecepatan arah x, grafik
kecepatan arah y , grafik kecepatan
total (3D), transport massa arah x,
transport massa arah y, transport massa
arah x, transport massa arah y.
 Semua diplot terhadap kedalaman.
 Tampilkan juga hasil pengerjaan WRPlot
untuk membantu analisis.

Tugas 2
 Dengan script Matlab yang diberikan,
lakukan analisis terhadap setiap gambar
yang anda dapatkan.
 Hubungkan dengan hasil yang anda
dapatkan pada Tugas 1.

Hal yang Perlu Diperhatikan
 Jika kecepatan angin tidak terdefinisi (CALM)
maka dianggap 0.
 Untuk menghitung transport Ekman maka
massa jenis yang digunakan adalah massa
jenis air laut yaitu 1025 kg/m3.
 Perhatikan penggunakan derajat dalam
Excel, derajat atau radian.
 Transport arah x menggunakan kecepatan
arah y dan transport arah y menggunakan
kecepatan arah x.
 Pastikan kecepatan dalam satuan m/s.

Format Laporan
 Kertas HVS A4
 Jarak Margin atas 3, bawah 2.5, kiri 3, kanan 2.5 (cm)
 Laporan diketik dengan spasi 1.5 pt, justify, font Times
New Roman ukuran 12 pts (khusus judul 14 pts, bold)
 Urutan :
 BAB I TEORI DASAR
 BAB II METODOLOGI
 BAB III DATA, HASIL PENGOLAHAN DATA
 BAB IV ANALISIS dan PEMBAHASAN
 BAB V KESIMPULAN DAN SARAN
 DAFTAR PUSTAKA