You are on page 1of 4
6. Pendukung Aktivitas ( Activity Support) Pendukung kegiatan (Activity Support) adalah meliputi seluruh penggunaan dan aktifitas yang membantu memperkuat ruang-ruang umum kota, karena aktifitas dan fisik ruang selalu saling melengkapi satu sama lain. Bentuk, lokasi, karakteristik suatu areal tertentu akan menarik fungsi, panggunaan dan aktifitas spesifik (Hamid Shirvani, 1985). Adapun bentuk dari pendukung kegiatan yaitu kegiatan penunjang yang menghubungkan dua atau lebih pusat-pusat kegiatan umum yang ada di kota, antara lain berupa ruang terbuka atau bangunan yang diperuntukan bagi kepentingan umum ruang terbuka, bentuk fisiknya dapat berupa taman rekresasi, taman kota, plaza-plaza, taman budaya, kawasan pedagang kaki lima, jalur pedestrian, kumpulan pedagang penjual barang-barang seni lainnya. Yang berwujud bangunan/ruang tertutup adalah seperti kelompok pertokoan eceran(grosir), pusat pemerintahan, pusat jasa dan kantordepartment store, dan lainnya. Dari uraian diatas, terlihat bahwa pendukung kegiatan dapat merupakan ruang bebas untuk manusia, sebagaimana jalan sebagai ruang yang bebas untuk mobil, hanya disini diperlukan untuk istirahat, misalnya tempat duduk, fasilitas untuk berteduh dan lainnya. Hal ini akan memberikan kesan visual tersendiri sebagai identitas kawasan tersebut. Berdasarkan survei yang telah kami lakukan, adapun bentuk pendukung aktivitas pada kawasan Mall Panakkukang, seperti yang terlihat pada gambar 6.a dan gambar 6.b. Gambar 6.a Gambar 6.b Sumber : Dokumentasi Kelompok, 2014 Sumber : Dokumentasi Kelompok, 2014 Pendukung aktivitas berupa ruang terbuka yang diperuntukan sebagai tempat parkir bagi pengunjung Mall Panakukang, tempat parkir yang layak dan luas serta adanya pohon peneduh yang tidak hanya mempunyai nilai estetis saja tetapi Gambar 6.d Sumber : Dokumentasi Kelompok, 2014 jugaberfungsi untuk meningkatkan kualitas lingkungan sehingga pengunjung yang datang dapat merasakan kenyamanan saat parkir. Peran pedestrian way sebagai pendukung aktivitas sangat diperlukan untuk kemudahan pedestrian dalam mengakses pendukung aktivitas lainnya, tentunya dapat diakses dengan nyaman dan aman tanpa khawatir terjadi kecelakaan lalu linta, namun pada kenyataannya seperti yang terlihat pada gambar 6.c pedestrian way pada kawasan Mall Panakkukang sangat buruk dan berlubang sehingga tingkat keamanannya kurang baik, hal ini menyebabkan pedestrian lebih memilih berjalan di bahu jalan. Selain pedestrian way, terdapat fasilitas pelayanan berupa pos security yang terletak di beberapa titik pada median jalan di kawasan Mall Panakkukang, namun pos security tersebut sudah tidak difungsikan lagi, keadaannya pun tidak terawat sehingga terlihat merusak pemandangan kota, seperti yang terlihat pada gambar 6.d. Gambar 6.e Gambar 6.f Sumber : Dokumentasi Kelompok, 2014 Sumber : Dokumentasi Kelompok, 2014 Gambar 6.c Sumber : Dokuentasi Kelompok, 2014 Keberadaan pembatas jalan juga menjadi pendukung aktivitas karena digunakan untuk keselamatan berlalu lintas bagi pengendara yang menuju kawasan Mall Panakkukang, pembatas jalan ini digunakan untuk mencegah kendaraan keluar jalur terutama pada jalur lengkung seperti yang terlihat pada gambar 6.e dan gambar 6.f. Gambar 6. Gambar 6.h Sumber : Dokumentasi Kelompok, 2014 Sumber : Dokumentasi Kelompok, 2014 Kawasan Mall Panakkukang di dominasi oleh sektor perdagangan salah satunya seperti yang terlihat pada gambar 6.g dan gambar 6.h, terdapat pendukung aktivitas berupa pusat perbelanjaan yang tertata rapi dan menyediakan berbagai jenis kebutuhan masyarakat. Kemudian adanya kawasan pedagang kaki lima yang menjadi ciri khas sebuah kota besar yang umumnya mendekati pusat keramaian, PKL ini menyediakan berbagai jenis makanan khas Makassar sehinggakeberadaannya bisa menjadipotensi pariwisata bagi pengunjung Mall Panakkukang, namun keberadaannya kurang begitu baik karena berdampingan dengan bangunan modern sehingga PKL ini terlihat kumuh. Seperti pada gambar 6.i. Tersedianya pusat jasa yang sangat mendukung aktivitas masyarakat pada kawasan Mall Panakukkukang, seperti yang terlihat pada gambar 6.j, terdapat fasilitas Gambar 6.i Sumber : Dokumentasi Kelompok, 2014 pelayanan masyarakat berupa Bank dan dilengkapi dengan ATM yang dapat memudahkan masyarakat atau pengunjung di sekitar kawasan Mall Panakkukang untuk melakukan pengambilan uang secara cash. Aktivitas pendukung juga ada dalam bidang transportasi di sekitaran kawasan Mall Panakukang, selain alat-alat pengendali lalau lintas seperti lampu lalu lintas, tanda larangan, dll. Terdapat pula bus yang kita sebut Busway Mamminasata yang akan berhenti di depan Mall Panakukang yang merupakan salah satu halte. Gambar 6.j Sumber : Dokumentasi Kelompok, 2014