You are on page 1of 22

Case Report

Tumor Intrakranial
Disusun Oleh :
Rezka Gustya Sari
0910312089
Preseptor :
Prof. Dr. . !as"iru##in $%h&a#' Sp.S ()*
#r. +uliarni Syafrita' Sp.S ()*
!$G,$- ,./0 P1-+$),2 S$R$3 RS0P DR. /. D4$/,. P$D$-G
3$)0.2$S )1DO)21R$- 0-,51RS,2$S $-D$.$S
P$D$-G
2016
0
BAB I
TINJAUAN PUSTAKA
1.1 Definisi
2u&or otak' ialah &assa a7nor&al #ari "arin8an #i #ala& kraniu&' #i&ana sel9sel
tu&7uh #an &e&7elah #en8an ti#ak #apat #iken#alikan oleh &ekanis&e yan8 &en8ontrol
sel9sel nor&al.
1
2u&or otak #ikelo&pokan &en"a#i tu&or pri&er #an tu&or sekun#er.
1'3
2u&or otak pri&er &en%akup tu&or yan8 7erasal #ari sel9sel otak' selaput otak
(&enin8es*' saraf' atau kelen"ar.
6
2u&or otak pri&er #ikelo&pokkan &en"a#i 7eni8n #an
&ali8nan
2
.
2u&or otak sekun#er &erupakan tu&or yan8 7erasal #ari tu&or 8anas "arin8an
tu7uh lain.
3
!er#asarkan lokasi ter#apat #ua "enis uta&a tu&or intrakranial' yaitu tu&or
supratentorial #an infratentorial
::
1. 2u&or Supratentorial
a. e&isfer Otak
Glio&a : 9 Glio7lasto&a /ultifor&e
9 $strosito&a
9 Oli8o#en#ro8lio&a
/enin8io&a
2u&or /etastasis
7. 2u&or Struktur /e#ian
$#eno&a ipofisis
2u&or Glan#ula Pienalis
)raniofarin8o&a
2. 2u&or ,nfratentorial
a. S%h;anno&a $kustikus
7. 2u&or /etastasis
%. /enin8io&a
#. e&an8io7lasto&a
1.2 Epidemiologi
/enurut National Cancer Institute 0S$, 7er#asarkan #ata tahun 200< s.#. 2010'
"u&lah kasus 7aru kanker otak #an siste& saraf lainnya a#alah <': per 100.000 pria #an
;anita per tahun. 4u&lah ke&atian #iperkirakan 6'3 per 100.000 pria #an ;anita per
tahun.
10
2u&or &etastasis ke otak ter#apat pa#a sekitar satu #ari e&pat pasien #en8an
1
kanker' atau sekitar 1:0.000 oran8 per tahun. a&pir 60= pasien kanker paru9paru akan
&en8ala&i &etastasis tu&or ke otak.
1
0rutan frekuensi neoplas&a #i #ala& ruan8 ten8korak a#alah se7a8ai 7erikut
8
:
• Glio&a : 61=
• /enin8io&a : 1>=
• $#eno&a hipofisis : 13=
• -eurile&o&a : 12=
• -eoplas&a &etastatik
• -eoplas&a pe&7uluh #arah sere7ral.
Dahulu' pro8nosis pasien tu&or intrakranial san8at 7uruk' #en8an survival rate
hanya 7e7erapa &in88u. Den8an #ite&ukannya alat #ia8nostik yan8 le7ih %an88ih'
pen#ekatan 7e#ah #an ra#iasi yan8 ino?atif' survival rate 7erke&7an8 hin88a hitun8an
tahun' #an "u8a &e&un8kinkan untuk penin8katan kualitas hi#up 7a8i pasien yan8 telah
ter#ia8nosis.
1
1.3 Etiologi dan Fato! "isio
Penye7a7 tu&or intrakranial ti#ak #iketahui. 2u&or intrakranial ti#ak &e&iliki
faktor risiko yan8 "elas' #an &un8kin #ise7a7kan interaksi #ari 7e7erapa faktor risiko.
9
!e7erapa faktor risiko yan8 telah #iteliti #iantaranya a#alah
6'
:
a. !a;aan. /enin8io&a' astrosito&a #an neurofi7ro&a #apat #i"u&pai pa#a keluar8a.
Selain "enis neoplas&a #iatas 7elu& a#a 7ukti faktor here#itas yan8 kuat.
b. 2erapi ra#iasi ke otak' &enin8katkan risiko tu&or otak hin88a 20 atau 30 tahun
ke&u#ian.
c. Paparan ra#iasi #i te&pat ker"a atau ke "arin8an listrik' serta %e#era kepala' &erokok'
#an terapi pen88antian hor&on 7elu& ter7ukti &en"a#i faktor risiko.
d. Risiko &en88unakan ponsel &asih #iper#e7atkan. -a&un' penelitian ter7aru telah
&ene&ukan 7ah;a &en88unakan ponsel' telepon nirka7el' #an peran8kat nirka7el
a#alah a&an #an ti#ak &enin8katkan risiko.
e. !e7erapa penyakit &enin8katkan risiko tu&or otak' #iantaranya neurofi7ro&atosis'
sin#ro& 5on ippel9.in#au' sin#ro& .i93rau&eni' #an sin#ro& 2ur%ot.
f. .i&fo&a yan8 #i&ulai #i otak pa#a oran8 #en8an i&uno#efisiensi' yan8 #ikaitan
#en8an ?irus 1pstein9!arr.
g. Su7stansi karsino8en' seperti methylcholanthrone #an nitroso-ethyl-urea.
1.# Patofisiologi
2u&or intrakranial &enye7a7kan ti&7ulnya 8an88uan neurolo8ik pro8resif.
Gan88uan neurolo8ik pa#a tu&or otak #ise7a7kan oleh 8an88uan fokal aki7at tu&or #an
penin8katan tekanan intrakranial (2,)*.
<
Gan88uan fokal ter"a#i apa7ila ter#apat penekanan pa#a "arin8an otak' #an
infiltrasi atau in?asi lan8sun8 pa#a parenki& otak #en8an kerusakan "arin8an neural.
<
Peru7ahan suplai #arah aki7at tekanan tu&or &enye7a7kan nekrosis "arin8an otak #an
2
7er&anifestasi se7a8ai hilan8nya fun8si se%ara akut. Seran8an ke"an8 &erupakan
&anifestasi akti?itas listrik a7nor&al yan8 #ihu7un8kan #en8an ko&presi' in?asi #an
peru7ahan suplai #arah ke "arin8an otak.
<
!e7erapa tu&or "u8a &enekan parenki& otak
sekitarnya sehin88a &e&per7erat 8an88uan neurolo8is fokal.
<
Penin8katan 2,) #apat #ise7a7kan oleh 7e7erapa faktor: 7erta&7ahnya &assa
#ala& ten8korak' ter7entuknya e#e&a sekitar tu&or' #an peru7ahan %airan sere7rospinal.
<
Pertu&7uhan tu&or akan &en#esak ruan8 yan8 relatif tetap pa#a ten8korak.
9
/ekanis&e
ter7entuknya e#e&a pa#a kanker #i#u8a karena selisih os&otik yan8 &enye7a7kan
penyerapan %airan otak. O7struksi sirkulasi %airan sere7rospinal #ari ?entrikel lateralis ke
ruan8an su7arakhnoi# &eni&7ulkan hi#rosefalus.
<
Perta&7ahan ko&parte&en intrakranial yan8 &enin8katkan tekanan intrakranial
&eni&7ulkan per8eseran atau herniasi "arin8an 7a;ah fal@ %ere7ri' &elalui tentoriu&
sere7elu& atau &elalui fora&en &a8nu&.
10
erniasi unkus ti&7ul apa7ila 7ila 8irus
&e#ialis lo7us te&poralis ter8eser ke inferior &elalui insisura tentorial #an &enekan
&esenfalon sehin88a kesa#aran &enurun #an -er?us Aranialis ,,, tertekan. Pa#a herniasi
sere7elu&' tonsil sere7elu& ter8eser ke 7a;ah &elalui fora&en &a8nu&. )o&presi
&e#ula o7lon8ata #an henti nafas ter"a#i #en8an %epat. $ki7at penin8katan 2,) lainnya
a#alah 7ra#ikar#ia pro8resif' hipertensi siste&ik' #an 8a8al nafas.
<
1.$ %anifestasi Klinis
2u&or supratentorial u&u&nya &eni&7ulkan #efisit neurolo8is fokal seperti
kele&ahan ekstre&itas kontralateral' #efisit lapan8an pan#an8' sakit kepala' atau ke"an8.
2u&or infratentorial le7ih %epat &eni&7ulkan penin8katan 2,) aki7at hi#rosefalus karena
ko&presi ?entrikel ,5' sehin88a pen#eritanya &en8ala&i nausea' ?o&itus' atau #iplopia.
4ika tu&or ti&7ul #i sere7elu& atau 7atan8 otak #apat ter"a#i ataksia' nista8&us' atau
kelu&puhan saraf kranial.
9
!erikut ini #i"elaskan 7e7erapa &anifestasi klinis yan8 #apat &un%ul #an
7er8antun8 pa#a lokasi tu&or.
10
2a7el 1.1 /anifestasi )linis
&oasi T'mo! %anifestasi Klinis
.o7us frontalis
• )ele&ahan len8an #an tun8kai kontralateral
• Peru7ahan kepri7a#ian' antisosial' kehilan8an ke&a&puan
inhi7isi' kehilan8an inisiatif' penurunan tin8kat intelektual
(&isalnya: #e&ensia' teruta&a "ika korpus kalosu& terli7at*
.o7us te&poralis
• $fasia sensorik (7ila yan8 terkena lo7us te&poralis
3
#o&inan*
• Gan88uan lapan8an pan#an8 (upper homonymous
quadrantanopia*
.o7us parietalis
• Gan88uan sensorik (lokalisasi sentuh' #iskri&inasi #ua
titik' 8erakan pasif' astereo8nosis*
• Gan88uan lapan8an pan#an8 (loer homonymous
quadrantanopia*
• 4ika tu&or pa#a lo7us parietalis he&isfer #o&inan' #apat
ter"a#i ke7in8un8an %ara &e&7e#akan kanan #an kiri'
a8nosia "ari' akalkulia' #an a8rafia
• 4ika tu&or pa#a lo7us parietalis he&isfer yan8
non#o&inan' #apat ter"a#i apraksia
.o7us oksipitalis • Gan88uan lapan8an pan#an8 (he&ianopsia ho&oni&*
)orpus kalosu& • Sin#ro& #iskoneksi
ipotala&usB
ipofisis
• Gan88uan en#okrin
!atan8 otak
• Penurunan kesa#aran
• 2re&or
• )elainan 8erakan 7ola &ata
• $7nor&alitas pupil
• /untah' %e8ukan (&e#ula*
Sere7elu&
• $taksia 7er"alan
• 2re&or intensional
• Dis&etria
• Disartria
• -ista8&us
1.( Diagnosis
Setiap pasien yan8 #i%uri8ai &en#erita lesi intrakranial harus &en"alani ana&nesis
#an e?aluasi &e#is len8kap #en8an perhatian khusus pa#a pe&eriksaan neurolo8ik.
:'<
Pe&eriksaan #ia8nostik spesifik #ilakukan setelah pe&eriksaan neurolo8ik #an #i&ulai
#ari tin#akan non9in?asif yan8 &eni&7ulkan risiko terke%il sa&pai tin#akan yan8
&e&per8unakan teknik in?asif #an lenih 7er7ahaya.
<
1.) Diagnosis Banding
Dia8nosis tu&or intrakranial #iantaranya a#alah
10
:
• 1n%ephalitis
• 1pi#ural e&ato&a
• Stroke e&ora8ik
4
• Stroke ,ske&ik
• Su7#ural e&ato&a
1.* Peme!isaan Pen'n+ang
Pe&eriksaan penun"an8 yan8 #i7utuhkan #ala& #ia8nosis tu&or intrakranial
a#alah
1:
:
• A2 S%an kepala atau /R, kepala untuk konfir&asi a#anya tu&or #an lokasi tu&or.
/R, le7ih sensitif untuk &en#eteksi a#anya tu&or &etastasis 7erukuran ke%il.
• $n8io8rafi sere7ral #an pneu&oensefalo8rafi "aran8 #ilakukan karena sifatnya
in?asi?e. Pe&eriksaan ini #apat &enun"ukkan a#anya &assa #i ruan8 intrakranial .
• 3oto Ront8en #a#a' &a&o8rafi' #an pe&eriksaan lain untuk &en%ari fokus pri&er #an
tu&or &etastasis #i ruan8 intrakranial
• 3oto Ront8en kepala
• !iopsi "arin8an tu&or' untuk &enentukan "enis tu&or
• Pun8si lu&7al ka#an89ka#an8 #ilakukan untuk &en8analisis %airan sere7rospinalis
• Pe&eriksaan penan#a tu&or
1., Tatalasana
2u"uan penatalaksaan pa#a tu&or intrakranial a#alah &ere#akan keluhan'
&e&per7aiki fun8si' #an &e&7erikan kenya&anan. Se%ara u&u&' ter#apat #ua pilihan
penatalaksanaan tu&or intrakranial' yaitu suportif (anal8etik' antikon?ulsan' #an anti9
e#e&a* #an #efinitif (pe&7e#ahan' terapi ra#iasi' #an ke&oterapi*.
10
!erikut a#alah 7e7erapa o7at yan8 #apat #i8unakan se7a8ai pen8o7atan suportif
10
:
a. $ntikon?ulsan
$ntikon?ulsan #apat #i8unakan untuk pasien #en8an ke"an8 klinis' tetapi 7e7erapa
#okter &eresepkan antikon?ulsan profilaksis pa#a pasien #en8an tu&or kortikal.
7. )ortikosteroi#
Steroi# #iperkirakan #apat &ensta7ilkan &e&7ran sel #an &en8uran8i e#e&a
?aso8enik 7erhu7un8an #en8an tu&or. Deksa&etason #i8unakan se7a8ai ?aso8enik e#e&a
sere7ral #an &enin8katkan inte8ritas en#otel.
%. $8en iperos&olar
$8en hiperos&olar #apat &en8uran8i 2,) #an e#e&a sere7ral #en8an &en%iptakan
8ra#ien os&otik &elalui sa;ar #arah otak. )etika %airan 7er#ifusi #ari otak ke #ala&
5
ko&parte&en intra?askular' 2,) &enurun. /annitol #apat &en8uran8i tekanan ruan8
su7ara%hnoi# #en8an &en%iptakan 8ra#ien os&otik antara %airan sere7rospinal #ala&
ruan8 ara%hnoi# #an plas&a' na&un ti#ak untuk pen88unaan "an8ka pan"an8.
Reseksi 7e#ah &erupakan terapi uta&a. 2erapi 7e#ah &e&un8kinkan untuk
e?aluasi histolo8is #an penentuan #era"at tu&or se%ara akurat' #an pasien #apat 7erfun8si
aktif sela&a &en"alani terapi ta&7ahan. Pen8o7atan ra#iasi kini &en88unakan 7enih
io#iu& yan8 #ite&patkan se%ara lan8sun8 #ala& area tu&or. )e&oterapi #ilakukan se%ara
intra9arterial' atau #en8an &e&asukkan poli&er a8en terapi se%ara lan8sun8 ke "arin8an
tu&or.
<
1.1- P!ognosis
Dapat atau ti#aknya tu&or #ioperasi' lokasi tu&or' usia pasien' #an histolo8i tu&or
a#alah penentu uta&a kelan8sun8an hi#up.
2
6
BAB II
I&UST"ASI KASUS
IDENTITAS PASIEN
-a&a : -y. O2
-o&or R/ : 88.00.62
0&ur : 63 tahun
$la&at : /uaro !un8o
$8a&a : ,sla&
Peker"aan : ,7u Ru&ah 2an88a
ANA%NESIS
2elah #ira;at seoran8 pasien pere&puan usia 63 tahun pa#a tan88al 3 Septe&7er
2016 #i !an8sal Penyakit Saraf RS0P Dr. /. D"a&il Pa#an8 #en8an:
Kel'.an Utama / -yeri )epala yan8 7erta&7ah he7at
"i0a1at Pen1ait Sea!ang /
-yeri )epala yan8 7erta&7ah he7at se"ak C 2 hari S/RS' nyeri #irasakan seperti
terikat #isertai &untah yan8 ti#ak #apat #itahan' nyeri kepala teruta&a #irasakan pa#a pa8i
hari #an ti#ak hilan8 #en8an 7eristirahat' a;alnya nyeri 7erkuran8 #en8an &inu& o7at'
na&un se"ak 1 &in88u ini nyeri ti#ak 7erkuran8 #en8an &inu& o7at yan8 #i 7eli #i
;arun8. )eluhan #isertai #en8an &ata kanan yan8 se&akin ka7ur se"ak tahun yan8 lalu'
sekaran8 hanya 7isa &elihat %ahaya #an in8atan yan8 &u#ah lupa. -afsu &akan &enurun
ti#ak a#a. Penurunan 7erat 7a#an yan8 #rastis #isan8kal' )eluhan rasa ke7as (9*'
pen8lihatan 8an#a (9*' !$! (D* 7iasa !$) (D* 7iasa.
"i0a1at Pen1ait Da.'l'/
9 Pasien telah #ikenal &en#erita tu&or otak se"ak C 3 tahun yan8 lalu' #an telah
#ilakukan pe&eriksaan A29S%an' #an /R, #en8an kesan &ultipel &enin8io&a #an
#ira;at C 2 &in88u #an #i an"urkan untuk #ilakukan pe&7e#ahan #an pasien
&enolak.
9 Ri;ayat D/ 7aru #iketahui se"ak 1 tahun yan8 lalu.
"i0a1at Pen1ait Kel'a!ga/
9 2i#ak a#a an88ota keluar8a yan8 &en#erita penyakit ke8anasan
7
"i0a1at Sosial2 Eonomi2 Ke+i0aan dan Ke3iasaan/
9 Pasien seoran8 i7u ru&ah tan88a
9 Ri;ayat &e&akai )! suntik per 7ulan (D*
9 Ri;ayat se@ 7e7as (9*' narko7a (9*' tato (9*.
PE%E"IKSAAN FISIK
Peme!isaan 'm'm
)ea#aan u&u& : A/A
)esa#aran : )o&pos&entis )ooperatif' GAS : 16' /<' 5: E 1:
2ekanan Darah : 160B100
-a#i : 88 @B&enit' re8uler
-afas : 22 @B&enit
Suhu : 3<': FA
2in88i !a#an : 1:0 %&
!erat !a#an : :: k8
Peme!isaaan K.'s's
)ulit : tur8or 7aik
)epala : nor&o%hepal
Ra&7ut : hita&' ti#ak &u#ah #i%a7ut
/ata : kon"un8ti?a ti#ak ane&is' sklera ti#ak ikterik
2elin8a : ti#ak #ite&ukan kelainan
i#un8 : ti#ak #ite&ukan kelainan
.eher : 45P :92 %&
2
O' 7isin8 karotis (9*
Stat's Inte!n's
)elen"ar Getah !enin8
G .eher : ti#ak #ite&ukan pe&7esaran
G $ksila : ti#ak #ite&ukan pe&7esaran
G ,n8uinal : ti#ak #ite&ukan pe&7esaran
2horaks
GParu ,nspeksi : nor&o%hest' 8erakan paru si&etris kiri E kanan
Palpasi : fre&itus kiriEkanan
Perkusi : sonor
8
$uskultasi : ?esikuler' ronkhi 9B9' ;heezin8 9B9
G4antun8 ,nspeksi : ,%tus Aor#is ti#ak terlihat
Palpasi : ,%tus %or#is tera7a 1 "ari &e#ial ./AS R,A 5
Perkusi : 7atas "antun8 ti#ak &ele7ar
$uskultasi : !unyi "antun8 ,' ,, &urni (D*' ira&a sinus' teratur' R 88@Bi
!isin8 (9*' 8allop (9*
$7#o&en
,nspeksi : Perut ti#ak ta&pak &e&7un%it
Palpasi : epar #an lien ti#ak tera7a
Perkusi : ti&pani
$uskultasi : 7isin8 usus (D* nor&al
Stat's Ne'!ologis
$. 2an#a Ran8san8 /enin8eal
9 )aku ku#uk : (9*
9 !ru#zinski , : (9*
9 !ru#zinski ,, : (9*
9 )aku )u#uk : (9*
!. 2an#a Penin8katan 2ekanan ,ntra )ranial
9 Pupil : 7ulat' isokor' H 3 &&B3&&
A. Pe&eriksaan -er?us )ranialis
9 -., (Olfaktorius*
o Pen%iu&an su7"ektif : !aik
o O7"ektif #en8an 7ahan : !aik
9 -.,, (Optikus*
o 2a"a& pen8lihatan : 1BI proyeksi salah OD' .......OS
o .apan8an pan#an8 : !aik
o /elihat ;arna : !aik
9 -. ,,, (Okulo&otorik*
o !ola &ata : 7ulat
o Ptosis : 9 B 9
o Gerakan 7ul7us : 7er8erak ke se8ala arah
o Stra7is&us : 9
o -ista8&us : 9
o 1ksoB 1n#opthal&us : 9 B 9
o Pupil : 7ulat' isokor' H 3&& B 3&&' refleks %ahaya
D B D
9 -.,5 (2roklearis*
o Gerakan &ata ke 7a;ah : D
o Sikap 7ul7us : ortho
o Diplopia : 9
9
9 -.5 (2ri8e&inus*
o /e&7uka &ulut : D
o /en88erakkan rahan8 : D
o /en88i8it : D
o /en8unyah : D
o Refleks kornea : D B D
o Sensi7ilitas ;a"ah : D
9 -.5, ($7#usen*
o Gerakan &ata ke lateral : 7er8erak
o Sikap 7ul7us : ortho
o Diplopia : 9
9 -.5,, (3asialis*
o Raut ;a"ah : plika nasola7ialis kanan le7ih #atar
#i7an#in8 kiri
o Sekresi air &ata : 7aik
o /en88erakkan #ahi : 7aik
o /enutup &ata : 7aik
o /en%i7irB 7ersiul : 7aik
o /e&perlihatkan 8i8i : 7aik
o Sensasi li#ah 2B3 #epan : 7aik
9 -.5,,, (5esti7ulokoklearis*
o Suara 7er7isik : 7aik
o 2est 8arpu tala : ti#ak #ilakukan
o -ista8&us : 9
o Pen8aruh posisi kepala : 9
9 -.,J (Glossofarin8eus*
o Sensasi li#ah 1B3 7elakan8 : 7aik
o Refleks &untah : 7aik
9 -.J (5a8us*
o $rkus farin8 : ti#ak hipere&is' si&etris
o 0?ula : #i ten8ah' ti#ak hipere&is
o /enelan : D
o $rtikulasi : D
o Suara : D
o -a#i : ira&a sinus re8uler
9 -.J, ($sesorius*
o /enoleh ke kanan : D
o /enoleh ke kiri : D
o /en8an8kat 7ahu ke kanan : D
o /en8an8kat 7ahu ke kiri : D
9 -.J,, (ipo8losus*
o )eu#u#ukan li#ah #ala& : Diten8ah
o )e#u#ukan li#ah #i"ulurkan : Diten8ah
o 2re&or : 9
o 3asikulasi : 9
o $trofi : 9
10
D. Pe&eriksaan )oor#inasi
9 Aara 7er"alan : 7aik
9 Ro&7er8 test : 9
9 $taksia : 9
9 Re7oun# pheno&en : ti#ak #ilakukan
9 2est tu&it lutut : 7aik
9 Disartria : 9
9 Dis8rafia : 9
9 Supinasi9pronasi : 7aik
9 2est "ari hi#un8 : 7aik
9 2est hi#un8 "ari : 7aik
1. Pe&eriksaan 3un8si /otorik
9 !a#an : respirasi spontan
9 Gerakan spontan : (D*
9 2re&or : (9*
9 $tetosis : (9*
9 /ioklonik : (9*
9 )horea : (9*
9 Gerakan ekstri&itas : #en8an tes "atuh an88ota 8erak #apat #ipertahankan
9 )ekuatan ekstri&itas : ::: :::
::: :::
9 2rofiB 2onus : eutrofi B eutonus
3. Pe&eriksaan 3un8si Sensorik
9 Ra7a' suhu #an nyeri ti#ak ter8an88u
G. Siste& Refleks
9 Refleks fisiolo8is
o !iseps : DD kanan #an kiri
o 2riseps: DD kanan #an kiri
o )PR : DD kanan #an kiri
o $PR : DD kanan #an kiri
9 Refleks patolo8is
o off&an9tro&ner : ( 9 * kanan #an kiri
o !a7inskyKs si8n : ( 9 * kanan #an kiri
o Aha##o%kKs si8n : ( 9 * kanan #an kiri
o Gor#onKs si8n : ( 9 * kanan #an kiri
o S%haefferKs si8n : ( 9 * kanan #an kiri
o Oppenhei&Ks si8n : ( 9 * kanan #an kiri
. 3un8si Otono&
Dala& 7atas nor&al
,. 3un8si .uhur
)esa#aran %o&pos&entis %ooperatif
PE%E"IKSAAN PENUNJAN4
11
&a3o!ato!i'm "'tin
!arah rutin "imia "linik
7 : 16'8 -a : 13>
.eukosit : 12.000B&&3 ) : 6':
e&atokrit : 66= Al : 106
2ro&7osit : 222.000B&&3 GDS : 266
0reu& : 31
)reatinin : 0'<
#"$
)esanB #ala& 7atas nor&al
Rontgen foto thora% &'
)esanB #ala& 7atas nor&al
DIA4N5SIS
Dia8nosis )linis : 2ra%tion ea#a%he
Dia8nosis 2opik : ,ntra%ranial
Dia8nosis 1tiolo8i : SO. ,ntra%ranial (tu&or intra%ranial suspek &enin8io&a' DDB
astrosito&a*
PENATA&AKSANAAN
Um'm
9 1le?asi kepala 30F
9 Oksi8en 3.B&enit
9 ,53D $serin8 12 "a& B kolf
K.'s's
9 Diet /! RG ,,
9 Para%eta&ol 6 @ :00 &8 (po*
9 /etfor&in 3 @ :00 &8 (po*
9 $&7lo#ipin 1@: &8 (po*
9 De@a&ethason 6 @ 10 &8 (po*
"EN6ANA
9 .a7or #arah rutin: la"u en#ap #arah' #iff %ount
9 .a7or ki&ia klinik: kolesterol total' .D.' D.' 2ri8liseri#a' GDP' GD24PP' $sa&
urat' alkali fosfatase.
9 2u&or &arker : A1$' $3P' D9Di&er
9 !rain A2 S%an tanpa #an #en8an kontras
12
P"54N5SIS
9 Luo a# ?ita& : #u7ia a# &ala&
9 Luo a# fun%tiona& : #u7ia a# &ala&
9 Luo a# sanationu& : #u7ia a# &ala&
F5&&57 UP
#8,82-1#
SB nyeri kepala pro8resif (D*
/ulut &en%on8 #an 7i%ara pelo (D*
Pan#an8an ka7ur (D*
OB 5ital si8n:
)ea#aan u&u& : se#an8 -a#i : 82@B&enit
)esa#aran : so&nolen -afas : 22@B&enit
2ekanan Darah : 160B90 &&8 Suhu : 3>'0 FA
Status internus : %or #an pul&o #ala& 7atas nor&al
Status neurolo8ikus :
9 GAS E 16 /< 5:
9 2R/ (9*' penin8katan 2,) (9*
9 Pupil isokor : 3 && ODB 3 && OS' RA DBD' R) DBD' doll(s eye manuever: 7er8erak
9 Parese - 5,, (D* tipe sentral
9 /otorik :
1utrofi' eutonus
9 Sensorik : eksteroseptif #an propioseptif 7aik
9 Otono& : neuro8eni% 7la##er (9*
Refleks fisiolo8is Refleks Patolo8is
$B SO. ,ntrakranial susp./enin8io&a
D/ tipe ,, terkontrol o7at
2 sta8e ,
PB Aek .a7or len8kap
!rain A2 S%an #en8an kontras
2hB Umum
9 1le?asi kepala 30F
13
::: :::
::: :::
DD DD
DD DD
9 9
9 9
9 Oksi8en 3.B&enit
9 ,53D $serin8 12 "a& B kolf
Khusus
9 Diet /! RG ,,
9 Para%eta&ol 6 @ :00 &8 (po*
9 /etfor&in 3 @ :00 &8 (po*
9 $&7lo#ipin 1@: &8 (po*
9 De@a&ethason 6 @ 10 &8 (po*
$8,81#
SB nyeri kepala pro8resif (D*
/ulut &en%on8 #an 7i%ara pelo (D*
Pan#an8an ka7ur (D*
OB 5ital si8n:
)ea#aan u&u& : se#an8 -a#i : 83@B&enit
)esa#aran : so&nolen -afas : 20@B&enit
2ekanan Darah : 160B80 &&8 Suhu : 3>'0 FA
Status internus : %or #an pul&o #ala& 7atas nor&al
Status neurolo8ikus :
9 GAS E 16 /< 5:
9 2R/ (9*' penin8katan 2,) (9*
9 Pupil isokor : 3 && ODB 3 && OS' RA DBD' R) DBD' doll(s eye manuever: 7er8erak
9 Parese - 5,, (D* tipe sentral
/otorik :
1utrofi' eutonus
9
9 Sensorik : eksteroseptif #an propioseptif 7aik
9 Otono& : neuro8eni% 7la##er (9*
Refleks fisiolo8is Refleks Patolo8is
$B SO. ,ntrakranial susp./enin8io&a
D/ tipe ,, terkontrol o7at
2 sta8e ,
PB !rain A2 S%an #en8an kontrasl rusak
2 Sta8e ,
2hB Umum
14
::: :::
::: :::
DD DD
DD DD
9 9
9 9
9 ,53D $serin8 12 "a& B kolf
Khusus
9 Diet /! RG ,,
9 Para%eta&ol 6 @ :00 &8 (po*
9 /etfor&in 3 @ :00 &8 (po*
9 $&7lo#ipin 1@: &8 (po*
9 De@a&ethason 6 @ 10 &8 (po*
9 $setazola&i# 6 @ 2:0 &8 (po*
9 )SR 2 @ <00 &8 (po*
9 Si&?astatin 1@20 &8 (po*
(8,81#
SB nyeri kepala pro8resif (D*
/ulut &en%on8 #an 7i%ara pelo (D*
Pan#an8an ka7ur (D*
OB 5ital si8n:
)ea#aan u&u& : se#an8 -a#i : 83@B&enit
)esa#aran : so&nolen -afas : 20@B&enit
2ekanan Darah : 160B80 &&8 Suhu : 3>'0 FA
Status internus : %or #an pul&o #ala& 7atas nor&al
Status neurolo8ikus :
9 GAS E 16 /< 5:
9 2R/ (9*' penin8katan 2,) (9*
9 Pupil isokor : 3 && ODB 3 && OS' RA DBD' R) DBD' doll(s eye manuever: 7er8erak
9 Parese - 5,, (D* tipe sentral
/otorik :
1utrofi' eutonus
9
9 Sensorik : eksteroseptif #an propioseptif 7aik
9 Otono& : neuro8eni% 7la##er (9*
Refleks fisiolo8is Refleks Patolo8is
$B SO. ,ntrakranial susp./enin8io&a
D/ tipe ,, terkontrol o7at
2 sta8e ,
PB Aek .a7or len8kap
!rain A2 S%an #en8an kontras
15
::: :::
::: :::
DD DD
DD DD
9 9
9 9
2hB Umum
9 1le?asi kepala 30F
9 ,53D $serin8 12 "a& B kolf
Khusus
9 Diet /! RG ,,
9 Para%eta&ol 6 @ :00 &8 (po*
9 /etfor&in 3 @ :00 &8 (po*
9 $&7lo#ipin 1@: &8 (po*
9 De@a&ethason 6 @ 10 &8 (po*
9 $setazola&i# 6 @ 2:0 &8 (po*
9 )SR 1 @ <00 &8 (po*
9 Si&?astatin 1@20 &8 (po*
)8,81#
SB nyeri kepala pro8resif (D*
/ulut &en%on8 #an 7i%ara pelo (D*
Pan#an8an ka7ur (D*
OB 5ital si8n:
)ea#aan u&u& : se#an8 -a#i : 83@B&enit
)esa#aran : so&nolen -afas : 20@B&enit
2ekanan Darah : 160B80 &&8 Suhu : 3>'0 FA
Status internus : %or #an pul&o #ala& 7atas nor&al
Status neurolo8ikus :
9 GAS E 16 /< 5:
9 2R/ (9*' penin8katan 2,) (9*
9 Pupil isokor : 3 && ODB 3 && OS' RA DBD' R) DBD' doll(s eye manuever: 7er8erak
9 Parese - 5,, (D* tipe sentral
/otorik :
1utrofi' eutonus
9
9 Sensorik : eksteroseptif #an propioseptif 7aik
9 Otono& : neuro8eni% 7la##er (9*
Refleks fisiolo8is Refleks Patolo8is
$B SO. ,ntrakranial susp./enin8io&a
D/ tipe ,, terkontrol o7at
2 sta8e ,
PB !rain A2 S%an #en8an kontras  hari ini
16
::: :::
::: :::
DD DD
DD DD
9 9
9 9
2hB Umum
9 ,53D $serin8 12 "a& B kolf
Khusus
9 Diet /! RG ,, ## 1900 )kal
9 Para%eta&ol 6 @ :00 &8 (po*
9 /etfor&in 3 @ :00 &8 (po*
9 $&7lo#ipin 1@: &8 (po*
9 De@a&ethason 6 @ 10 &8 (po*
9 $setazola&i# 6 @ 2:0 &8 (po*
9 )SR 2 @ <00 &8 (po*
9 Si&?astatin 1@20 &8 (po*
*8,81#
SB nyeri kepala pro8resif (D*
/ulut &en%on8 #an 7i%ara pelo (D*
Pan#an8an ka7ur (D*
OB 5ital si8n:
)ea#aan u&u& : se#an8 -a#i : 83@B&enit
)esa#aran : so&nolen -afas : 20@B&enit
2ekanan Darah : 160B80 &&8 Suhu : 3>'0 FA
Status internus : %or #an pul&o #ala& 7atas nor&al
Status neurolo8ikus :
9 GAS E 16 /< 5:
9 2R/ (9*' penin8katan 2,) (9*
9 Pupil isokor : 3 && ODB 3 && OS' RA DBD' R) DBD' doll(s eye manuever: 7er8erak
9 Parese - 5,, (D* tipe sentral
/otorik :
1utrofi' eutonus
9
9 Sensorik : eksteroseptif #an propioseptif 7aik
9 Otono& : neuro8eni% 7la##er (9*
Refleks fisiolo8is Refleks Patolo8is
$B 2u&or ,ntrakranial
D/ tipe ,,
2 sta8e ,
PB !rain A2 S%an #en8an kontras
2hB Umum
17
::: :::
::: :::
DD DD
DD DD
9 9
9 9
9 ,53D $serin8 12 "a& B kolf
Khusus
9 Diet /! RG ,, DD 1900 )kal
9 Para%eta&ol 6 @ :00 &8 (po*
9 /etfor&in 3 @ :00 &8 (po*
9 $&7lo#ipin 1@: &8 (po*
9 De@a&ethason 6 @ 10 &8 (po*
9 $setazola&i# 6 @ 2:0 &8 (po*
9 )SR 2 @ <00 &8 (po*
9 Si&?astatin 1@20 &8 (po*
,8,81#
SB nyeri kepala pro8resif (D*
/ulut &en%on8 #an 7i%ara pelo (D*
Pan#an8an ka7ur (D*
OB 5ital si8n:
)ea#aan u&u& : se#an8 -a#i : 83@B&enit
)esa#aran : so&nolen -afas : 20@B&enit
2ekanan Darah : 160B80 &&8 Suhu : 3>'0 FA
Status internus : %or #an pul&o #ala& 7atas nor&al
Status neurolo8ikus :
9 GAS E 16 /< 5:
9 2R/ (9*' penin8katan 2,) (9*
9 Pupil isokor : 3 && ODB 3 && OS' RA DBD' R) DBD' doll(s eye manuever: 7er8erak
9 Parese - 5,, (D* tipe sentral
/otorik :
1utrofi' eutonus
9
9 Sensorik : eksteroseptif #an propioseptif 7aik
9 Otono& : neuro8eni% 7la##er (9*
Refleks fisiolo8is Refleks Patolo8is
$B SO. ,ntrakranial susp./enin8io&a
D/ tipe ,, terkontrol o7at
2 sta8e ,
asil ekspertise !rain A29S%an :
2a&pak lesi iso#en #i suprasella (te&poro9parietal* 7atas ti#ak te8as' kalsifikasi (9*'
perifo%al u#e& (D* &en8i#entasi ?entrikel lateral ke kiri #an &enye7a7kan &i#line shift ke
18
::: :::
::: :::
DD DD
DD DD
9 9
9 9
kiri. Post pe&7erian kontras ,? ta&pak enhan%e&ent (D* kuat. 2a&pak lesi hiper#ens
#ilo7us frontalis sinistra 7entuk 7ulat' 7atas te8as' tepi re8uler. Sul%i #an 8iry nor&al.
Pons' AP$' %ere7ellu& tak ta&pak lesi patolo8is.
)esan : susp. $stero%yto&a (8ra#e ,,,*
PB )onsul !e#ah Syaraf
2hB Umum
9 ,53D $serin8 12 "a& B kolf
Khusus
9 Diet /! RG ,,
9 Para%eta&ol 6 @ :00 &8 (po*
9 /etfor&in 3 @ :00 &8 (po*
9 $&7lo#ipin 1@: &8 (po*
9 De@a&ethason 6 @ 10 &8 (po*
9 $setazola&i# 6 @ 2:0 &8 (po*
9 )SR 2 @ <00 &8 (po*
9 Si&?astatin 1@20 &8 (po*
BAB III
DISKUSI
2elah #ilaporkan seoran8 pasien pere&puan usia 63 tahun yan8 #ira;at pa#a
tan88al 3 Septe&7er 2016 #i !an8sal Penyakit Saraf RS0P Dr. /. D"a&il Pa#an8 #en8an
#ia8nosis #ite8akkan #ari ana&nesis #an pe&eriksaan fisik serta #i7antu #en8an
pe&eriksaan penun"an8.
!er#asarkan literatur' )pace-*ccupying +ession (SO.* pa#a otak u&u&nya
7erhu7un8an #en8an &ali8nansi na&un kea#aan patolo8i lain &eliputi a7ses otak atau
he&ato&. $#anya SO. #ala& otak akan &e&7erikan 8a&7aran seperti tu&or' yan8
&eliputi 8e"ala u&u& yan8 7erhu7un8an #en8an penin8katan tekanan intrakranial'
peru7ahan tin8kah laku' false locali,ing sign serta kelainan ter8antun8 pa#a lokasi tu&or.
Pa#a tahap a;al ekspansinya' &assa #i intrakranial ini hanya akan &enye7a7kan
19
peru7ahan tekanan intrakranial yan8 se#ikit' #an pasien ta&pak tetap 7aik #en8an se#ikit
8e"ala. -a&un apa7ila &assa ini 7erekspansi le7ih lan"ut' &aka suatu saat &ekanis&e
ko&pensasi huku& /onroe9)ellie akan 7erkuran8' sehin88a penin8katan tekanan
intrakranial akan &en"a#i le7ih nyata. al ini akan &enye7a7kan pasien &en8eluh nyeri
kepala yan8 &e&7uruk oleh faktor9faktor yan8 &ena&7ah tekanan intra kranial' seperti
7atuk' &e&7un8kuk #an 7er7arin8 terlentan8. Selain itu pasien "u8a akan le7ih
&en8antuk. Ge"ala klinis yan8 terserin8 a#alah nyeri kepala' &untah proyektil' peru7ahan
status &ental' 8an88uan kesei&7an8an' ke"an8 #an akhirnya papile#e&a.
Dia8nosa pa#a pasien ini a#alah SO. ,ntrakranial susp./enin8io&a. Pe&eriksaan
penun"an8 untuk &e&astikan #ia8nosis #apat &en88unakan !rain A2 S%an #en8an
kontras.
Pro8nosis pasien yakni #u7ia a# &ala&. !er#asarkan literatur #i#apatkan 7ah;a
rata9rata &asa harapan hi#up pasien SO. #en8an terapi yan8 a#ekuat #ikatakan kuran
le7ih hanya ena& 7ulan. !e7erapa #ata &en8atakan 1:930= pasien #apat hi#up sela&a
satu tahun' :910= #apat 7ertahan #ala& #ua tahun setelah terapi #i7erikan. al ini
ter8antun8 #ari lokasi #an "u&lah tu&or' tin8kat #an tipe tu&or pri&ernya' a#a atau
ti#aknya &etastasis ke or8an tu7uh lain' usia pasien #an "u&lah &etastasis tu&or yan8
#apat #ian8kat oleh #okter 7e#ah saraf.
DAFTA" PUSTAKA
1. $&eri%an $sso%iation of -eurolo8i%al Sur8eons ($$-S*' 2012. !rain 2u&ors.
Diakses &elalui https:BB;;;.aans.or8BPatient=20,nfor&ationBAon#itions=20an#
=202reat&entsB!rain=202u&ors.asp@ pa#a tan88al 10 Septe&7er 2016.
2. $&eri%an !rain 2u&or $sso%iation.2012.2ypes of !rain 2u&ors. Diakses &elalui
http:BB;;;.a7ta.or8 pa#a tan88al : Okto7er 2016.
3. -euro8i%al Sur8ery 0ni?ersity of Pitts7ur8h' 2016. 2ypes of !rain 2u&ors. Diakses
&elalui http:BB;;;.neurosur8ery.pitt.e#uB%enters9e@%ellen%eBneurosur8i%al9
on%olo8yB7rain9an#97rain9tu&orsBtypes97rain9tu&ors pa#a tan88al 10 Septe&7er
2016.
6 4as&in .' 2012. !rain 2u&or M Pri&ary M $#ults. Diakses &elalui
http:BB;;;.nl&.nih.8o?B&e#lineplusBen%yBarti%leB00>222.ht& pa#a tan88al 10
Septe&7er 2016.
: arsono' 2008. !uku $"ar -eurolo8i )linis. 4o8"akarta: Ga#"ah /a#a 0ni?ersity
Press.
20
< Pri%e S$' Nilson ./' 200:. Patofisiolo8i: )onsep )linis Proses9Proses Penyakit.
4akarta: Pener7it !uku )e#okteran 1GA.
> -ational Aan%er ,nstitute 0S$' 2013. S11R Stat 3a%t Sheet: !rain an# Other -er?ous
Syste& Aan%er. Diakses &elalui http:BBseer.%an%er.8o?Bstatfa%tsBht&lB7rain.ht&lGrisk
pa#a tan88al 10 Septe&7er 2016.
8 /ar#"ono /' Si#harta P' 2008. -eurolo8i )linis Dasar. 4akarta: P2 Dian Rakyat.
9 -euro8i%al Sur8ery 0ni?ersity of Pitts7ur8h' 2016. !rain 2u&ors. Diakses &elalui
http:BB;;;.neurosur8ery.pitt.e#uB%enters9e@%ellen%eBneurosur8i%al9on%olo8yB7rain9
an#97rain9tu&orsB7rain9tu&ors pa#a tan88al 10 Septe&7er 2016.
10 uff 4S' 2013. !rain -eoplas&s. Diakses &elalui
http:BBe&e#i%ine.&e#s%ape.%o&Barti%leB>>9<<69o?er?ie;Gsho;all pa#a tan88al 10
Septe&7er 2016.
21