You are on page 1of 2
vi ABSTRAK Esti Koco Susilowati, NIM : I 0309019. BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT PROSES PENGOLAHAN BAHAN BAKU OBAT TRADISIONAL DI KLASTER BIOFARMAKA KABUPATEN KARANGANYAR. Skripsi. Surakarta : Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret, September 2013. Klaster Biofarmaka Kabupaten Karanganyar merupakan salah satu sentra pengembangan industri biofarmaka atau tanaman obat di propinsi Jawa Tengah. Klaster ini merupakan salah satu pemasok bahan baku perusahaan jamu PT. Sido Muncul, yaitu berupa rimpang segar dan simplisia. PT. Sido Muncul memiliki ketetapan standar kualitas yang harus dipenuhi dari bahan baku yang dipasok, yaitu untuk rimpang segar harus berumur minimal 8 bulan dengan tampilan produk besar, sehat, segar, berkulit kencang, dan cerah serta untuk produk simplisia harus memiliki kadar air tidak lebih dari 10%. Saat ini, hasil produk klaster biofarmaka masih sering mengalami retur dari PT. Sido Muncul karena belum mampu memenuhi standar yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan proses bisnis yang menghambat pencapaian standar kualitas bahan baku obat tradisional dan mengembangkan rekomendasi perbaikannya. Penelitian ini dilakukan melalui tiga tahap. Tahap pertama adalah observasi lapangan dan melakukan pemetaan proses bisnis Klaster Biofarmaka. Tahap kedua adalah mengidentifikasi permasalahan proses bisnis Klaster Biofarmaka. Tahap ketiga adalah mengidentifikasi akar permasalahan yang terjadi menggunakan cause & effect diagram dan menentukan prioritas rekomendasi perbaikan yang didasarkan pada rekapitulasi hasil identifikasi akar permasalahan. Dari hasil penelitian diperoleh hasil, bahwa permasalahan yang menghambat pencapaian standar kualitas bahan baku obat tradisional adalah permasalahan administrasi dan teknis pengelolaan pasca panen. Rekomendasi perbaikan untuk kedua permasalahan tersebut diprioritaskan pada faktor man atau SDM terlebih dahulu. Upaya perbaikan proses bisnis pada faktor SDM dilakukan dengan cara pengadaan pelatihan untuk pengurus dan anggota klaster sesuai dengan kebutuhan masing-masing (antara lain, pelatihan manajemen administrasi untuk sekretaris klaster, pengelolaan keuangan untuk bendahara klaster, dan pembibitan sesuai standar untuk anggota klaster). Kata kunci : Business Process Improvement, Cause & effect Diagram, Klaster Biofarmaka Karanganyar, Bahan Baku Obat Tradisional xv + 89 halaman; 45 gambar; 19 tabel; 4 lampiran Daftar pustaka : 21 (1994-2012) vii ABSTRACT Esti Koco Susilowati, NIM : I 0309019. BUSINESS PROCESS IMPROVEMENT THE PROCESSING OF TRADITIONAL MEDICINE RAW MATERIALS IN KLASTER BIOFARMAKA KABUPATEN KARANGANYAR. Thesis. Surakarta: Industrial Engineering, Faculty of Engineering, Sebelas Maret University, September 2013. Klaster Biofarmaka of Karanganyar regency is one of the biofarmaka- industry development in Central Java province. This is one of the supplier of raw materials in PT. Sidomuncul, such as ginger rhizome and simplisia product. PT. Sidomuncul has a standard quality that must be met, such as the rhizome product must be at least 8 months and the appearance is big, health, fresh, tight skin, and bright. In addition, the simplisia product must has moisture content less than 10%. Now, Klaster products are still returned by company because they are not able to meet the company standard. This study aims to identify the problems of business process blocking the standard quality performance of traditional medicine raw material in order to arise improvement recommendation. The study is consisted of three stages. The first stage is the field observation and mapping the business process of Klaster Biofarmaka. The second stage is to identify the business process. The third stage is to identify the problems of business process using Cause & effect diagram and to determine the priority of improvement recommendation based on the recapitulation of root causes. From the study results, show that the problem activities which block the quality standard of traditional medicine’s raw materials are the administrative problems and technical problems of post-heaven processing. The improvement recommendation is prioritized on man or SDM first. The effort of business process improvement on man or SDM factor is done by holding a training fitting in the each education of all entities in Klaster Biofarmaka. (such as administrastion management training is done for secretary of klaster, finance management training for treasurer of klaster, and standarization of seeding for all of klaster members). Key words : Business Process Improvement, Cause & effect Diagram, Klaster Biofarmaka Karanganyar, Traditional Medicine Raw Material xv + 89 pages; 45 pictures; 19 tables; 4 appendixes References : 21 (1994-2012)