You are on page 1of 2

Latar Belakang

Penyakit kanker merupakan penyakit kedua terbesar di dunia setelah penyakit
jantung. Kanker termasuk penyakit yang sangat ditakuti karena sulit disembuhkan, bahkan
tidak jarang menyebabkan kematian (Saputra et al., 2000). Menurut World Health
Organization (WH), penyakit kanker pada suatu saat akan menjadi masalah kesehatan
utama baik di negara maju maupun di negara berkembang, termasuk !nd"nesia. #iperkirakan
penyakit ini diderita "leh $% "rang dari setiap $00.000 penduduk dunia (&ndriyani, 20$0).
Sel kanker pada a'alnya merupakan sel yang n"rmal, namun karena adanya
kerusakan k"mp"nen, sel tersebut berubah menjadi sel ganas yang tumbuh tidak terkendali
((udd"n, 200)). Kerusakan sel bisa disebabkan "leh berbagai hal, antara lain in*eksi +irus,
paparan senya'a karsin"genik, paparan radiasi sinar radi"akti*, *akt"r genetik dan juga gaya
hidup (Mangan, 200,).
Peng"batan kanker dapat dilakukan dengan beberapa -ara, yakni melalui "perasi,
radiasi atau kem"terapi. bat antikanker ideal adalah yang memiliki selekti*, artinya
menghan-urkan sel kanker tanpa merusak sel jaringan n"rmal. &ntikanker yang ada sekarang
umumnya menekan pertumbuhan atau pr"li*erasi sel tetapi menimbulkan t"ksisitas karena
menghambat pembelahan sel n"rmal yang pr"li*erasinya -epat antara lain sumsum tulang,
muk"sa saluran -erna, *"likel rambut dan jaringan lim*"sit. Minat terhadap penggunaan "bat
tradisi"nal khususnya untuk penyakit kanker akhir.akhir ini -enderung meningkat. Hal ini
disebabkan adanya kekha'atiran e*ek samping yang ditiimbulkan "leh "bat."bat
k"n+ensi"nal dan juga dengan alasan "bat tradisi"nal mudah didapat serta harga yang relati*
lebih murah (Kurnijasanti et al., 200/).
Sirsak (Annona muricata 0.) merupakan tumbuhan yang berbatang utama ke-il dan
rendah, memiliki bentuk daun bulat telur, dapat tumbuh di sembarang tempat (&nder et al.,
200%). Sirsak mengandung berbagai senya'a yang berman*aat bagi tubuh manusia yakni
pr"tein, lemak, hidrat arang, kalsium, *"s*"r, dan besi. Sirsak juga mengandung beberapa
+itamin yaitu +itamin &, 1, dan 2. 1atang sirsak juga mengandung senya'a tannin, -a.
"ksalat, dan *it"ster"l. 1erdasarkan hasil beberapa penelitian, sirsak juga memiliki suatu
senya'a yang disebut annonaneous acetogenins (&23s) yang terbukti dapat mend"r"ng sel
memasuki ap"pt"sis maupun nekr"sis (K"jima, 2004). 1erdasarkan akti+itas tersebut, sirsak
diper-aya dapat diman*aatkan sebagai salah satu alternati* peng"batan herbal pada penyakit
kanker.
Rumusan Masalah
$. 1agaimanakah e*ek dari tumbuhan sirsak (Annona muricata 0.) terhadap sel kanker5
2. 1agaimana mekanisme kerja tumbuhan sirsak (Annona muricata 0.) sebagai "bat
antikanker5
Tujuan Penelitian
$. 6ntuk mengetahui e*ek dari tumbuhan sirsak (Annona muricata 0.) terhadap sel
kanker.
2. 6ntuk mengetahui mekanisme kerja tumbuhan sirsak (Annona muricata 0.) sebagai
"bat antikanker.
Manfaat Penelitian
$. Makalah ini diharapkan dapat memberi in*"rmasi p"tensi tumbuhan sirsak (Annona
muricata 0.) sebagai antikanker.
2. Sebagai dasar pengembangan alternati* penanganan penyakit kanker.
,. #apat dijadikan re*erensi untuk melakukan penelitian di bidang kesehatan, khususnya
pada penyakit kanker.
#apus7
Saputra, K., Maat, S., dan S"ed"k", (. 2000. Terapi Biologi Untuk Kanker. Surabaya7
&irlangga 6ni+ersity Press. Hal. $0.%0.
&ndriyani, (. 20$0. Studi P"tensi 8kstrak Brucea javanica Sebagai 1i"akti* &ntikanker
Payudara 9erhadap Sel 94)#. JKT. $2($)7 /.$4.
(udd"n, (. W. 200). !ancer Biolog". 8disi Keempat. Mi-higan7 :*"rd 6ni+ersity Press.
Hal. 4.$2.
Mangan, ;. 200,. !ara Bijak #enaklukkan Kanker. <akarta7 &gr" Media Pustaka. Hal. 22.
2,.
Kurnijasanti, (., Hamid, S. !., dan (ahma'ati, K. 200/. 8*ek Sit"t"ksik n $itro dari 8kstrak
1uah Mahk"ta #e'a (%haleria macrocarpa) 9erhadap Kultur Sel Kanker Miel"ma. #edia
&ksata. )($)7 4/.%4.
&nder, 6., Smith, !. 8., #"'set, M. 200%. Pr"li*erati"n Marker Ki.=) in 8arly 1reast 2an-er.
J!O. 2,(2/)7 )2$2.)220.
K"jima, >. 2004. Systemati- Synthesis "* &ntitum"r &nn"na-e"us &-et"genins. 'akugaku
(asshi. $24($0)7 =),.=/$.