Siti Rohimah Jamaludin

11-2009-217

STATUS ANESTESI SPINAL

I.

IDENTITAS PASIEN
Nama

: Tn. AF

Umur

: 71 tahun

Jenis Kelamin

: Laki-laki

Agama

: Islam

Berat Badan

: 65 kg

Pekerjaan

: Pegawai swasta

Status Pernikahan : Menikah

II.

Tanggal Masuk

: 23 Jan 2011

No. RM

: 01004592

Alamat

: Pusaka Jaya Utara – Cilebar, Kabupaten Karawang.

ANAMNESA
Autoanamnesa pada tanggal 24 Jan 2011.
Keluhan utama: kencing tidak lancar sejak 10 hari SMRS.
Riwayat Penyakit Sekarang:
10 hari SMRS, os mengeluh kencingnya tidak lancar. Os mengadu sering
nyeri di pinggang kanannya dan kadang menjalar ke depan. Nyerinya hilang
timbul. Beberapa hari kemudian, os pergi ke poliklinik RS Bayukarta untuk
mendapatkan perawatan. Setelah dilakukan pemeriksaan, os diberitahukan
mempunyai batu di saluran kencingnya. Os dinasihatkan untuk menjalani operasi
untuk membuang batu tersebut.
Riwayat Penyakit Dahulu:
Hipertensi, Diabetus Mellitus disangkal oleh pasien. Alergi makanan disangkal.
Os mempunyai riwayat asthma bronkiale.

6 – 10. PEMERIKSAAN PENUNJANG (Laboratorium.23 M/uL (4 – 6.Siti Rohimah Jamaludin 11-2009-217 Riwayat Penyakit Keluarga: Hipertensi Diabetus Mellitus. Riwayat Operasi dan Anestesi sebelum ini disangkal.0 – 5. distribusi rambut merata Mata: kongjungtiva anemis -/-. wheezing -/Abdomen: supel. bising usus (+) normal. Gallop Paru: suara nafas vesikuler. tanggal 24 Jan 2011) Darah rutin Haemoglobin : 11. sclera ikterik -/Jantung: BJ I – II regular.2) Hematokrit: 38% (37 – 54) Trombosit : 474 K/uL (150 – 400) Eritrosit : 4. nyeri tekan di abdomen kuadran kanan atas. Ekstremitas: akral hangat. riwayat keluarga asthma disangkal oleh pasien. III. murmur -. ronkhi -/-. tidak ada oedem. defans muskuler -.0) Limfosit : 24% [K] (25 -50) Monosit : 12% (2 -10) Segmen : 64 % (50 – 80 Nilai eritrosit rata-rata .2) Hitung jenis leukosit Basofil : 0% (0 – 1) Eosinofil : 0% (0 – 3) Batang/stat : 0% (0.7 g/dL (11 – 17) Leukosit : 8.1 K/uL [L] (4. PEMERIKSAAN FISIK Keadaan umum: tampak sakit sedang Kesadaran: compos mentis Tanda-tanda Vital: TD: 157/81 S: afebris N:66 RR: 24 x/menit Kepala: normosefali.

5) Golongan darah + Rhesus Golongan darah ABO : B Rhesus : (+) Pos Faktor pembekuan Masa perdarahan : 4 menit (1 – 6) Masa pembekuan : 10 menit (4 – 15) Fungsi ginjal Ureum : 30 mg% (20 – 40) Creatinine : 1.0 mg% (0.5 – 1.0) KHER (MCHC) : 30.0) HER (MCH) : 27.8 g/dL (31.0 – 34.5) Gula darah sewaktu GDS : 136 mg% (80 – 140) X – Foto toraks tanggal 20 Jan 2011 Kesan: Cor tidak tampak cardiomegali Pulmo tidak tampak kelainan IV.Siti Rohimah Jamaludin VER (MCV) : 89. Maintenance = O2 Efedrin 30mg 11-2009-217 .7pg (26. Premedikasi = Ondancetron 4mg 2.6 fL (80. Induksi = Decain 20mg Catapres 75mcg 3. 0 – 100. DIAGNOSA Uretrolithiasis dextra V. STATUS FISIK ANESTESI ASA: II Tehnik anestesi: Anestesi spinal Pemberian obat: 1.0 – 35.

PERHITUNGAN CAIRAN Berat badan = 65 kg Perdarahan = 460cc Lama puasa = 6 jam Lama operasi = 1jam 20 menit a. Selisih cairan = 700cc – 780cc = -80cc (defisit) 1. Cairan pengganti puasa jam II = 25% x 80cc = 20cc 3. Kebutuhan cairan = 6cc/kgBB/jam x 65 kg = 390 cc/jam d. termasuk stress operasi sedang. Cairan pengganti puasa jam III = 25% x 80cc = 20cc c. Cairan pengganti puasa = Lama puasa X cairan maintenance = 6 jam X 130 cc/jam = 780 cc Sebelum operasi pasien mendapat infuse 2 kolf.Siti Rohimah Jamaludin 11-2009-217 Midazolam HCL 20mg Tramadol 100mg VI. Cairan pengganti darah EBV = 70cc/kgBB = 70cc/kgBB x 60 kg = 4200 cc Perdarahan selama operasi sebanyak 460 cc = 460/4200 x 100% = 10. Cairan pengganti puasa jam I = 50% x 80cc = 40cc 2. Maintenance Kebutuhan maintenance untuk dewasa = 1. maka kebutuhan cairan adalah 6cc/kgBB/jam.95% (<15%) . saat masuk OK sisa infus 300cc. yang terpakai 200cc.5  2 cc/kg BB/jam = 2cc/kgBB/jam x 65kg = 130 cc/jam b. Stress operasi Pembedahan ini menggunakan anestesi spinal dan lapangan operasi yang besarnya sedang.

Siti Rohimah Jamaludin 11-2009-217 Digantikan dengan cairan kristaloid = 460 cc x 3 = 1380 cc (contoh RL) e.67cc Stress operasi Cairan pengganti darah = (1/3x180 cc) = 60cc = 0 cc 109. Jadi jumlah kekurangan cairan selama operasi = 1000cc –2050 cc = -1050 cc (balance negatif) Maka dibutuhkan cairan sebanyak 1050 cc untuk balance menjadi seimbang.67 cc ~ 110 cc Jumlah cairan yang dibutuhkan selama operasi adalah 2050 cc. . Perhitungan Cairan Jam I Cairan maintenance Cairan pengganti puasa Stress operasi Cairan pengganti darah Jam II (20 menit) = 130 cc = 40 cc = 390 cc = 1380 cc 1940 cc Cairan maintenance = (1/3x130 cc) = 43cc Cairan pengganti puasa = (1/3x20 cc) = 6. Jumlah cairan yang masuk selama operasi adalah 1000 cc.