PENGAMBILAN

KESIMPULAN dan SARAN

ali masduqi

Langkah-langkah Riset • Mendefinisikan dan merumuskan masalah • Menyusun landasan teori atau melakukan studi kepustakaan • Memformulasikan hipotesis • Menentukan model • Mengumpulkan data • Mengolah dan menyajikan data • Menganalisis dan menginterpretasi • Membuat kesimpulan dan rekomendasi (saran) • Membuat laporan .

kemudian informasi hasil olahan dianalisis lebih lanjut dengan menggunakan alat-alat analisis yang sesuai dengan tujuan riset agar menghasilkan kajian yang cukup tajam.Menganalisis dan menginterpretasi – Setelah data diolah. – Alat-alat analisis kuantitatif maupun kualitatif dapat dipilih sesuai dengan bidangnya. . mendalam dan luas. tujuannya dan desain penelitiannya.

– Selain itu juga perlu menyajikan saran. selanjutnya peneliti membuat generalisasi (kesimpulan umum) berdasarkan batasan-batasan penelitian yang ada dan sesuai dengan hipotesis yang diajukan. karena penelitian biasanya memiliki keterbatasan-keterbatasan atau asumsi-asumsi. .Membuat kesimpulan dan rekomendasi (saran) – Setelah melakukan analisis dan interpretasi.

. dengan adanya keterbatasan penelitian biasanya disarankan agar peneliti yang selanjutnya untuk menindaklanjuti hasil riset ini dengan menggunakan asumsi-asumsi yang lain. Sehingga dapat dihasilkan suatu scientific law yang berlaku umum. – Jika riset merupakan riset dasar. maka agar hasil riset dapat diterapkan dengan baik maka bisa saja ada saran-saran yang perlu dipertimbangkan oleh pelaksana hasil riset. artinya riset yang bertujuan untuk kepentingan teori.– Jika riset merupakan riset terapan.

• Bagaimana cara penyampaian kesimpulan? • Untuk siapa saja saran yang akan diberikan? • Apakah saran dalam bentuk umum atau spesifik? .

• Kesimpulan merupakan pembuktian hipotesis • Kesimpulan ≠ Ringkasan • Kesimpulan ditulis ringkas dan memuat informasi yang cukup sehingga pembaca mengetahui pembuktian hipotesis tersebut • Menarik kesimpulan selalu harus didasarkan pada data yang diperoleh dalam kegiatan penelitian (data yang telah diolah/dianalisis) .

maupun potensi yang dimiliki oleh metoda penelitian yang digunakan .• Saran merupakan catatan lain yang menunjukkan kekurangan yang ditemukan dalam penelitian. kemungkinan penelitian lanjut.

• Deduction: penarikan kesimpulan yang dianggap konklusif • Induction: pengambilan kesimpulan dari satu atau beberapa fakta .

Masalah/Pertanyaan Penelitian Telaah Teori PENGUJIAN FAKTA – Pemilihan Data Pengumpulan Data Analisis Data Hipotesis Hasil KESIMPULAN .

HUBUNGAN KESIMPULAN DENGAN KAJIAN TEORITIS Permasalahan Teori Riset Kesimpulan .

PROSES PENELITIAN MASALAH Proses Teoretik Hipotesis Proses Empiris Uji Hipotesis Kesimpulan (Inferensi) Data .

Penelitian Pendahuluan.HIPOTESIS dan KESIMPULAN Sumber Masalah: Kehidupan sehari-hari. Akal sehat Perumusan Hipotesis Instrumen penelitian. Variabel. Data Pengujian Hipotesis Kesimpulan Dan Implikasi . Teoritis Teori: Penelitian terdahulu.

realita (das sein) 14 .Kesesuaian • Ada benang merah mulai dari isu sampai kesimpulan hasil penelitian dan saran (bila perlu): runtut. harus dipilih • Masalah: kesenjangan antara harapan/seharusnya. ideal (das sollen) dengan kenyataan. pokok persoalan >>> fenomena. Banyak isu. konsisten. taat asas >> satu tema sentral Topik Isu Masalah Hipotesis Metode Hasil dan pembahasan kesimpulan saran • Kesimpulan adalah jawaban pertanyaan: pertanyaan A jawaban harus A • Topik: yang dipilih untuk ditampilkan • Isu: sesuatu yang menjadi titik sentral.

Data dianalisis dengan statistik (metoda analisis faktor) untuk mendapatkan faktor yang berpengaruh pada pengoperasian MCK 3. Faktor dominan yang mempengaruhi adalah masyarakat merasa kurang membutuhkan adanya fasilitas MCK. X2. X3.Contoh: Permasalahan Banyak MCK di wilayah kumuh peri-urban tidak difungsikan oleh warga setempat Hipotesis MCK tidak difungsikan karena sebagian masyarakat merasa tidak membutuhkan fasilitas tersebut Tujuan Mendapatkan faktor yang menyebabkan masyarakat tidak memfungsikan fasilitas MCK Metoda dan Pembahasan 1. dan X4. Hubungan antara beberapa faktor dan pengoperasian MCK dikorelasikan untuk mendapatkan tingkat kekuatan hubungannya. (Kesimpulan ini menunjukkan bahwa hipotesis yang telah diuji adalah benar/terbukti) . Survei dengan kuesioner untuk mendapatkan data persepsi masyarakat yang berkaitan dengan perencanaan. dan pengoperasian MCK 2. Kesimpulan Berdasarkan pengujian data diperoleh hasil bahwa pengoperasian MCK dipengaruhi oleh faktor X1. pelaksanaan.

sedangkan dengan septik tank sederhana hanya 60%. Pengolahan air limbah dengan ABR menghasilkan efluen yang lebih baik dibandingkan dengan septik tank sederhana.7%. dan sisanya dari sistem perpipaan Tingkat kemiskinan dan kesadaran warga Desa Pucuk merupakan faktor dominan yang menyebabkan pemenuhan kebutuhan air bersih tidak memenuhi syarat kesehatan. Telah dilakukan perbandingan efisiensi pengolahan air limbah dengan ABR dan septik tank sederhana.5% mendapatkan air bersih dari air sungai.0% dari sumur gali. 30. (Kesimpulan ini diambil setelah dilakukan analisis korelasi beberapa faktor yang berpengaruh) Pengolahan air limbah dengan ABR mempunyai efisiensi 75.Contoh kesimpulan Tidak dianjurkan Sebaiknya Masyarakat Desa Pucuk sebanyak 67. (Kesimpulan ini diambil setelah dilakukan eksperimen beberapa kali dengan kedua macam pengolahan tersebut dan hasilnya konsisten efisiensi ABR lebih besar) .

berdasarkan pada permasalahan tepat. 3. Memiliki tingkat ketepatan dan kepercayaan yang tinggi 6. Dapat didukung (diulang) dengan menggunakan riset-riset yang lain. 2. Menggunakan landasan teori yang tepat dan metode penelitian yang cermat dan teliti. 4. Dapat digeneralisasikan. Mengembangkan hipotesis yang dapat diuji (tidak selalu ada hipotesis). sehingga dapat diuji tingkat validitas dan reliabilitasnya .Kriteria penelitian yang baik: 1. Memiliki tujuan yang jelas. artinya kesimpulan yang ditarik harus benar-benar berdasarkan data yang diperoleh dilapangan 7. Bersifat obyektif. 5. artinya hasil penelitian dapat diterapkan pada lingkup yang lebih luas .