Peranan Lembaga Peradilan di Indonesia

Peranan Lembaga-lembaga Peradilan
1. Perangkat atau Alat Kelengkapan Lembaga Peradilan Antara
Lain :
a. Polisi adalah aparat hukum yang berdasarkan undang-undang memiliki
wewenang untuk melaksanakan segala peraturan yang dikeluarkan oleh
kepolisian Negara Republik Indonesia dalam rangka menjamin keamanan
dan ketertiban masyarakat dan tegaknya hukum.
b. Jaksa adalah pejabat yang diberi wewenang oleh undang-undang untuk
bertindak sebagai penuntut umum, serta melaksanakan putusan pengadilan
yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap.
c. Hakim adalah pejabat peradilan Negara yang diberi wewenang oleh
undang-undang untuk mengadili. Mengadili adalah serangkaian tindakan
hakim untuk menerima, memeriksa, dan memutuskan perkara pidanma
berdasarkan asas bebas, jujur, dan tidak memihak disidang pengadilan
dalam hal dan menurut cara yang diatur dalam undang-undang ini.
d. Penasihat Hukum adalah sesorang yang memenuhi syarat yang
ditentukan oleh dan berdasarkan undang-undang untuk memberi bantuan
hukum.
e. Komisi Yudisial adalah lembaga pengawas eksternal terhadap
pent\yelenggaraan kekuasaan kehakiman oleh badan peradilan dan hakim.

Lembaga Peradilan di Indonesia
Senin, 22 November 2010 04:17 |

Ditulis oleh advokat

Salah satu unsur yang menentukan dalam penegakan hukum
(law enforcement) adalah institusi pengadilan. Karena selain sebagai penentu akhir
terhadap setiap konflik hukum (perkara), institusi pengadilan juga memiliki
kewenangan dalam memutus sengketa yang belum ada undang-undang yang

3 orang oleh Dewan Perwakilan Rakyat. Sesuai dengan UUD 1945 (Perubahan Ketiga). dan memutus perselisihan tentang hasil Pemilihan Umum * Wajib memberi putusan atas pendapat Dewan Perwakilan Rakyat mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden dan/atau Wakil Presiden menurut UUD 1945. Pasal 24C. memutus pembubaran partai politik.mengaturnya (yurisprudensi). memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945. Berikut ini adalah lembaga peradilan yang ada di Indonesia. Sejarah Sejarah berdirinya lembaga Mahkamah Konstitusi diawali dengan Perubahan Ketiga UUD 1945 dalam Pasal 24 ayat (2). MPR menetapkan Mahkamah Agung menjalankan fungsi MK untuk sementara sebagaimana diatur dalam Pasal III Aturan Peralihan UUD 1945 hasil Perubahan Keempat. Masa jabatan Hakim Konstitusi adalah 5 tahun. Kewajiban dan wewenang Menurut Undang-Undang Dasar 1945. maka dalam rangka menunggu pembentukan Mahkamah Konstitusi. dan Pasal 7B yang disahkan pada 9 November 2001. Mahkamah Konstitusi Mahkamah Konstitusi adalah salah satu kekuasaan kehakiman di Indonesia. Ketua Mahkamah Konstitusi Ketua Mahkamah Konstitusi dipilih dari dan oleh Hakim Konstitusi untuk masa jabatan 3 tahun. dan dapat dipilih kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Hakim Konstitusi diajukan masing-masing 3 orang oleh Mahkamah Agung. kewajiban dan Wewenang Mahkamah Konstitusi adalah: * Berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk menguji Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar. DPR dan Pemerintah kemudian membuat Rancangan Undang-Undang tentang . Setelah disahkannya Perubahan Ketiga UUD 1945. Hakim Konstitusi Mahkamah Konstitusi mempunyai 9 Hakim Konstitusi yang ditetapkan oleh Presiden. dan 3 orang oleh Presiden. kekuasaan kehakiman di Indonesia dilakukan oleh Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi.

lingkungan peradilan tata usaha negara. dan mempunyai wewenang lainnya yang diberikan oleh Undang-Undang * Mengajukan 3 orang anggota Hakim Konstitusi * Memberikan pertimbangan dalam hal Presiden member grasi dan rehabilitasi Ketua . pada tingkat banding dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Militer dan pada tingkat kasasi dilakukan oleh Mahkamah Agung * Peradilan Tata Usaha negara pada tingkat pertama dilakukan oleh Pengadilan Tata Usaha negara. Setelah melalui pembahasan mendalam. kewajiban dan wewenang MA adalah: * Berwenang mengadili pada tingkat kasasi. pada tingkat banding dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Agama dan pada tingkat kasasi dilakukan oleh Mahkamah Agung * Peradilan Militer pada tingkat pertama dilakukan oleh Pengadilan Militer. pada tanggal 15 Agustus 2003. pada tingkat banding dilakukan oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara dan pada tingkat kasasi dilakukan oleh Mahkamah Agung Kewajiban dan wewenang Menurut Undang-Undang Dasar 1945. Presiden mengambil sumpah jabatan para hakim konstitusi di Istana Negara pada tanggal 16 Agustus 2003. lingkungan peradilan agama. menguji peraturan perundangundangan di bawah Undang-Undang. Mahkamah Agung Mahkamah AgungMahkamah Agung (disingkat MA) adalah lembaga tinggi negara dalam sistem ketatanegaraan Indonesia yang merupakan pemegang kekuasaan kehakiman bersama-sama dengan Mahkamah Konstitusi. DPR dan Pemerintah menyetujui secara bersama Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi pada 13 Agustus 2003 dan disahkan oleh Presiden pada hari itu. * Peradilan Umum pada tingkat pertama dilakukan oleh Pengadilan Negeri. Dua hari kemudian. Mahkamah Agung membawahi badan peradilan dalam lingkungan peradilan umum.Mahkamah Konstitusi. pada tingkat banding dilakukan oleh Pengadilan Tinggi dan pada tingkat kasasi dilakukan oleh Mahkamah Agung * Peradilan Agama pada tingkat pertama dilakukan oleh Pengadilan Agama. lingkungan peradilan militer.

Tugas Hakim Agung adalah Mengadili dan memutus perkara pada tingkat Kasasi dan Peninjauan Kembali (PK). untuk kemudian mendapat persetujuan dan ditetapkan sebagai hakim agung oleh Presiden. . Hakim agung dapat berasal dari sistem karier (hakim). atau tidak berdasarkan sistem karier dari kalangan profesi atau akademisi. Pengadilan Militer Peradilan militer merupakan pelaksana kekuasaan kehakiman di lingkungan Angkatan bersenjata untuk menegakkan hukum dan keadilan dengan memperhatikan kepentingan penyelenggaraan pertahanan keamanan negara. Pengadilan Militer kelas A berkedudukan di kota tempat Komando Daerah Militer (Kodam) berada. dan Pengadilan Militer Pertempuran. Badan yang termasuk ke dalam ruang lingkup peradilan militer adalah adalah badan yang melaksanakan kekuasaan kehakiman di lingkungan peradilan militer yang meliputi Pengadilan Militer.yang hampir sama tugas dan fungsinya dengan lembaga kejaksaan dengan memperhatikan kepentingan penyelenggaraan pertahanan keamanan negara.Mahkamah Agung dipimpin oleh seorang ketua. Klasifikasi Pengadilan di lingkungan Peradilan Militer ditetapkan berdasarkan : a. Ketua Mahkamah Agung dipilih dari dan oleh hakim agung. Hakim Agung dipilih dari hakim karier dan Non karier. Pengadilan Militer kelas B berkedudukan di kota tempat Komando Resort Militer (Korem) berada. b. dan diangkat oleh Presiden. Calon hakim agung diusulkan oleh Komisi Yudisial kepada Dewan Perwakilan Rakyat. Oditurat merupakan badan pelaksana kekuasaan pemerintahan negara di bidang penuntutan dan penyidikan di lingkungan Angkatan Bersenjata berdasarkan pelimpahan dari Panglima. profesional atau akademisi Pada Mahkamah Agung terdapat hakim agung sebanyak maksimal 60 orang. Pengadilan Militer Utama. Pengadilan di lingkungan Peradilan Militer adalah Pengadilan Militer sebagai Pengadilan Tingkat Pertama. Pengadilan Militer Tinggi.

Selain itu. Pelaksanaan kekuasaan kehakiman sebagaimana dimaksud berpuncak pada Mahkamah Agung sebagai Pengadilan Negara Tertinggi. Pengadilan Militer Tinggi Pengadilan Militer Tinggi merupakan badan pelaksana kekuasaan peradilan di bawah Mahkamah Agung di lingkungan militer yang bertugas untuk memeriksa dan memutus pada tingkat pertama perkara pidana yang terdakwanya adalah prajurit yang berpangkat Mayor ke atas. Pengadilan Militer Utama juga dapat memutus pada tingkat pertama dan . Pengadilan Militer Tinggi juga memeriksa dan memutus pada tingkat banding perkara pidana yang telah diputus oleh Pengadilan Militer dalam daerah hukumnya yang dimintakan banding. Pengadilan Militer bersidang untuk memeriksa dan memutus perkara pidana pada tingkat pertama dengan 1 (satu) orang Hakim Ketua dan 2 (dua) orang Hakim Anggota yang dihadiri 1 (satu) orang Oditur Militer dan dibantu 1 (satu) orang Panitera. Pengadilan Militer Tinggi juga dapat memutuskan pada tingkat pertama dan terakhir sengketa kewenangan mengadili antara Pengadilan Militer dalam daerah hukumnya. Selain itu.Pengadilan dalam lingkungan peradilan militer merupakan badan pelaksana kekuasaan kehakiman di lingkungan Angkatan Bersenjata. Pengadilan Militer Utama Pengadilan Militer Utama merupakan badan pelaksana kekuasaan peradilan di bawah Mahkamah Agung di lingkungan militer yang bertugas untuk memeriksa dan memutus pada tingkat banding perkara pidana dan sengketa Tata Usaha Angkatan Bersenjata yang telah diputus pada tingkat pertama oleh Pengadilan Militer Tinggi yang dimintakan banding. Pengadilan Militer Tinggi bersidang untuk memeriksa dan memutus perkara pidana pada tingkat pertama dengan 1 (satu) orang Hakim Ketua dan 2 (dua) orang Hakim Anggota yang dihadiri 1 (satu) orang Oditur Militer Tinggi dan dibantu 1 (satu) orang Panitera.

Pengadilan Tata Usaha Negara Pengadilan Tata Usaha Negara (biasa disingkat: PTUN) merupakan sebuah lembaga peradilan di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara yang berkedudukan di ibu kota kabupaten atau kota. Susunan Pengadilan Tata Usaha Negara terdiri dari Pimpinan (Ketua PTUN dan Wakil Ketua PTUN). Kedudukan Pengadilan Militer Utama berada di ibu kota negara yang daerah hukumnya meliputi seluruh wilayah negara Republik Indonesia. dan antara Pengadilan Militer Tinggi dengan Pengadilan Militer.terakhir semua sengketa tentang wewenang mengadili antar Pengadilan Militer yang berkedudukan di daerah hukum Pengadilan Militer Tinggi yang berlainan. Pengadilan Militer Tinggi. dan Pengadilan Militer Pertempuran di daerah hukumnya masing-masing. dan menyelesaikan sengketa Tata Usaha Negara. Sebagai Pengadilan Tingkat Pertama. Pengadilan Tata Usaha Negara berfungsi untuk memeriksa. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara memiliki tugas dan wewenang untuk memeriksa dan memutus sengketa Tata Usaha Negara di tingkat banding. antar Pengadilan Militer Tinggi. Panitera. Pengadilan Militer Utama melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan peradilan di semua lingkungan Pengadilan Militer. Pengadilan Militer Utama dipimpin 1 orang Hakim Ketua dengan pangkat minimal Brigadir Jenderal atau Laksamana Pertama atau Marsekal Pertama. . Hakim Anggota. dan Sekretaris Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (biasa disingkat: PTTUN) merupakan sebuah lembaga peradilan di lingkungan Peradilan Tata Usaha Negara yang berkedudukan di ibu kota Provinsi. Susunan Persidangan Dalam persidangannya. Sebagai Pengadilan Tingkat Banding. Pengadilan Tata Usaha Negara dibentuk melalui Keputusan Presiden dengan daerah hukum meliputi wilayah Kota atau Kabupaten. memutus. kemudian 2 orang Hakim Anggota dengan pangkat paling rendah adalah Kolonel yang dibantu 1 orang Panitera (minimal berpangkat Mayor dan maksimal Kolonel).

yang dilakukan berdasarkan hukum Islam * wakaf dan shadaqah * ekonomi syari'ah Pengadilan Agama dibentuk melalui Undang-Undang dengan daerah hukum meliputi wilayah Kota atau Kabupaten. dan menyelesaikan perkara-perkara antara orang-orang yang beragama Islam di bidang: * perkawinan * warisan. memutus. . Pengadilan Tinggi Agama juga bertugas dan berwenang untuk mengadili di tingkat pertama dan terakhir sengketa kewenangan mengadili antar Pengadilan Agama di daerah hukumnya. dan Juru Sita. Panitera. Pengadilan Agama memiliki tugas dan wewenang untuk memeriksa. dan Sekretaris Pengadilan Agama Pengadilan Agama (biasa disingkat: PA) merupakan sebuah lembaga peradilan di lingkungan Peradilan Agama yang berkedudukan di ibu kota kabupaten atau kota. Susunan Pengadilan Agama terdiri dari Pimpinan (Ketua PA dan Wakil Ketua PA). Selain itu. wasiat. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara juga bertugas dan berwenang untuk memeriksa dan memutus di tingkat pertama dan terakhir sengketa kewenangan mengadili antara Pengadilan Tata Usaha Negara di dalam daerah hukumnya. Panitera. Sekretaris. Pengadilan Tinggi Agama Pengadilan Tinggi Agama merupakan sebuah lembaga peradilan di lingkungan Peradilan Agama yang berkedudukan di ibu kota Provinsi. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara dibentuk melalui Undang-Undang dengan daerah hukum meliputi wilayah Provinsi. Pengadilan Tinggi Agama memiliki tugas dan wewenang untuk mengadili perkara yang menjadi kewenangan Pengadilan Agama dalam tingkat banding. dan hibah. Hakim Anggota. Hakim Anggota. Sebagai Pengadilan Tingkat Banding.Selain itu. Sebagai Pengadilan Tingkat Pertama. Susunan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara terdiri dari Pimpinan (Ketua PTTUN dan Wakil Ketua PTTUN).

Hakim Anggota. Hakim Anggota. dan menyelesaikan perkara pidana dan perdata bagi rakyat pencari keadilan pada umumnya. Sebagai Pengadilan Tingkat Pertama. Panitera. dan Sekretaris Pengadilan Negeri Pengadilan Negeri (biasa disingkat: PN) merupakan sebuah lembaga peradilan di lingkungan Peradilan Umum yang berkedudukan di ibu kota kabupaten atau kota. dan Jurusita. Pengadilan Tinggi terdiri atas Pimpinan (seorang Ketua PT dan seorang Wakil Ketua PT). Panitera. Pengadilan Tinggi Pengadilan Tinggi merupakan sebuah lembaga peradilan di lingkungan Peradilan Umum yang berkedudukan di ibu kota Provinsi sebagai Pengadilan Tingkat Banding terhadap perkara-perkara yang diputus oleh Pengadilan Negeri. Kekuasaan Kehakiman di Indonesia .Pengadilan Tinggi Agama dibentuk melalui Undang-Undang dengan daerah hukum meliputi wilayah Provinsi. Pengadilan Negeri berfungsi untuk memeriksa. Susunan Pengadilan Tinggi Agama terdiri dari Pimpinan (Ketua dan Wakil Ketua). Pengadilan Negeri di masa kolonial Hindia Belanda disebut landraad. Sekretaris. Susunan Pengadilan Negeri terdiri dari Pimpinan (Ketua PN dan Wakil Ketua PN). Panitera. memutus. Hakim Anggota. Susunan Pengadilan Tinggi dibentuk berdasarkan Undang-Undang dengan daerah hukum meliputi wilayah Provinsi. Daerah hukum Pengadilan Negeri meliputi wilayah Kota atau Kabupaten. dan Sekretaris. Pengadilan Tinggi juga merupakan Pengadilan tingkat pertama dan terakhir mengenai sengketa kewenangan mengadili antar Pengadilan Negeri di daerah hukumnya.

Pengalihan Badan Peradilan Konsekuensi dari UU Kekuasaan Kehakiman adalah pengalihan organisasi. demi terselenggaranya Negara Hukum Republik Indonesia. yang merupakan pengadilan khusus dalam Lingkungan Peradilan Agama (sepanjang kewenangannya menyangkut kewenangan peradilan agama) dan Lingkungan Peradilan Umum (sepanjang kewenangannya menyangkut kewenangan peradilan umum). pembinaan badan-badan peradilan berada di bawah eksekutif . Perubahan (Amandemen) Undang-Undang Dasar 1945 telah membawa perubahan dalam kehidupan ketatanegaraan dalam pelaksanaan kekuasaan kehakiman. keluhuran martabat serta perilaku hakim Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 Perubahan UUD 1945 yang membawa perubahan mendasar mengenai penyelengaraan kekuasaan kehakiman. Disamping perubahan mengenai penyelenggaraan kekuasaan kehakiman. membuat perlunya dilakukan perubahan secara komprehensif mengenai Undang-Undang Ketentuan-ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman.Kekuasaan Kehakiman. dalam konteks negara Republik Indonesia. jaminan kedudukan dan perlakuan yang sama bagi setiap orang dalam hukum dan dalam mencari keadilan. dan finansial badan peradilan di bawah Mahkamah Agung. UUD 1945 juga mengintroduksi suatu lembaga baru yang berkaitan dengan penyelenggaraan kekuasaan kehakiman yaitu Komisi Yudisial. lingkungan peradilan militer. lingkungan peradilan agama. administrasi. dan lingkungan peradilan tata usaha negara. Sebelumnya. Berdasarkan perubahan tersebut ditegaskan bahwa kekuasaan kehakiman dilaksanakan oleh: * Mahkamah Agung dan badan peradilan yang ada di bawahnya dalam lingkungan peradilan umum. asas-asas penyelengaraan kekuasaan kehakiman. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang Kekuasaan Kehakiman mengatur mengenai badan-badan peradilan penyelenggara kekuasaan kehakiman. Komisi Yudisial bersifat mandiri yang berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan mempunyai wewenang lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. * Mahkamah Konstitusi Selain itu terdapat pula Peradilan Syariah Islam di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. adalah kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan berdasarkan Pancasila.

terhitung sejak tanggal 1 September 2004 dialihkan dari TNI ke Mahkamah Agung. namun saat ini seluruh badan peradilan berada di bawah Mahkamah Agung dan Mahkamah Konstitusi. seluruh prajurit TNI dan PNS yang bertugas pada pengadilan dalam lingkup peradilan militer akan beralih menjadi personel organik Mahkamah Agung. Departemen Keuangan) dan TNI. aset. Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara. Peralihan tersebut termasuk peralihan status pembinaan kepegawaian. dan Pengadilan Tata Usaha Negara. Pengadilan Negeri. meski pembinaan keprajuritan bagi personel militer tetap dilaksanakan oleh Mabes TNI. Pengadilan Tinggi. terhitung sejak tanggal 31 Maret 2004 dialihkan dari Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia ke Mahkamah Agung * Organisasi. terhitung sejak tanggal 30 Juni 2004 dialihkan dari Departemen Agama ke Mahkamah Agung * Organisasi. dan Pengadilan Agama/Mahkamah Syariah. dan finansial pada Pengadilan Militer. administrasi. dan Pengadilan Militer Utama. administrasi.(Departemen Kehakiman dan HAM. dan finansial pada Direktorat Pembinaan Peradilan Agama Departemen Agama. administrasi. dan finansial pada Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum dan Peradilan Tata Usaha Negara Departemen Kehakiman dan Hak Asasi Manusia. arsip/dokumen. Berikut adalah peralihan badan peradilan ke Mahkamah Agung: * Organisasi. Pengadilan Tinggi Agama/Mahkamah Syariah Propinsi. Akibat perlaihan ini. Departemen Agama. dan anggaran menjadi berada di bawah Mahkamah Agung. keuangan. Pengadilan Militer Tinggi. .