You are on page 1of 38

Budget Report :

Laporan yang sistematis dan terperinci


tentang realisasi pelaksanaan budget,
beserta analisa dan evaluasinya
dari waktu ke waktu selama periode
yang akan datang
Budgeting Control

 Use of budgets to control operations by comparing


actual results with planned objectives
– at regular intervals: daily, weekly
or monthly as required

 Provides feedback about progress of planned activities

 Differences analysed so plans can be modified if


necessary
(Static) Budget Reports

reflect one level of activity only actual results


compared with budgeted level of activity

 unfavourable (U) results: actual revenue


below or actual expenses above targets

 favourable (F) results: actual revenue


above or actual expenses below targets
Analisa matematis dari 2 perangkat
data atau lebih untuk mendapatkan
penyebab penyimpangan. Salah satu data
diperlakukan sebagai dasar, standar,
atau titik pedoman.
Faktor-
Faktor-Faktor yang mempengaruhi laporan budget

1. budget-
budget-budget yang telah
disusun oleh perusahaan

2. catatan akuntansi atas


realisasi pelaksanaan budget
yang bersangkutan
Bentuk Laporan Budget

Laporan Budget Penjualan

Laporan Budget Biaya Bahan Mentah

Laporan Budget Upah Tenaga Kerja Langsung

Laporan Budget Biaya Pabrik Tidak Langsung


Laporan Budget Penjualan
 Perbedaan Kuantitas = ( KR - KB) X HB
 Perbedaan Harga = ( HR – HB ) X KR

KR = Kuantitas Realisasi
KB = Kuantitas Budget
HB = Harga Budget
HR = Harga Realisasi
Keterangan Unit Harga (Rp) Jumlah(Rp)
Kuartal 1 1.302 75.000 97.650.000
Kuartal 2 1.953 75.000 146.475.000
Kuartal 3 1.302 75.000 97.650.000
Kuartal 4 1.953 75.000 146.475.000
Jumlah 6.510 - 488.250.000
REALISASI PENJUALAN
Penjualan ART Corp sampai tanggal 31 Maret 2007
sebanyak 1370 unit dengan harga jual Rp 70.000 per
unit.

Susunlah Laporan Budget Penjualan untuk triwulan I


tahun 2007 , dengan membuat :

1. Perbandingan Data
2. Analisa Data
3. Rekapitulasi
“PT. ART Corp.”
Laporan Budget Penjualan
31 Maret 2007

 Perbandingan Data:
 Analisa Data

Perbedaan Kuantitas = ( KR - KB) X HB


= (1370 - 1302) X Rp 75.000
= Rp 5.100.000 ( naik)

Perbedaan Harga = ( HR – HB ) X KR
= (Rp 70.000 – Rp75.000) X 1370
= - Rp 6.850.000 (turun)
Rekapitulasi

Perbedaan Kuantitas = Rp 5.100.000,- (naik)


Perbedaan Harga = Rp 6.850.000,- (turun)
Jumlah Perbedaan = Rp 1.750.000,- (turun)

Dari rekapitulasi diperoleh hasil akhir RP. 1.750.000,-


UNFAVOURABLE / TIDAK MENGUNTUNGKAN

Controllable
Factors

Analisa ____________
Uncontrollable
Factors
Laporan Budget Biaya Bahan Mentah
 Perbedaan Kuantitas = ( URS - KB) X HB
 Perbedaan Efisiensi = ( KR – URS ) X HB
 Perbedaan Harga = ( HR – HB ) X KR
KR = Kuantitas Realisasi HB = Harga Budget
KB = Kuantitas Budget HR = Harga Realisasi
URS = Unit Realisasi Produksi, dengan standar
pemakaian bahan mentah
Contoh Kasus :
Laporan Budget Biaya Bahan Mentah
ART Corp
Budget Unit yang Akan
Diproduksi
2007
Keterangan Q1 Q2 Q3 Q4
Penjualan (unit) 1302 1953 1302 1953
Persediaan 450 783 465 798
Awal (unit)
852 1110 837 1155
Produksi (unit) 1635 1635 1635 1635
Persediaan 783 465 798 480
akhir (unit)
Budget Unit Kebutuhan Bahan Mentah
Jenis bahan mentah
Keterangan
Bahan A ( Unit) Bahan B ( Lembar)
Q1
Dept 1 9810 40875
Dept 2 6540 40875
Jumlah 16350 81750
Q2
Dept 1 9810 40875
Dept 2 6540 40875
Jumlah 16350 81750

standar usage rate : 1 unit produk jadi membutuhkan 10 unit bahan A dan 25 lembar bahan B ,
diolah 60% di Dept A dan 40% di Dept B
Budget Pembelian Bahan Mentah

Jenis Bahan Mentah


Keterangan
Bahan A Bahan B
Q1
Kebutuhan 16.350 81.750
Persediaan Awal 5.500 25.000

10.850 56.750
Persediaan Akhir 3.270 24.525

Pembelian 14.120 81.275


Harga Beli (Rp) 2.000 500
Jumlah Pembelian Rp 28.240.000 Rp 40.635.500
Jenis Bahan Mentah
Keterangan
Bahan A Bahan B
Q2
Kebutuhan 16.350 81.750
Persediaan Awal 3.270 24.525
13.080 57.225
Persediaan Akhir 3.270 24.525
Pembelian 16.350 81.750
Harga Beli (Rp) 2.000 500
Jumlah Pembelian Rp 32.750.000 Rp 40.875.000
Budget Biaya Bahan Mentah

Kebutuhan Harga Biaya


Keterangan (Unit) (Rp) (Rp)

Q1
Jenis A 16.350 2.000 32.750.000
Jenis B 81.750 500 40.875.000
Jumlah - - 73.625.000
Q2
Jenis A 16.350 2.000 32.750.000
Jenis B 81.750 500 40.875.000
Jumlah - - 73.625.000
Realisasi Produksi Perusahaan tersebut sampai tanggal 31 Maret 2007 adalah
sebanyak 1.680 unit barang jadi dengan realisasi harga beli bahan mentah A
sebesar Rp 1.500 per unit dan pemakaian bahan sebanyak 17.000 unit bahan
mentah A

Siapkanlah Laporan Anggaran untuk Bahan Mentah Perusahaan tersebut

Perbandingan Data

Keterangan Budget Realisasi


Unit Produksi 1.635 1.680
Pemakaian Bahan 16.350 unit 17.000 unit
Harga Beli / Unit Rp 2000,- Rp 1500,-
Jumlah Biaya Rp 32.700.000 Rp 25.500.000
Analisa Data

Perbedaan Kuantitas = ( URS - KB) X HB


= ( 16.800 - 16.350) X Rp 2.000
= Rp 900.000 ( naik)

Perbedaan Efisiensi = ( KR – URS ) X HB


= ( 17.000 – 16.800) X Rp 2000
= Rp400.000,- (naik)

Perbedaan Harga = ( HR – HB ) X KR
= (Rp 1.500 – Rp 2.000) X 17.000
= Rp 8.500.000,- (turun)
Rekapitulasi

Perbedaan Kuantitas = Rp 900.000,- (naik)


Perbedaan Efisiensi = Rp 400.000,- (naik)
Perbedaan Harga = Rp 8.500.000,- (turun)
Jumlah Perbedaan = Rp 7.200.000,- (turun)

Kesimpulan :
Biaya Turun  Favourable / Unfavourable

Controllable
Factors

Analisa ____________
Uncontrollable
Factors
 Perbedaan Kuantitas = ( URS - KB) X TB
 Perbedaan Efisiensi = ( KR – URS ) X TB
 Perbedaan Tarif = (TR–
(TR– TB ) X KR
KR = Kuantitas Realisasi
KB = Kuantitas Budget
TB = Tarif (Upah) Budget TR = Tarif (Upah) Realisasi
URS = Unit Realisasi Produksi, dengan standar
pemakaian bahan mentah
Budget Upah Tenaga Kerja Langsung

Contoh

Perbandingan Data

1 produk jadi dikerjakan selama 3 JKL

Keterangan Budget Realisasi


Unit Produksi 1635 1680
Pemakaian JKL 4905 5000
Tarif upah per JKL Rp 5000 Rp 5500
Jumlah Upah Rp24 525 000 Rp 27 500 000
Analisa Data

Perbedaan Kuantitas = ( URS - KB) X HB


= ( 5040 – 4905) X Rp 5000,-
= Rp 675 000,- (naik)

Perbedaan Efisiensi = ( KR – URS ) X HB


= (5000 – 5040) X Rp 5000,-
= Rp 200 000,- (turun)

Perbedaan Tarif = (TR– TB ) X KR


= (5500 – 5000) X 5000
= Rp 2 500 000,- (naik)
Laporan Budget BOP
 Perbedaan Kuantitas = ( URS - KB) X TB
 Perbedaan Efisiensi = ( KR – URS ) X TB
 Perbedaan Tarif = (TR– TB ) X KR
KR = Kuantitas Realisasi (cost driver)
TB = Tarif (Variable) Budget
KB = Kuantitas Budget (cost driver)
URS = Unit Realisasi Produksi, dengan standar
pemakaian bahan mentah
Keterangan Budget Realisasi
Unit Produksi 1635 1680
Pemakaian Jam Kerja 4905 5000
Unsur Biaya Tetap Rp 150.000 Rp 150.000
Unsur Biaya Variabel Rp 100 / jam Rp 120 / jam
Analisa Data

Perbedaan Kuantitas = ( URS - KB) X TB


= (5040 – 4905) X Rp 100
= Rp 13500,- (naik)

Perbedaan Efisiensi = ( KR – URS ) X TB


= (5000 – 5040) X Rp 100
= Rp 4000,- (turun)

Perbedaan Tarif = (TR – TB ) X KR


= (120 – 100) X 5000
= Rp 100000,- (naik)
Rekapitulasi

Perbedaan Kuantitas = Rp 13.500,-


(naik)
Perbedaan Efisiensi = Rp 4.000,-
(turun)
Perbedaan Tarif = Rp 100.000,-
(naik)
Jumlah Perbedaan = Rp 109.500,-
(naik)
Dari budget penjualan, PT Sukma Sakti diketahui bahwa
pada bulan januari 1985 menargetkan produk x terjual di
daerah sumatra barat sebanyak 40.000 unit. Harga jual
sebesar Rp 650/unit. Pada akhir bulan (31 Januari 2008)
dari catatan akuntansinya, PT Sukma Sakti dapat
mengetahui bahwa realisasi penjualan Produk X di
daerah penjualan sumbar adalah sebanyak 45.000 unit
dengan harga jual sebesar Rp 600/unit. berapa jumlah
perbedaan dari rekapitulasi PT Sukma Sakti…?

a. 1.000.500 c. 1.000.000 e. 1.200.050


b. 1.002.500 d. 950.000

Dari budget penjualan PT ANGKASA RAYA diketahui
bahwa pada bulan januari 2002 menargetkan menjual
produk lilin terang di daerah penjualan Jawa Tengah
sebanyak 40.000 unit dengan harga jual sebesar Rp
1.500 per unit. Pada akhir bulan januari 2002 (31
januari 2002), dari catatan akuntansi PT ANGKASA
RAYA Sales mengetahui bahwa realisasi penjualan
produk lilin terang di daerah penjualan Jawa Tengah
adalah sebanyak 56.000 unit dengan harga jual sebesar
Rp 3.000 per unit. Jika kuantitas realisasi (KR) yang
dihasilkan PT ANGKASA RAYA sebesar 56.000 unit,
kuantitas budget sebesar (KB) 40.000 unit, harga
(jual) budget (HB) Rp 1.500, dan harga (jual) realisasi
(HR) Rp 3.000. Berapakah total jumlah perbedaan
kuantitas dan harga laporan budget penjualan produk
lilin terang di Jawa Tengah tanggal 31 Januari 2002
Individual Homework
Dalam anggaran tahun 2008 ZaYa Company yang bergerak di industry
otomotif diperoleh informasi sebagai berikut :

Rencana Keterangan
Penjualan produk jadi 1.500 unit
Harga Jual per unit Rp. 13.500.000
Pemakaian Jam Kerja Langsung / unit 8 JKL
Tarif Upah untuk Tenaga Kerja Langsung/jam Rp. 250.000

Setelah menjalani tahun 2008, maka realisasi dari unit penjualan


hanyalah 90% , namun dari sisi harga jual meningkat sebesar 5%.
Sedangkan di bagian produksi, karena ada masalah teknis maka para
buruh bekerja lebih lama 30 menit dari yang direncanakan untuk
menyelesaikan 1 (unit) barang jadi. Informasi lainnya adalah, adanya
penurunan tarif upah yang akan dibayarkan perusahaan untuk setiap
jam kerja sebesar Rp. 20.000,-
Anda diminta menyiapkan budget report untuk bagian penjualan dan
bagian produksi untuk tahun 2008 tersebut.
Team(home)Work
Lihat kasus AC Suegarr !
Realisasi harga jual ternyata sama dengan tahun
2008 dan penjualan untuk dwi bulan I dan II
meningkat 50 unit dari yang direncanakan (untuk
kedua dwi bulan yang dimaksud)
Pada dwi bulan I dan II perusahaan menemukan
adanya pemakaian bahan A yang meningkat 10%
dan upah tenaga kerja langsung diturunkan
sebesar 10% (produksi tetap sesuai rencana yang
mengutamakan kestabilan)
Susunlah laporan budget yang diperlukan
dan berikan analisa/rekomendasi