You are on page 1of 27

ALAT- ALAT MUSIK TRADISIONAL DI

INDONESIA
NO

PROVINSI

ACEH

ALAT MUSIK
SERUNE KALEE

SUMBER BUNYI

CARA MEMAINKAN

AEROFON

DITIUP SERTA
TERDAPAT LUBANG
YANG DIMAINKAN
DENGAN JARI SEBAGAI
PENGATUR NADA

SUMATERA UTARA

ARAMBA

IDEOFON

DIPUKUL DENGAN
MENGGUNAKAN
PEMUKUL KHUSUS

SUMATERA BARAT

SALUANG

AEROFON

DITIUP SERTA
TERDAPAT LUBANG
YANG DIMAINKAN
DENGAN JARI SEBAGAI
PENGATUR NADA

RIAU

GAMBUS

KORDOFON

DIPETIK DENGAN
MENGGUNAKAN JARI,
SERTA MEMAINKAN
NADA DENGAN
MENGGUNAKAN JARI

JAMBI

GAMBUS

KORDOFON

DIPETIK PADA BAGIAN


SENARNYA

SUMATERA SELATAN

ACCORDION

AEROFON

DENGAN
MENGGUNAKAN
KEDUA TANGAN,
TANGAN YANG SATU
SEBAGAI PENGATUR
ALUNAN SUARA
SEDANGKAN TANGAN
YANG SATU LAGI
SEBAGAI PENGATUR
NADA

BENGKULU

DOLL

MEMBRANOFON

DIPUKUL DENGAN
MENGGUNAKAN ALAT
PEMUKUL

LAMPUNG

BENDE

IDEOFON

DIPUKUL DENGAN
MENGGUNAKAN ALAT
PEMUKUL KHUSUS

KEPULAUAN BANGKA
BELITUNG

GENDANG MELAYU

MEMBRANOFON

DITEPUK DENGAN
MENGGUNAKAN
TELAPAK TANGAN

10

KEPULAUAN RIAU

GENDANG PANJANG

MEMBRANOFON

DITEPUK DENGAN
MENGGUNAKAN
TELAPAK TANGAN

11

DAERAH KHUSUS

TEHYAN

KORDOFON

IBUKOTA JAKARTA

DIGESEK DENGAN ALAT


KHUSUS PADA BAGIAN
SENAR/ DAWAINYA
SEPERTI MEMAINKAN
BIOLA

12

JAWA BARAT

ANGKLUNG

IDEOFON

DI GETARKAN DENGAN
MENGGUNAKAN
TANGAN

13

JAWA TENGAH

GAMELAN

IDEOFON

DIPUKUL DENGAN
MENGGUNAKAN
PEMUKUL KHUSUS

14

DAERAH ISTIMEWA

GENDANG

IDEOFON

YOGYAKARTA

DITEPUK DENGAN
MENGGUNAKAN
TELAPAK TANGAN

15

JAWA TIMUR

BONANG

IDEOFON

DIPUKUL DENGAN
MENGGUNAKAN
PEMUKUL KHUSUS

16

BANTEN

GENDANG

MEMBRANOFON

DITEPUK DENGAN
MENGGUNAKAN
TELAPAK TANGAN

17

BALI

CENGCENG

IDEOFON

DILETAKKAN DI KEDUA
TELAPAK TANGAN
KEMUDIAN DITEPUK
SEHINGGA SALING
BERBENTURAN DAN
MENGELUARKAN
SUARA

18

NUSA TENGGARA

SERUNAI

AEROFON

BARAT

DITIUP SAMBIL
MEMAINKAN NADA
DENGAN
MENGGUNAKAN JARI
PADA LUBANGLUBANGNYA

19

NUSA TENGGARA

SASANDO

CHORDOFON

TIMUR

DIPETIK DENGAN
MENGGUNAKAN JARI
PADA SENARNYA

20

KALIMANTAN BARAT

TUMA

MEMBRANOFON

DITEPUK DENGAN
MENGGUNAKAN
TELAPAK TANGAN

21

KALIMANTAN TIMUR

SAMPE

KORDOFON

DIPETIK PADA BAGIAN


SENARNYA

22

KALIMANTAN TENGAH

JAPEN

KORDOFON

DIPETIK PADA BAGIAN


SENARNYA

23

KALIMANTAN SELATAN

PANTING

KORDOFON

DIPETIK PADA BAGIAN


SENARNYA

24

SULAWESI UTARA

KOLINTANG

IDEOFON

DIPUKUL DENGAN
MENGGUNAKAN
PEMUKUL KHUSUS

25

SULAWESI TENGAH

GANDA

MEMBRANOFON

DITEPUK DENGAN
MENGGUNAKAN
TELAPAK TANGAN

26

SULAWESI SELATAN

KESO - KESO

CHORDOFON

DIGESEK PADA BAGIAN


SENAR DENGAN
MENGGUNAKAN ALAT
KHUSUS

27

SULAWESI TENGGARA

LADOLADO

IDEOFON

DIPUKUL DENGAN
MENGGUNAKAN
PEMUKUL KHUSUS

28

GORONTALO

GANDA

MEMBRANOFON

DITEPUK DENGAN
MENGGUNAKAN
TELAPAK TANGAN

29

SULAWESI BARAT

KECAPI

KORDOFON

DIPETIK PADA BAGIAN


SENARNYA

30

MALUKU

NAFIRI

MEMBRANOFON

DITEPUK DENGAN
MENGGUNAKAN
TELAPAK TANGAN

31

MALUKU UTARA

FU

AEROFON

DITIUP SERTA
DIKENDALIKAN OLEH

TELAPAK TANGAN
SEBAGAI PENGATUR
SUARA
32

PAPUA BARAT

GUOTO

KORDOFON

DIPETIK PADA BAGIAN


SENARNYA

33

PAPUA

TIFA

MEMBRANOFON

DITEPUK DENGAN
MENGGUNAKAN
TELAPAK TANGAN

KETERANGAN:

SUMBER BUNYI
1. Membranofon
Membranofon adalah kumpulan alat musik yang sumber bunyinya berasal dari membran
atau selaput kulit yang diregangkan dan dipasang pada sebuah kotak atau tabung.
Contoh : tambur,genderang ,rebana,tifa dan lain sebagainya.
2. Aerofon
Aerofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran udara yang diatur
oleh lubang-lubang atau lidah yang ada pada alat musik tersebut.
Contoh : seruling bambu. serunai , recorder dan lain sebagsinya.
3. Ideofon.
Ideofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari getaran alat musik itu
sendiri.
Contoh : gong, angklung,gambang dan lain sebagainya.
4. Kordofon
Kordofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai/tali/senar/corda

yang bergetar karena dipetik,digesek,atau dipukul.


Contoh : Rebab, kecapi , siter dan lain sebagainya.
5. elektrofon
elektrofon adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari aliran arus listrik
Contoh : gitar listrik dan lain sebagainya.

Angklung
Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional
berkembang dalam masyarakat berbahasa Sunda di Pulau Jawabagian barat. Alat
musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan
oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam
susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Laras
(nada)
alat
musik
angklung
adalah salendro dan pelog.

sebagai

musik

tradisiSunda kebanyakan

Blibing

Bonang-Barung

Calung
Calung adalah alat musik Sunda yang merupakan prototipe (purwarupa) dariangklung.
Berbeda dengan angklung yang dimainkan dengan cara digoyangkan, cara menabuh
calung adalah dengan memukul batang (wilahan, bilah) dari ruas-ruas (tabung bambu)
yang tersusun menurut titi laras (tangga nada) pentatonik (da-mi-na-ti-la). Jenis
bambu untuk pembuatan calung kebanyakan dariawi wulung (bambu hitam), namun
ada pula yang dibuat dari awi temen(bambu yang berwarna putih).

Gamelan
Gamelan adalah alat musik yang terbuat dari bahan logam, gamelan berasal dari
daerah Jawa tengah, Yogyakarta, Jawa Timur juga di Jawa Barat disebut dengan
Degung dan di Bali disebut Gamelan Bali. Satu perangkat gamelan terdiri dari
instrumen saron, demung, gong, kenong, slentem, bonang, peking, gender dan
beberapa

instrumen

lainnya.

Disamping

itu

pentatonis/pentatonic.

Gandang Tabuik

gamelan

mempunyai

nada

Gendang Bali

Gendang Melayu

Gong Bende

Kecapi
Kecapi adalah alat musik petik yang berasal dari daerh Jawa Barat. Bentuk organologi
kecapi adalah sebuah kotak kayu yang diatasnya berjajar dawai/senar, kotak kayu
tersebut berguna sebagai resonatornya. Alat musik yang menyerupai kecapi adalah
siter dari Jawa Tengah.

Bahan

mamaos

Kecapi Suling/Mamaos
berasal
dari
berbagai

seni

suara

Sunda,

seperti pantun, beluk (mamaca), degung, serta tembang macapat Jawa, yaitu pupuh.
Lagu-lagu mamaos yang diambil dari vokal seni pantun dinamakan lagu pantun atau
papantunan, atau disebut pula lagu Pajajaran, diambil dari nama keraton Sunda pada
masa lampau. Sedangkan lagu-lagu yang berasal dari bahan pupuh disebut tembang.
Keduanya menunjukan kepada peraturan rumpaka (teks). Sedangkan teknik vokal
keduanya menggunakan bahan-bahan olahan vokal Sunda. Namun demikian pada
akhirnya kedua teknik pembuatan rumpaka ini ada yang digabungkan. Lagu-lagu
papantunan pun banyak yang dibuat dengan aturan pupuh.

Kendang
Kendang adalah sejenis alat musik perkusi yang membrannya berasal dari kulit hewan
(kambing). Kendang atau gendang dapat dijumpai di banyak wilayah Indonesia. Di
daerah Jawa Barat kendang mempunyai peranan penting dalam tarian Jaipong. Di Jawa
Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur dan Bali kendang selalu digunakan dalam permainan
gamelan baik untuk mengiringi tarian, wayang dan ketoprak. Tifa adalah alat musik
sejenis kendang yang dapat di jumpai di daerah Papua, Maluku dan Nias. Rebana
adalah jenis alat musik yang biasa di gunakan dalam kesenian yang bernafaskan Islam.
rebana dapat dijumpai hampir di sebagian wilayah Indonesia.

Kenong
Kenong merupakan unsur instrumen pencon gamelanyang paling gemuk, dibandingkan
dengan kempul dangong yang walaupun besar namun berbentuk pipih. Kenong ini
disusun pada pangkon berupa kayu keras yang dialasi dengan tali, sehingga pada saat
dipukul kenong tidak akan bergoyang ke samping namun dapat bergoyang ke atas
bawah, sehingga menghasilkan suara. Bentuk kenong yang besar menghasilkan suara
yang rendah namun nyaring dengan timber yang khas (dalam telinga
masyarakatJawa ditangkap berbunyi ning-nong, sehingga dinamakan
Dalam gamelan, suara kenong mengisi sela-sela antara kempul.

kenong).

Kolintang
Kolintang atau kulintang berasal dari daerah Minahasa. Alat musik ini mempunyai
tangga nada diatonis yang semua instrumennya terdiri dari bas, melodis dan ritmis.
Bahan dasar dibuat dari kayu dan cara untuk memainkan alat musik ini di pukul dengan
menggunakan stik.

Rebab
Instrumen musik tradisional yang menggunakan teknik permainan digesek adalah
Rebab. Rebab berasal dari daerah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jakarta (kesenian betawi).
Rebab terbuat dari bahan kayu dan resonatornya ditutup dengan kulit tipis, mempunyai
dua buah senar/dawai dan mempunyai tangga nada pentatonis. Instrumen musik
tradisional lainnya yang mempunyai bentuk seperti rebab adalah Ohyan yang

resonatornya terbuat dari tempurung kelapa. Rebab jenis ini dapat dijumpai di Bali,
Jawa dan Kalimantan Selatan.

Rebana Qasidah
Rebana adalah gendang berbentuk bundar dan

pipih.

Bingkai

berbentuk

lingkaran

dari kayu yang dibubut, dengan salah satu sisi untuk ditepuk berlapis kulitkambing.
Kesenian di Malaysia, Brunei, Indonesia dan Singapura yang sering memakai rebana
adalah musik irama padang pasir, misalnya, gambus, kasidah danhadroh.
Bagi

masyarakat Melayu di

negeri Pahang,

permainan

rebana

sangat

populer,

terutamanya di kalangan penduduk di sekitar Sungai Pahang. Tepukan rebana


mengiringi lagu-lagu tradisional seperti indong-indong, burung kenek-kenek, dan
pelanduk-pelanduk. Di Malaysia, selain rebana berukuran biasa, terdapat juga rebana
besar yang diberi nama Rebana Ubi, dimainkannya pada hari-hari raya untuk
mempertandingkan bunyi dan irama.

Saluang
Saluang adalah alat musik tradisional khasMinangkabau, Sumatra Barat. Yang mana
alat musik tiup ini terbuat dari bambu tipis atau talang (Schizostachyum
brachycladum Kurz). Orang Minangkabau percaya bahwa bahan yang paling bagus
untuk dibuat saluang berasal dari talang untuk jemuran kain atau talang yang
ditemukan hanyut di sungai. Alat ini termasuk dari golongan alat musik suling, tapi

lebih sederhana pembuatannya, cukup dengan melubangi talang dengan empat lubang.
Panjang saluang kira-kira 40-60 cm, dengan diameter 3-4 cm. Adapun kegunaan lain
dari talang adalah wadah untuk membuat lemang, salah satu makanan tradisional
Minangkabau.

Saron
Saron atau yang biasanya disebut juga ricik ,adalah salah satu instrumen gamelan
yang termasuk keluarga balungan.
Dalam satu set gamelan biasanya mempunyai 4 saron, dan semuanya memiliki versi
pelog dan slendro. Saron menghasilkan nada satu oktaf lebih tinggi daripada demung,
dengan ukuran fisik yang lebih kecil. Tabuh saron biasanya terbuat dari kayu, dengan
bentuk seperti palu.
Cara menabuhnya ada yang biasa sesuai nada, nada yang imbal, atau menabuh
bergantian antara saron 1 dan saron 2. Cepat lambatnya dan keras lemahnya
penabuhan tergantung pada komando dari kendang dan jenis gendhingnya. Pada
gendhing Gangsaran yang menggambarkan kondisi peperangan misalnya, ricik ditabuh
dengan keras dan cepat. Pada gendhing Gati yang bernuansa militer, ricik ditabuh
lambat namun keras. Ketika mengiringi lagu ditabuh pelan.
Dalam memainkan saron, tangan kanan memukul wilahan / lembaran logam dengan
tabuh,

lalu

tangan

kiri

memencet

wilahan

yang

dipukul

sebelumnya

untuk

menghilangkan dengungan yang tersisa dari pemukulan nada sebelumnya. Teknik ini
disebut memathet (kata dasar: pathet = pencet)

Sasando
Sasando adalah alat musik petik berasal dari daerah Nusa Tenggara Timur, kecapi ini
terbuat dari bambu dengan diberi dawai/senar sedangkan untuk resonasinya di buat
dari anyaman daun lontar yang mempunyai bentuk setengah bulatan.

Saung-gauk

Serunai
Serunai, atau juga disebut puput serunai, adalah nama alat musik aerofonik (tiup)
yang dikenal di Indonesia sebagai alat musik tradisional di masyarakat Minang. Bagian
unik

dari

serunai

adalah

ujungnya

yang

memperbesar volume suara.

Siter

So duang

mengembang,

berfungsi

untuk

Suling Sunda
Suling adalah instrumen musik tiup yang terbuat dari bambu hampir semua daerah di
Indonesia dapat dijumpai alat musik ini. Saluang adalah alat musik tiup dari Sumatera
Barat, serunai dapat dijumpai di Sumatera Utara, Kalimantan. Suling Lembang berasal
dari daerah Toraja yang mempunyai panjang antara 40 100 cm dengan garis tengah
2 cm.

Talempong
Talempong adalah seni musik tradisi dari Minangkabau. Talempong adalah alat musik
bernada diatonis (do, re, mi, fa, sol, la, si, do).

Tifa

Terompet Reog

Provinsi DI Aceh / Nanggro Aceh Darussalam / NAD


Alat Musik Tradisional : arbab, rapai, geundrang, bangsi alas, Serune Kalee (Serunai),
geundrang, tambo tak tok trieng, bereguh, canang, dan celempong.
Provinsi Sumatera Utara / Sumut
Alat Musik Tradisional : Aramba, Doli-doli, Druri dana, Faritia, Garantung, Gonrang,
Hapetan,
Provinsi Sumatera Barat / Sumbar
Alat Musik Tradisional : Saluang, Talempong Pacik
Provinsi Jawa Barat / Jabar
Alat Musik Tradisional : Arumba, Calung, Dod-dog, Gamelan Sunda, Angklung, Rebab,
Siter / Celempung
Provinsi Jawa Tengah / Jateng
Alat Musik Tradisional : Gamelan Jawa, Siter / Celempung
Provinsi Bali
Alat Musik Tradisional : Gamelan Bali
Provinsi Nusa Tenggara Barat / NTB
Alat Musik Tradisional : Cungklik

16. Provinsi Nusa Tenggara Timur / NTT


Alat Musik Tradisional : Foi Mere, Sasando, Keloko
Provinsi Kalimantan Selatan / Kalsel
Alat Musik Tradisional : Babun
Provinsi Sulawesi Selatan / Sulsel
Alat Musik Tradisional : Alosu, Anak Becing, Basi-Basi, Popondi, Keso-Keso, Lembang
Provinsi Maluku
Alat Musik Tradisional : Floit, Nafiri, Totobuang, Tifa
Provinsi Irian Jaya / Papua
Alat Musik Tradisional : Atowo, Tifa, Fu

LAGU DAERAH
No Nama Provinsi
1

Nangroe Aceh Darussalam

Nama Lagu daerah


Bungong Jeumpa
Lembah Alas
Sepakat Segenap

Sumatera Utara

Anju Ahu
Butet
Dago Inang Sarge
Lisoi
Madedek Magambiri

Meriam Tomong
Na Sonang Dohita Nadua
Rambadia
Sengko-Sengko
Sinanggar Tulo
Sing Sing So
3

Sumatera Barat

Ayam Den Lapeh


Barek Solok
Dayung Palinggam
Kambanglah Bungo
Kampung nan Jauh Di Mato
Ka Parak Tingga
Malam Baiko
Rang Talu

Riau

Soleram

Jambi

Batanghari
Injit-Injit Semut
Pinang Muda
Selendang Mayang

Sumatera Selatan

Dek Sangke
Kabile-bile
Tari Tanggai

Bengkulu

Lalan Belek

Lampung

Lipang Lipangdang

Kep. Bangka Belitung

10

Kepulauan Riau

11

Daerah Khusus Ibukota

Jali-Jali

Jakarta
Keroncong Kemayoran
Kicir-Kicir
Surilang
12

Jawa Barat

Bubuy Bulan
Cing Cangkeling
Manuk Dadali
Panon Hideung
Tokecang
Pileuleuyan

13

Jawa Tengah

Gambang Suling
Gek Kepriye

Gundul Pacul
llir-llir
Jamuran
14

Daerah Istimewa Yogyakarta

Pitik Tukung
Sinom
Suwe Ora Jamu
Tekate Dipanah

15

Jawa Timur

Keraban Sape
Tanduk Majeng

16

Banten

17

Bali

Macep-cepetan
Mejangeran
Meyong-Meyong
Ngusak Asik
Putri Ayu
Ratu Anom

18

Nusa Tenggara Barat

Bolelebo
Haleleu Ala De Teang
Moree

0 Re Re
Orlen-Orlen
Pai Mura Rame
Tebe O Nana
Tutu Koda
19

Nusa Tenggara Timur

Anak Kambing Saya


Desaku
Potong Bebek

20

Kalimantan Barat

Cik-Cik Periuk

21

Kalimantan Tengah

Kalayar
Nuluya
Palu Lempong Pupoi
Tumpi Wayu

22

Kalimantan Selatan

Ampar-Ampar Pisang
Paris Barantai
Saputanga Bapuncu Ampat

23

Kalimantan Timur

Indung-Indung

24

Sulawesi Utara

Esa Mokan
0 Ina Ni Keke

Sipatokahan
Sitara Tillo
Tahanusangkara
25

Sulawesi Tengah

Tondok Kadindangku
Tope Gugu

26

Sulawesi Selatan

Angin Mamiri
Ma Rencong
Pakarena

27

Sulawesi Tenggara

28

Gorontalo

29

Sulawesi Barat

30

Maluku

Peia Tawa-Tawa

Burung Tantina
Goro-Gorone
Fluhatee
Kole-Kole
Mande-Mande
Ole Sioh
0 Ulate
Rasa Sayang-Sayange

Sarinande
Tanase
31

Maluku Utara

32

Papua Barat

33

Papua

Apuse
Yamko Rambe Yamko