You are on page 1of 25

PROPOSAL USAHA

SATE PADANG

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia,
serta taufik dan hidayah-Nya lah kami dapat menyelesaikan proposal usaha ini sebatas pengetahuan
dan kemampuan.
Kami sangat berharap proposal ini dapat berguna dalam menambah wawasan serta
pengetahuan kita mengenai pengertian, proposal usaha . Kami juga menyadari sepenuhnya bahwa di
dalam tugas ini terdapat kekurangan-kekurangan dan jauh dari apa yang kami harapkan. Untuk itu,
kami berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan di masa yang akan datang, mengingat
tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa sarana yang membangun.

Semoga proposal usaha ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya. Sekiranya laporan
yang telah disusun ini dapat berguna bagi kami sendiri maupun orang yang membacanya.
Sebelumnya kami mohon maaf apabila terdapat kesalahan kata-kata yang kurang berkenan dan
kami memohon kritik dan saran yang
membangun demi perbaikan di masa depan.

DAFTAR ISI
Halaman judul........................................................................................................1
Halaman pengesahan............................................................................................ 2
Kata pengantar......................................................................................................3
Daftar isi................................................................................................................4
BAB 1 PENDAHULUAN...........................................................................................5
1.

Latar belakang pembuatan proposal.............................................5

2.

Alas an pemilihan usaha................................................................5

3.

Visi dan misi perusahaan...............................................................5

4.

Analisis SWOT................................................................................6

5.

Jadwal kegiatan.............................................................................6

BAB 2 TINJAUAN UMUM.......................................................................................7


1.

Aspek managemen.........................................................................7

a.

Nama perusahaan.....................................................................7

b.

Densh lokasi usaha....................................................................7

c.

Struktur organisasi....................................................................8

d.

Bentuk badan usaha..................................................................8

2.

Aspek produksi................................................................................9

a.

Nama produk.............................................................................9

b.

Bahan produksi..........................................................................10

c.

Peralatan...................................................................................10

d.

Proses produksi.........................................................................11

e.

Biaya produksi...........................................................................11

f.

Lokasi produksi..........................................................................11

3.

Aspek permodalan..........................................................................12

a.

Sumber modal...........................................................................12

b.

Proyeksi sumber modal.............................................................12

c.

Neraca awal.12

d.

Cash flow...................................................................................13

e.

Laporan rugi/laba.....................................................................14

f.

Neraca akhir...........................................................................14

g.

Laporan perubahan modal........................................................15

4.

Aspek pemasaran............................................................................15

a.

Marketing mix...........................................................................15

BAB 3 PENUTUP.....................................................................................................16

BAB 1
PENDAHULUAN

A.

LATAR BELAKANG

Proposal usaha merupakan dokumen tertulis yang dibuat oleh wirausahawan untuk
mengembangkan semua unsur yang relevan mengenai usaha atau proyek baru, sehingga orang luar
merasa tertarik untuk menjalin kerjasama . Dalam pembuatan proposal ini ada dua alas an yang
penting yaitu alas an edukasi dan bisnis

1.

Alasan edukasi

Proposal ini adalah tugas kewirausahaan dari ibu guru

Untuk mengukur kemampuan kewirausahaan pada siswa

2.

Alasan bisnis
- Memiliki inisiatif dalam membuka usaha

- Menghadirkan orang-orang tertentu untuk bergabung dan


bekerja sama

B. ALASAN MEMILIH USAHA


Kami memilih usaha ini karena proses pembuatannya mudah dan sederhana untuk pemula
seperti kami ini.karena kakak saya juga penjul sate ayam jadi bias belajar dengannya,dan di daerah
saya belum ada penjual sate.karena perlu pengaman kalau daging tidak habis saya harus membeli
kulkas untuk menyipan daging yang belum habis supaya tidak busuk dan bisa dijual lagi
C.

VISI dan MISI

v VISI
Mengembangkan dan memajukan usaha makanan yang sehat dan nikmat dengan harga
terjangkau
v MISI
-

Mengembangkan makanan dengan harga yang dapat dijangkau oleh masyarakat.

Mengurangi makanan yang kurang sehat.

Memajukan bisnis makanan yang sehat dan nikmat

Memberikan pelayanan yang baik

v TUJUAN
Melalui usaha ini saya berusaha untuk :
a.

Memberikan makanan yang nikmat bagi masysrskat

b.

Mendapatkan untung

c.

Menciptakan dan mengembangkan lapangan kerja baru

D.

ANALISA SWOT

keunggulan

-Produk mudah dipasarkan


- Harga murah/melayani dengan harga berepepun
- Lokasi usaha strategis

OPPORTUNITY (peluang )

-Banyak masyarakat yang suka jajan


-Lokasi strategis

TREATMENT (ancaman )

-Munculnya pesaing baru

E.

JADWAL KEGIATANN ,Hari,Jam Kegiatan, Penanggung Jawab

Setiap Hari

07.00-08.00

Membuat lontong anggota bagian memasak

Setiap Hari

08.00-10.00

Membuat Sate anggota bagian memasak

Setiap Hari

12.00-13.00

Membuat Kuah anggota bagian memasak

Setiap Hari

16.00-23.00

semua anggota bagian penjual

BAB II
TUJUAN UMUM

A.

ASPEK MANAGEMEN

NAMA PERUSAHAAN
Usaha ini termasuk dalam bidang perdagangan .Usaha saya akan saya beri nama SATE KELUARGA
saya memilih nama itu karena saya inikarena dari nama itu dapat diartikan bahwa sate tersebut lebih
merangkul kesemuanya dari arti kata keluarga

LOKASI USAHA
Setelah melakukan peninjauan dan berbagai pertimbangan, maka saya memilih tempat usaha di
lima titik tempat, dibawah ini harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :
a.

Letak strategis

b.

Tidak banyak pesaing

c.

Peluang usaha

STRUKTUR ORGANISASI

Kewajiban dan tanggung jawab setiap bagian :


1.

Pemimpin usaha

-Bertindak sebagai kepala usaha dan penanggung jawab utama atas segala sesuatu yang terjadi
dalam proses produksi.

-Mengatur dan mengkoordinir managemen usaha.


2. Administrasi
- Mencatat semua perjalanan uang.
-Mengurus masalah peruangan.
- Menampung permodalan.
3. Tenaga kerja
- Mengerjakan semua proses produksi.
- Melakukan pemasaran.
- Melayani pembeli dengan baik dan sopan..

B. ASPEK PRODUKSI
Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda
atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Produksi
bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran. Kemakmuran dapat
tercapai jika tersedia barang dan jasa dalam jumlah yang mencukupi.selain itu yang saya utamakan
adalah rasa dan kebersihan dari produk yang saya buat.
NAMA PRODUK
Nama yang diberikan pada suatu produk yaitu bertujuan untuk mengetahui nama makanan
tersebut dan dapat menarik perhatian orang orang yang melihatnya.nama produk saya yaitu SATE
KELUARGA .dengan ciri has nama yang begitu merangkul semua kalangan, saya harap pelanggan
dapat tertarik

BAHAN PRODUKSI
Dalam memproduksi sate ayam dan daging ini bahan baku dapat dibeli di pasar,dan jarak dari rumah
cukup dekat .bahan-bahan nya adalah;daging ayam, daging sapi, beras, tepung, kacang tanah dan
bumbu-bumbu seperti; bawang merah,bawang putih,ketumbar,cabai,kemiri,gula
jawa,garam,moto,jeruk purut,daun salam,kencur,minyak goreng.

VI. METODE PELAKSANAAN


Dalam pelaksanaan program ini, kami menerapkan beberapa metode yaitu:
1. Survei lokasi
Survei dilakukan di lokasi tempat usaha untuk mengetahui respon masyarakat demi kemajuan
usaha.
2. Persiapan
Proses ini dimulai setelah selesainya survei lokasi usaha. Dalam persiapan ini kami menyiapkan
tempat serta barang-barang yang menunjang usaha.

Gerobak Rp 2.000.000,00
Alat masak (tungku sate, kipas, pisau, baskom, dll) Rp 300.000,00
Peralatan makan (piring, gelas, sendok) Rp 200.000,00 +
Total Rp 2.500.000,00

Gerobak dan peralatan lainnya mengalami penyusutan selama pemakaian,


dengan perincian sebagai berikut :
Penyusutan gerobak : 1/36 x Rp 2.000.000,00 Rp 55.550,00
Penyusutan alat masak : 1/24 x Rp 300.000,00 Rp 12.500,00
Penyusutan alat makan : 1/12 x Rp 200.000,00 Rp 16.700,00 +
Total Rp 84.750,00

Biaya operasional per bulan


Belanja daging ayam : Rp 25.000,00 x 5kg x 30hr Rp 3.750.000,00
Beras, bumbu, dan arang Rp 100.000,00 x 30hr Rp 3.000.000,00
Biaya transport Rp 150.000,00
Biaya penyusutan Rp 84.750,00 +
Total Rp 6.984.750,00

Omset per bulan


Penjualan sate ayam : Rp 7.000,00 x 35 porsi x 30hr Rp 7.350.000,00
Penjualan lontong : Rp 1.000,00 x 35 buah x 30hr Rp 1.050.000,00 +
Total Rp 8.400.000,00

Laba bersih per bulan


Rp 8.400.000,00 - Rp 6.984.750,00 = Rp 1.415.250,00

Analisis Usaha Sate Ayam dan Sate Kambing


gambaran perhitungan usaha sate ayam dan sate kambing
Analisis Usaha Sate Ayam dan Kambing

a. Asumsi
1. Masa pakau gerobak atau etalase, tenda dan spanduk 3 tahun.
2. Masa pakai peralatan masak 2 tahun.
3. Masa pakai peralatan makan dan perlengkapan lain-lain 1 tahun.
b. Perhitungan biaya
1. Gerobak Rp 3.500.000,00 X 5 = Rp 17.500.000,00
2. Alat masak (tungku sate, kipas, pisau, baskom, dll) Rp 500.000,00
3. Peralatan makan (piring, gelas, sendok) Rp 400.000,00
4. Kompor gas dan peralatannya Rp 650.000,00
Total Rp 19.050.000,00

Gerobak dan peralatan lainnya mengalami penyusutan selama pemakaian,


dengan perincian sebagai berikut :
Penyusutan gerobak : 1/36 x Rp 3.500.000,00 = Rp 97.230,00 x 5 = Rp 486.150,00
Penyusutan alat masak : 1/24 x Rp 500.000,00 Rp 20.834,00

Penyusutan alat makan : 1/12 x Rp 400.000,00 Rp 33.332,00


Total Rp 84.750,00

Biaya operasional per bulan


Belanja daging ayam : Rp 25.000,00 x 5kg x 30hr Rp 3.750.000,00
Beras, bumbu, dan arang Rp 100.000,00 x 30hr Rp 3.000.000,00
Biaya transport Rp 150.000,00
Biaya penyusutan Rp 84.750,00 +
Total Rp 6.984.750,00

Omset per bulan


Penjualan sate ayam : Rp 7.000,00 x 35 porsi x 30hr Rp 7.350.000,00
Penjualan lontong : Rp 1.000,00 x 35 buah x 30hr Rp 1.050.000,00 +
Total Rp 8.400.000,00

Laba bersih per bulan


Rp 8.400.000,00 - Rp 6.984.750,00 = Rp 1.415.250,00

Analisis Usaha Sate Ayam dan Sate Kambing


gambaran perhitungan usaha sate ayam dan sate kambing
Analisis Usaha Sate Ayam dan Kambing

Asumsi

1. Masa pakau gerobak atau etalase, tenda, meja dan kursi, dan spanduk 3 tahun.
2. Masa pakai peralatan masak dan panggangan sate 2 tahun.
3. Masa pakai peralatan makan dan perlengkapan lain-lain 1 tahun.

a. Biaya Investasi

Gerobak atau etalase Rp 2.000.000,Tenda Rp 200.000,Meja dan kursi Rp 500.000,Spanduk Rp 400.000,Peralatan masak Rp 200.000,Panggangan sate Rp 400.000,Peralatan makan (piring, mangkuk, dan sendok) Rp 150.000,Perlengkapan lain-lain (tempat bumu dan tempat tissue) Rp 100.000,Total biaya investasi Rp 3.950.000,-

b. Biaya Operasional

1. Biaya Tetap

Penyusutan gerobak atau etalase (1/36 x Rp 2.000.000,-) Rp 55.600,Penyusutan tenda (1/36 x Rp 200.000,-) Rp 6.000,Penyusutan meja dan kursi (1/36 x Rp 500.000,-) Rp 14.000,Penyusutan spanduk (1/36 x Rp 400.000,-) Rp 11.000,Penyusutan peralatan masak (1/24 x Rp 200.000,-) Rp 8.400,Penyusutan panggangan sate (1/24 x Rp 400.000,-) Rp 17.000,Penyusutan peralatan makan (1/12 x Rp 150.000,-) Rp 12.500,Penyusutan perlengkapan lain-lain (1/24 x Rp 100.000,-) Rp 4.200,Upah 1 orang karyawan Rp 500.000,Total biaya tetap Rp 628.700,-

2. Biaya Variabel

Daging kambing, daging ayam, dan tulang


(Rp 250.000,- x 30 hari) Rp 7.500.000,Beras dan aneka bumbu (Rp 100.000,- x 30 hari) Rp 3.000.000,Listrik Rp 60.000,Transport Rp 150.000,Total biaya variabel Rp 12.210.000,Total biaya operasional Rp 12.838.700,-

c. Penerimaan per Bulan

Sate ayam (Rp 8.000,-/porsi x 20 porsi x 30 hari) Rp 4.800.000,Sate kambing (Rp 10.000,-/porsi x 15 porsi x 30 hari) Rp 4.500.000,Sup kambing (Rp 7.000,-/porsi x 20 porsi x 30 hari) Rp 4.200.000,Lontong (Rp 1.500,-/buah x 15 buah x 30 hari) Rp 675.000,Nasi (Rp 2.000,-/porsi x 25 porsi x 30 hari) Rp 1.500.000,Total penerimaan Rp 15.675.000,-

d. Keuntungan per Bulan

Keuntungan = Total penerimaan - total biaya operasional


= Rp 15.675.000,- - Rp 12.838.700,= Rp 2.836.300,-

e. Revenue Cost Ratio (R/C)

R/C = Total penerimaan : total biaya operasional


= Rp 15.675.000,- : Rp 12.838.700,= 1,22

f. Pay Back Period

Pay back period = (Total biaya investasi : keuntungan) x 1 bulan


= (Rp 3.950.000,- : Rp 2.836.300,-) x 1 bulan
= 1,4 bulan

a. Biaya Investasi

Gerobak atau etalase Rp 2.000.000,Tenda Rp 200.000,Meja dan kursi Rp 500.000,Spanduk Rp 400.000,Peralatan masak Rp 200.000,Panggangan sate Rp 400.000,Peralatan makan (piring, mangkuk, dan sendok) Rp 150.000,Perlengkapan lain-lain (tempat bumu dan tempat tissue) Rp 100.000,Total biaya investasi Rp 3.950.000,-

b. Biaya Operasional

1. Biaya Tetap

Penyusutan gerobak atau etalase (1/36 x Rp 2.000.000,-) Rp 55.600,Penyusutan tenda (1/36 x Rp 200.000,-) Rp 6.000,Penyusutan meja dan kursi (1/36 x Rp 500.000,-) Rp 14.000,Penyusutan spanduk (1/36 x Rp 400.000,-) Rp 11.000,Penyusutan peralatan masak (1/24 x Rp 200.000,-) Rp 8.400,Penyusutan panggangan sate (1/24 x Rp 400.000,-) Rp 17.000,Penyusutan peralatan makan (1/12 x Rp 150.000,-) Rp 12.500,Penyusutan perlengkapan lain-lain (1/24 x Rp 100.000,-) Rp 4.200,Upah 1 orang karyawan Rp 500.000,Total biaya tetap Rp 628.700,-

2. Biaya Variabel

Daging kambing, daging ayam, dan tulang


(Rp 250.000,- x 30 hari) Rp 7.500.000,Beras dan aneka bumbu (Rp 100.000,- x 30 hari) Rp 3.000.000,Listrik Rp 60.000,Transport Rp 150.000,Total biaya variabel Rp 12.210.000,Total biaya operasional Rp 12.838.700,-

c. Penerimaan per Bulan

Sate ayam (Rp 8.000,-/porsi x 20 porsi x 30 hari) Rp 4.800.000,Sate kambing (Rp 10.000,-/porsi x 15 porsi x 30 hari) Rp 4.500.000,Sup kambing (Rp 7.000,-/porsi x 20 porsi x 30 hari) Rp 4.200.000,-

Lontong (Rp 1.500,-/buah x 15 buah x 30 hari) Rp 675.000,Nasi (Rp 2.000,-/porsi x 25 porsi x 30 hari) Rp 1.500.000,Total penerimaan Rp 15.675.000,-

d. Keuntungan per Bulan

Keuntungan = Total penerimaan - total biaya operasional


= Rp 15.675.000,- - Rp 12.838.700,= Rp 2.836.300,-

e. Revenue Cost Ratio (R/C)

R/C = Total penerimaan : total biaya operasional


= Rp 15.675.000,- : Rp 12.838.700,= 1,22

f. Pay Back Period

Pay back period = (Total biaya investasi : keuntungan) x 1 bulan


= (Rp 3.950.000,- : Rp 2.836.300,-) x 1 bulan
= 1,4 bulan

PERALATAN
Peralatan adalah alat-alat yang digunakan untuk proses produksi,berikut adalah peralatannya :
a.

Kompor

b.

Panci

c.

Nampan

d.

Tusuk

e.

Wajan

f.

Serok

g.

Pisau

h.

Tenan

PERALATAN DALAM PENJUALAN SATE

BIAYA PRODUKSI
Biaya produksi adalah biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi.Berikut adalah biaya yang
saya keluarkan untuk memproduksi sate ayam jawa. Setiap hari saya memproduksi 500 tusuk
sate,50 lontong,3 kilo kuah=50 porsi/hari

Bahan baku :@50 porsi=Rp. 350.000

Jadi setiap porsi saya perkirakan dari awal sampai akhir proses pembuatan menghabiskan biaya
sebesar Rp. 7000per porsi

LOKASI PRODUKSI
Lokasi produksi berada di pinggir jalan utama di desa saya,Desa Manjung 08/02,Sawit Boyolali.

C.

ASPEK PERMODALAN

Sumber Modal

Modal adalah kolektifitas dari barang-barang yang ada proses produksi.Modal adalah
sangat penting untuk mendirikan suatu usaha.
Untuk usaha ini saya memakai 2 sumber modal yaitu modal sendiri dan modal luar.Saya mempunyai
modal sendiri sebesar Rp. 3.000.000 .sya juga meminjam modal dari bank mandiri sebanyak Rp.
10.000.000

Proyeksi Sumber Modal

Modal sebesar Rp.13.000.000 direncanakan untuk pembelian aktiva tetap sebesar Rp.
7.000.000 ,diwujudkan dalam kas sebesar Rp. 6.000.000
Sumber modal dan proyeksi sumber modal terlihat dalam neraca dibawah ini.

NERACA AWAL
PER 1 Oktober 2013

Aktiva
Kas

Kewajiban dan ModalAktiva Lancar Hutang


6.000.000

Hutang bank

10.000.000

Aktiva Tetep

Modal Sendiri

Peralatan

Jumlah

7.000.000

13.000.000

Pernyataan

3.000.000

Jumlah

13.000.000

Cash Flow

Uraian

Bulan

Jumlah

Oktober

November

Desember

Januari Februari

Kas awal
6.000.000

9.500.000

13.000.000

16.500.000

15.000.000

15.000.000

Penerimaan

Penyertaan

3.000.000

3.000.000
Pinjaman dari bank

10.000.000

10.000.000
Penjualan produk
15.000.000

15.000.000

60.000.000

Jumlah penerimaan
21.000.000

24.500.000

28.000.000

31.500.000

118.000.000

10.000.000

10.000.000

10.000.000

40.000.000

Pengeluaran

Beli bahan
10.000.000

Beli peralatan 7.000.000

7.000.000
Upah tenaga kerja
800.000

800.000

800.000

800.000

3.200.000

300.000

300.000

300.000

1.200.000

100.000

100.000

100.000

400.000

300.000

300.000

300.000

1.200.000

7.000.000

11.500.000

11.500.000

11.500.000

Angsuran bank
300.000
Bunga bank
100.000
Transport
300.000

Jumlah pengeluaran
53.000.000
Saldo akhir

6.000.000

9.500.000

13.000.000

16.500.000

11.500.000

20.000.000

LAPORAN LABA/ RUGI

Penjualan barang

60.000.000

HPP

40.000.000

Laba kotor

20.000.000

Beban usaha
Upah tenaga kerja
Bunga bank

Transport
Jumlah
Laba bersih

3.200.000
400.000

1.200.000
4.800.000
15.200.000

NERACA AKHIR
PER 31 Februari 2014

Aktiva

Kewajiban dan ModalAktiva Lancar

Kas

Aktiva Tetep

20.000.000

Hutang bank

8.800.000

7.000.000

Pernyataan

3.000.000

Modal Sendiri

Peralatan

Laba usaha

Jumlah

Hutang

15.200.000

27.000.000

LAPORAN PERUBAHAN MODAL

Jumlah

27.000.000

PER 31 Februari 2014

Modal sendiri

3.000.000

Laba usaha

15.200.000

Modal sendiri per 31 Februari 2014

18.200.000

D. ASPEK PEMASARAN
Dalam system pemasaran saya melkukan pemasaran dengan cara
Marketing mix yang meliputi produk,prince,dan Promosi.Berikut penjelasan nya.

v PRODUK
Dalam upaya mempermudah dan mempercepat pemasaran produk ini diupayakan selalu
berkembang,tanpa mengurangi rasa dan kualitas produk itu sendiri.saya berusaha untuk meraih
kepercayaan dari konsumen terlebih dahulu.
v PRICE
Harga dalam strategi pemasaran,harga adalah nilai jual yang digunakan untuk suatu barang.Awalnya
saya tidak terlalu mencari laba,yang penting dapat pelanggan yang banyak dulu.saya juga berupaya
melakukan pelayanan yang baik terhadap pembeli. Sebuah poblema,peda satu sisi sya tidak ingin
rigi,dan ingin mendapatkan kepuasan pelanggan secara teknis kita hendaki laba.
Berikut perinciannya :
Harga beli per@ : Rp. 7.000
Laba per@dari bahan: Rp. 3.000
Sehingga saya memutuskan untuk menentukan harga jual sebesar : Rp. 10.000 /porsi
v PROMOTION
Promosi adalah cara mengkomunikasikan barang-barang dan jasa yang akan ditawarkan supaya
konsumen mengenal dan mau membeli.Saya promosi menggunakan cara :
a.

Penyebaran brosur

b.

Melalui tman-teman

c.

Dari mulut ke mulut

d.

Dari media social seperti facebook dan twitter


Dengan cara tersebut saya harapkan dapat mendatangkan pembeli yang banyak.

BAB III
PENUTUP
(KESIMPULAN)

Usaha dalam penjualan/perdagangan sebenarnya memiliki peluang laba yang lumayan.kita juga
mendapat banyak teman atau kenalan,lebih tepatnya mempererat hubungan dengan orang-orang
baru.

Saya menyadari bahwa saya masih dalam proses pembelajaran.Saya sadar bahwa perdagangan di
dunia ini begitu luas ,banyak faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan. Dalam hal ini saya
dapat merasakan suka dan duka dalam dunia usaha dagang.

Dari modal awal yang saya keluarkan sebesar Rp. 3.000.000, dan modal dari luar sebesar
Rp. 10.000.000.Sekarang saya memiliki laba bersih sebesar Rp. 18.200.000 per 5bulan.Saya
mengutamakan rasa dan pelayanan dalam penjualan .Saya berusaha membuat pembeli denang dan
nyaman saat membeli.saya menjual produk saya per porsi 10.000.
Kalau kita mau bekerja keras pasti akan mendapat kan hasil yang memuaskan pula.dalam usaha kita
harus sabar dan jangan takut rugi.