Jawa Pos

.

Sabtu 5 April 2008

www.JawaPos.biz

31

FAST BREAK

LeBron Cedera, Cavaliers Kalah
Hanya Cetak Satu Poin di Kuarter Terakhir
CLEVELAND - Cleveland Cavaliers tak bisa memungkiri ketergantungannya terhadap sosok LeBron James. Ketika superstar muda dengan nomor jersey 23 itu tak mampu tampil maksimal, hasilnya bisa ditebak. Cavaliers pasti kesulitan memetik kemenangan. Fakta itulah yang tersaji di Quicken Loans Arena, Cleveland, kemarin (4/ 4). Tampil di depan pendukung fanatiknya, Cavaliers dipaksa menyerah 98-101 oleh Chicago Bulls. Kekalahan itu banyak dipengaruhi oleh cedera yang menghantam LeBron James. Pencetak rata-rata skor tertinggi musim 2007/2008 tersebut mengalami cedera otot punggung saat laga kuarter penutup tinggal menyisakan 5 menit dan 22 detik lagi. Sebelumnya, hampir sepanjang paro kedua dia menahan rasa sakit itu. Ketika King James (julukan LeBron) tak lagi mampu bermain optimal, Bulls mengambil kesempatan untuk mengumpulkan poin. Setelah sempat tertinggal 17 poin pa- NBA da pertengahan kuarter ketiga, Bulls berhasil membalas di sisa waktu. Puncak kesialan LeBron dan Cavaliers terjadi pada kuarter keempat. LeBron hanya mampu mencetak satu poin pada kuarter tersebut yang berdampak pada minimnya pengumpulan poin. Cavaliers hanya mencetak 13 poin. Itu jauh jika dibandingkan dengan Bulls yang mampu menambah 24 poin. ”Jika Anda bertanya kepada siapa pun betapa buruknya cedera ini, dengan menahan sakit, terutama di punggung, berat bagi saya melakukan sesuatu yang ingin saya lakukan,” tutur LeBron. Pada awal kuarter keempat, LeBron sempat mendapatkan perawatan dari timnya di lorong menuju ruang ganti. Dia tak bisa duduk karena cedera yang menimpa bagian bawah punggung itu. Tak berapa lama kemudian dia mampu kembali ke lapangan meski sedikit dipaksakan. Tapi, itu sia-sia. Sebab, LeBron terbukti tak mampu berbuat banyak. Kekalahan Cavaliers itu juga terjadi berkat performa menawan mesin poin Chicago Bulls Larry Hughes. Mantan guard Cavaliers tersebut membalaskan sakit hatinya dengan mencetak 25 poin, 8 rebound, ditambah 9 assist. Itu terasa sangat istimewa bagi dia. Apalagi, hal tersebut dilakukannya saat melawan mantan tim yang ditinggalkan Hughes Februari lalu. Tak urung, penampilan apik Hughes itu mendapat cemoohan dari publik tuan rumah. Para penonton mencemooh dia setelah beraksi di bawah ring Cavaliers. Mereka masih teringat dengan penampilan tak konsisten yang ditunjukkan oleh Hughes ketika bersama Cavaliers, ditambah lagi seringnya Hughes absen lantaran cedera. Hughes memilih cuek dengan cemoohan itu. ”Saya tak memiliki banyak keluhan seputar cemoohan tersebut. Itu hal wajar yang akan Anda dengar ketika kembali ke kandang mantan klub. Kami memiliki kesempatan menang dan kami memanfaatkannya dengan baik,” ungkapnya. Forward Bulls Ben Gordon menciptakan 14 di antara total 24 poinnya dalam laga itu di kuarter terakhir. Meski bukan pencetak angka terbanyak, dia jelas menjadi pemain kunci bagi kemenangan ke-30 Bulls. Sedangkan Luol Deng dan pemain cadanganAndres Nocioni masing-masing menciptakan 15 poin. Mereka membawa kemenangan yang sekaligus menghapus kekalahan beruntun dalam enam laga tandang. Dengan kemenangan itu, Bulls masih memperpanjang harapannya untuk lolos ke babak playoff. Meski berat, hal tersebut bukanlah sesuatu yang mustahil. Dengan tujuh laga tersisa, mereka terpaut lima game dari peringkat kedelapan Atlanta Hawks. (ady/roq)

AP PHOTO/GREG BAKER

PULANG KAMPUNG: Center Houston Rockets Yao Ming (kiri) hadir pada sesi jumpa wartawan di Beijing kemarin. Dia pulang ke kampung halamannya untuk berkonsultasi dengan ahli pengobatan tradisional Tiongkok sebagai upaya menyembuhkan cedera retak tulang kaki kirinya.

Rp 4,6 T untuk Renovasi MSG
NEW YORK - Prestasi New York Knicks di pentas NBA tak kunjung membaik. Namun, itu bukan menjadi alasan penghambat rencana renovasi besar-besaran Madison Square Garden (MSG), arena yang selama ini menjadi markas Knicks kala menjamu lawan-lawannya. Menurut Associated Press, bos MSG sudah mendapat lampu hijau untuk segera merenovasi yang kabarnya menyerap anggaran USD 500 juta (sekitar Rp 4,6 triliun) tersebut. Item renovasi itu, antara lain, adalah penambahan restoran, bar, ruang pertemuan mewah, kamar mandi, dan berbagai fasilitas modern lainnya. MSG dibangun pada 1968 dan tidak pernah direnovasi sejak awal 1990-an. Rencananya, proses renovasi itu dimulai tahun depan dan diperkirakan selesai pada 2011. (ady/roq) KENANGAN: Larry Brown saat masih mengarsiteki New York Knicks melawan LA Lakers pada 16 November 2005.
REUTERS/LUCY NICHOLSON

REUTERS/AARON JOSEFCZYK

TIDAK MAKSIMAL: Superstar Cleveland Cavaliers LeBron James (kiri) mendapat kawalan ketat dari Thabo Sefolosha di Quicken Loans Arena, Cleveland, kemarin.

Marion Masuk Ruang Perawatan
Daftar Cedera Heat Makin Panjang
MIAMI - Cobaan berat begitu akrab mengiringi perjalanan Miami Heat musim ini. Sederet bintangnya mengalami deraan cedera yang membuat keseimbangan tim terganggu. Akibatnya, juara NBA dua tahun lalu itu semakin berat untuk mentas dari posisi juru kunci wilayah timur. Sejak awal Maret, Heat sudah tak memiliki peluang untuk lolos ke babak playoff. Mereka pun terkesan putus asa. Pelatih Pat Riley sudah mengistirahatkan superstarnya, Dwyane Wade, supaya musim
CEDERA: Shawn Marion saat tampil melawan Chicago Bulls pada 14 Februari 2008.
AP PHOTO/BRIAN KERSEY

HASIL KEMARIN WIB
Houston Rockets Portland Trail Blazers LA Clippers Sacramento Kings Chicago Bulls Cleveland Cavaliers 95 86 98 110 101 98

Larry Brown Kangen Melatih
PHILADELPHIA - Duduk di kursi empuk wakil presiden eksekutif Philadelphia 76ers ternyata lama-lama membuat jenuh Larry Brown. Pria yang tercatat sebagai anggota Basketball Hall of Fame itu menyatakan rasa rindunya kembali duduk di kursi pelatih, entah menangani salah satu klub NBA atau tim kampus (di ajang NCAA). “Saya harus mengatakan ini agar diketahui bahwa saya ingin mendapatkan pekerjaan (sebagai pelatih) itu. Terus terang, saya bosan dan ingin segera melatih lagi musim depan,” ujar Brown seperti dilansir Philadelphia Inquirer. Brown termasuk salah seorang pelatih sukses di NBA. Dia ikut mengantarkan Detroit Pistons meraih gelar NBA pada Final 2004. Setelah itu, dia berlabuh bersama NewYork Knicks. Brown dipecat gara-gara timnya menelan rekor menangkalah 23-59 di pengujung musim 2005–2006. Setelah setahun menganggur, dia akhirnya dipercaya bergabung dengan manajemen Philadelphia 76ers pada Januari 2007. “Maurice Cheek (pelatih Philadelphia 76ers) sebenarnya memberiku izin untuk terlibat dalam tim. Saya menyambut positif itu. Sebab, saya memang sangat merindukan kesempatan berada di tengahtengah pemain dan staf pelatih,” tandasnya. (ady/roq)

depan kembali tampil dahsyat. Di saat seperti itu, nasib sial masih mengincar tim yang menghuni Southeast Division tersebut. Satu lagi bintang mereka yang harus beristirahat karena cedera. Forward Shawn Marion harus menyusul masuk ruang perawatan setelah mengalami cedera kaki kiri. Dengan demikian, mantan pemain Phoenix Suns itu terpaksa absen dalam tujuh laga sisa Heat. Cedera tersebut adalah cedera tambahan bagi Marion yang sudah absen dalam sebelas laga pada12 laga terakhir. Sebelumnya, dia mengalami kejang otot punggung. Pihak Heat menyatakan segera memberikan perawatan dan penanganan atas cedera terbaru Marion. Namun, tetap saja hal itu tak akan dapat mempercepat kembalinya pemain yang dire-

krut dari Phoenix Suns sebagai bagian dari pertukaran Shaquille O’Neal pada Februari lalu tersebut. Setidaknya dalam tujuh laga mendatang, Marion tak akan bisa tampil. Marion yang sudah tampil dalam 16 laga bersama Heat sejak bergabung pada awal Februari lalu tentu menambah panjang deretan pemain Heat yang cedera. Selain Wade, mereka juga sudah kehilangan Alonzo Mourning dan Dorell Wright. Keduanya harus beristirahat dalam waktu yang lama akibat masalah pada lututnya. Gara-gara problem itu, penggemar Heat harus siap mental melihat timnya menelan rekor kekalahan terburuk. Saat ini saja, mereka sudah mengalami 62 kekalahan dari 75 laga. (ady/roq)

(Catatan: Tuan rumah disebut terakhir)

KLASEMEN 10 BESAR
WILAYAH TIMUR 1. x-Boston Celtics* 2. x-Detroit Pistons* 3. x-Orlando Magic* 5. Washington Wizards 6. Toronto Raptors 7. Philadelphia 76ers 8. Atlanta Hawks 9. New Jersey Nets 10. Indiana Pacers 60-15 53-21 47-28 38-37 38-37 38-37 35-40 31-44 31-44

4. x-Cleveland Cavaliers 42-34

Tuan Rumah Terhindar Malu
JAKARTA - Satria Muda (SM) Indonesia belum menunjukkan karakter sebagai tim yang layak dijagokan menjadi juara pada ajang South East Asia Basketball Association (SEABA) Champions Cup 2008. Juara IBL (Indonesian Basketball League) musim lalu itu hanya memetik kemenangan tipis 88-86 atas Timnas Malaysia dalam laga pembuka di Sportsmall BritamaArena Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemarin (4/4). Tampil di depan pendukungnya, Amin Prihantono dkk belum menunjukkan kemampuan terbaik. Namun, itu tertutupi oleh mengilapnya performa dua legiun asing, Alexander G. Hartman (Amerika Serikat) dan Jemino Kamal Sobers (Kanada). Keduanya memberikan kontribusi 48 poin. Hartman menyumbang 27 angka, sedangkan Sobers mendulang 21 poin. ”Terus terang, kami terbantu oleh kehadiran
JADWAL HARI INI (5/4)
16.00 WIB: Timnas Malaysia v Timnas Thailand 18.00 WIB: Harbour Centre v Satria Muda

KLASEMEN SEMENTARA
1. Harbour Centre 2. Satria Muda 3. Timnas Malaysia 4. Timnas Thailand M 1 1 1 1 Mg 1 1 K 1 1 Msk-Ksk P 99-63 2 88-86 2 86-88 1 63-99 1

Ket: M: Main, Mg: Menang, K: Kalah, MskKsk: Memasukkan-Kemasukan, P: Poin

kedua pemain asing ini. Entah apa jadinya kalau tidak ada mereka,” ujar Fictor Gideon Roring, pelatih SM, seusai laga.

Pelatih kelahiran Medan itu berharap anak asuhnya bisa tampil lebih baik saat berhadapan dengan Harbour Centre (Filipina) hari ini. Juara bertahan SEABA Champions Cup tersebut mengawali laga pembuka kemarin dengan hasil sangat meyakinkan. Mereka sukses menggilas Thailand yang diwakili timnas dengan skor mencolok, 99-63. Hasil itu mengantarkan Harbour bertengger di puncak klasemen turnamen yang memakai sistem round robin tersebut. Kemenangan dengan skor mencolok itu juga memperbesar peluang mereka mempertahankan gelar. ”Mereka (Harbour) tim yang komplet. Dengan kekuatan setengah saja, mereka bisa menang dengan skor mencolok atas Thailand. Namun, kami tak gentar. Kami masih memiliki peluang untuk mengalahkan mereka,” ujar pelatih yang akrab disapa Ito itu. (pen/roq)
MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

PERAN VITAL: Legiun asing Satria Muda Alexander Gordon Hartman (tengah) melakukan layup di tengah kepungan pemain Timnas Malaysia di Jakarta kemarin.

WILAYAH BARAT 1. New Orleans Hornets* 52-22 2. San Antonio Spurs 3. LA Lakers* 4. Utah Jazz* 5. Phoenix Suns 6. Houston Rockets 7. Dallas Mavericks 8. Denver Nuggets 52-23 51-24 50-26 50-25 50-25 47-28 46-29

9. Golden State Warriors 45-30 10. Portland Trail Blazers 38-38 *Juara Divisi x-Lolos ke Playoff

Resep Paul Pierce Perbaiki Akurasi Tembakan

Omelan Ibu Jadi Pelecut Motivasi
Motivasi bisa datang dari mana saja. Dari lingkungan sekitar, diri sendiri, atau orang lain. Kedekatan small forward Boston Celtics Paul Pierce dengan sang ibu membuat dia mendapatkan tambahan motivasi yang sangat positif. Terutama, dalam memperbaiki akurasi tembakan.
KOMPETISI NBA musim 2006/ 2007 bisa jadi adalah musim terburuk Paul Pierce. Akibat deraan cedera di kedua kakinya dan siku kanan, dia absen dalam banyak laga. Dia hanya turun dalam 47 pertandingan (dari total 82 laga) sepanjang musim itu. Saat menjalani masa pemulihan cedera itu, Pierce lebih banyak menghabiskan waktu untuk melahap latihan ringan. Meski latihan ringan, dia tak mau menyia-nyiakan. Dia mencoba meningkatkan akurasi tembakan bebas alias free throw. Perubahan besar dia dapat saat itu, terutama dalam posisi mengambil tembakan. Dia harus mengubah posisi kaki saat berada di foul line. Jika sebelumnya kaki kiri dan kanan condong sejajar, dia mengubahnya demi kenyamanan melakukan tembakan. Dia menempatkan kaki kiri sedikit di belakang kaki kanan. Hasilnya ternyata sangat manjur. Itu bisa dibuktikan dari statistik free throw-nya musim ini. Untuk urusan free throw, Pierce memiliki catatan 83,9 persen. Catatan tersebut lebih tinggi daripada catatan rekornya dalam dua tahun terakhir. Bahkan,
REUTERS/LUCY NICHOLSON

dia sudah melampaui catatan yang dibukukan sepanjang karirnya yang mencapai 79,5 persen. ”Itu semua karena konsentrasi dan melakukan hal teknik yang sama setiap mendapatkan kesempatan melakukan free throw,’’ ujar Pierce. ’’Sejak itu, saya merasa lebih konsisten. Saya mengubah cara melakukan tembakan, berapa kali memantulkan bola, berapa kali memutar, atau berapa kali saya menghitung. Kini saya tetap melakukan hal yang sama, tak peduli berhasil atau tidak,’’ tambah pebasket 30 tahun itu. Bukan hanya saat melakukan free throw, peningkatan juga didapat dalam jumlah persentase field goal. Meski masih kalah dari dua rekannya, Kevin Garnett dan Ray Allen, dia mendapatkan persentase tertinggi dalam kaPATUH: Latihan keras dan motivasi ibu membuat Paul Pierce semakin matang.

www.AbgTop.info

rirnya, yakni 84,3 persen. Dua musim sebelumnya hanya mencapai 77,2 persen dan 79,6 persen. Persentase tembakan dalam karirnya pun ikut terdongkrak menjadi 79,1 persen. Selain karena motivasi pribadi yang didapat saat mengalami cedera, rupanya, ada faktor pendorong lain yang turut berjasa memperbaiki tembakan Pierce. Kedekatannya dengan sang ibu, Judith Pierce, membuat Pierce berhasrat terus mengasah ketajaman tembakan. Sebab, sang ibu yang setia memperhatikan permainan Pierce kerap melontarkan kritik atas apa yang dilakukan putranya di lapangan. Untuk yang satu itu, Judith dianggap Pierce sebagai orang yang cerewet. Pada mulanya, dia mengacuhkan. Lamakelamaan dia gerah juga dengan katakata yang menyebutkan, ’’seharusnya kamu bisa melakukan lebih dari itu.’’ Pierce pun mengakui, kritik terbesar

www.JawaPos.biz

pada dirinya datang dari wanita yang melahirkannya itu. “Dia selalu berbicara tentang tembakan tiga angka dan free throw saya. Saya harus membuktikan kepadanya,’’ tutur kapten Celtics itu. Pierce adalah satu-satunya pemain yang selalu tampil dalam seluruh laga Celtics musim ini. Pelatih Doc Rivers selalu mendapat halangan saat ingin memberi dia istirahat. Itu juga terjadi karena kebiasaan Pierce yang selalu menunjukkan kebugarannya dengan melakukan latihan keras di gym sehari setelah laga. Namun, dalam beberapa hari ke depan, tampaknya, Rivers tak memiliki alasan untuk mencegah Pierce absen. Sebab, tunangan Pierce, Julie Landrum, kini sedang hamil tua dan diperkirakan segera melahirkan. Alasan mendampingi sang tunangan melahirkan itu bakal menjadi penyebab Pierce harus absen dari laga untuk kali pertama pada musim ini. (ady/roq)

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful