Jawa Pos

.

Minggu 6 April 2008

www.JawaPos.biz

31

Lima Tim Kunci Tiket Playoff
Timur Hanya Tersisa Satu
LOSANGELES - Tirai babak reguler NBA musim 2007/2008 hampir tertutup. Itu ditandai dengan menipisnya jumlah tiket–playoff yang tersisa. Sebelas laga yang dilangsungkan kemarin (5/4) WIB memaksa jatah tiket sisa menuju playoff berkurang. Bagaimana tidak, lima tim sekaligus memastikan tempat di babak playoff kemarin. Tiga tim berasal dari Wilayah Timur dan dua dari Wilayah Barat. Di Wilayah Timur, tiga tim yang kemarin telah memastikan tiket playoff masing-masing adalah Philadelphia 76ers, Washington Wizards, dan Toronto Raptors. Mereka menyusul empat tim lain yang sudah lebih dulu memastikan tiket, yaitu Boston Celtics, Detroit Pistons, Orlando Magic, dan Cleveland Cavaliers. Dengan demikian, sudah tujuh tim dari Wilayah Timur yang memastikan lolos saat babak reguler masih menyisakan enam pertandingan. Artinya, hanya tersisa satu tiket playoff lagi. Atlanta Hawks yang menempati posisi kedelapan di klasemen sementara memiliki peluang terbesar. Sebab, mereka unggul tiga game dari Indian Pacers yang berada di bawahnya (kesembilan). Kekalahan yang diderita oleh New Jersey Nets dari Detroit Pistons (87-106) membuat tiga tim di Wilayah Timur ramai-ramai meraih tiket playoff. Dengan enam laga tersisa, tak mungkin lagi bagi Sixers –julukan Philadelphia– 76ers–, Wizards, dan Raptors terlempar dari zona–playoff (posisi delapan besar). Di antara tiga tim tersebut, dua tim, Sixers dan Wizards, menentukan sendiri kelolosan masing-masing dengan kemenangan yang diperoleh kemarin. Sixers menang atas Atlanta Hawks dengan skor 109-104. Sedangkan Wizards NBA menjungkalkan Heat dengan skor 109-95. Sementara itu, Raptors mendapatkan berkah besar dari kekalahan Nets. Mereka mengunci tiket playoff meski kemarin kalah di kandang sendiri dari Charlotte Bobcats (100-105). Kalau jatah playoff Wilayah Timur hanya menyisakan satu tempat, di Wilayah Barat justru baru dua tim yang sudah bernapas lega karena mengunci tiket playoff. Adalah New Orleans Hornets dan Los Angeles Lakers yang sukses menjadi dua tim pertama pengunci tiket playoff kemarin. Mereka memastikan tiket tersebut melalui kemenangan yang diraih kemarin. Hornets menundukkan New York Knicks dengan skor 118-110. Sedangkan Lakers membekuk Dallas Mavericks dengan skor 112-108. ”Saya sangat bahagia. Ini merupakan tahun ketiga saya di NBA dan belum pernah merasakan playoff. Akhirnya, kami berhasil meraihnya. Kini, kerja keras itu dimulai,” ucap point guard Hornets Chris Paul. Berbeda dengan Wilayah Timur yang tinggal menyisakan satu tiket, Wilayah Barat masih menyisakan enam tiket lagi. Enam tiket sisa tersebut diperebutkan oleh tujuh tim. Persaingan paling seru tetap terjadi pada peringkat ketujuh hingga kesembilan. Kemenangan Lakers atas Mavericks yang berada di peringkat ketujuh itu membuat persaingan makin seru. “Jelas, kami senang dengan kepastian tersebut (menembus playoff, Red). Tapi jujur, masih banyak kekurangan yang harus kami benahi sebelum tampil di babak playoff,” ungkap superstar Lakers Kobe Bryant yang mendulang 25 poin, sepuluh rebound, dan enam assist dalam laga kemarin. Dallas Mavericks yang terpeleset tak mampu memperlebar jarak dari Denver Nuggets dan Golden State Warriors yang berada di posisi kedelapan dan kesembilan. Setiap tim berjarak setengah game saja. Sekali terpeleset lagi, mereka sangat rawan kehilangan kesempatan ke playoff. (ady/roq)
EPA/KAMIL KRZACZYNSKI

MUSTAFA RAMLI/JAWA POS

MEMBANGGAKAN: Guard Satria Muda Wendha Wijaya (tengah) dalam kepungan dua pemain Harbour Centre, Le Blanc (kanan) dan Tyrone Tang, di Jakarta kemarin.

SM Cetak Sukses Ganda
JAKARTA - Satria Muda (SM) berhasil melewati hadangan tersulit di ajang South East Asia Basketball Association (SEABA) Champions Cup 2008. Tim besutan Fictor Gideon Roring itu di luar dugaan mampu menundukkan Harbour Centre Filipina dengan skor 93-85 di Sportsmall Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemarin (5/4). Kemenangan tersebut patut dirayakan oleh SM. Mereka berhasil membalas kekalahan menyakitkan di babak final pada SEABA tahun lalu. Kedua, Amin Prihantono dkk hampir dipastikan menjadi juara pada ajang yang sudah menginjak penyelenggaraan edisi ketujuh itu. Penahbisan SM sebagai juara sejati tinggal menunggu hasil laga menghadapi Timnas Thailand hari ini. Di atas kertas, SM seharusnya bisa menang melawan tim juru kunci yang sama sekali belum pernah menang pada turnamen dengan format round robin itu. Meskipun kalah dari Thailand, SM tetap menjadi juara karena unggul head to head atas Harbour maupun Timnas Malaysia. Sebab, keduanya telah ditundukkan oleh SM. “Semua berperan dalam pertandingan tersebut. Tidak hanya yang tampil di lapangan, tetapi juga yang berada di bangku cadangan. Semua memberikan kontribusi,” tutur Fictor setelah pertandingan. Dia menambahkan, instruksinya untuk mempersulit pemain Harbour mencetak angka dari luar area tiga poin berhasil dijalankan dengan baik. Itu terbukti, dari total 18 upaya pemain Harbour melakukan lemparan tiga poin, hanya empat yang berhasil masuk. Meski sudah hampir pasti juara, Ito –sapaan Fictor––tidak akan mengendurkan permainan pada–game terakhir. Dia akan menurunkan formasi inti. “Semua pemain inti akan diturunkan, termasuk pemain asing. Mereka dibayar mahal-mahal untuk bermain,” ucap pelatih kelahiran Medan tersebut. Salah satu kunci keberhasilan SM terletak pada kontribusi duo pemain asing. Itu diakui oleh Frederick Arejula, manajer tim Harbour. “Tim kami kesulitan meredam keduanya,” tegasnya. “Untuk sementara, kami hanya bisa menurunkan satu di antara dua pemain asing yang kami bawa,” sambungnya. Samuel Ekwe, pemain asing Harbour asal Nigeria, tidak bisa tampil karena bermasalah dengan administrasi. Dia tidak memiliki asal klub. Sebab, dia berada di Filipina dalam rangka menimba ilmu. “Kami sudah pasti kehilangan gelar. Sebab, Indonesia tidak akan mungkin kalah dari Thailand,” imbuh Frederick. Pada laga lainnya, Timnas Malaysia berhasil menang atas Timnas Thailand dengan skor 101-78. David Zamar, pelatih Malaysia, mengatakan bahwa hasil positif itu tidak lepas dari keberhasilan timnya mempelajari kesalahan saat kalah dari SM. (pen/roq)
JADWAL HARI INI (6/4)
15.00 WIB: Satria Muda v Timnas Thailand 17.00 WIB: Harbour Centre v Timnas Malaysia

HASIL KEMARIN WIB
Charlotte Bobcats Toronto Raptors Philadelphia 76ers Atlanta Hawks Miami Heat Washington Wizards New Jersey Nets Detroit Pistons Golden State Warriors Memphis Grizzlies New York Knicks New Orleans Hornets San Antonio Spurs Utah Jazz Indiana Pacers Milwaukee Bucks Minnesota Timberwolves Phoenix Suns Dallas Mavericks LA Lakers Houston Rockets Seattle SuperSonics 105 100 109 104 95 109 87 106 117 86 110 118 64 90 105 101 88 117 108 112 79 66

CUMA NONTON: Yi Jianlian duduk di bangku cadangan ketika timnya menjamu Indiana Pacers kemarin.

Yao Ming Menjanjikan, Yi Butuh Tiga Pekan
BEIJING - Publik pencinta bola basket Tiongkok tak perlu waswas lagi dengan kondisi kesehatan Yao Ming. Ada kabar melegakan dari center yang berkarir di NBA bersama Houston Rockets itu. Lebih dari sebulan pasca menderita cedera keretakan tulang kaki kiri, titik terang mulai didapatkan. Operasi dan berbagai upaya yang dilakukan memberikan hasil yang memuaskan. Yao pun makin optimistis bisa memperkuat negaranya pada Olimpiade Beijing 2008, Agustus mendatang. ”Saya tak berpikir akan melewatkan olimpiade. Saya sudah mulai melakukan latihan di gym dan semua berjalan baik bagi saya. Saya tak lagi merasakan sakit di kaki kiri,’’ ungkap Yao kepada China Daily. Penegasan itulah yang sangat ditunggutunggu publik Tiongkok selama ini. Maklum, sejak Yao menjalani operasi untuk menyembuhkan cederanya pada awal Maret lalu, banyak spekulasi yang berkembang dan membuat resah para penggemarnya. Lebih lanjut, Yao mengatakan bahwa maksud kedatangannya ke Tiongkok kali ini disebabkan rasa bosan yang menghinggapi. Selama masa pemulihan, Yao banyak menghabiskan hari-harinya di gym, atau rumah. Selain itu, kehadirannya di kampung halaman itu disebutkan untuk mendapatkan pengobatan tradisional Tiongkok. Yao bersikeras mempertahankan keputusannya untuk mendapatkan pengobatan warisan leluhur itu. Meski mendapatkan banyak kritik dari para penggemar bola basket di AS, dia menganggap pendapat yang menentang itu sebagai angin lalu. ”Tak ada alasan untuk tak memanfaatkannya. Cara itu (pengobatan tradisional) sudah digunakan di negara kami sejak ribuan tahun lalu. Saya tak berpikir itu bertentangan dengan ilmu pengetahuan,’’beber center berusia 27 tahun itu. Belum habis euforia menyusul kabar menggembirakan Yao, publik Tiongkok kembali dibuat tegang menanti kabar terbaru dari andalan yang lain, Yi Jianlian. Forward yang bermain untuk Milwaukee Bucks itu divonis absen di sisa laga NBA gara-gara mengalami cedera ligament lutut kiri. Gara-gara cedera itu, Yi divonis tak dapat mengikuti tujuh laga sisa Bucks. Meski demikian, ada garansi bahwa cedera itu tak akan menghalangi Yi tampil di olimpiade. Penyebabnya, cedera Yi tak terlampau mengkhawatirkan. Pelatih Bucks Larry Kristkowiak menjamin itu. Menurut dia, berdasar diagnosis tim medis, Yi hanya memerlukan dua hingga tiga pekan untuk bisa kembali aktif. ’’Kabar yang kami dapatkan lebih baik daripada yang kami perkirakan,’’ tegas Kristkowiak. (ady/roq)

(Catatan: Tuan rumah disebut terakhir)

KLASEMEN 10 BESAR
WILAYAH TIMUR 1. x-Boston Celtics* 2. x-Detroit Pistons* 3. x-Orlando Magic* 4. x-Cleveland Cavaliers 5. x-Philadelphia 76ers 6. x-Washington Wizards 7. x-Toronto Raptors 8. Atlanta Hawks 9. New Jersey Nets 10. Indiana Pacers 60-15 54-21 47-28 42-34 39-37 39-37 38-38 35-41 32-44 31-45

WILAYAH BARAT 1. x-New Orleans Hornets* 53-22 2. San Antonio Spurs 52-24 3. x-LA Lakers* 52-24 4. Utah Jazz* 51-26 5. Phoenix Suns 51-25 6. Houston Rockets 51-25 7. Dallas Mavericks 47-29 8. Denver Nuggets 46-29 9. Golden State Warriors 46-30 10. Portland Trail Blazers 38-38
AP PHOTO/KEVORK DJANSEZIAN

KLASEMEN SEMENTARA
Tim 1.(2) Satria Muda Indonesia 2.(1) Harbour Centre Filipina 3. Timnas Malaysia 4. Timnas Thailand M 2 2 2 2 Mg 2 1 1 K 1 1 2 Mmsk-Kmsk P 181-171 184-156 187-166 141-207 4 3 3 2 DUEL SUPERSTAR: Kobe Bryant (kanan) dihadang point guard Dallas Mavericks Jason Kidd pada bentrok di Staples Center, Los Angeles, kemarin.

Ket: M: Main, Mg: Menang, K: Kalah, Mmsk-Kmsk: Memasukkan-Kemasukan, P: Poin

*Juara Divisi x-Lolos ke Playoff

Pingsan setelah Ditabrak Rekan Sendiri
TERPEJAM: Alexander Johnson tergeletak di lantai setelah bertabrakan dengan rekannya sendiri.

Johnson Tambah Daftar Cedera Heat
WASHINGTON - Kekalahan seakan sudah menjadi hal yang biasa bagi Miami Heat musim ini. Begitu pula dengan kehilangan pemain akibat cedera.–Tapi, insiden yang menimpa Alexander Johnson kemarin (5/4) membuat panik pelatih, rekan satu tim, penonton, terutama tim medis. Forward Miami Heat itu sempat tak sadarkan diri setelah terlibat benturan keras dengan rekannya, Mark Blount. Johnson terjatuh ke lantai dalam posisi tubuh yang
AP PHOTO/HARAZ N. GHANBARI

kurang tepat. Insiden yang juga membuat cemas pendukung Washington Wizards itu terjadi ketika kuarter keempat masih tersisa sekitar sembilan menit. Heat menyerah 95109 dari tuan rumah pada laga itu. Johnson baru siuman setelah di ruang ganti. Meski kesadarannya sudah kembali, dia masih belum dapat memberikan respons. Tim medis membuat keputusan cepat dengan melarikannya ke rumah sakit untuk CT Scan. ”Dia terkena hantaman di pelipisnya dan tak dapat memberikan tanggapan apa pun,” ujar Riley sebelum Johnson keluar dari rumah sakit. ”Kami belum yakin, apa yang terjadi kepadanya. Dia bernapas, tapi tak bisa

memberikan respons terhadap orang di sekelilingnya dan di mana dia berada,” tambahnya. Namun, Johnson tak berlama-lama di rumah sakit. Heat membawanya serta dalam penerbangan pulang ke Miami. Belum diketahui tindakan lanjutan yang diberikan untuk Johnson. Cederanya Johnson itu tentu menambah panjang daftar pemain cedera di kubu Heat. Sebelumnya, mereka sudah harus ditinggalkan para pemain pilarnya sebelum kompetisi berakhir. Sebut saja Dwyane Wade, Alonzo Mourning, Jason Williams, dan Marcus Bank. Sehari sebelumnya, Heat mengumumkan Shan Marrion terpaksa absen hingga akhir musim ini karena cedera kaki kiri. (ady/roq)

Tyrone Tang; Guard Andalan Harbour Centre Filipina yang Gemar Fotografi

Hasil Jepretan untuk Suvenir dan Mengintip Gerakan Pemain Lawan
Berprofesi sebagai pebasket profesional tak menjadi hambatan bagi Tyrone Tang untuk melanjutkan hobi fotografi. Justru, dengan hobinya itu, dia mendapatkan banyak manfaat.
BANYAK aktivitas yang biasa dilakukan seorang atlet untuk ”membunuh” rasa jenuh di sela-sela keikutsertaannya pada sebuah turnamen di luar negeri. Ada yang doyan jalan-jalan di mal untuk cuci mata, atau berburu suvenir. Ada juga yang memilih berdiam diri di hotel sambil menonton televisi, browsing internet, atau bermain PlayStation. Bahkan, tak sedikit pula yang menyalurkan hobi membaca. Namun, cara yang dipilih Tyrone Tang sedikit berbeda. Guard andalan klub Harbour Centre (Filipina) itu memilih menyalurkan hobi fotografi di sela-sela keikutsertaannya dalam ajang South East Asia Basketball Association (SEABA) Champions Cup 2008 di Sportsmall Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, 4–6April 2008. Tak heran, ketika timnya tidak sedang dijadwalkan bermain, pria yang biasa disapa Ty itu pasti sudah menenteng kamera dan berburu beragam objek. Itu terlihat Jumat lalu (4/4). Setelah timnya bertanding, Ty langsung larut dengan hobinya. Banyak objek yang dia jepret. Misalnya, kondisi venue, aktivitas teman-teman setim ketika menonton pertandingan, dan tak ketinggalan pula aksi-aksi tim yang sedang bertanding. ”Saya cukup lama menyukai hobi ini (fotografi). Saya biasanya memanfaatkan momen-momen seperti ini (turnamen di luar negeri) untuk memotret banyak hal. Hasil pemotretan itulah suvenir yang saya bawa ketika kembali ke Filipina. Banyak teman yang suka dengan hasil jepretan saya,” kata pria kelahiran 1984 itu. Dia menjelaskan, dengan aktivitas itu, dirinya bisa memiliki banyak rekaman untuk diceritakan kepada temanteman.Yang utama ialah menjelaskan sesuatu yang tidak ada di negaranya. “Saya baru pertama ke Indonesia dan saya sangat senang. Tapi, makanannya terlalu pedas,” ucapnya. Selain itu, pemain bertinggi 170 cm tersebut juga mengatakan bahwa aktivitas memotret bisa bermanfaat untuk diri sendiri maupun timnya. “Saya biasanya menyempatkan diri untuk memotret pertandingan calon lawan yang akan kami hadapi. Hasil jepretan itu bisa menjadi sarana untuk mengetahui gerakan atau kebiasaan pemain lawan,” tuturnya. Salah satu manfaat lebih yang dia rasakan lewat hobi fotografi itu ialah menghilangkan ketegangan dan membuang rasa jenuh. Hasilnya cukup efektif. Ty berhasil tampil menawan kala timnya menundukkan Timnas Thailand pada laga pembuka, Jumat (4/ 4). Dia menjadi mesin poin tersubur bagi timnya dengan donasi 21 poin. ”Selain fotografi, saya mulai serius berlatih golf. Permainan itu (golf) juga sangat bermanfaat. Selain melatih ketahanan fisik dan akurasi pukulan, olahraga itu menempa mental dan kejujuran,” sambungnya, yang tercatat sebagai mahasiswa semester tiga Della Salle University Filipina. (pen/roq)

AKHMAD EFENDI/JAWA POS

HOBI: Tyrone Tang saat asyik mencari objek jepretan kamera, Jumat (4/4) lalu.

www.AbgTop.info

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful