You are on page 1of 15

PENGORGANISASIAN

KOMUNITAS

BAGIAN JIWA-KOMUNITAS
FIK -UI

PENGORGANISASIAN KOMUNITAS
Pengertian
Proses pemberian dukungan terus-terusan dalam hal:
o Mendidik untuk tahu dan sadar secara krisis
situasi yang ada
o Bekerja sama mengumpulkan data dan
mengidentifikasi masalah
o Menggerakkan dan mengembangkan
kemampuan menyelesaikan masalah
2

PARTNERSHIP
1.

2.

3.

Informed
Tahu persepsi, hak dan tanggung jawabnya dan
anggota lain.
Flexible
Mengakui keunikan dan kesamaan dari peserta
Negociated.
Karena kontribusi bervariasi pada peserta dan
situasi perlu negoisasi.

Kekuatan dari semua peserta

Partnership = Mitra = Sekutu


Peran serta / keterlibatan masyarakat
Sangat penting untuk / mengembangkan
tanggung jawab masyarakat terhadap
kesehatan masyarakat sendiri

PHC, Self-reliance
Health is not given
4

Tiga Model Pengorganisasian Komunitas


1.
2.
3.

Locality Development : Peran serta seluruh


masyarakat untuk mandiri
Social Planing : Rencana para ahli dan
menggunakan birokrasi
Social Action : Fokus pada korban

Tahap Pengorganisasian Komunitas


( Fleksibel, Kreatif, Inovatif )
1.
2.
3.

4.
5.
6.

Fase Persiapan
Fase Pengorganisasian
Fase Edukasi dan Latihan
Fase Formasi Kepemimpinan
Fase Koordinasi Intersektoral
Fase Akhir

Fase Persiapan
Memilih area
o Memilih cara kontak
o Mempelajari masyarakat
o Integrasi dengan masyarakat
Kunjungan
Partisipasi dalam kegiatan sosial
Sesuaikan gaya hidup
Tinggal di masyarakat
o

Terbina Rasa Percaya


7

Fase Pengorganisasian
Sosial tercapai saling percaya
o Pembentukan kelompok kerja kesehatan
Rapat / musyawarah desa Rt, Rw, Lurah dan
aparatnya ORMAS, TOMA, Kader + Puskes
Pemilihan kelompok inti
Partisipatif
pengendalian oleh masyarakat
Struktur sederhana
o Pengakuan / pengesahan KKK oleh lurah atau
penguasa daerah Penting untuk berfungsi
o

Fase Edukasi dan Latihan


( Fase Kerja )
o
o
o
o
o
o

o
o

Pertemuan teratur
Definisi masalah
Kajian dan analisa
Tetapkan tujuan
Rencana tindakan dan kaji sumber-sumber
Edukasi dan latihan pelayanan
Marketing (pemasaran)
Evaluasi
9

Fase Formasi Kepemimpinan

Dalam proses akan dikembangkan kemampuan


1. Kepemimpinan
2. Pengorganisasian Masyarakat
3. Pendanaan Masyarakat

10

Fase Koordinasi Intersektor


Kerjasama intersektoral
o Menetapkan jalur kerjasama
o

Fase Akhir
Rencana perubahan bertahap
Aksi massal (Gebrakan)
Pembinaan
Pengembangan
o Pengendalian dan pengontrolan
o

11

Development of

12

PERBANDINGAN
PENGORGANISASIN KOMUNITAS
DAN PROSES KEPERAWATAN
PENGORGANISASIAN

Analisis komunitas

Design, inisiasi
Implementasi
Maintenance,
konsolidasi
Desiminasi,
reassesment

PROSES
KEPERAWATAN
Pengkajian kes. Kom
Diagnosis komunitas
Rencana kes. Kom
Implementasi

evaluasi
13

Comparison of process goals versus


outcomes in child health promotion
Client focus Process goal

Individual
or family

Aggregate

Communit
y

Development of
problem solving
skills
Development of
collaborative
planning skillsby
nurses and
aggregate members

Outcome
healthy
children

Establishment ao a
well-child clinic in a
low-income
neighborhood
Community health

Community
competence
14

Pelayanan
Tim Inti
Kelompok 01
Peserta latihan
20

Kelompok
10 P.Latihan

Kelompok
15 P. Latihan

Dasa wisma / perpuluhan


Karang taruna
Karang balita
Karang whreda (usila)
Kelompok BUMIL
dll
15