Desa Padasuka, alamnya indah, penduduknya ramah, subur tanahnya dapat dilihat dari sawah yang membentang dan

kebun-kebun yang subur, air mengalir di sana-sini memberi kebahagiaan bagi orang desa yang tinggal di tempat itu.

7

Mata pencaharlan penduduk desa Padasuka yang utama adalah bertani dan membuat gula aren.

8

Di desa Padasuka, ada seorang penduduk yang oleh teman-teman sedesanya dipanggil Pak Soma, karena memang itulah nama sebenarnya. Pak Soma adalah penduduk desa Padasuka yang kehidupan sehariharinya membuat gula, dengan bahan utamanya berasal dari nira.

9

Pak Soma sangat mencintai desanya, itu sebabnya Pak Soma betul-betul memperhatikan kehidupan dan kemajuan desanya. Begitu pula bila ada kerusakan di desa tersebut, Pak Soma selalu mengusahakan suatu cara untuk menplamatkannya.

10

Padasuka sangat terkenal dengan gula arennya. Karena di desa ini banyak sekali terdapat pohon aren yang oleh penduduk sering diambil niranya untuk dibuat gula aren. Karena banyaknya pohon aren,penduduk di desa ini menjadikan pohon aren sebagai satu sumber penghidupan yang cukup besar.

11

Selain diambil niranya, oleh penduduk Padasuka diambil pula bagian bagian yang lainnya, karena pohon aren ini banyak sekali manfaatnya.

12

Daun pohon aren selain untuk diambil lidinya, daunnyapun bisa dipergunakan untuk merokok (kawung) Bijinya yang muda dapat dibuat makanan, biasanya dibuat kolak atau manisan. ljuk pohon aren dapat dipakai bantal kursi, atap rumah, sapu dan sebagainya. Batangnya biasa diambil kanjinya, bagian kayu yang keras biasa dibuat tangkai pacul atau untuk kayu bakar.

13

Semakin lama pohon aren di Padasuka semakin berkurang, sebabnya selain busuk karena tua, banyak juga sebab-sebab lainnya, terutama karena manusia juga. Pohon aren banyak yang ditebangi untuk diambil kanji dan kayunya.

14

Sedangkan musang yang biasa membenihkan aren banyak diburu, dibunuh karena banyak merusak milik penduduk, terutama binatang temak.

15

Pada suatu hari Pak Soma merasa prihatin ketika melihat pohon aren yang hanya tinggal batangnya. - Lama-kelamaan pohon aren ini bisa habis, karena terlalu tua,

16

- Mang Jaka, kenapa pohon aren ini ditebangi..? + Ahhh ... bagaimana ya Pak Soma, saya sudah habis pikir dari mana saya bisa mencari uang untuk membayar biaya sekolah si Maman,mungkin kalau pohon aren ini diambil kanjinya uangnya bakal agak besar. - Kalau begini keadaanya lama-lama pohon aren ini musnah.

17

- Bah Anom, (karena) abah sudah tua dan berpengalaman, mungkin abah tahu, apa pohon aren itu dapat ditanam oleh manusia ? + Nah, dalam hal ini abah tidak tahu. Beberapa kali Abah mencoba menanam tapi belum pemah jadi mungkin caranya salah. - Begitulah Bah, saya bingung nih melihat pohon kawung di desa kita rasanya berkurang terus, sedangkan abah tahu sendiri yang bisa menanam itu hanya musang.

18

+ Begini saja jang Soma, tanyakan saja ke Dinas Perkebunan disana kan ahlinya dalam bidang pepohonan, mungkin mereka tahu. - Betul ya Bah, sarannya bagus. Biar besok saja saya akan kesana.

19

- Bu, besok saya mau ke Dinas Perkebunan, pulangny agak sore, sekalian mau nengok mang Toha khawatir sakitnya berkelanjutan. + Jangan lupa Pak, tolong belikan buku tulis buat si Ujang di toko Haji Eman.

20

+ Iya pa, sekalian tolong pinjamkan majalah buat Nani ke ceu Warti. - Iya, mudah-mudahan tidak lupa.

21

KEESOKAN HARlNYA DI KANTOR DINAS PERKEBUNAN - Assalaamu 'alaikum, selamat pagi pak mantri ? + Wa 'alaikum salam. Eh..,Pak Soma, lama sekali tidak bertemu, silahkan duduk Pak Soma, ada apa ini sepertinya penting sekali ?

22

- Ini lho Pak mantri, saya merasa sayang meliha semakin berkurangnya pohon aren di desa takut punah nantinya. Ya sebabnya Pak Mantri tahu sendiri, sedangkan setahu saya pohon aren itu hanya bisa ditanam oleh musang, sementara banyak musang yang di bunuh karena merusak + Lalu ..?

23

- Saya ingin bertanya, apakah kita dapat menanam pohon aren ? + Nah ... kebetulan sekali, sekarang ini Dinas seang mendorong agar petani mau menanam pohon aren soalnya kalau ditebangi terus tanpa ada yang menanaminya kembali, lama lama pohon aren ini akan habis

24

-

Sekarang begini saja Pak Soma, kalau Pak Soma bermaksud untuk membenihkan pohon aren, sediakan saja benih dan bahan-bahan lainnya, yaitu biji aren atau kolang kaling yang jatuh sendirt dari pohonnya, air cuka atau akisir, abu dan karung. + Mudah kalau hanya itu, ... tapi bagaimana cara membuatnya ?

25

- Bibit kawung itu sebenarnya bisa dari berbagai cara, siantaranya : dari biji aren yang bekas dimakan musang, lalu bisa juga mengambil langsung dari pohonnya, biji yang tua warnanya kuning kecoklat coklatan atau yang sudah jatuh ke tanah.

26

- Biji aren bekas musang - Diambil dari pohonnya langsung, yang sudah tua wamanya kuning kecoklat-coklatan. - Yang jatuh sendiri (dari pohonnya).

27

- Nah...nanti saya atau petugas perkebunan yang lain akan kesana,menunjukkan bagaimana cara mengerjakannya, biar sekaligus praktek ajak teman-teman yang lain biar pada tahu. + Terimakasih banyak kalau begitu, Pak mantri. Karena sudah siang saya mau pamit saja, sekalian mau nengok Mang Toha di Babakan Khawatir parah sakitnya. - Ya bagus kalau begitu. Salam buat Pak Lurah di desa.

28

-

Bibit diambil dari pohon aren yang sehat, daunnya lebat dan dapat menghasilkan buah yang banyak

29

-

Buah aren harus masak benar, sehat dan berukuran besar, hal ini ditandai dengan kulit buah yang kuning kecokiatan, halus (tidak diserang hama dan penyakit) berdiameter minimum 4 cm.

30

SEMINGGU KEMUDIAN + Nah Pak mantri, ini biji aren, abu, akisir, dan karung yang diperlukan, Apa ini cukup ? - Cukup Pak Soma, Nah sekarang minfa tolong neng Nani untuk menjerang air, bukan untuk saya tapi untuk mencuci biji kawung setelah dicampur dengan abu,

31

- Sebelum biji aren yang telah dikupas disiram air panas, biji aren harus dicampur dulu dengan abu, supaya kesat dan bibit penyakitnya mati, nah caranya begini.

32

- Sesudah kesat. biji aren disiram air panas mendidih sampai matang betul

33

-

Nah ... sekarang campurkan akisir, bisa juga menggunakan air cuka, banyaknya setengah dari air panas yang tadi dipakai

34

+ +

Simpan selama dua hari dua malam Supaya apa Pak mantri ? Agar mata bijinya lunak Ooh... seperti dalam perut musang mungkin ya ?

35

-

Nanti setelah dua hari dua malam, biji aren hanis di rendam di air yang mengalir selama sepuluh hari dan harus diaduk setiap hari agar lendimya hilang. Bagaimana bisa dimengerti ?

36

+ Jadi setelah sepuluh hari biji aren ini bisa ditanam ? - Wah ... Jangan dulu. Nah ini gunanya karung. Karung ini nanti dilubangi kecil-kecil. Lalu biji aren yang sudah direndam tadi dimasukkan kedalam karung. Setelah itu dikubur di dalam tanah selama sebulan agar kecambahnya tumbuh. + Ternyata lama ya Pak mantri ? - Ya memang harus begitu.

37

-

Nanti setelah kecambahnya tumbuh, saya akan kembali kesini, sambil menerangkan bagaimana cara menanamnya

38

SETELAH DUA HARI DIRENDAM, PAK SOMA MENGADUK BIJI AREN SETIAP PAGI DI PANCURAN SELAMA SEPULUH HARI,

39

HARI KESEBELAS - Coba Jang (nak) kemarikan karung yang sudah dilubangi (biji aren yang telah di aduk dimasukkan kedalam karung yang telah dilobangi).

40

-

Gali lagi .sedikit lubangnya biar lebih tenembunyi, (Pak Soma membuat lubang untuk mengubur biji arennya).

41

BIJI AREN DIKUBUR SELAMA SATU BULAN - Coba kita gali karungnya, awas tercangkul ! (kata Pak mantri pada Pak Soma).

42

- Nah ternyata kecambahnya tumbuh, kalau sudah begini tinggal ditanam + Ohh... jadi bisa ditanam di kebun begitu, Pak mantri ? - bisa, tapi bisa juga ditanam di polybag dulu, biar lebih bagus, soalnya bakal lebih terawat . Caranya begini.

43

-

Nah Pak Soma, selain dari cara yang tadi masih ada lagi cara yang lain yaitu : Biji aren bekas dimakan musang atau cara fementasi di tempat sampah. Nah caranya seperti ini ...

44

BIJI AREN BEKAS MUSANG Musang sangat menyukai biji aren yang sudah tua

45

- Biji direndam dalam air dingin selama 5 menit, setelah itu dicuci sampai bersih. - Dijemur selama 2 hari. Seharinya 8 jam dari jam 8 pagi sampai jam 8 sore.

46

BIJI YANG SUDAH SIAP DIBENIHKAN

47

- Buah aren yang sudah kuning kulitnya perlu dibusukan dulu kulit dan daging buahnya, sehingga bijinya mudah diambil. - Pembusukan dilakukan dengan memeram buah itu dalam timbunan sampah yang basah dan agak membusuk selama kira-kira 15 hari. Timbunan itu terus-menerus dibasahi.

48

- Sesudah 15 hari diperam dan mengalami fermentasi oleh bakteri pembusukan sampah, buah aren itu gampang dikupas, karena kulitnya sudah berubah lunak

49

- Setelah dikuliti, biji dicuci bersih dan dikeringkan diterik matahari selama 2 hari.

50

BIJI YANG SUDAH SIAP UNTUKVDIBENIHKAN

51

- Biji aren hasil kupasan direndam dalam larutan bakterisida selama 5 menit, kemudian bisa langsung ditanam. - Biji ditanam di media pasir jaraknya sekitar 4 - 5 cm. - Disiram setiap pagi agar media pasir tetap lembab.

52

- Jika daun kecil sudah muncul dipermukaan media pasir, maka bibit persemaian tadi sudah siap untuk dipindahkan kedalam media pembi bitan.

53

PERKEMBANGAN BIJI AREN DALAM MEDIA PASIR - Usia 12 - 13 hari - 3 minggu kemudian

54

PERKEMBANGAN BIJI KAWUNG

55

PERKEMBANGAN BIJI KAWUNG DALAM POLYBAG

56

- Kalau dengan cara ii, pertumbuhannya dirasakan lamban, boleh juga dimodifikasi, yaitu biji diiris aga cepat bertunas - Sebelum disemaikan, biji diiris bagian punggungnya, di dekat tunasnya, selebar kira kira 5 mm - Biji yang sudah diiris kemudian direndam dalam air selama 24 jam, supaya air meresap ke dalam endosperm sampai jenuh. Barulah biji bengkak disemaikan

57

CARA MENANAM MENGGUNAKAN POLYBAG - Pertama, sediakan dulu tanah, pasir dan pupuk kandang dengan perbandingan yang sama yaitu 1 : 1 : 1. Campur hingga rata.

58

- Tempatkan tanah ke dalam pol'aag: kalau ada dari plastik, bisa juga dengan bambu atau pelepah pisang.

59

- Masukkan biji aren, ke dalam polybag yang sudah diberi tanah, jangan terlalu dalam menanamnya.

60

- Susun polybag yang rapih, lalu payungi dengan bilik yang jarang atau dengan daun aren yang sudah kering

61

CARA MEMBUAT BEDENGAN - Bedengan menghadap dari utara ke selatan agar sisinya kena sinar matahari pagi. Bedengan dibuat dengan ukuran depan lebih tinggi dari yang belakang

62

63

- Nah klau sudah begini jangan di biarkan, polybag harus sering dibersihkan, jangan sampai banyak tumbuh rumput, usahakan agar tanahnya selalu gembur jangan sampai membatu.

64

SETAHUN KEMUDIAN - Alhamdulillah, ternyata tumbuh nih pohon arennya, Bu coba lihat kemari bibit aren ini, bagus sekali + Iya, betul ya Pak mantri, kaa kang akan ditanam di kebun ? = Nanti mungkin 4 bulan lagi, agar besar dulu

65

+ Pak Soma, bagaimana kalau saya minta bibitnya ? - Boleh, tapi tidak akan diberi banyak, sebaiknya membibitkan sendiri nanti saya beri tahu caranya.

66

4 BULAN KEMUDIAN - Kata Pak mantri menanamnya sekitar enam meteran dengan pohon yang lainnya.

67

DI BALAI DESA - Saudara-saudara sekalian, membenihkan aren itu Mudah sekali, hanya kita harus sabar ...

68

SETAHUN KEMUDIAN - Bagus sekali Pak Soma memiliki kebun pohon aren yang subur, nanti beri tahu penduduk desa yang lain agar bisa membenihkan sendiri. Pake saja balai desa biar enak menerangkann ya. + Terimakasih Pak Kades, insya Allah akan saya laksanakan.

69

PARA PETANI MEMBIBITKAN POHON AREN

70

DESA PADASUKA PENUH KEMBALI DENGAN POHON AREN.

71

TAMAT

72

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.