You are on page 1of 3

ESSAI GEOLOGI STRUKTUR

Oleh
Ichsan Alfan
Geologi struktur merupakan cabang ilmu geologi yang mempelajari deformasi atau
perubahan bentuk-bentuk arsitektur kerak bumi yang terbentuk karena gaya-gaya yang
bekerja pada kerak bumi akibat tektonik bumi dari arus konveksi magma. Bentuk-bentuk
arsitektur ini dapat dipelajari di permukaan bumi berupa singkapan-singkapan yang
terekam dalam batuan. Geologi struktur dipelajari untuk mengetahui arah gaya atau
tegasan, untuk mengetahui bentuk dan dimensi dari struktur dan untuk mengetahui
penyebaran material alam yang ekonomis.
Secara umum struktur geologi dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu struktur
primer dan sekunder. Struktur primer terbentuk bersamaan dengan pembentukan batuan,
misalnya struktur aliran dan struktur bantal pada lava pada batuan bekudan bidang
perlapisan, lapisan silang siur, gelembur ombak, dll pada batuan sedimen.
Sedangkan struktur sekunder terbentuk kemudian setelah batuan terbentuk, terjadi
karena adanya deformasi mekanis. Geologi struktur lebih berfokus pada struktur sekunder
hasil deformasi dari proses geologi seperti Kekar (Joint), Sesar (Fault) dan Lipatan (Fold).
Tahapan penelitian geologi struktur yaitu analisa deskriptif yaitu mengenal dan
mendeskripsikan sifat fisik dan geometri struktur geologi, analisa kinematika yaitu
mengamati perubahan translasi, rotasi,dilatasi dan distorsi yang terjadi dan alnalisa dinamik
yaitu menganalisa proses yang terjadi. Ada dua cara batuan terdeformasi yaitu deformasi
brittle (getas) dan deformasi ductile (kenyal). Unsur struktur geologi dibagi atas struktur
bidang (3D atau 2D) seperti bidang sumbu lipatan, bidang kekar dan budang sesar dan
Struktur garis (2D) seperti sumbu lipatan, gores garis (slicken side) pada cermin sesar dan
lineasi mineral pada foliasi gneiss.
Struktur geologi yang dikenal yaitu Kekar (Joint), Sesar (Fault) dan Lipatan (Fold).
Struktur kekar (Joint) adalah struktur rekahan pada batuan dimana tidak ada atau relatif

sedikit sekali. breksi sesar dan keberadaan bidang slicken side dan slicken line.100) yang arah pergerakannya relatif paralel dengan strike bidang sesar terbagi menjadi sesar mendatar sinistral yang blok batuan kirinya mendekati pengamat dan sesar mendatar dekstral yang blok batuan kannya mendekatai pengamat. Struktur lipatan adalah perubahan dari bentuk tubuh batuan yang mana dinyatakan sebagai lengkungan atau sekumpulan dari atau unsur bidang di dalam batuan. tidak termasuk dalam definisi sesar. mengukur pitch pada sliceken line dan mengamati sense of movement. dari skala minor sampai puluhan kilometer. pola kelurusan punggungan. Untuk mengamati bidang sesar yaitu dengan mengukur strike dip bidang sesar. longsor yang disebut Fissure. dan berdasarkan kemiringan dan penujaman bidang sumbu lipatan.900) yang arah pergerakannya tegak lurus dengan strike bidang sesar terbagi atas sesar normal yang pergerakan hanging wallnya relatif turun terhadap footwall. amblesan. Suatu sesar dapat berupa bidang sesar (Fault Plain) atau rekahan tunggal. zona hancuran. patahan gunting. Kekar yang memperlihatkan pergeseran bisa juga disebut sebagai sesar minor. kelurusan gawir dengan triangular facet. mataair panas. patahan sungkup.800 ) yang vektor pergerakannya terpengaruh arah strike dan dip bidang sesar. mempunyai dimensi panjang dan lebar yang beragam. dan bentuk lain seperti horst dan graben. Dan Oblique fault (pitch 100 . lipatan seret. keberadaan kekar. Tetapi sesar juga dapat dijumpai sebagai jalur yang terdiri dari beberapa sesar minor. Klasifikasi lipatan terbagi atassudut antar sayap. Rekahan yang cukup besar akibat regangan. dip slip fault (pitch 800 . Berdasarkan sudut antar sayap (interlimb angle) oleh . kekar tarikan (tensional joint). kekar hybrid (hybrid joint) Struktur patahan (Fault) merupakan struktur rekahan yang mengalami “pergeseran yang berarti” pada bidang rekahannya.Sesar berdasarkan arah pergeseran relatif dapat dibedakan menjadi dua jenis yaitu strike slip fault (pitch 00 . sesar naik yang arah pergerakan hangingwallnya relatif naik terhadap footwall. Kemudian untuk mengetahui jenis sesarnya dapat dibandingkan dengan klasifikasi yang sudah ada misalnya klasifikasi Rijkard(1972). Jalur sesar atau jalur penggerusan. Kekar diklasifikasikan secara genetik terdiri atas kekar gerus (shear joint) .sifat simetri.Indikasi umum sesar ditandai adanya kelurusan pola aliran sungai. Sesar ini terbagi atas kombinasi strike slip fault dan dip slip fault.

Steep dengan kemiringan axial plane 600 -800 . Upright dengan kemiringan axial plane 800 -900 . . Recumbent dengan kemiringan axial plane 00 -100. close (tertutup) dengan sudut antar sayap 700 -300 . moderate dengan kemiringan axial plane 300 -600 . lipatan yang kemiringan bidang sayapnya menuju arah yang berlawanan disebut antiform dan kemiringan bidang sayapnya menuju satu bidang disebut sinform. Berdasarkan sifat simetri dibedakan menjadi lipatan simetri dan asimetri yang ditentukan oleh bidang simetri. Fleuty mengklasifikasikan berdasarkan kemiringan dan penujaman bidang sumbu (axial plane/axial surface). open (terbuka) dengan sudut antar sayap 1200 -700.Berdasarkan kedudukan lipatan.Fleuty (1954) terbagi menjadi gentle (landai) dengan sudut antar sayap 1800 -1200 . Gentle dengan kemiringan axial plane 100 -300 . tight (ketat) dengan sudut antar sayap 300 -00 dan isoklinal (isoklin) dengan sudut antar sayap 00.