You are on page 1of 15

Geofisika adalah metoda yang mempelajari Bumi dan Batuan

menggunakan pendekatan-pendekatan Fisika dan Matematika. Ilmu Geofisika
merupakan gabungan dari konsep-konsep Ilmu Geologi dan Fisika. Ilmu

geofisika memiliki cakupan yang luas, dimulai dari Fisika ujungnya pada
Geologi Eksplorasi, malah mungkin masuk ke Domain Tambang dan Petroteur

Engineer, Domain yang termasuk “Pure Geophysics” atau “Theoritical
Geophysics”, digeluti pada bidang Ilmu Fisika, Ilmu Geofisika yang

mempelajari bumi secara umum juga disebut Global geophysics yang
mengamati dan menganalisa bumi, interior, gempa, dll, diketahui di bidang

lain “Solid Eart Geophysics”. Aplikasi geofiisika unutk eksplorasi disebut
Eksploration Geophysics, atau Geofisika eksplorasi atau Geofisika terapan.

Bumi sebagai tembat tingal manusia secara alami menyediankan

sumberdaya alam yang berlimpaKekayaan sumberdaya alam Indonesia sangat
melimpa. kita sebagai generasi penerus bangsa untuk harus berupaya untuk
dapat

memanfaatkan

sumberdaya

yang

ada

untuk

kesejahtraan

bangsa.Keterbatasan ilmu untuk mengolah sumberdaya alam tersebut menjadi
kendala untuk melangkah lebih lanjut. Sehingga kita merasa perlu untuk

mempelajari cara atau metode untuk mengungkap suatu informasi yang

terdapat di dalam perut bumi. Salah satu cara atau metode untuk memperoleh
informasi tersebut dengan menggunakan metode survei geofisika. Metode
tersebut merupakan salah satu cabang ilmu fisika yang mempelajari bidang

bumi khususnya perut bumi berdasarkan konsep fisika. Survei geofisika yang

sering dilakukan selama ini antara lain Metode gravitasi (gayaberat),
magnetik, seismik, geolistrik (resistivitas) dan elektromagnetik. Mari kita

pelajari dimanakah perbedaan dan keunggulan dari tiap masing-masing
metode geofisika tersebut.

1. Metode Gravitasi (metode gayaberat)
Dilakukan untuk menyelidiki keadaan bawah permukaan berdasarkan

perbedaan rapat masa cebakan mineral dari daerah sekeliling (r=gram/cm3).

harus dilakukan dengan sangat teliti untuk mendapatkan hasil yang akurat. Hanya saja metode penguluran data. batuan dasar. Pengukuran ini dapat dilakukan dipermukaan bumi. lubang di dalam masa batuan.Metode ini adalah metode geofisika yang sensitive terhadap perubahan vertikal. struktur geologi. struktur geologi. Metode ini sensitive terhadap perubahan vertical. atau permeabilitas magnetik tubuh cebakan dari daerah sekelilingnya. Dengan demikian struktur bawah permukaan dapat diketahui. batuan dasar. endapan sungai purba. di kapal maupun diudara. Perbedaan permeabilitas relatif itu diakibatkan oleh perbadaan distribusi mineral ferromagnetic.Metode Magnetik Dilakukan berdasarkan pengukuran anomaly geomagnet yang diakibatkan oleh perbedaan kontras suseptibilitas. urat hydrothermal yang kaya akan mineral ferromagnetic. Pengetahuan tentang struktur bawah permukaan ini penting untuk perencanaan langkah-langkah eksplorasi baik minyak maupun meneral lainnya. Eksplorasi biasanya dilakukan dalam bentuk kisi atau lintasan penampang. diamagnetic. dengan demikian anomali kecil dapat dianalisa. Perpisahan anomali akibat rapat masa dari kedalaman berbeda dilakukan dengan menggunakan filter matematis atau filter geofisika. Di pasaran sekarang didapat alat gravimeter dengan ketelitian sangat tinggi (mgal). shaff terpendam dan lain-lain. Disamping itu metode ini juga banyak dipakai dalam eksplorasi mineral dan lainnya. Metode gravitasi umumnya digunakan dalam eksplorasi jebakan minyak (oil trap). Dan metode ini juga sangat disukai pada studi geothermal karena mineral-mineral . oleh karena itu metode ini disukai untuk mempelajari kontak intrusi. Dalam metode ini yang dipelajari adalah variasi medan gravitasi akibat variasi rapat massa batuan di bawah permukaan sehingga dalam pelaksanaannya yang diselidiki adalah perbedaan medan gravitasi dari suatu titik observasi terhadap titik observasi lainnya. 2. paramagnetic. Prinsip pada metode ini mempunyai kemampuan dalam membedakan rapat massa suatu material terhadap lingkungan sekitarnya. umumnya digunakan untuk mempelajari tubuh intrusi.

panas bumi. Pengukuran intensitas medan magnetik bisa dilakukan melalui darat.Metode Seismik Merupakan salah satu metoda geofisika yang digunakan untuk eskplorasi sumber daya alam dan mineral yang ada di bawah permukaan bumi dengan . Metode magnetik memiliki kesamaan latar belakang fisika dengan metode gravitasi. Dalam magnetik harus mempertimbangkan variasi arah dan besar vektor magnetisasi. ditinjau dari segi besaran fisika yang terlibat. Di pasaran banyak ditawarkan alat geomagnet dengan sensitifitas yang tinggi seperti potongan PROTON MAGNETOMETER dan lain-lain Metode magnetik didasarkan pada pengukuran variasi intensitas medan magnetik di permukaan bumi yang disebabkan oleh adanya variasi distribusi benda termagnetisasi di bawah permukaan bumi. Penggunaan filter matematis umum dilakukan untuk memisahkan anomaly berdasarkan panjang gelombang maupun kedalaman sumber anomaly magnetic yang ingin diselidiki. Dengan demikian. Variasi intensitas medan magnetik yang terukur kemudian ditafsirkan dalam bentuk distribusi bahan magnetik di bawah permukaan. dan batuan mineral serta serta bisa diterapkan pada pencarian prospeksi benda-benda arkeologi. Metode magnetik sering digunakan dalam eksplorasi pendahuluan minyak bumi. Variasi yang terukur (anomali) berada dalam latar belakang medan yang relatif besar. Metode eksplorasi disukai karena data acquitsition dan data proceding dilakukan tidak serumit metoda gaya berat. metode magnetik memiliki variasi terhadap waktu jauh lebih besar. Namun demikian. laut dan udara.ferromagnetic akan kehilangan sifat kemagnetannya bila dipanasi mendekati temperatur Curie oleh karena itu digunakan untuk mempelajari daerah yang dicurigai mempunyai potansi Geothermal. kedua metode sama-sama berdasarkan kepada teori potensial. keduanya mempunyai perbedaan yang mendasar. yang kemudian dijadikan dasar bagi pendugaan keadaan geologi yang mungkin. 3. Data pengamatan magnetik lebih menunjukan sifat residual yang kompleks. sehngga keduanya sering disebut sebagai metoda potensial. sedangkan dalam gravitasi hanya ditinjau variasi besar vektor percepatan gravitasi.

gelombang seismik menjalar dengan kecepatan gelombang pada lapisan di bawahnya. Eksplorasi seismik atau eksplorasi dengan menggunakan metode seismik banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan minyak untuk melakukan pemetaan struktur di bawah permukaan bumi untuk bisa melihat kemungkinan adanya jebakan-jebakan minyak berdasarkan interpretasi dari penampang seismiknya. lapisan bumi. Setelah sumber diberikan maka akan terjadi gerakan gelombang di dalam medium (tanah/batuan) yang memenuhi hukum-hukum elastisitas ke segala arah dan mengalami pemantulan ataupun pembiasan akibat munculnya perbedaan kecepatan. Hal ini Gelombang seismik dipandang sebagai sinar seismik yang memenuhi hukum Snellius dan prinsip Huygens. Pada batas antar lapisan. Ada beberapa anggapan mengenai medium dan gelombang dinyatakan sebagai berikut : Anggapan yang dipakai untuk medium bawah permukaan bumi antara lain : Medium bumi dianggap berlapis-lapis dan tiap lapisan menjalarkan gelombang seismik dengan kecepatan berbeda. pada suatu jarak tertentu. Makin bertambahnya kedalaman batuan lapisan bumi makin kompak. Berdasar data rekaman inilah dapat ‘diperkirakan’ bentuk lapisan/struktur di dalam tanah (batuan) Metode seismik didasarkan pada gelombang yang menjalar baik refleksi maupun refraksi. gerakan partikel tersebut di rekam sebagai fungsi waktu. Kemudian. Anggapan yang dipakai untuk penjalaran gelombang seismik adalah : Panjang gelombang seismik << ketebalan memungkinkan setiap lapisan bumi akan terditeksi.Metode Geolistrik .bantuan gelombang seismik. Kecepatan gelombang bertambah dengan bertambahnya kedalaman. 4. vibroseis dll).Dalam metoda seismik pengukuran dilakukan dengan menggunakan sumber seismik (ledakan.

elektromagnetik. Metoda ini lebih efektif jika digunakan untuk eksplorasi yang sifatnya dangkal. resistivitas (tahanan jenis) dan lain-lain. jarang memberikan informasi lapisan di kedalaman lebih dari 1000 feet atau 1500 feet. antara lain : metode potensial diri. Dalam hal ini meliputi pengukuran potensial.Geolistrik merupakan salah satu metode geofisika yang mempelajari sifat aliran listrik di dalam bumi dan bagaimana cara mendeteksinya di permukaan bumi. Pada metode geolistrik tahanan jenis ini. Dari hasil pengukuran arus dan beda potensial untuk setiap jarak elektroda yang berbeda kemudian dapat diturunkan variasi harga hambatan jenis masing-masing lapisan di bawah titik ukur (sounding point).Metode Elektromagnetik VLF (Very Low Frequency) Salah satu metode yang banyak digunakan dalam prospeksi geofisika adalah metode elektromagnetik. magnetoteluric. Metode elektromagnetik biasanya digunakan untuk eksplorasi benda-benda konduktif.Kemudian beda potensial yang terjadi diukur melalui dua elektroda potensial. antara lain : Konfigurasi Schlumberger Konfigurasi Wenner Konfigurasi Dipole-dipole Konfigurasi Pole-dipole Konfigurasi pole-pole 5. dikenal beberapa jenis metode resistivitas tahanan jenis. arus dan medan elektromagnetik yang terjadi baik secara alamiah ataupun akibat injeksi arus ke dalam bumi. IP (Induced Polarization). Oleh karena itu metode ini jarang digunakan untuk eksplorasi munyak tetapi lebih banyak digunakan dalam bidang engineering geology seperti penentuan kedalaman batuan dasar. Perubahan komponen-komponen medan . arus listrik diinjeksikan ke dalam bumi melalui dua elektroda arus. Ada beberapa macam metoda geolistrik. pencarian reservoar air. arus telluric.Berdasarkan letak (konfigurasi) elektroda-elektroda arus. Dalam bahasan ini dibahas khusus metode geolistrik tahanan jenis. juga digunakan dalam eksplorasi geothermal.

Secara praktis. Metode aktif dilakukan dengan membuat medan gangguan kemudian mengukur respons yang dilakukan oleh bumi. elektrisitas atmosferis dan fisika ionosfer. pemberian arus listrik ke dalam tanah. Jumat. medan gravitasi bumi. pengiriman sinyal radar dan lain sebagainya. Penelitian geofisika untuk mengetahui kondisi di bawah permukaan bumi melibatkan pengukuran di atas permukaan bumi dari parameter-parameter fisika yang dimiliki oleh batuan di dalam bumi. pengukuran semacam ini disebut teknik pengukuran aktif. Beberapa contoh kajian dari geofisika bumi padat misalnya seismologi yang mempelajari gempabumi. atau ada juga yang memasukkannya ke dalam bagian dari Geologi. Medan alami yang dimaksud disini misalnya radiasi gelombang gempa bumi. Metode-metode geofisika Secara umum. dan eksplorasi seismik yang digunakan dalam pencarian hidrokarbon. Di Indonesia. Medan buatan dapat berupa ledakan dinamit. 24 Desember 2010 GEOFISIKA Geofisika adalah bagian dari ilmu bumi yang mempelajari bumi menggunakan kaidah atau prinsipprinsip fisika. medan magnetik bumi. Gelombang elektromagnetik seperti ini berasal dari alam dan dari pemancar frekuensi rendah (15-30 Khz) yang digunakan untuk kepentingan navigasi kapal selam. teknik ini memanfaatkan medan elektromagnetik yang berasal dari sumber yang tidak secara sengaja dibangkitkan di sekitar daerah pengamatan. geodinamika yang mempelajari dinamika pergerakan lempeng-lempeng di bumi. Saat ini. ilmu ini dipelajari hampir di semua perguruan tinggi negeri yang ada. medan listrik dan elektromagnetik bumi serta radiasi radioaktifitas bumi. Metode pasif dilakukan dengan mengukur medan alami yang dipancarkan oleh bumi. metode geofisika dapat diterapkan secara global yaitu untuk menentukan struktur bumi. Bidang kajian ilmu geofisika meliputi meteorologi (udara). ilmu tentang gunungapi (Gunung Berapi) atau volcanology. metode yang umum digunakan di dalam geofisika tampak seperti tabel di bawah ini: Metode Parameter yang diukur Sifat-sifat fisika yang terlibat .akibat variasi konduktivitas dimanfaatkan untuk menentukan struktur bawah permukaan. secara lokal yaitu untuk eksplorasi mineral dan pertambangan termasuk minyak bumi dan dalam skala kecil yaitu untuk aplikasi geoteknik (penentuan pondasi bangunan dll). baik geofisika maupun geologi hampir menjadi suatu kesatuan yang tak terpisahkan Ilmu bumi. Medan elektromagnetik yang digunakan dapat diperoleh dengan sengaja membangkitkan medan elektromagnetik di sekitar daerah observasi. Di dalamnya termasuk juga meteorologi. Dalam skala yang berbeda. Teknik ini lebih praktis dan mempunyai jangkauan daerah pengamatan yang luas. metode geofisika dibagi menjadi dua kategori yaitu metode pasif dan aktif. geofisika bumi padat dan oseanografi(laut). Teknik pengukuran lain adalah teknik pengukuran pasif. Biasaya geofisika masuk ke dalam fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). karena memerlukan dasar-dasar ilmu fisika yang kuat. Dari pengukuran ini dapat ditafsirkan bagaimana sifat-sifat dan kondisi di bawah permukaan bumi baik itu secara vertikal maupun horisontal. Contoh metode ini adalah Turam elektromagnetik. Metode ini kurang praktis dan daerah observasi dibatasi oleh besarnya sumber yang dibuat.

Karena perbedaan medan gayaberat ini relatif kecil maka diperlukan alat ukur yang mempunyai ketelitian yang cukup tinggi. atau bongkah besar) di bawah permukaan akan menyebabkan terjadinya gangguan medan gaya berat (relatif). Alat ukur yang sering digunakan adalah Gravimeter. bauksit. atau barit sangat sulit dideteksi melalui metoda magnetik maupun elektrik. Adanya variasi medan gravitasi bumi ditimbulkan oleh adanya perbedaan rapat massa (density) antar batuan. lensa. Untuk bumi yang berbentuk bulat. amplitudo dan frekuensi gelombang seismik Densitas dan modulus elastisitas yang menentukan kecepatan rambat gelombang seismik Gravitasi Variasi harga percepatan gravitasi bumi pada posisi yang berbeda Densitas Magnetik Variasi harga intensitas medan magnetik pada posisi yang berbeda Suseptibilitas atau remanen magnetik Resistivitas Harga resistansi dari bumi Konduktivitas listrik Polarisasi terinduksi Tegangan polarisasi atau resistivitas batuan sebagai fungsi dari frekuensi Kapasitansi listrik Potensial diri Potensial listrik Konduktivitas listrik Elektromagnetik Respon terhadap radiasi elektromagnetik Konduktivitas atau Induktansi listrik Radar Waktu tiba perambatan gelombang radar Konstanta dielektrik Metoda Gaya Berat Secara umum metoda gaya berat merupakan metoda geofisika yang mengukur variasi gaya berat (gravitational) di bumi. . Beberapa endapan seperti zinc. namun dapat dideteksi dengan metoda gaya berat (gravity). dan tidak berotasi. Metoda ini jarang digunakan pada tahapan lanjut eksplorasi bijih. maka massa bumi (M) dengan jari-jari (R) akan menimbulkan gaya tarik pada benda dengan massa (m) di permukaan bumi sebesar : dengan (g) adalah percepatan gaya berat vertikal permukaan bumi. Dasar teori yang dipakai dalam metoda ini adalah Hukum Newton tentang gravitasi bumi. Adanya gangguan ini disebut sebagai anomali gaya berat. tapi hanya untuk mengetahui profil batuan sampingnya (tidak dapat langsung mendeteksi bijihnya) melalui anomali densiti. Alat pengukur gayaberat di darat telah mencapai ketelitian sebesar ±0. Adanya suatu sumber yang berupa suatu massa (masif. homogen. namun cukup baik digunakan untuk mendefinisikan daerah target spesifik untuk selanjutnya disurvei dengan metoda-metoda geofisika lain yang lebih detil.Seismik Waktu tiba gelombang seismik pantul atau bias.01 mGal dan di laut sebesar ±1 mGal.

Grid (lintasan) yang umum digunakan cukup lebar yaitu antara 200 m s/d 1 km (500 ft s/d 1 mil). Gambar 1.01 mgal = 0. berotasi serta ber revolusi dalam sistem matahari. lintang 2. Elevasi setiap titik observasi harus diketahui dengan akurat karena akan diperhitungkan dalam pengkoreksian hasil pembacaan alat. pengaruh (getaran) tanah. Series dari hasil perhitungan akan diplot pada kertas grafik terhadap waktu (Gambar 1). Dengan demikian variasi gayaberat di setiap titik permukaan bumi akan dipengaruhi oleh 5 faktor. 1 Prosedur Lapangan Targetan observasi harus mempunyai kontras densiti yang jelas (significant) agar dapat dideteksi oleh gravimetri. Karena bentuk bumi bukan merupakan bola pejal yang sempurna. . tidak homogen. Begitu juga dengan waktu setiap pengukuran.1 g.Harga rata-rata gayaberat di permukaan bumi adalah 9.u). faktor-faktor tersebut harus diperhatikan (dikoreksi). Setiap titik pengamatan diusahakan bebas dari angin. ketinggian 3. yaitu : 1. Contoh pemplotan hasil pengukuran (0. dengan relif yang tidak rata. pasang surut 5.80 m/s2. dll. Satuan yang digunakan adalah gayaberat adalah milliGal (1 mGal = 10-3 Gal = 10-3 cm/s2) atau ekivalen dengan 10 gu (gravity unit). Variasi gaya berat yang disebabkan oleh variasi perbedaan densitas bawah permukaan adalah sekitar 1 mGal (100 mm/s2). variasi densitas bawah permukaan sehingga dalam pengukuran dan interpretasi. pohon-pohon. topografi 4.

Koreksi topografi (Terrain correction) .086 h gu. pasang surut) harus direduksi atau dihilangkan dari harga pembacaan alat. dimana F1 dan F0 adalah koordinat titik pengukuran dan titik base. p 242) BC = 3. 1973. dimana h adalah elevasi titik pengukuran. sehingga pengaruh 4 faktor lainnya (lintang. a.086 h gu. harga pengukuran gayaberat di permukaan bumi dipengaruhi oleh 5 faktor. b. Koreksi lintang (latitude) Koreksi terhadap titik pengukuran terhadap kutub bumi. FAC = 3. Sedangkan dalam melakukan survei gayaberat diharapkan satu faktor saja yaitu variasi densitas bawah permukaan. d.(Parasnis. ketinggian. c. Gambar 2. dimana h adalah elevasi titik pengukuran. p 239) 2 Koreksi Hasil Observasi Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa. Koreksi Bouguer (Bougeur correction) Koreksi massa lapisan yang diasumsikan berada diantara titik amat dengan bidang referensi (lihat Gambar 2). Koreksi Bougeour (Parasnis. 1973. topografi. Koreksi elevasi (Free-Air Correction) Koreksi ini merupakan koreksi terhadap pengaruh ketinggian pengukuran terhadap medan gravitasi bumi.

Jika data dapat diproses secepat proses akuisisi.Koreksi topografi. rekayasa. 3 Anomali Bouguer Merupakan anomali yang dicari dengan cara mereduksi hasil pengukuran lapangan dengan koreksikoreksi seperti yang telah diuraikan di atas. Dg = {Dgobs ± DgF + (3. Dapat dihitung dengan menggunakan Hammer Chart (lihat gambar 3). Tc. maka dikembangkan suatu cara transformasi untuk mempercepat proses analisis data. sehingga akan lebih menghemat waktu dan biaya. analisa data dan pemodelan biasanya dilakukan setelah kembali ke base camp atau laboratorium. Model yang digunakan untuk koreksi topografi dan diagram perhitungan (Parasnis. akibat perbedaan ketinggian antara titik observasi dengan base. adalah koreksi pengaruh topografi terhadap gayaberat pada titik amat. 1973.4191r) h + Tr} gu Contoh penentuan anomali dapat dilihat pada Gambar 4. p 245 dan 246). Untuk keperluan tersebut. maka kita dapat memodifikasi konfigurasi atau distribusi titik pengamatan di lapangan jika diperlukan.086 – 0. Metode Elektromagnetotelurik Metode elektromagnetotelurik merupakan metode geofisika yang sangat populer dan sering digunakan dalam survey geologi. Akan tetapi. . Gambar 4. dan arkeologi dalam segala variasi. terutama untuk jumlah data yang sangat besar. Contoh penentuan Anomali Bougeour Metode Geofisika Aktif dan Pasif 1. Gambar 3.

Setelah usikan diberikan. Metode Geo-radar Metode Georadar atau disebut juga dengan metoda Elektromagnetik Subsurface Profilling merupakan salah satu metode Geofisika untuk memetakan bawah permukaan yang relatif dangkal. Metode Seismik Metoda seismik adalah salah satu metoda eksplorasi yang didasarkan pada pengukuran respon gelombang seismik (suara) yang dimasukkan ke dalam tanah dan kemudian direleksikan atau direfraksikan sepanjang perbedaan lapisan tanah atau batas-batas batuan. pada suatu jarak tertentu. ledakan. Respons yang tertangkap dari tanah diukur dengan sensor yang disebut geofon. Pemakaian awal observasi seismik untuk eksplorasi minyak dan mineral dimulai pada tahun 1920an. benda bermassa besar yang dijatuhkan atau ledakan dinamit. Pada tahun 1909. sekarang seismik refleksi merupakan metode terbaik yang digunakan di dalam . Pada metode transformasi tersebut informasi mengenai kedalaman diperoleh dari frekuensi pengukuran atau waktu untuk metoda elektromagnet berdasarkan prinsip skin-depth. Intensitas sinyal ini sebanding juga dengan amplitudo gelombang pantul yang berkaitan dengan kontras konduktivitas. Sedangkan sinyal antaranya ditunjukkan oleh abu-abu (skala abu-abu). Mallet mengukur waktu transmisi gelombang seismik. Eksperimen seismik aktif pertama kali dilakukan pada tahun 1845 oleh Robert Mallet. Hal ini diterapkan untuk kasus sedimen lempung dengan hasil yang cukup memadai. warna putih berarti sinyalnya sangat lemah (tidak ada sinyal). Berdasar data rekaman inilah dapat diperkirakan bentuk lapisan/struktur di dalam tanah. dll). Mallet meletakkan sebuah wadah kecil berisi merkuri pada beberapa jarak dari sumber ledakan dan mencatat waktu yang diperlukan oleh merkuri untuk be-riak. Tugas akhir ini membahas modifikasi transformasi Bostick berdasarkan kajian empiris menggunakan model-model sintesis yang dilakukan Meju (1995). Kemudian tahanan jenis semu pengukuran ditransformasikan menjadi tahanan jenis efektif sehingga diperoleh tahanan jenis sebagai fungsi dari kedalaman. Warna penampang vertikal atau citra rekaman georadar tersebut menunjukkan sinyal yang terekam. Struktur 2-D dapat diidentifikasi menggunakan inversi data magnetotelurik 1-D selama struktur tersebut tidak terlalu jauh menyimpang dari model 1-D (berlapis horisontal). Metode seismik merupakan salah satu bagian dari seismologi eksplorasi yang dikelompokkan dalam metode geofisika aktif. yang mengukur pergerakan bumi. gerakan partikel tersebut di rekam sebagai fungsi waktu. distribusi harga amplitudo yang berkaitan dengan konduktivitas yang terekam diklasifikasikan dalam bentuk warna dengan menggunakan beberapa perangkat lunak. Kemudian.Inversi Bostick merupakan teknik yang sederhana dan cepat untuk analisis kurva sounding tahanan jenis semu dan fasa dari data megnetotelurik (MT). yang oleh kebanyakan orang dikenal sebagai bapak seismologi instrumentasi. dimana pengukuran dilakukan dengan menggunakan sumber seismic (palu. yang dikenal sebagai gelombang permukaan. Hal ini dimaksudkan agar diperoleh hasil transformasi berupa tahanan jenis sebagai fungsi dari kedalaman yang lebih realistis. yang dibangkitkan oleh sebuah ledakan. Sumber seismik umumnya adalah palu godam (sledgehammer) yang dihantamkan pada pelat besi di atas tanah. Hasil modifikasi transformasi Bostick diuji menggunakan data magnetotelurik sintesis 1-D dan 2-D. terjadi gerakan gelombang di dalam medium (tanah/batuan) yang memenuhi hukum-hukum elastisitas ke segala arah dan mengalami pemantulan ataupun pembiasan akibat munculnya perbedaan kecepatan. Untuk menunjang interpretasi secara kualitatif. 2. Andrija Mohorovicic menggunakan waktu jalar dari sumber gempa bumi untuk eksperimennya dan menemukan keberadaan bidang batas antara mantel dan kerak bumi yang sekarang disebut sebagai Moho. Metoda ini menggunakan prinsip-prinsip gelombang elektromagnetik yang kedalaman penetrasi dan besarnya amplitudo yang terekam sangat tergantung pada sifat kelistrikan dari batuan/media bawah permukaan dan frekuensi peralatan yang digunakan. Teknik seismik refraksi digunakan secara intensif di Iran untuk membatasi struktur yang mengandung minyak. Tetapi. 3. Warna hitam berarti sinyal yang terekam cukup tinggi.

Gelombang pantul ini dapat dibagi atas beberapa jenis gelombang yakni: Gelombang-P.Respon pada penjalaran gelombang seismik bergantung dari densitas batuan dan konstanta elastisitas lainnya. Kecepatan tersebut dikontrol oleh sekelompok konstanta fisis yang ada di dalam material dan dikenal sebagai parameter elastisitas. dll) pada prinsipnya dapat diketahui dari metode seismik. 1.Dapat dipergunakan untuk membatasi kenampakan stratigrafi dan beberapa kenampakan pengendapan. 5. Seismik refleksi Metoda seismik refleksi mengukur waktu yang diperlukan suatu impuls suara untuk melaju dari sumber suara. Sedangkan dalam seismik pantul. Perbandingan metode seismik dengan metode geofisika lainnya Keunggulan : 1. 2. Grafik waktu datang gelombang pertama seismik pada masingmasing geofon memberikan informasi mengenai kedalaman dan lokasi dari horison-horison geologi ini. tetapi analisis yang dilakukan masih sama dengan seismik bias. 2. dan sistem radar. Seismic refleksi hanya mengamati gelombang pantul yang datang dari batas-batas formasi geologi. terpantul oleh batas-batas formasi geologi. gelombang yang terjadi setelah usikan pertama (first break) diabaikan. GelombangS. setiap perubahan konstanta tersebut (porositas. 4. Macam metoda seismik Terdapat dua macam metoda dasar seismik yang sering digunakan. yaitu analisis berdasar kontras parameter elastisitas medium.Dapat menghasilkan citra kenampakan struktur di bawah permukan 3. permeabilitas. Seismik bias dihitung berdasarkan waktu jalar gelombang pada tanah/batuan dari posisi sumber ke penerima pada berbagai jarak tertentu. Metode ini pertama kali didemonstrasikan di Oklahoma pada tahun 1921. penetuan sumber gempa ataupun mendeteksi struktur lapisan tanah. Seismik refraksi (bias) Metoda seismik refraksi mengukur gelombang datang yang dipantulkan sepanjang formasi geologi di bawah permukaan tanah.Dapat mendeteksi variasi baik lateral maupun kedalaman dalam parameter fisis yang relevan.Memungkinkan untuk deteksi langsung terhadap keberadaan hidrokarbon . Informasi tentang medium juga dapat diekstrak dari bentuk dan amplitudo gelombang pantul yang direkam. Pada metode ini. sehingga sebenarnya hanya data first break saja yang dibutuhkan. kapal. Parameter jarak (offset) dan waktu jalar dihubungkan oleh sepat rambat gelombang dalam medium. dan Gelombang Love. yaitu seismik refraksi dan seismik refleksi.Metoda seismic repleksi banyak dimanfaatkan untuk keperluan Explorasi perminyakan. analisis dikonsentrasikan pada energi yang diterima setelah getaran awal diterapkan. Struktur bawah permukaan dapat cukup kompleks. Secara umum.eksplorasi minyak bumi. Gelombang Stoneley. sinyal yang dicari adalah gelombang-gelombang yang terpantulkan dari semua interface antar lapisan di bawah permukaan. Peristiwa refraksi umumnya terjadi pada muka air tanah dan bagian paling atas formasi bantalan batuan cadas. Refleksi dari suatu horison geologi mirip dengan gema pada suatu muka tebing atau jurang. yaitu kecepatan seismik. kompaksi. Analisis yang dipergunakan dapat disamakan dengan echo sounding pada teknologi bawah air. Informasi ini kemudian digambarkan dalam suatu penampang silang untuk menunjukkan kedalaman dari muka air tanah dan lapisan pertama dari bantalan batuan cadas. Sehingga. dan kembali ke permukaan tanah pada suatu geophone.

Deteksi langsung terhadap kontaminan. Eksplorasi seismik atau eksplorasi dengan menggunakan metode seismik banyak dipakai oleh perusahaan-perusahaan minyak untuk melakukan pemetaan struktur di bawah permukaan bumi untuk bisa melihat kemungkinan adanya jebakan-jebakan minyak berdasarkan interpretasi dari penampang seismiknya. Pengukuran lapangan 4. Survei pendahuluan (penentuan lintasan) 2. Eksplorasi seismik adalah istilah yang dipakai di dalam bidang geofisika untuk menerangkan aktifitas pencarian sumber daya alam dan mineral yang ada di bawah permukaan bumi dengan bantuan gelombang seismik. airgun. Penggambaran profile 7. membutuhkan komputer mahal dan ahli-ahli yang banyak. Sedang Seismik Refraksi dipergunakan untuk mendeteksi batuan atau lapisan yang letaknya cukup dangkal dan untuk mengetahui lapisan tanah penutup (overburden). weigh drop. Pemancangan (penandataan titik-titik ukur) dalam areal target 3. hammer. vibroseis.Reduksi dan prosesing membutuhkan banyak waktu. 5. EKSPLORASI GEOFISIKA Metoda geofisika merupakan salah satu metoda yang umum digunakan dalam eksplorasi endapan bahan galian. Seismik di bagi menjadi dua yaitu Seismik Refraksi (Bias) dan Seismik Refleksi (Pantul). Sumber tersebut dapat berupa ledakan(eksplosien). mendahului kegiatan-kegiatan eksplorasi intensif lainnya. Metoda ini tergolong kepada metoda tidak langsung. Mekanisme pengambilan data lapangan yang dipergunakan dalam Seismik Refraksi adalah . Pembuatan peta-peta geofisika 5.Peralatan yang diperlukan dalam akuisisi umumnya lebih mahal dari metode geofisika lainnya. Metode ini termasuk metode geofisika aktif.Banyaknya data yang dikumpulkan dalam sebuah survei akan sangat besar jika diinginkan data yang baik 2. tidak dapat dilakukan. Interpretasi anomali METODE SEISMIK REFRAKSI Metode Seismik adalah suatu metode dalam ilmu Geofisika yang dipergunakan untuk mendeteksi struktur bawah permukaan. dan sering digunakan pada tahapan eksplorasi pendahuluan (reconnaissance). watergun. Hasil rekaman yang diperoleh dari survei ini disebut dengan penampang seismik. misalnya pembuangan limbah. Penarikan garis-garis isoanomali 6.Perolehan data sangat mahal baik akuisisi dan logistik dibandingkan dengan metode geofisika lainnya.Kelemahan : 1. Prinsip Metode Seismik dipermukaan ditimbulkan oleh sumber menghasilkan gelombang mekanis. 3. tergantung jenis metode seismik yang dipergunakan. Adapun tahapan-tahapan pekerjaan yang umum digunakan dalam metoda geofisika adalah : 1. Seismik Refleksi dipergunakan untuk mendeteksi Hidrokarbon. 4.

Namun. Dari getaran atau gelombang yang diinjeksikan dari permukaan tanah akan merambat kebawah lapisan tanah secara radial yang di mana pada saat bertemu lapisan dengan sifat elastik batuan di bawah permukaan yang berbeda. metode seismik memiliki beberapa keunggulan dan kelemahan. Gelombang yang melewati bidang batas dengan sifat lapisan yang berbeda akan terpantul dan terbiaskan kepermukaan kemudian di tangkap oleh alat reciver yaitu Geophone yang diletakkan di permukaan. Perbandingan Seismik Bias dan Pantul Keunggulan dan kelemahan metode seismik bias dan pantul adalah sebagai berikut. Maka gelombang yang datang akan mengalami pemantulan dan pembiasan. yaitu: klik gambar untuk dapat melihat lebih jelas Berdasar kelemahan dan keunggulannya. mengingat bahwa suatu survei geofisika disamping keunggulan metode juga harus memperhatikan sisi ekonomisnya. maka pemilihan metode-metode yang cocok dari ‘segi ekonomis’ dan target menjadi sangat penting. . maka metode seismik sangat baik digunakan jika dapat diperkirakan bahwa terdapat kontras kecepatan pada target yang diinginkan. Perbandingan metode seismik dengan metode geofisika lainnya Apabila dibandingkan dengan metode-metode gefisika lainnya.mengetahui jarak dan waktu yang terekam oleh alat Seismograf untuk mengetahui kedalaman dan jenis lapisan tanah yang diteliti.

teknik refleksi lebih mampu menghasilkan data pengamatan yang dapat diinterpretasikan (interpretable). seismos yang berarti getaran atau goncangan dan logos yang berarti ilmu pengetahuan. Karena survey refleksi membutuhkan biaya lebih besar daripada survey refraksi. Cabang – cabang ilmu seismologi: * * * * * seismologi gempa bumi seismologi teknik seismologi prospecting seismologi nuklir seismologi forecasting Kendala dalam pengamatan seismologi adalah sering terjadinya perbedaan interpretasi antara peneliti yang satu dengan peneliti lainnya.klik gambar untuk dapat melihat lebih jelas Berdasar perbedaan-perbedaan tersebut. Portugal hancur lebur akibat gempa besar yang terjadi pada tanggal 1 November 1755. Misalnya digunakan dalam mendukung analisis lingkungan atau geologi teknik. Seismologi mulai berkembang menjadi ilmu modern saat kota Lisboa. Kata – kata seismologi sendiri berasal dari bahasa Yunani yaitu. maka sebagai konsekuensinya survey refraksi lebih senang digunakan untuk lingkup sempit/kecil. bagaimanapun juga teknik refleksi membutuhkan biaya yang lebih besar. Sedangkan survey refleksi digunakan dalam eksplorasi minyak bumi. Seperti telah dinyatakan sebelumnya. Seismologi Seismologi merupakan salah satu cabang ilmu dari geofisika yang mempelajari fenomena getaran yang terjadi pada bumi yang dilakukan dari permukaan bumi. Dasar teori yang digunakan oleh ilmu seismologi adalah teori elastisitas yang dikembangkan oleh Cauchy dan Poisson . Biaya tersebut biasanya sangat signifikan secara ekonomis.