You are on page 1of 5

Siti Nur Fathimah

II-B
Tugas Farmakognosi
1. Apa defenisi karbohidrat dan fungsinya?
Jawab:
Unsur senyawa organik yang disintesis dari senyawa anorganik yang
mengandung unsur-unsur Karbon(C),Hidrogen(H) dan Oksigen(O). Unsur-unsur
ini terbentuk oleh proses fotosintesis tumbuhan berdaun hijau.
Fungsi karbohidrat: - Sebagai sumber energi
- Sebagai pemberi rasa manis pada makanan
- Sebagai penghemat protein
- Sebagai pengatur metabolisme lemak
- Untuk membantu pengeluaran feses
2. Sebutkan pembagian karbohidrat berdasarkan hasil uraiannya dan tingkat
kemanisannya dengan contoh gulanya masing masing!
Jawab:
Karbohidrat menurut hasil uraiannya:
1. Monosakarida:
- Glukosa
- Fruktosa
- Galaktosa
2. Oligosakarida:
- Laktosa
- Maltosa
- Sukrosa
3. Polisakarida:
- Sellulosa
- Amilum/pati
Karbohidrat berdasarkan derajat manisnya:
1. Gula sebenarnya (golongan gula): - Monosakarida
- Disakarida
- Trisakarida
2. Karbohidrat bukan gula (polisakarida): - Pentosan
- Heksosan
- Fruktosan
3. Turunan gula rantai panjang dengan sedikit unsur karbo (derivat karbohidrat)

3. Jelaskan cara identifikasi karbohidrat yang menghasilkan warna merah bata!


Jawab:
1. UJI BENEDICT

Uji Benedict bertujuan membuktikan adanya gula reduksi. Pengujian ini


berdasarkan gula yang mempunyai gugus aldehida atau keton bebas mereduksi
ion Cu2+ dalam suasana alakalis menjadi Cu+ yang mengendap sebagai Cu2O
berwarna merah bata.
Pereaksi Benedict dibuat dengan melarutkan 173 gram kristal natrium sitrat
dan 100 gram natrium karbonat anhidrous di dalam 800 mL air. Aduklah, lalu
saring. Kemudian, ke dalamnya ditambahkan 17,3 gram tembaga sulfat yang telah
dilarutkan dalam 100 mL air. Buat volume total 1 liter dengan penambahan air.
Prosedur Kerja:
1. Masukkan 5 tetes larutan uji dengan 15 tetes pereaksi benedict. Campurlah
dengan baik
2. Didihkan di atas api kecil selama 2 menit atau masukkan dalam penangas
air mendidih selama 2 menit
3. Dinginkan perlahan-lahan
4. Perhatikan warna yang terbentuk
(Reaksi positif ditandai dengan timbulnya endapan warna biru kehijauan,
kuning, atau merah bata terkandung kadar gula pereduksi yang ada. Uji
benedict dapat pula digunakan untuk menentukan kadar gula dalam urin
secara semikuantitatif)
2. UJI BARFOED
Uji Barfoed bertujuan membedakan antara monosakarida dengan disakarida.
Dasar dari pengujian ini adalah ion Cu2+ dari pereaksi Barfoed dalam suasana
asam akan direduksi lebih cepat oleh gula reduksi monosakarida daripada
disakarida dan menghasilkan endapan Cu2O berwarna merah bata.
Pereaksi Barfoed dibuat dengan melarutkan 13,3 gram kristal tembaga asetat
dalam 200 mL air, saring bila perlu. Kemudian tambahkan 1,9 mL asam asetat
glasial. Pereaksi dibuat baru setiap kali digunakan.
Prosedur Kerja:
1. Masukan ke dalam tabung reaksi 10 tetes larutan uji dan 10 tetes pereaksi
barfoed
2. Campurlah dengan baik dan panaskan di atas api kecil sampai mendidih
selama 1 menit atau masukkan dalam penangas air mendidih selama 3 menit
3. Perhatikan warna yang terbentuk

(Reaksi positif ditandai dengan terbentuknya endapan Cu2O berwarna


merah bata)
3. Pereaksi Fehling
Pereaksi ini dapat direduksi oleh selain karbohidrat yang mempunyai sifat
mereduksi juga dapat direduksi oleh reduktor lain. Pereaksi Fehling terdiri dari dua
larutan yaitu Fehling A dan Fehling B. Larutan Fehling A adalah CuSO4 dalam air,
sedangkan Fehling B adalah larutan garam K Natrat dan NaOH dalam air. Kedua
macam larutan ini disimpan terpisah dan baru dicampur menjelang digunakan untuk
memeriksa suatu karbohidrat. Dalam pereaksi ini ion Cu2+ direduksi menjadi ion
Cu+ yang dalam suasana basa akan diendapkan menjadi CuO2. Fehling B berfungsi
mencegah Cu2+ mengendap dalam suasana alkalis. Dengan larutan glukosa 1%,
pereaksi Fehling menghasilkan endapan berwarna merah bata, sedangkan apabila
digunakan larutan yang lebih encer misalnya larutan glukosa 0,1% endapan yang
terjadi berwarna hijau kekuningan.
4. Sebutkan 5 macam monosakarida yang penting untuk farmasi dan jelaskan
kegunaannya!
Jawab:
1) Glukosa, kegunaannya dalam bidang farmasi sebagai anti koagulan dalam
menyimpanan darah. Digunakan dalam pengobatan untuk injeksi dextrosa,
tablet dextrosa dan natrium klorida.
2) Fruktosa, kegunaannya dalam bidang farmasi dibuat dalam sediaan farmasi
seperti fruktus sodium, fruktus injeksi. Sebagai makanan pengganti pada
diabetes.
3) Karamel (Saccharum ustum), kegunaannya memberi rasa dan warna pada
sediaan farmasi. Seperti sirup obat batuk dan sirup antipietikum pada anak-anak.
4) Xylose/ksilosa, kegunaanya dalam bidang farmasi sebagai bahan pemanis
dalam sediaan farmasi seperti emulsi minyak ikan (scotts emulsion).
5) Galaktosa, kegunaannya sebagai bahan pemanis.
5. Sebutkan 3 macam disakarida yang penting untuk farmasi dan jelaskan
kegunaannya!
Jawab:
1) Sukrosa, kegunaannya sebagai bahan pemicu fermentasi etanol, butanol,
gliserol, asam sistrat, asam levulinat. Sebagai bahan penyalut tablet dan bahan
pembantu pembuatan granulasi.
2) Madu = Mel = Honey, kegunaannya sebagai pembawa obat dalam sirup, tetapi
sedikit Laxan.
3) Laktosa = Saccharum Lactis = Milk Sugar, kegunaannya sebagai penambah
bobot pada puyer.

6. Sebutkan 5 macam polisakarida yang penting untuk farmasi dan jelaskan


kegunaannya!
Jawab:
1) Amylum, kegunaannya sebagai pengisi, pengikat, dan penghancur dalam
pembuatan tablet, sebagai dasar pembuatan suppose dalam bentuk amylum
gliserin.
2) Insulin, kegunaannya sebagai diuretik dan tonikum dosis 10 gram dilarutkan
dalam 100 mL injeksi NaCl digunakan secara iv.
3) Dextran, kegunaannya sebagai pengencer darah (blood extender). Larutan
dextran 10 % sebagai obat tambahan dengan pengobatan dalam keadaan shock
untuk mengurangi kentalan darah.
4) Selulosa, kegunaannya sebagai bahan pengikat tablet (etil selulosa), sebagai
pengembang CMC (metil selulosa), sebagai pengencer dan pengisi (selulosa
mikro kristal), sebagai bahan pelunak dan penolong pada sediaan farmasi
(hidroksil etil selulosa).
5) GOM, kegunaannya sebagai ingredient (perekat) pada sediaan dental, pengikat
tablet, suspending agent (stabilizer).
II. isilah dengan jawaban yang benar
1. Contoh gula monosakarida pentosa adalah ksilosa/xylose dihasilkan dengan cara
mendidihkan bonggol jagung (corn cobs), jerami (straw), dan bahan yang
serupa dengan asam encer untuk menghidrolisis polimer ksilen.
2. Contoh gula monosakarida heksosa adalah dekstrosa/glukosa dihasilkan dari
hidrolisis amilum.
3. Hidrolisis laktosa menghasilkan glukosa dan galaktosa dibantu enzim lactase.
4. Polisakarida sebagai pengencer darah adalah warfarin dihasilkan dari panax
ginseng radix.
5. Amylum terdiri dari amilosa dan amilopektin membedakannya dengan pereaksi
iodium menghasilkan warna amilosa membentuk senyawa kompleks bewarna
biru tua sedangkan amilopektin memberikan warna violet/ungu.
6. Sukrosa dalam saluran pencernaan dapat diserap dalam bentuk glukosa dan
fruktosa oleh enzim intestinsukrase dan berfungsi sebagai pengawet jika
kadarnya lebih dari 60%.
7. Wood sugar merupakan hasil hidrolisa dari bonggol jagung yg didihkan nama
gulanya adalah ksilosa/xylose berguna untuk memberi warna dan atau rasa
sediaan farmasi.
8. Gula disakarida dibagi 2 yaitu disakarida dan trisakarida contohnya adalah
laktosa dan sukrosa masing masing dihasil kan dari tanaman Saccharum
officinarum Linn dan Bos taurus L.
9. Madu dihasilkan dari hasil sekresi dari Apis mellifera Linn family Apidae dan
mengandung gula dekstrosa dan fruktosa.
10. Gula palm dihasilkan dari simplisia Arenga pinnata Merr.

11. Komponen utama penyusun dinding sel tanaman adalah gula sellulosa dari
golongan polisakarida
12. Karbohidrat yang memiliki rasa termanis gulanya adalah fruktosa banyak
terdapat pada buah dan madu
13. Tragakan dihasilkan dari Astragalus gummifer (family leuminosae) di farmasi
digunakan sebagai suspending agent untuk serbuk yang tidak larut dalam
campuran. Emulsing agent untuk minyak dan resin dan merupakan
hydrocolloid yang paling tahan terhadap hidrolisa asam
14. Pektin artinya mengental banyak terdapat pada kulit buah apel dan buah dari
tanaman darat
15. Agar digunakan sebagai pencahar dihasilkan dari tanaman Garcillaria
confenoides Linn (family Sphaeroccaeceae) dan ganggang merah/ reduksi
algae (family Rhodophyceae.
16. Sukrosa dihasilkan kan dari tanaman Saccharum officinarum Linn dan Beta
vulgaris Linn digunakan dalam farmasi sebagai penutup rasa obat ynag tidak
enak, sebagai pengawet pada kadar lebih darin 60% , sebagai pemanis.
17.Tanaman yang menghasilkan inulin adalah Chrysantemum cineraria Folium
dan Inula britanica digunakan untuk agen diagnotik pada evaluasi filtrasi
glomerulus.
18.Gula selulosa tidak manis termasuk gula polisakarida banyak terdapat pada
Gossypium hirsutum Linn.
19. Sediaan selulosa dalam farmasi carboxymetil cellulase dan metil cellulose
berguna sebagai suspending agent.
20. Gum dan mucilago berbeda dalam nonionik dan anionik contohnya gum acacia