You are on page 1of 3

Capreomycin

Capreomycin adalah campuran dari polipeptida siklik yang didapatkan dari kulur bakteri
Streptomycees capreolus. Struktur capreomycin adalah penggabungan separuh dari turunan Lcapreomycidine dengan siklisasi dari L-arginine, dan tiga molekul dari 2,3-diaminopropionic acid
(Dap) yang mula-mula berasal dari serine via dehydroalanine. Antibiotik ini diberikan secara
intramuskular kepada pasien yang tidak merespon obat lini pertama, atau jika pasien sensitive
terhadap streptomycin. Obat ini bekerja dengan mekanisme inhibisi biosintesis protein pada tahap
translokasi di tubuh bakteri dan memiliki efek samping hilangnya pendengaran dan gangguan pada
fungsi ginjal.
Tahapan biosintesis pada capreomycin dijelaskan pada figure 7.21 sebagai berikut:

Vancomycin dan Teicoplanin


Vancomycin adalah antibiotik glikopeptida yang diproduksi dari kultur bakteri Amycolaptosis
orientalis dan memiliki aktivitas penghambatan terhadap bakteri gram positif, terutama pada strain
staphylococci, streptococci, dan enterococci. Umumnya, vancomycin tidak diabsorbsi secara oral,
sehingga obat diberikan dalam bentuk injeksi. Vancomycin bekerja dengan membentuk kompleks
dengan ujung residu N-acyl-D-ala-D-ala dari rantai peptidoglikan sehingga menghambat persilangan
terhadap strain yang berdekatan dan dengan demikian biosintesis dinding sel bakteria akan
dihambat.residu D-ala-D-ala yang diakomodasi di carboxylate-binding pocket. Dengan
terhambatnya polimerisasi dan cross-linking dari peptidoglikan, maka bakteri akan dilemahkan atau
bahkan akan terjadi lisis pada sel.
Vancomycin, seperti beberapa antibiotik lain yang terkait, memiliki struktur trisiklikyang
dihasilkan dari rekasi kopling oksidatif. Residu -hidroksiklorotirosin dan 4-dihidroksifenilglisine
pada vancomycin berasal dari L-tyrosine, tetapi cincin 3,5-dihidroksifenilglisin berasal dari derivat
asetat. Struktur cincin aromatik ini diduga terdapat di heptapeptida sebelum terjadinya kopling.

Teicoplanin memiliki struktur dasar yang sama dengan vancomycin, tetapi pada terminal-N (4hidroksiglisin) dan terminal ketiga (3,5-dihidroksifenilglisin), asam aminonya juga aromatis, sehingga
memungkinkan kopling oksidatif fenolik lebih lanjut dan generasi dari sistem cincin lainnya.
Teicoplanin didapat dari kultur Actinoplanes teichomycetius. Aktivitas antibakteri teicoplanin mirip
dengan vancomycin, tetapi dengan durasi aksi lebih panjang, dengan pemberian secara
intramuskular atau intravena. Teicoplanin dapat digunakan untuk menghambat patogen gram

negatif.

Vancomycin, teicoplanin, dan glikopeptida terkait strukur lainnya seringkali disebut sebagai
dalbaheptida. Karena penggunaan yang terlalu sering, kini resistensi dari obat-obat ini telah banyak
dilaporkan, umumnya resistensi terhadap bakteri enterococci.pada strain yang telah resisten, ujung
residu D-ala-D-ala, dimana anatibiotik normalnya terikat, menjadi digantikan dengan ujung residu
D-ala-D-laktat. Penggabungan D-laktat ini menyebabkan kehilangan interaksi ikatan hydrogen yang
menyebabkan penurunan efisiensi sebanyak ratusan kali lipat.