You are on page 1of 18

BAB II

LANDASAN TEORI

A. Pengertian
Persalinan adalah proses pengeluaran hasil konsepsi (janin dan uri) yang
telah cukup bulan atau dapat hidup di luar kandungan melalaui jalan lahir atau
melalui jalan lain, dengan bantuan atau tanpa bantuan (kekuatan sendiri)
(Manuaba, 1998) Menurut Buku Acuan Persalinan Normal Revisi 2007,
Persalinan adalah proses dimana bayi, plasenta dan selaput ketuban keluar dari
uterus ibu. Persalinan dianggap normal jika prosesnya terjadi pada usia kehamilan
cukup bulan (setelah 37 minggu) tanpa disertai adanya penyulit. Persalinan
dimulai (inpartu) sejak uterus berkontraksi dan menyebabkan perubahan pada
serviks (membuka dan menipis) dan berakhir dengan lahirnya plasenta secara
lengkap. Proses persalinan pada kehamilan ganda, bukan merupakan multiplikasi
proses kelahiran bayi, melainkan merupakan multiplikasi dari risiko kehamilan
dan persalinan (Prawirahardjo, 2002).
Keluaarga tertentu mempunyai kecenderungan untuk melahirkan bayi
kembar. Walaupun pindah sifat herediter kadang-kadang berlangsung secara
paternal, tapi biasanya hal itu disini terjadi secara maternal, dan pada umumnya
terbatas pada kehamilan dizigotik (Prawirahardjo, 2005 : 387).

Kelahiran anak kedua lebih dari 30 menit dapat menimbulkan insufisiensi uteroplasental. dapat berbeda antara 50 – 1000 g (Prawirahardjo. dan yang paling jarang keduanya presentasi bahu (Prawirahardjo.presentasi kepala dan bahu. 2005 :392). Kehamilan ini disebut dengan monozigotik. Kehamilan kembar monozigotik Kehamilan kembar yang terjadi disatu telur. Kelahiran ank kedua kurang dari 5 menit setelah anak pertama lahir. binovuler. Disebut juga heterolog. Letak dan Presentasi Janin Kembar Pada umumnya janin kembar tidak besar dan cairan amnion lebih banyak daripada biasa. 2005 : 396). atau fraternal. kemudian presentasi kepala dan bokong. Berbagai kombinasi letak serta presentasi dapat terjadi.B. Berat badan kedua janin pada kehamilan kembar tidak sama. presentasi bokong dan bahu. Jenis kehamilan kembar 1. Tenggang waktu antara lahirnya anak pertama dan anak kedua adalah antara 5 sampai 15 menit. C. Yang paling sering ditemukan ialah kedua janin dalam letak memanjang dengan presentasi kepala. . homolog. atau keduanya presentasi bokong. 2005 : 387-391). dengan tindakan yang cepat ini akan menimbulkan trauma persalinan pada anak. Kehamilan kembar dizigotik Kehamilan kembar dizigotik berasal dari dua sel ovum. sehingga sering terjadi perubahan presentasi dan posisi janin. atau oniovuler. 2. karena kurangnya volume uterus dan juga dapat terjadi solusio plasentasebelum anak kedua lahir (Prawirahardjo.

kepala berada pada fundus uteri. sedangkan pesalinan letak sungsang justru kepala yang merupakan bagian terbesar bayi akan lahir terakhir. 2. Pengertian Kehamilan Sungsang Kehamilan pada bayi dengan presentasi bokong (sungsang) dimana bayi letaknya sesuai dengan sumbu badan ibu. sehingga hanya mempunytai waktu 8 menit.SpOG. Persalinan Letak Sungsang Kejadian letak sungsang berkisar antara 2-3% bervariasi di berbagai tempat. Bentuk-Bentuk Letak Manuaba.Ida Bagus Gede Manuaba.1998).1998). Sekalipun kejadian kecil.1998)). Persalinan kepala pada letak sungsang tidak mempunyai mekanisme “Maulage” karena susunan tulang dasar kepala yang rapat dan padat.SpOG. 3.SpOG. sedangkan bokong merupakan bagian terbawah di daerah pintu atas panggul atau simfisis (Prof. Keterbatasan waktu persalinan kepala dan tidak mempunyai mekanisme maulage dapat menimbulkan kematian bayi yang besar (Prof. kepala yang merupakan bagian terbesar lahir terlebih dahulu. tetap mempunyai penyulit yang besar dengan angka kematian sekitar 20-30% (Sarwono Prawirohardjo.Dr. Pada letak kepala.Ida Bagus Gede Manuaba.D. setelah badan bayi lahir.Dr. Sungsang 1.Dr.Ida Bagus Gede . Sungsang (Prof. 2002).

Berdasarkan komposisi dari bokong dan kaki dapat ditentukan bentuk letak sungsang sebagai berikut : a. Letak Bokong Murni 1) Teraba bokong 2) Kedua kaki menjungkit ke atas sampai kepala bayi 3) Kedua kaki bertindak sebagai spalk b. letak bila lutut terendah . Letak Bokong Kaki Sempurna 1) Teraba bokong 2) Kedua kaki berada di samping bokong c. Letak Kaki 1) Bila bagian terendah teraba salah satu dan atau kedua kaki atau lutut 2) Dapat dibedakan letak kaki bila kaki terendah . Letak Bokong Tak Sempurna 1) Teraba bokong 2) Disamping bokong teraba satu kaki d.

Letak Bokong Tak Sempurna / lutut : Satu atau dua kaki dengan ekstensi pada kaki merupakan bagian terendah (Fn Complek Breech). dan pemeriksaan ultrasonografi. Berturut-turut dari kiri ke kanan : complete breech. Letak Bokong Murni : Flexi pada paha. Letak Bokong Kaki Sempurna : Flexi pada paha dan lutut (Frant Greech).Gambar. 4. ini merupakan jenis yang tersering dan meliputi hampir 2/3 presentasi bokong. 7 Untuk menentukan berbagai letak sungsang dapat dilakukan dengan melakukan pemeriksaan dalam. extensi pada lutut. dan footlink breech. Etiologi . Presentasi letak sungsang. frank breech. pemeriksaan foto abdomen.

hydrocepalus dan janin besar. ada pesentasi bokong membakal. Kehamilan ganda. fibra. air ketuban yang berlebihan. plasenta previa. Implantasi plasenta di fundus atau di tonus uteri cenderung untuk mempermudah terjadinya presentasi bokong ( Harry oxorn. Sudut Ibu 1) Keadaan rahim a) Rahim arkuatus b) Septum pada rahim c) Uterus dupleks d) Mioma bersama kehamilan 2) Keadaan plasenta a) Plasenta letak rendah b) Plasenta previa 3) Keadaan jalan lahir a) Kesempitan panggul b) Deformitas tulang panggul .Faktor-faktor presentasi bokong meliputi prematuritas. myoma. panggul sempit. Banyak yang diketahui sebabnya. Beberapa ibu melahirkan bayinya semua dengan presentasi bokong menunjukkan bahwa bentuk panggulnya adalah sedemikian rupa sehingga lebih cocok untuk presentasi bokong daripada presentasi kepala..1996 ) Penyebab letak sungsang dapat berasal dari a.

Dengan gerakan kaki janin.1998) . SPOG. bokong mencapai tempat yang lebih luas sehingga terdapat kedudukan letak kepala. Persalinan bahu c. kepala janin berangsur-angsur masuk ke pintu atas panggul. 5. ketegangan ligamentum fatundum dan kontraksi braxson hicks. Persalinan bokong b. kepala janin akan menuju kearah pintu atas panggul. Sudut janin Pada janin tedapat berbagai keadaan yang menyebabkan letak sungsang : Tali pusat pendek atau lilitan tali pusat 1) Hedrosefalus atau anesefalus 2) Kehamilan kembar 3) Hidroamnion atau aligohidromion 4) Prematuritas Dalam keadaan normal. Mekanisme persalinan letak sungsang fisiologis Mekanisme persalinan letak sungsang berlangsung sebagai berikut : a.c) Terdapat tumor menjalani jalan lahir dan perputaran ke posisi kepala b. Melalui hukum gaya berat. Ida Bagus Gede Manuaba. Persalinan kepala (Prof. Dr. Disamping itu kepala janin merupakan bagian terbesar dan keras serta paling lambat.

Melampaui batas 8 menit dapat menimbulkan kesakitan /kematian bayi (Prof. Dengan trochanter depan sebagai hipomoklion akan lahir trochanter belakang dan selanjutnya seluruh bokong lahir untuk melakukan putaran paksi dalam sehingga bahu depan berada dibawah simfisis. 6.Bokong masuk pintu atas panggul dapat melintang atau miring mengikuti jalan lahir dan melakukan putaran paksi dalam sehingga trochanter depan berada di bawah simfisis. Ida Bagus Gede Manuaba. muka dan kepala seluruhnya. a) Di atas panggul terasa massa lunak mengalir dan tidak terasa seperti kepala. Bersamaan dengan kelahiran bahu. Dengan bahu depan sebagai hipomoklion akan lahir bahu belakang bersama dengan tangan belakang diikuti kelahiran bahu depan dan tangan depan. . Dicungai bokong. serta melakukan putaran paksi dalam sehingga suboksiput berada di bawah simfisis. Pada presentasi bokong murni otot-otot paha teregama di atas tulang-tulang dibawahnya. kepala bayi memasuki jalan lahir dapat melintang atau miring.1998). Pemeriksaan abdominal 1) Letaknya adalah memanjang. setelah bokong lahir. berturut-turut akan lahir dagu. Diagnosa kedudukan a. Suboksiput menjadi hipomuklion. hidung. SPOG. Dr. mulut. Persalinan kepala mempunyai waktu terbatas sekitar 8 menit.

Pada RSA (Right Sacrum Antorior) denyut jantung janin terdengar paling keras di kuadrat kanan atas perut ibu kandung kadang denyut jantung janin terdengar di bawah umbilicus c.memberikan gambaran keras menyerupai kepala dan menyebabkan kesalahan diagnostic. Denyut jantung janin Denyut jantung janin terdengar paling keras pada atau di atas umbilicus dan pada sisi yang sama pada punggung. 2) Tonjolan kepala tidak ada bokong tidak dapat dipantulkan b. Pemeriksaan vaginal 1) Bagian terendah teraba tinggi 2) Tidak teraba kepala yang keras. b) Punggung ada di sebelah kanan dekat dengan garis tengah bagian-bagian kecil ada di sebelah kiri. Mungkin kepala cukup diraba bila kepala ada di bawah tupar/iga-iga. Kepala lebih keras dan lebih bulat dari paha bokong dan kedang-kadang dapat dipantulkan (Balloffablle) dari pada bokong uteri teraba terasa massa yang dapat dipantulkan harus dicungai presentasi bokong. c) Kepala berada di fundus uteri. Hasil pemeriksaan negatif ini menunjukkan adanya mal presentasi. rata dan teratur dengan garis-garis sutura dan fantenella. jauh dari garis tengah dan di belakang. .

Bokong dapat dikelirukan dengan muka. berdasarkan jalan lahir yang dilalui. Spontaneous breech (Bracht) b. cacat permanaen sampai dengan kematian bayi. maka persalinan sungsang dibagi menjadi : 1. Partial breech extraction : Manual and assisted breech delivery .2002) Pertolongan persalinan letak sungsang memerlukan perhatian karena dapat menimbulkan komplikasi kesakitan. 5) Sakrum ada di kuadran kanan depan panggul dan diameter gitochanterika ada pada diametetr obligua kanan. Ia dapat dikelirukan dngan kepala oleh karena tulang yang keras. demikian pula kelainan-kelainan sepei hydrocephalus. 4) Kadang-kadang pada presentasi bokong murni sacrum tertarik ke bawah dan teraba oleh jari-jari pemeriksa. Pemeriksaan Sinar X Sinar X menunjukkan dengan tepat sikap dan posisi janin. d. Menghadapi kehamilan letak sungsang dapat diambil tindakan: Menurut Sarwono Prawirohardjo. 7. Konsep Penatalaksanaan Letak Sungsang (Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Neonatal.3) Bagian terendahnya teraba lunak dan ireguler. Persalinan Pervaginam a. Anus dan tuber ichiadicum terletak pada satu garis.

Alat-alat infus h. Uterotonika (Ergometrin maleat. Fase Lambat (Bokong lahir sampai umbilikus / scapula anterior). Cunam piper. Fase Lambat (Dari mulut / hidung sampai seluruh kepala) Prosedur Persalinan Bayi Sungsang (Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Neonatal. Persetujuan tindakan medik 2.23 (sekali pakai) g. Mengosongkan kandung kemih . Persalinan per abdominal : Seksio Sesaria Pada Persalinan secara Bracht ada 3 tahap : 1. Perangkat untuk persalinan b. Total breech extraction 2. rektum serta membersihkan daerah perenium dengan antiseptik Instrumen : a. jika tidak ada sediakan cunam panjang f. Povidon Iodin 10% . Fase Cepat (Dari umbilikus sampai mulut / hidung) 3.2002) : Langkah klinik 1.c. Ibu dalam posisi litotomi pada tempat tidur persalinan b. Semprit dan jarum no. 2. Anastesi lokal (Lidokain 2%) e. Perangkat untuk resusitasi bayi c. Oksitosin) d. Persiapan Pasien : a.

selaput ketuban dan penurunan bokong serta kemungkinan adaanya penyulit. Intruksikan pasien agar mengedan dengan benar selama ada his. Pakai sarung tangan DTT / steril e. c) Longgarkan tali pusat setelah lahirnya perut dan sebagian dada. bokong dicekam secara bracht (kedua ibu jari penolong sejajar dengan panjang paha. Cuci tangan hingga siku dengan di bawah air mengalir c. b. ikuti saja proses keluarnya janin. Pimpin berulang kali hingga bokong turun ke dasar panggul. jari-jari yang lain memegang daerah panggul). Tindakan Pertolongan Partus Sungsang a. Memasang duk (kain penutup) 4. c.i. Pakai baju dan alas kaki ruang tindakan. masker dan kaca mata pelindung b. Keringkan tangan dengan handuk DTT d. Persiapan Penolong a. b) Jangan melakukan intervensi. Melahirkan bayi : 1) Cara Bracht a) Segera setelah bokong lahir. lakukan episiotomi saat bokong membuka vulva dan pernium sudah tipis. Perangkat episiotomi dan penjahitan luka episiotomi 3. Lakukan periksa dalam untuk menilai besarnya pembukaan. d. d) Lakukan hiperlordosis janin pada saat anguluc skapula inferior tampak di bawah simfisis (dengan mengikuti gerak rotasi anterior .

Prosedur : a) Segera setelah bokong lahir.2002) Pengeluaran bahu dan tangan secara klasik dilakukan jika dengan Bracht bahu dan tangan tidak bisa lahir. bungkus bayi dengan handuk hangat.yaitu punggung janin didekatkan ke arah perut ibu tanpa tarikan) disesuaikan dengan lahirnya badan bayi. mulut. d) Masukkan dua jari tangan kanan atau kiri (sesuai letak bahu belakang) sejajar dengan lengan bayi. e) Gerakkan ke atas hingga lahir dagu. dahi dan kepala. untuk melahirkan lengan belakang bayi. bersihkan jalan nafas bayi. 2) Cara Klasik (Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal Neonatal. b) Tali pusat dikendorkan. tali pusat dipotong. bokong dicekam dan dilahirkan sehingga bokong dan kaki lahir. (2) Dengan tanggan kanan dan menariknya ke arah kiri atas ibu untuk melahirkan bahu kanan bayi yang berada di belakang. f) Letakkan bayi di perut ibu. hidung. c) Pegang kaki pada pergelangan kaki dengan satu tangan dan tarik ke atas : (1) Dengan tangan kiri dan menariknya ke arah kanan atas ibu untuk melahirkan bahu kiri bayi yang berada di belakang. .

ke arah belakang kontra lateral dari letak bahu depan.e) Setelah bahu dan lengan belakang lahir kedua kaki ditarik ke arah bawah kontra lateral dari langkah sebelumnya untuk melahirkan bahu dan lengan bayi depan dengan cara yang sama. b) Setelah bahu dan lenga depan lahir dilanjutkan langkah yang sama untuk melahirkan bahu dan lengan belakang. 3) Cara Muller Pengeluaran bahu dan tangan secara Muller dilakukan jika dengan cara Bracht bahu dan tangan tidak bisa lahir.tangan yang lain mendorong fundus ke bawah. kaki ditarik turun ke bawah sampai pangkal paha lahir. b) Kedua tangan penolong memegang betis janin. a) Melahirkan bahu depan terlebih dahilu dengan menarik kedua kaki dengan cara yang sama seperti klasik. kemudian melakukan abduksi dan fleksi pada paha janin sehingga kaki bawah menjadi fleksi. . yaitu kedua ibu jari dletakkan di belakang betis sejajar sumbu panjang paha dan jarijari lain di depan betis. 4) Cara Lovset (Dilakukan bila ada lengan bayi yang terjungkit di belakang kepala / nuchal arm) a) angkal paha sampai lutut. Setelah kaki fleksi pergelangan kaki dipegang dengan dua jari dan dituntun keluar dari vagina sampai batas lutut.

e) Sebaliknya bila kaki belakang yag dilahirkan lebih dulu. maka tangan penolong yang lain menekam pergelangan tadi dan turut menarik curam ke bawah. atau Muller atau Lovset. dimasukkan kedalam jalan lahir dan diletakkan dilipatan paha bagian depan. sejajar sumbu panjang paha dan jari lain di depan paha. Dengan jari ini lipat paha atau krista iliaka dikait dan ditarik curam ke bawah. 5) Teknik Ekstraksi Bokong Dikerjakan bila presentasi bokong murni dan bokong sudah turun di dasar panggul. f) Setelah bokong lahir maka dilanjutkan cara Clasik . maka yang akan lahir lebih dahulu ialah trokhanter belakang dan untuk melahirkan trokhanter depan maka pangkal paha ditarik terus cunam ke bawah. bila kala II tidak maju atau tampak keadaan janin lebih dari ibu yang mengharuskan bayi segera dilahirkan. Untuk memperkuat tenaga tarikan ini. . a) Jari penunjuk penolong yang searah dengan bagian kecil janin. d) Pangkal paha ditarik curam ke bawah sampai trokhanter depan lahir kemudian pangkal paha dengan pegangan yang sama dievaluasi ke atas hingga trokhanter belakang lahir. Bila kedua trokhanter lahir berarti bokong telah lahir.c) Pegangan dipindah ke pangkal paha sehingga mungkin dengan kedua ibu jari di belakang paha.

bayi dilahirkan secara Clasik . maka jari telujuk penolong yang lain mengkait lipatan paha ditarik curam ke bawah sampai bokong lahir. c) Setelah bokong lahir. asisten menekan fundus uteri. Cara Melahirkan Kepala Bayi Cara Mauriceu (dilakukan bila bayi dilahirkan secara manual aid bila dengan Bracht kepala belum lahir) : a) Letakkan badan bayi di atas tangan kiri sehingga badan bayi seolah-olah memegang kuda (Untuk penolong kidal meletakkan badan bayi di atas tangan kanan). penolong persalinan melakukan tarikan ke bawah sesuai arah sumbu jalan lahir dibimbing jari yang dimasukkan untuk menekan dagu atau mulut. atau Muller atau Lovset. c) Tangan kanan memegang atau mencekam bahu tengkuk bayi d) Minta seorang asisten menekan fundus uteri.b) Bila dengan tarikan ini trokhanter depan mulai tampak di bawah simfisis. . b) Satu jari dimasukkan di mulut dan dua jari di maksila. e) Bersama dengan adanya his.

3.pada kala tiga. Letak membujur.5 – 2%) 6.6) 7. presentasi kepala bokong (37 – 38%). karena dapat terjadi kunci mengunci (interlocking) (Prawirohardjo. 4. Letak lintang dan presentasi kepala (5 – 5. presentasi dan posisi kedua janin. 2. begitu pula letak janin kedua dapat berubah setelah janin pertama lahir. 2. otot uterus (miometrium) berkontraksi mengikuti penyusutanvolume rongga uterus setelah lahirnya bayi. Kala III Kala tiga persalinan disebut juga kala uri atau kala pengeluaran plasenta. misalnya dari letak lintang berubah jadi letak sungsang atau letak kepala. Letak lintang dan presentasi bokong (1. Keduanya presentasi bokong (8 – 10%). Tanda lepasnya plasenta adalah: 1. 2005 : 394). Kedua janin dalam letak membujur presentasi kepala (44 – 47%).Macam – Macam Letak Gemeli Pada kehamilan kembar sering terjadi kesalahan.2 – 0. Letak dan presentasi “69” adalah letak yang berbahaya. persentasi dan posisi bisa terjadi yang paling sering dijuampai adalah : 1. Dua – duanya letak lintang (0. Perubahan bentuk dan tinggi fundus Tali pusat memanjang Semburan darah mendadak dan singkat . Berbagai kombinasi letak.3) 5. 3.

Asuhan Persalinan Normal (2008 : 128 -130) .