You are on page 1of 8

SNI

Standar Nasional Indones

SNI 01-4227-199

BUNGKIL KEDELAI/BAHAN BAKU PAKAN

Dewan Standardisasi Nasional - DSN

Telex 62875 PD II IA. 5206574. 296. dapat disampaikan kepada : DEWAN STANDARDISASI NASIONAL . 450.Telepon (021) 5206574.DSN Sekretariat : Pusat Standardisasi .Berdasarkan usulan dari Departemen Pertanian standar ini disetujui oleh Dewan Standardisasi Nasional menjadi Standar Nasional Indonesia dengan nomor : SNI 01-4227-1996 Penerbitan standar ini dilakukan setelah memperhatikan semua data dan masukan dari berbagai pihak. Kritik dan saran untuk penyempurnaan standar ini. Pes. 5207226. 511542. 62554 IA . Fax. 5221687. Sasana Widya Sarwono Lantai 5 Jalan Jenderal Gatot Subroto 10 .LIPI. 305.

/Fax.Pasar Minggu Jakarta 12550 Tlp.PUSAT STANDARDISASI DAN AKREDITASI BADAN AGRIBISNIS. (021) 7804367 Edisi 1997 . DEPARTEMEN PERTANIAN Kantor Pusat Departemen Pertanian Gedung F Jalan Harsono RM No. 3 Ragunan .

.......................................................................................................................... 1 5 Cara Pengemasan .................................... 3 i ..... 1 1 Ruang Lingkup ............................... 2 7 Metoda Analisa ....................... 1 4 Persyaratan Mutu ....................... 1 2 Definisi ............................................................DAFTAR ISI Halaman Pendahuluan Daftar Isi .... 2 6 Cara Pengambilan Contoh .......................................................................................................................................................................................................................................................................................................... 1 3 Klasifikasi ........................................................................... i Judul ........

Sebagai acuan utama dalam penyusunan ini adalah sebagai berikut : a) SNI 01-2326-1991. Edisi 14 . produsen.BUNGKIL KEDELAI/BAHAN BAKU PAKAN Pendahuluan Untuk melaksanakan kegiatan pengawasan terhadap penggunaan Bungkil Kedelai sebagai bahan baku pakan. Penerbitan standar ini dilakukan setelah memperhatikan semua data dan masukan dari berbagai pihak. . maka diperlukan suatu standar yang harus dipenuhi untuk dapat dipergunakan oleh konsumen. pedagang dan instansi yang memerlukan.26. Cara Pengambilan Contoh b) Metoda Analisa Aflatoxin dari AOAC. Metoda TLC (Thin Layer Cromatograph).1984.

Persyaratan mutu standar Bungkil Kedelai adalah sebagai berikut : Tabel 1 Spesifikasi persyaratan mutu 1 dari 3 . persyaratan mutu. cara pengemasan. 2 Definisi Bungkil Kedelai adalah produk hasil ikutan penggilingan Biji Kedelai setelah diekstrasi minyaknya secara mekanis (expeller) atau secara kimia (solvent). cara pengambilan contoh serta metoda analisa. klasifikasi. 4 Persyaratan Mutu Persyaratan mutu standar Bungkil Kedelai meliputi kandungan nutrisi dan batas toleransi aflatoksin. 3 Klasifikasi Mutu Bungkil Kedelai digolongkan dalam 3 (tiga) tingkat mutu.BUNGKIL KEDELAI/BAHAN BAKU PAKAN 1 Ruang Lingkup Standar ini meliputi definisi.

1984. Metoda TLC (Thin Layer Cromatograph.2 .0.4 g) P (%) 0.5 5 f) Ca (%) 0.0.8 0.4 0.2 . berat bersih dan nama produsen/perusahaan. Edisi 14 . Pada label dituliskan antara lain nama produk. 6 Cara Pengambilan Contoh Sesuai SNI 01-2326-1991 7 Metoda Analisa Metoda Analisa Aflatoxin dari AOAC.26.Komposisi Kimia Bungkil Kedelai I Bungkil Kedelai II a) Air (%) maksimum 12 12 b) Protein kasar (%) Minimum 46 40 c) Serat kasar (%) maksimum 6. 2 dari 3 .8 50 50 d) Abu (%) maksimum e) Lemak (%) maksimum h) Aflatoxin (ppb) maksimum I) Urea (%) * 5 Cara Pengemasan Bungkil Kedelai sebagai bahan baku pakan dikemas dalam wadah yang tidak mempengaruhi isinya dan tertutup rapat.0.5 .5 9 7 8 3.0.5 .

3 dari 3 .