You are on page 1of 20

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang
Kebutuhan akan kendaraan bermotor saat ini telah menjadi suatu
keharusan, tingkat mobilitas dan aktifitas yang tinggi menuntut manusia untuk
selalu berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat yang lainnya. Banyaknya
kegiatan ditempat yang berbeda mengharuskan untuk datang tepat waktu, oleh
karena itu diciptakan suatu alat transportasi untuk mengatasi masalah tersebut.
Saat ini sudah cukup banyak alat transportasi yang dapat digunakan manusia
untuk memenuhi kebutuhan akan kemudahan untuk berpindah-pindah. Seperti
contohnya mobil, motor, kereta, bis dan lain-lain sudah banyak diperjual bebaskan
dengan kisaran harga yang bervariasi dengan tingkat kenyamanan yang berbeda
pula.
Mobil, motor, bis dan lain-lain tidak terlepas dari peran penting
komponen-komponen yang berperan penting pada setiap bagiannya. Makalah ini
akan membahas dari salah satu komponen penting tersebut, yakni komponen yang
dapat membawa transportasi tersebut agar dapat berjalan. Komponen tersebut
adalah ban/tire, ban merupakan komponen yang berbentuk bulat penuh dengan
karet sebagai bahan bakunya.
Anda tentu tahu betapa pentingnya peran ban mobil. Satu-satunya
komponen yang memiliki kontak langsung ini memiliki beberapa tugas utama. Di
antaranya sebagai penyangga mobil, meredam guncangan akibat jalan yang tidak
rata, memindahkan tenaga mesin ke jalan, dan yang tak kalah penting adalah
1

mengontrol arah laju mobil. Bayangkan jika ban tidak dapat melakukan tugastugas ini dengan baik. Kecelakaan dengan mudah bisa terjadi.
Ban baik untuk kendaraan beroda dua, maupun kendaraan bermotor
beroda empat yang terbuat dari karet alam proses pembuatannya dapat terbagi
dalam tiga bagian utama yaitu pembuatan tepung karet, pembuatan bagian ban
(kawat tepi, kain ban dan tapak ban), dan vulkanisasi. Bahan utama yang
digunakan untuk pembuatan ban ini terdiri dari karet alam, kawat untuk tepi ban
(bead wire), kain ban (terbuat dari tekstile dan jalinan kawat baja), tepung karbon
(carbon black) dan bahan penolong lainnya.
Karet merupakan hasil bumi yang bila diolah dapat menghasilkan berbagai
macam produk yang amat dibutuhkan dalam kehidupan. Ada dua jenis karet yang
biasa digunakan dalam industri yaitu karet alam dan karet sintesis. Karet alam
(natural rubber) merupakan air getah dari tumbuhan Hevea brasiliensis, yang
merupakan polimer alam dengan monomer isoprena, sedangkan karet sintetis
sebagian besar dibuat dengan mengandalkan bahan baku minyak bumi.
1.2 Rumusan Masalah
- Apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan ban?
- Bagaimana proses pembuatan ban?
- Bagaimana ciri-ciri ban yang baik untuk digunakan?
- Apa saja jenis-jenis ban yang beredar di pasaran?
1.3 Tujuan Penulisan
- Mengetahui bahan baku dalam pembuatan ban
- Mengetahui tahap-tahap dalam proses pembuatan ban
- Mengetahui ciri-ciri ban yang baik digunakan
2

.4 Metode Penulisan Metode yang digunakan dalam karya ilmiah ini adalah dengan studi literatur dari buku yang berhubungan dengan judul diatas. selain itu juga penulis melakukan studi literatur dari berbagai website yang dapat dipertanggungjawabkan. 3 .Mengetahui jenis-jenis ban yang beredaran di pasaran 1.

4 . Pada mulanya Goodyear tidak menamakan penemuannya itu dengan nama vulkanisasi melainkan karet tahan api. Goodyear Tire & Rubber Company mulai berdiri di tahun 1898 ketika Frank Seiberling membeli pabrik pertama perusahaan ini dengan menggunakan uang yang dia pinjam dari salah seorang iparnya. Sehingga Thomson dan Dunlop disebut Bapak Ban. Charles Goodyear berhasil menemukan teknik vulkanisasi karet. Dengan perkembangan teknologi Charles Kingston Welch menemukan ban dalam. melindungi roda dari aus dan kerusakan. Pada tahun 1845 Thomson dan Dunlop menciptakan ban atau pada waktu itu disebut ban hidup alias ban berongga udara. nama Goodyear diabadikan sebagai nama perusahaan karet terkenal di Amerika Serikat yaitu Goodyear Tire and Rubber company yang didirikan oleh Frank Seiberling pada tahun 1898. Untuk menghargai jasanya. Pada tahun 1839. dan digunakan untuk mengurangi getaran yang disebabkan ketidakteraturan permukaan jalan.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sejarah Pembentukan Ban Ban adalah bagian penting dari kendaraan darat. sementara William Erskine Bartlett menemukan ban luar. serta memberikan kestabilan antara kendaraan dan tanah untuk meningkatkan percepatan dan mempermudah pergerakan. Vulkanisasi sendiri berasal dari kata Vulkan yang merupakan dewa api dalam agama orang romawi.

memiliki plastisitas yang baik. Sejak Goodyear melakukan percobaan memanaskan karet dengan sejumlah kecil sulfur. Banyak pula bahan yang tidak mengandung sulfur tapi dapat memvulkanisasi karet. Suhu adalah faktor yang cukup penting dalam proses vulkanisasi. Fenomena ini tidak hanya terjadi pada karet alam. senyawa azo dan peroksida organik. namun juga pada karet sintetis.2 Karet Alam dan Karet Sintesis Kedua jenis karet ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masingmasing. Untuk mengubah sifat fisik dari karet dilakukan proses vulkanisasi. proses ini menjadi metode terbaik dan paling praktis untuk merubah sifat fisik dari karet. Vulkanisasi adalah proses pembentukan ikatan silang kimia dari rantai molekul yang berdiri sendiri. Karet sintetis lebih tahan terhadap berbagai bahan kimia dan harganya relatif stabil. 5 . tidak mudah panas dan memiliki daya tahan yang tinggi terhadap keretakan. Bahan ini terbagi dua yaitu oxidizing agents seperti selenium. Telah diketahui pula bahwa baik panas maupun sulfur tidak menjadi faktor utama dari proses vulkanisasi.2. Proses ini disebut vulkanisasi. telurium dan peroksida organik. meningkatkan elastisitas dan menurunkan plastisitas. Serta sumber radikal bebas seperti akselerator. namun tanpa adanya panas pun karet tetap dapat divulkanisasi. Karet alam memiliki daya elastis atau daya lenting yang sempurna.

3.2. Sidewall ini sangat berpengaruh terhadap keempukan sebuah ban. 2.3.3.3.7 Belt layer Ada dua lapis yang terbuat dari steel cord. 2.3. 2. 6 . Berfungsi untuk menjaga stabilitas dan ketahanan di kecepatan tinggi termasuk menjaga agar permukaan ban tetap rata saat menikung.3 Komposisi ban 2.3. Lapisan ini memiliki pori-pori yang sangat rapat sehingga udara tidak dapat menembus keluar 2.4 Bead Wire Kawat yang diberi lapisan karet dan berfungsi sebagai pemegang pelek.3.6 Rim Cushion Lapisan karet khusus untuk melindungi bead wire di area pelek.2 Ply Cord Lapisan yang dibuat dari benang polyester ini berfungsi untuk menahan beban maupun kecepatan. 2.1 Innerliner Merupakan lapisan terdalam yang berfungsi sebagai pengganti ban dalam.5 Sidewall compound Bagian dinding ban yang dibuat dari kompon khusus sehingga tahan terhadap benturan samping namun tetap empuk sehingga berfungsi juga sebagai suspensi. 2.3 Apex Karet keras yang berfungsi untuk menjaga stabilitas saat menikung sekaligus sebagai tumpuan beban. Lapisan ini bersentuhan langsung dengan pelek.

4 Jenis-jenis Ban 2.2. 2.3. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka dari ban.3. Gambar: Ban bias Komposisi ban bias: - Telapak Kembang Ban / Tread - Lapisan Benang / Ply - Lapisan Pelindung / Bead Wrapping 7 . Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40 sampai 65 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban. Bahan ini dituntut memiliki tingkat keausan yang kecil. namun tetap empuk.10 Tread Coumpound Lapisan terluar yang menapak langsung ke jalan.3. Berfungsi sebagai perekat.8 Capply Bahan khusus untuk melindungi steel cord dari panas saat ban berputar cepat.1 Ban Bias Ban dengan struktur bias adalah yang paling banyak dipakai. 2.9 Under tread compound Berada di antara tread compound dan capply. 2.4.

4. konstruksi carcass cord membentuk sudut 90 derajat sudut terhadap keliling lingkaran ban.Sabuk Penguat Telapak / Breaker Cord . Gambar: Ban radial Komposisi ban radial: .Ban radial tekstil menggunakan benang fiber sintetis.- Alur-Alur Kembang Ban 2. sedangkan kawat baja digunakan untuk menambah kekuatan .3 Ban Tubless Ban Tubeless adalah ban yang dirancang tanpa mempunyai ban dalam. Ban radial ini juga mempunyai "Rolling Resistance" yang kecil. Jadi dilihat dari samping konstruksi cord adalah dalam arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan "Breaker" atau "Belt". Ban jenis ini hanya menderita sedikit deformasi dalam bentuknya dari gaya sentrifugal.Lapisan Benang Radial / Radial Plies .2 Ban Radial Untuk ban radial.Kanpas disusun melingkar dari kawat ke kawat 2. Ban tubeless ini diciptakan sekitar tahun 1990. walaupun pada kecepatan tinggi.4. 8 .

tetapi harus cukup fleksibel untuk meredam perubahan beban dan benturan.3 Cashing(carcass) Carcass merupakan rangka ban yang keras. Carcass terdiri dari ply (layer) dari tire cord 9 . cukup kuat untuk menahan udara yang bertekanan tinggi. Ban untuk bus dan truck serta truck ringan menggunakan breaker yang terbuat dari nylon.5.Perbedaan ban bias dan radial adalah pada ban radial benangnya lebih kuat sehingga mempunyai tahanan gelinding lebih rendah dan keausan kembang ban lebih kecil. 2. Breaker meredam kejutan yang timbul dari permukaan jalan ke Carcass dan biasanya digunakan pada ban dengan bias-ply. sedangkan untuk mobil penumpang menggunakan bahan polyester. Pola tread terdiri dari alur yang terdapat pada permukaan tread. 2. Namun pengendaraannya terasa lebih keras sedikit dari ban bias di jalan kasar pada kecepatan rendah. 2. Menikung bisa lebih tajam karena fleksibilitas radial ply lebih besar dibanding bias ply.5 Bagian-bagian Ban 2.5.2 Breaker Breaker adalah lapisan yang terletak diantara Carcass dengan Tread yang memperkuat daya rekat keduanya. dan dirancang untuk memperbaiki kemampuan ban dalam memindahkan gaya ke permukaan jalan.1 Tread Tread adalah lapisan karet luar yang melindungi carcass terhadap keausan dan kerusakan yang disebabkan oleh permukaan jalan.5. Ini adalah bagian yang langsung berhubungan dengan permukaan jalan dan menghasilkan tahanan gesek yang memindahkan gaya gerak dan gaya pengereman kendaraan ke permukaan jalan.

5. Cord pada ban-ban bus atau truck biasanya dibuat dari nylon atau baja.4 Belt Ini adalah tipe breaker yang digunakan pada ban radialply dan diletakkan seperti sarung mengelilingi ban diantara carcass dan karet tread. untuk menahan Carcass dengan kuat.5 Sidewall Sidewall adalah lapisan karet yang menutup bagian samping ban dan melindungi Carcass terhadap kerusakan dari luar. Sebagai bagian ban yang paling besar dan paling fleksibel. dan informasi lainnya. sedangkan untuk mobil-mobil penumpang kecil biasanya terbuat dari polyester atau nylon. 2. 2. sidewall secara terus menerus melentur di bawah beban yang dipikulnya selama berjalan. sisi bebas atau bagian samping ply dikelilingi oleh kawat baja yang disebut kawat bead. sedangkan untuk bus dan truck menggunakan rigid breaker dari kawat baja. Ban untuk mobil penumpang menggunakan rigid breaker yang tersusun dari kawat baja.5.(lembaran anyaman paralel dari bahan yang kuat) yang direkatkan menjadi satu dengan karet. ukuran ban. rayon atau polyester.5. Udara bertekanan di dalam ban mendorong bead keluar pada rim pelek dan tertahan kuat disana. 10 .6 Bead Untuk mencegah robeknya ban dari rim oleh karena berbagai gaya yang bekerja. Di sidewall tercantum nama pabrik pembuat. 2. Bead dilindungi dari kerusakan karena gesekan dengan pelek dengan jalan memberinya lapisan karet keras yang disebut Chafer strip.

parafin wax 5. Benang/kawat baja. Anti-degradants . ozonan. Karet alam dan sintetis (terdapat ratusan jenis karet/polimer) 3. aramid fiber. activators.antioksidan.cure accelerators. pigmen. brass untuk kawat baja. rayon.resin dan benang 6. sulfur 7.1 Bahan Dasar Pembuatan Ban 1. Campuran kimia .cobalt salt. Adhesion promoters -. karbon hitam.BAB III PEMBAHASAN 3. atau polyester (biasanya bahan kombinasi. Masing-masing dari bahan ini menambahkan sifat tertentu dari campuran ini. fiberglass.2. Curatives -. peptizer.2 Proses Pembuatan Ban 3. akselerator dan berbagai zat tambahan lainnya dengan memerhatikan takarannya. softener 3.minyak.1 Mixing Proses pembuatan ban diawali dengan pencampuran bahan-bahan dasar karet seperti karet alam atau karet sintetis dengan oli proses. zinc oksida (ZnO). Semua bahan ini diaduk dalam blender raksasa yang dikenal sebagai mesin banburry mixer hingga dihasilkan bahan yang disebut 11 . Processing aids -. nylon. resin 4. silica.Karbon black. tackifier. misalnya benang polyester pada lapisan ban dan kawat baja pada bagian sabuk baja dan bead yang umumnya terdapat pada ban mobil penumpang radial) 2.

Kilang ini memasukkan karet tadi di antara pasangan penggulung (roller) berulang-ulang sehingga menjadi komponenkomponen ban. komponen-komponen tersebut dibawa dengan conveyor dan dibentuk menjadi dinding samping. Setelah itu. ataupun bagian-bagian 12 . Mesin ini bekerja dengan tekanan dan suhu yang sangat tinggi.1 Karet sintesis sebagai bahan dasar 3. Gambar 3.2 Pencetakan ban Bahan yang telah dicampur didinginkan ke dalam beberapa bentuk. telapak.2. Lembaran-lembaran ini kemudian dibawa ke kilang pemisah.compound. kemudian diproses menjadi lembaran-lembaran.2 Extruding Gambar 3. Bahan campuran yang panas. hitam dan lembek ini diproses berulang-ulang kali.

kemudian digulung dan diikat untuk selanjutnya disatukan dengan bagian ban lainnya. rayon atau nilon. dan plycord dengan membuat lembaran seperti anyaman benang polyester yang dibuat silang untuk menambah kekuatan. Ban-ban radial dibuat menggunakan satu atau dua mesin ban.3 Calender Salah satu proses setelah mixing adalah pembuatan innerliner dengan mengubah adonan menjadi lembaran tipis setebal 1. termasuk polyester. 3.2. Rajutan ini datang dalam rol-rol yang besar. Adonan untuk ini memang khusus sehingga dihasilkan innerliner yang memiliki pori-pori rapat sehingga tak dapat ditembus udara. 3. Berbagai jenis benang dipakai. Selain innerliner.2.lain dari ban. Sebagian besar dari ban untuk kendaraan penumpang menggunakan badan yang terbuat dari benang polyester. Ada jenis karet yang melapisi rajutan benang yang akan menjadi badan dari ban. Lapisan-lapisan ini akan mengurung udara dan membuat ban menjadi tubeless.4 Bead Salah satu komponen berbentuk gulungan yang disebut bead terbuat dari kawat baja high-tensile yang berfungsi untuk menjaga ban agar tetap berbentuk lingkaran dan juga untuk memperkuat jepitan ban ke pelek agar bisa terus terpasang sempurna.2 mm. Di bagian dalam dari ban ada dua lapis karet lembek sintetis yang disebut interliner. Kawat baja tersebut diselaraskan dengan pita yang dilapis dengan karet untuk pelekat. pada seksi calender ini juga dibuat lapisan lain seperti belt layer. capply. 13 .

tulisan merek. di sini hasil dari seksi-seksi sebelumnya disatukan. di bagian ini suhu ruangan mencapai 41 derajat Celcius. Dari mesin ini. Di sini proses yang dilakukan adalah pemotongan hasil dari seksi calender.2. Meski prosesnya menggunakan mesin secara otomatis. tergantung ukuran bannya. Jika diperhatikan permukaannya seperti ban slick. Tidak mungkin proses building bisa dilakukan mesin secara fully otomatis. ban sudah terbentuk termasuk profil.Gambar 3.3 Pembuatan bead 3.5 Cutting Berbahagialah pekerja di bagian cutting.2. 3.2. 3.7 Curing Tidak seperti proses building. Sebab ruangan di bagian ini dilengkapi AC. Bentuknya menggembung seperti donat tanpa kembangan di bagian luar. dihasilkan ban utuh namun masih mentah. Keluar dari mesin curing. Proses curing merupakan akhir dari proses pembuatan ban. namun masih diperlukan bantuan manusia. Lembaran dipotong presisi seesuai dengan ukuran ban.6 Building Masih di ruang ber-AC. Di sini ban mentah dicetak dengan suhu sekitar 178° Celcius selama kira-kira 8 menit. tipe. ukuran ban dan semua informasi yang ada di dinding ban. 14 .

berarti ada kesalahan pada proses produksi. jadi ketelitian pekerja sangat dibutuhkan. kami juga memiliki laboratorium untuk memeriksa sampel ban yang diambil secara acak demi menjaga kualitas. 3.Ban Mobil Balap 65% 35% .3 Persentase Campuran Antara Karet Alami dan Sintesis Campuran umum antara bahan karet sintetis dan karet alam menurut jenis ban adalah : . Proses ini tentu saja tidak menggunakan mesin. Jika melebihi batas. Selain visual. namun ada batasannya.8 Finishing/quality control Setelah selesai.Ban Off-The-Road (giant/earthmover) 20% 80% 15 .3.Ban Mobil Penumpang 55% 45% . ban diperiksa secara visual apakah ada cacat atau tidak.2. kontrol juga dilakukan dengan pemeriksaan balance dan menggunakan sinar X. Ban tidak mungkin bisa 100% balance seperti pelek.Ban Truk Kecil 50% 50% . Selain itu.

Bahan campuran berwarna hitam. minyak. telapak ban sampai bagian ban lainnya. proses selanjunya adalah proses pemilahan berbagai macam compound menurut jenis dan peruntukannya. 2) Kemudian setelah bahan campuran karet didinginkan. 30 macam bahan karet. Dari gulungan benang raksasa tersebut 16 . bahan karbon. Proses Pembuatan Ban radial 1) Proses pembuatan ban radial dimulai dari berbagai macam bahan baku. anti-oksidan.Dalam tahap ini juga dilakukan pelapisan benang dengan karet yang nantinyadipakai sebagai "tulang" ban. Akselerator dan bahan kimia lainnya. Campuran bahan bahan tersebut dicampur dalam blender raksasa yang disebut mas Banbury yang dioperasikan dalam suhu dan tekanan yang sangat tinggi.4 Tahap dalam Pembuatan Ban 3.5. Proses dimulai dengan pencampuran dari bahan karet alam. dan sebagainya. zat warna. benang kawat. lembek & panas tersebut di proses dalam blender raksasa secara berulang kali. mulai dari compound untuk dinding-samping.3. zat warna. bahan kimia. yang menghasilkan bahan yang disebut compound.

rayon atau nylon. Kawat baja tersebut dilapisi dengan karet kemudian digulung dan diikat untuk selanjuntnya disatukan dengan bagian ban lainnya. maka jadilah ban yang belum di masak yang disebut green tire. Bahan-bahan untuk ban radial tersebut akan disatukan secara teliti dan akurat didalam mesin tire building sebelum kemudian menuju ke mesin cetak atau mold. Telapak ban adalah bagian terakhir yang kemudian disatukan dalam proses ini.seperti halnya bahan compound juga akan dibuat menjadi bermacam-macam bahan untuk keperluan setiap bagian dari ban. Ban radial dibuat pada satu atau dua mesin untuk membuat innerliner atau lapisan karet sintentis khusus pada bagian dalam ban tipe tubeless yang berfungsi mencegah angin agar tidak dapat keluar. Beragam benang dipakai seperti polyester. 5) Pada proses pembuatan ban di bagian mesin tire bulding selanjutnya ditambahkan sabuk kawat baja yang berfungsi melapisi dan melindungi ban terhadap tusukan & benturan serta ban agar dapat menapak rata di permukaan jalan. Pada umumnya untuk ban mobil penumpang sekarang telah memakai benang polyester. 3) Komponen lainnya berbentuk gulungan disebut bead yang terbuat dari kawat baja high-tensile yang berfungsi sebagai pelindung ban terhadap tekanan velg mobil. Proses ini akan mencetak pola telapak ban dan tulisan 17 . 4) Selanjutnya proses pembuatan dua lapisan benang cord. dua lapisan karet Apex untuk melapisi bead dan sepasang lapisan chafer yang melindungi daerah bead terhadap tekanan velg mobil. 6) Proses pembuatan ban berakhir di mesin cetak untuk dimasak atau yang yang disebut proses vulkanisasi. Setelah kemudian mesin tire bulding akan menyatukan bagian bagian ban tersebut menjadi satu secara otomatis.

pada dinding-samping seperti nama ban & pembuat ban dan juga tulisan tulisan yang berkenaan dengan peraturan hukum. Apapun itu. Beberapa kerusakan dapat ditemukan oleh para inspektor yang terlatih. petugas quality control secara berkala akan memotong ban secara acak untuk diperiksa dan dipelajari setiap detil bagian ban untuk memastikan unsur performa. pada dasarnya bahan pokok ban adalah sama yaitu kawat baja. karet ditambah oleh proses kerja keras. 7) Jika dalam pemeriksaan terakhir ditemukan kesalahan atau kerusakan maka ban tersebut akan ditolak. Selain itu. Ban tersebut dimasak selama 12 sampai 25 menit dalam temperature lebih dari 150 derajat celcius tergantung dari ukuran ban. keseriusan. benang. sisa kerusakan lainnya akan ditemukan oleh mesin khusus. 18 . kenyamanan dan keamanannya. benang. dan kawat baja. 8) Itulah proses dimana semua bagian ban disatukan mulai dari telapak & dindingsamping ban. beberapa ban akan dibawa menuju alat X-ray untuk diperiksa apakah ada kesalahan atau kerusakan pada bagian dalam ban. Pemeriksaan tidak hanya dilakukan terhadap permukaan ban saja. desain dan rekayasa yang matang. Setelah mesin cetak terbuka maka keluarlah ban jadi yang kemudian menuju conveyor panjang untuk proses pemeriksaan terakhir.

1 Kesimpulan - Bahan baku untuk membuat ban adalah karet alam dan karet sintesis - Ban yang ada saat ini memiliki beberapa komposisi-komposisi untuk meningkatkan kualitas suatu ban - Proses pembentukan menjadi ban dilakukan dengan cara proses vulkanisasi - Ban dibagi beberapa bagian sesuai dengan kebutuhannya 4.2 Saran - Dalam menentukan jenis beserta komposisi yang tepat dalam pemilihan ban harus disesuaikan dengan keadaan dengan kebutuhannya - Jangan terlalu lama menaruh ban. karena seiring lamanya waktu kualitas ban akan semakin menurun 19 .BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN 4.

Jakarta: Grasindo.” http://www.wordpress.58 tanggal 8 Desember 2010).00 tanggal 8 Desember 2010).Daftar Pustaka Anonim.” http://championvulkanisir. Anonim. dkk.58 tanggal 8 Desember 2010). Dadang.58 tanggal 8 Desember 2010). 2007. “Vulkanisasi Karet.com/2009/08/08/mengenal-istilah-karetvulkanisasivulkanisir/ (jam 22. Bangun Eko.html (jam 21.27 tanggal 8 Desember 2010). Adi.com/2010/03/mengenal-seluk-beluk-banmobil-dan.blogspot.” http://ekobangunrohman.chem-istry.html (jam 21.org/artikel_kimia/kimia_material/vulkanisasi_karet/ (jam 21.scribd.blogspot. 20 .” http://dadangsupriadi.” http://www. Supriadi. “Mengenal Istilah Karet Vulkanisasi/Vulkanisir. Suyatno. Rohman. Riyadhi. Kimia untuk SMA/MA Kelas XII.com/doc/39116742/PabrikBan-Goodyear (jam 21. “Mengenal Seluk Beluk Ban Mobil dan Motor. “Pabrik Ban Goodyear.com/2010/11/sekilas-pengetahuan-tentang-banbaru. “Sekilas Info tentang Ban.