You are on page 1of 33

SOAL-SOAL TANYA JAWAB

EKONOMI KOPERASI

disusun oleh :
Nama : Dhea Ajeng C P
NPM : 12213317
Kelas : 2EA33

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014

KATA PENGANTAR

Puji dan Syukur saya panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan berkat
dan rahmatnya sehingga saya bisa menyelesaikan tulisan yang berjudul Soal-soal Tanya Jawab
Ekonomi Koperasi. Makalah ini saya buat guna memenuhi nilai pada mata kuliah Softskill
Ekonomi Koperasi Jurusan Manajemen Universitas Gunadarma.
Tak lupa saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terutama
kepada :
-

Bapak Nurhadi selaku dosen mata kuliah Softskill Ekonomi Koperasi

Orang tua saya yang telah memberikan motivasi, dorongan dan semangat sehingga
penulisan makalah ini berjalan dengan baik

Saya menyadari makalah ini masih belum sempurna baik dalam isi maupun penyajianya. Oleh
karena itu kritik dan saran yang membangun sangat saya harapkan demi sempurnanya makalah
ini.
Semoga materi ini bermanfaat untuk menambah wawasan informasi mengenai Ekonomi
Koperasi. Akhir kata saya ucapkan terima kasih.

Bekasi, Desember 2014

Dhea Ajeng Clara P

SOAL PILIHAN GANDA

1.

1.

2.

Siapakah tokoh dari University of Marburg, Jerman Barat yang membedakan konsep
koperasi menjadi Koperasi Barat dan Koperasi Sosialis.
a.

Robert Owen

c.

Munkner

b.

Ferdinan Lassalen

d.

Ropke

Tujuan koperasi dalam konsep sosialis adalah


a.

Mengembangkan inovasi pada perusahaan skala kecil

b.

Promosi kegiatan ekonomi anggota

c.

Badan penggerak yang menyalurkan bahan pokok bagi masyarakat

d.

Merasionalkan factor produksi dari kepemilikan pribadi ke pemilikan kolektif

Di Indonesia koperasi pertama kali diperkenalkan oleh R.Aria Wiriaatmaja yang


mendirikan koperasi kredit untuk membantu rakyat yang terlilit hutang pada tahun
a.

1899

c.

1896

b.

1898

d.

1897

3.

Koperasi bekerja berdasarkan atas asas kekeluargaan maka apabila terjadi pertentangan
pendapat di dalam koperasi, tindakan yang dilakukan adalah
a.
Didiamkan saja
c.
Diselesaikan lewat pengadilan
b.
Diselesaikan dengan adu kekuatan d.
Diselesaikan dengan musyawarah

4.

Siapakah tokoh Indonesia yang saat itu menjabat sebagai wakil presiden Indonesia dan
dijuluki sebagai Bapak Koperasi Indonesia karena jasa-jasanya yang telah memberikan
bimbingan dan motivasi terhadap gerakan koperasi di Indonesia..
a.

R. Aria Wiriaatmaja

c.

Moh. Hatta

b.

Dr. Soetomo

d.

Ir. Soekarno

5.

Pada tanggal berapa Sentral Organisasi Koperasi Rakyat Indonesia (SOKRI) dibentuk
pada saat dilaksanakan Kongres Koperasi Indonesia I yang saat itu juga ditetapkan
sebagai Hari Koperasi Indonesia
a.

22 Juli 1947

c.

12 Juli 1947

b.

22 Juni 1947

d.

12 Juni 1947

Untuk soal 7 dan 8 . Perhatikan pernyataan berikut :


1) Promosi kegiatan ekonomi anggota
2) Mengembangkan inovasi pada perusahaan berskala kecil
3) Pengembangan usaha perusahaan koperasi dalam hal investasi, formasi permodalan,
pengembangan SDM, pengembangan keahlian untuk bertindak sebagai wirausahawan
dan bekerja sama antar koperasi secara horizontal dan vertical
4) Pengembangan kondisi social ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun pelanggan

6.

Yang merupakan dampak tidak langsung koperasi terhadap anggotanya ditunjukan oleh
nomor
a.

1 dan 2

c.

3 dan 4

b.

1 dan 3

d.

2 dan 4

7.

8.

Dan yang merupakan dampak langsung koperasi terhadap anggotanya ditunjukkan oleh
nomor
a.

2 dan 3

c.

2 dan 4

1 dan 4

d.

1 dan 3

Suatu aliran Koperasi yang mengungkapkan bahwa Koperasi dapat menjadi suatu
kekuatan untuk menyeimbangkan, menetralisasikan, menstabilkan, dan mengoreksi
perekonomian Negara tersebut. Merupakan pernyataan menurut aliran
a.

Persemakmuran

c.

Campuran

b.

Sosialis

d.

Yardstick

9.

10.

11.

Koperasi adalah suatu perkumpulan yang beranggotakan orang-orang atau badan hukum
yang memberikan kebebasan masuk dan keluar sebagai anggota dan bekerja sama secara
kekeluargaan menjalankan usaha untuk mempertinggi kesejahteraan jasmaniah para
anggotanya, pernyataan tersebut merupakan pengertian koperasi menurut
a.

UU No.25/1992

c.

Chaniago

b.

Dooren

d.

ILO

Definisi Koperasi menurut Hatta adalah


a.

Penggabungan orang-orang berdasarkan kesukarelaan

b.

Usaha bersama untuk memperbaiki nasib penghidupan ekonomi berdasarkan


tolong-menolong

c.

Organisasi tolong-menolong yang menjalankan urusniaga

d.

Badan usaha yang beranggotakan seorang atau badan hukum

Perhatikan pernyataan berikut :


a. Swadaya

e. Pengurus bekerja atas dasar kesukarelaan

b. Daerah kerja terbatas

f. Usaha hanya kepada anggota

c. SHU untuk cadangan

g. Keanggotaan atas dasar watak bukan uang

d. Tanggung Jawab Anggota tidak terbatas


Pernyataan diatas merupakan prinsip koperasi menurut

12.

13.

a.

Rochdale

c.

Schulze

b.

Raiffeissen

d.

Munkner

Pembagian sisa hasil usaha (SHU),kepada anggota dengan jasa masing masing anggota
(The Distribution Of Surplus in Dividend to The Members in Proportion to their
Purchase). Prinsip tersebut dalam Prinsip
a. Prinsip Rochdale

c.

Prinsip ICA

b. Prinsip Munker

d.

Prinsip Raiffeisen

Keanggotaan bersifat sukarela, efisiensi ekonomi dari perusahaan koperasi, identitas


sebagai pemilik dan pelanggan, modal yang berkaitan dengan aspek sosial tidak dibagi
merupakan prinsip koperasi dari

14.

15.

16.

17.

18.

a. Rochdale

c. Raiffeisen

b. Munkner

d. Schumpeter

Koperasi bertujuan untuk Memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan


masyarakat pada umumnya serta membangun tatanan perekonomian nasional dalam
rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan Pancasila dan
Undang-undang Dasar 1945. Pernyataan tersebut merupakan tujuan koperasi yang
dituangkan dalam
a.

Pasal 4 UU No.25 Th.1992

c.

Pasal 3 UU RI No.25 Th. 1992

b.

UU No.12 Th.1967

d.

UU No.79 Th.1958

Berikut ini yang termasuk prinsip ICA adalah


a.

Swadaya

b.

Daerah kerja terbatas

c.

Usaha hanya kepada anggota

d.

Kepemimpinan yang demokrasi atas dasar satu orang satu suara

Pada tahun berapakah sidang ICA ( International Cooperative Alliance) di Wina diadakan
...
a.

1978

c. 1996

b.

1990

d. 1998

Perwakilan amggota koperasi yang dipilih melalui rapat anaggota yang bertugas
mengelola organisasi dan usaha adalah
a.

Ketua

c.

Pengelola

b.

Pengurus

d.

Pengawas

Pemegang kekuasaan tertinggi dalam menetapkan kebijakan umum dibidang organisasi,


manajemen, dan usaha koperasi adalah ...
a.

Rapat Anggota

c.

Pengurus

b.

19.

20.

21.

22.

Pengusaha

d.

Investor

Bentuk organisasi menurut Hanel adalah.


a.

Kumpulan sejumlah Individu dengan tujuan yang sama

b.

Kelompok usaha untuk perbaikan kondisi social ekonomi

c.

Suatu system ekonomi atau social tekhnik yang terbuka

Kebijakan umum

Menurut Pasal 32 ayat 1 UU No. 25 tahun 1992, rencana pengangkatan manajer haruslah
mendapatkan persetujuan dari? dan harus disertai dengan.
a.

Disetujui oleh Rapat Anggota dan disertai Dasar hukum

b.

Disetujui oleh Rapat Anggota dan disertai dengan Pancasila

c.

Disetujui oleh Rapat Anggota dan disertai Tanda Tangan Anggota

d.

Disetujui oleh Pancasila dan disertai Dasar hukum

Yang bukan identifikasi ciri khusus dalam bentuk organisasi Ropke adalah
a.

Kumpulan sejumlah individu dengan tujuan yang sama (kelompok koperasi)

b.

Suatu system social ekonomi atau social tehnik yang terbuka dan berorientasi
pada tujuan

c.

Kelompok usaha untuk perbaikan kondisi social ekonomi (swadaya kelompok


koperasi)

d.

Pemanfaatan koperasi secara bersama oleh anggota (perusahaan koperasi)

Yang merupakan salah satu kewajiban para anggota adalah


a.

Menghadiri RAT

b.

Mendapatkan pelayanan yang sama

23.

24.

25.

26.

c.

Mengamalkan asas, landasan dan sendi koperasi

d.

Menerima bagian dari SHU

Yang merupakan hak para anggota koperasi, kecuali


a.

Tidak menghadiri RAT

b.

Mendapatkan pelayanan yang sama

c.

Menerima pembagian SHU

d.

Mengemukakan pendapat / saran dalam rapat

Anggota koperasi akan diberhentikan apabila, kecuali


a.

Meninggal dunia

c.

Minta berhenti

b.

Menerima SHU

d.

Merugikan koperasi

Dalam rapat anggota, setiap anggota memiliki satu suara hal ini membuktikan
a.

Koperasi dikendalikan beberapa orang saja

b.

Koperasi merupakan organisasi yang demokratis, suaranya ditentukan dengan


jumlah anggotanya sendiri, bukan oleh jumlah modal yang dimiliki oleh masingmasing

c.

Koperasi untuk kesejahteraan

d.

Koperasi itu berasaskan gotong royong

Mengapa setiap tahun tutup buku koperasi harus menyelenggarakan rapat anggota...
a.
b.
c.

Karena dikehendaki oleh Undang-Undang


Karena diharuskan oleh pejabat
Karena diharuskan oleh pemerintah

d.
Karena pengurus harus mempertanggung jawabkan semua kegiatan selama tahuna
buku yang ditutup kepada anggota dan harus disusun rencana kerja dan anggaran untuk
tahun buku yang akan datang

27.

28.

29.

30.

Tujuan utama koperasi berfokus kepada peningkatan kesejahteraan anggota dan


masyarakat hal ini terlihat pada
a.

Pasal 3 UU No. 25 thn 1992

b.

Pasal 5 UU No. 25 thn 1992

c.

Pasal 20 UU No. 26 thn 1992

d.

Pasal 33 UU No. 25 thn 1945

Dalam fungsinya Koperasi tetap tunduk terhadap prinsip-prinsip ekonomi perusahaan dan
prinsip-prinsip dasar koperasi, berikut adalah pengertian dari
a.

Badan Usaha

b.

Tujuan koperasi

c.

Koperasi

d.

Koperasi sebagai Badan Usaha

Koperasi mempunyai tujuan yang ingin dicapai secara


a.

Sendiri-sendiri oleh anggotanya

b.

Sendiri-sendiri oleh para pengurus

c.

Bersama oleh para pengurus

d.

Bersama oleh para anggota

Teori ini adalah menekankan bahwa keuntungan meningkat sebagai suatu hasil dari friksi
keseimbangan jangka panjang, pernyataan berikut adalah pernyataan dari teori apakah.
a.

Teori laba monopoli

31.

32.

33.

34.

b.

Teori laba friksional

c.

Teori laba menanggung resiko

d.

Teori laba efisiensi

Dalam teori laba monopoli, kekuatan monopoli dapat di peroleh melalui


a.

Permodalan kembali

b.

Kegiatan usaha

c.

Penguasaan penuh atas supply bahan baku tertentu

d.

Penguasaan pasar

Manakah yang tidak termasuk kepada mekanisme pembagian SHU


a.

SHU yang sudah di peroleh di bagi berdasarkan ketentuan yang ada di AD/ART

b.

SHU yang di peroleh di bagi secara merata kepada anggota

c.

Di bagi berdasarkan besarnya transaksi semakin besar transaksi anggota semakin


besar pula mendapatkan SHU

d.

Untuk memudahkan proporsi transaksi maka di perlukan konversi nilai transaksi


kedalam point pembagi SHU

Pembagian SHU kepada anggota dilakukan tidak semata-mata berdasarkan modal, tetapi
juga mempertimbangkan
a.

Sumbangan anggota terhadap koperasi

b.

Pinjaman anggota terhadap koperasi

c.

Simpanan anggota terhadap koperasi

d.

Jasa usaha anggota terhadap koperasi

Peroloehan laba yang maksimal karena adanya keberhasilan oragnisasi dalam melakukan
inovasi terhadap produknya. Sering disebut juga
a.

Managerial Efficeincy Theory Of Profit

35.

36.

37.

38.

b.

Maximization Of Sales

c.

Maximization Of Management Utility

d.

Innovation Theory Of profit

Modal koperasi menurut UU 25/1992 pasal 41 terdiri atas


a.

Modal sendiri dan Modal kerja

b.

Modal sendiri dan Modal pinjaman (luar)

c.

Modal sendiri dan Modal investasi

d.

Modal kerja dan Modal pinjaman luar

Yang termasuk 3 tujuan perusahaan adalah


a.

Minimize profit, maximize cost, maximize the value of the firm

b.

Minimize cost, maximize the value of the firm, minimize the value of the firm

c.

Maximize profit, maximize the value of the firm, minimize cost

d.

Minimize cost, maximize discount, maximize total cost

Yang mengembangkan dalil Tujuan perusahaan adalah untuk memuaskan sesuatu dengan
berusaha keras (satisfying behavior) adalah
a.

Herbert Simon

c.

Munkner

b.

Olliver Wiliamson

d.

William Banmolb

Dana jangka pendek dugunakan untuk pembiayaan


a.

Modal Usaha

c.

Modal Kerja

b.

Modal Sendiri

d.

Modal Pinjaman

39.

40.

41.

42.

43.

Selisih dari seluruh pemasukan atau penerimaan (total revenue) atau biasa dilambangkan
(TR) dengan biaya-biaya atau biaya total (total cost) dengan lambing (TC) dalam satu
tahun waktu disebut.
a.

Laba

c.

Modal

b.

Pendapatan

d.

SHU

Pembagian SHU anggota dibayar dan dilakukan secara


a.

Dibayar secara tunai dan dan dilakukan secara transparan

b.

Dibayar secara kredit dan dilakukan secara transparan

c.

Dibayar secara tunai dan dilakukan secara tertutup

d.

Dibayar secara kredit dan dan dilakukan secara tertutup

Sisa Hasil Usaha Koperasi merupakan pendapatan koperasi yang diperoleh dalam satu
tahun buku dikurangi biaya, penyusutan dan kewajiban lainnya termasuk pajak dalam
tahu buku yang bersangkutan. Berikut merupakan pengertian SHU menurut
a.

Pasal 42 ayat (1) UU No. 23 tahun 1992

b.

Pasal 43 ayat (1) UU No. 24 tahun 1992

c.

Pasal 45 ayat (1) UU No. 25 tahun 1992

d.

Pasal 46 ayat (1) UU No. 26 tahun 1992

SHU koperasi yang diterima oleh anggota bersumber dari dua kegiatan ekonomi yang
dilakukan oleh anggota sendiri, yaitu
a.

Simpanan dan Pinjaman

b.

SHU atas Jasa Usaha dan Pinjaman

c.

Jasa Anggota dan SHU atas Jasa Modal

d.

SHU atas Jasa Usaha dan SHU atas Jasa Modal

Besarnya pemupukan modal dana cadangan di tetapkan dalam.

44.

45.

46.

47.

a.

AD/ART koperasi

b.

Rapat anggota

c.

Undang-undang koperasi

d.

Prinsip koperasi

Yang tidak termasuk istilah-istilah informasi dasar SHU adalah.


a.

SHU total

b.

Transaksi anggota

c.

Partisipasi modal

d.

Profit

Besarnya SHU yang diterima oleh setiap anggota akan berbeda, tergantung pada
a.

Besarnya simpanan anggota

b.

Besarnya modal koperasi

c.

Besarnya pendapatan koperasi

d.

Besarnya partisipasi modal dan transaksi anggota

Total nilai penjualan atau penerimaan dari barang dan atau jasa pada suatu periode waktu
atau tahun buku yang bersangkutan disebut
a.

Omzet atau Volume Usaha

b.

Partisipasi Modal

c.

Transaksi Anggota

d.

Jasa Modal Anggota

Kontribusi anggota dalam memberi modal koperasinya dalam bentuk simpanan pokok,
simpanan wajib, simpanan usaha, dan simpanan lainya disebut
a.

Transaksi Anggota

48.

49.

50.

b.

Modal Usaha

c.

Volume Usaha

d.

Partisipasi Modal

Kegiatan ekonomi (jual-beli barang atau jasa) antara anggota terhadap koperasinya
disebut
a.

Partisipasi Modal

b.

Volume Usaha

c.

Transaksi Anggota

d.

Modal Usaha

Manajemen adalah suatu proses tertentu yang terdiri dari perencanaan, pengorganisasian,
pelaksanaan, dan pengawasan penggunaan suatu ilmu dan seni yang bersama-sama
menyelesaikan tugas untuk mencapai tujuan. Pendapat tersebut dikemukakan oleh
a.

G. Terry

c.

Raiffeisen

b.

Robert Owen

d.

Ropke

Perhatikan pernyataan berikut :


1) Menetapkan Anggaran Dasar /ART
2) Memilih, mengangkat, memberhentikan pengurus dan pengawas
3) Pengesahan pertanggung jawaban pengurus perusahaan
4) Amalgamasi dan Pembubaran Koperasi
Pernyataan diatas merupakan wewenang

51.

a.

Pengurus

c.

Rapat Anggota

b.

Pengawas

d.

Pengelola

Membuat rencana ke depan sesuai dengan ruang lingkup dan wewenangnya merupakan
peran dari

52.

53.

54.

55.

56.

a.

Manajer

c.

Pengelola

b.

Pengurus

d.

Pengawas

Apabila pengawas menemukan penyimpangan maka harus dikonsultasikan kepada


pengurus untuk diambil tindakan, selanjutnya hasil pengawasan dilaporkan kepada
a.

Manajer

c.

Pengurus

b.

Rapat Anggota

d.

Pengelola

Sistem sosio teknis pada substansinya, sistem yang terbuka pada lingkunganya, sistem
dasar target pada tugasnya dan sistem ekonomi pada pengguna sumber-sumber.
Pernyataan tersebut merupakan pengertian dari
a.

Kompleksitas Koperasi

c.

Pendekatan neo klasik

b.

Cooperative Combine

d.

Sistem Koperasi

Menurut Draheim ada dua system pendekatan pada koperasi yaitu


a.

Pendekatan Sosiologi dan Pendekatan Neo Liberal

b.

Pendekatan Sosiologi dan Pendekatan Neo Klasik

c.

Pendekatan Neo Liberal dan Pendekatan Liberal

d.

Pendekatan Liberal dan Pendekatan Sosiologi

Organisasi dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat-sifat social.
Pernyataan tersebut merupakan pendekatan
a.

Neo Klasik

c.

Neo Liberal

b.

Liberal

d.

Sosiologi

Perusahaan biasa yang harus dikelola sebagai layaknya perusahaan biasa dalam ekonomi
pasar. Pernyataan tersebut merupakan pendekatan
a.

Neo Klasik

c.

Neo Liberal

b.

57.

58.

59.

Sosiologi

d.

Liberal

Tokoh yang mengatakan bahwa Cooperation is an economic system with social


content. Yang berarti koperasi harus bekerja menurut prinsip-prinsip ekonomi dengan
melandaskan pada azas-azas koperasi yang mengandung unsur-unsur sosial di dalamnya
adalah
a.

Paul Hubert Casselman

c.

Munkner

b.

Stoner

d.

Prof. Ewell Paul Roy

Menurut UU No. 25/1992 yang termasuk Perangkat Organisasi Koperasi adalah


a.

Ketua, Sekretaris, Bendahara

b.

Ketua, Pengelola, Bendahara

c.

Pengelola, Pengawas, Rapat Anggota

d.

Rapat Anggota, Pengurus, Pengawas

1. Koperasi Primer

3. Koperasi Gabungan

2. Koperasi Pusat

4. Koperasi Induk

Pernyataan diatas merupakan bentuk-bentuk koperasi menurut

60.

a.

UU No.12/1967

c.

Teori Neo Klasik

b.

Teori Klasik

d.

PP No. 60 Th.1959

Ada berapa jenis koperasi menurut Teori Klasik


a.

5 Jenis

c.

2 Jenis

b.

4 Jenis

d.

3 Jenis

61.

62.

63.

64.

65.

66.

Yang termasuk Jenis Koperasi menurut Teori Klasik adalah


a.

Koperasi Desa

c.

Koperasi Produksi

b.

Koperasi Konsumsi

d.

Koperasi Perikanan

Gabungan beberapa koperasi yang mempunyai sangkut-paut dalam usahanya serta


beranggotakan sedikit-dikitnya 5 buah koperasi primer adalah pengertian dari
a.

Koperasi Primer

c.

Koperasi Gabungan

b.

Koperasi Pusat

d.

Koperasi Induk

Gabungan dari beberapa gabungan koperasi yang berada di Ibu Kota merupakan
pengertian
a.

Koperasi Induk

c.

Koperasi Primer

b.

Koperasi Gabungan

d.

Koperasi Pusat

Koperasi yang beranggotakan orang-orang dan yang mempunyai sedikitnya 25 orang


anggota, dan biasanya ditumbuhkan di Desa. Merupakan pengertian dari
a.

Koperasi Primer

c.

Koperasi Gabungan

b.

Koperasi Induk

d.

Koperasi Pusat

Koperasi Karyawan, Koperasi Pegawai Negri, Koperasi Unit Desa, termasuk kedalam
koperasi
a.

Koperasi Pusat

c.

Koperasi Gabungan

b.

Koperasi Primer

d.

Koperasi Induk

Koperasi yang beranggotakan organisasi koperasi dan dibentuk sekurang-kurangnya 3


koperasi merupakan pengertian koperasi

67.

68.

a.

Koperasi Primer

c.

Koperasi Pusat

b.

Koperasi Sekunder

d.

Koperasi Induk

Koperasi yang dalam kegiatan usahanya menyediakan kebutuhan primer bagi anggotanya
atau dalam bentuk barang lainya merupakan pengertian koperasi
a.

Koperasi Pemakaian (Konsumsi)

c.

Koperasi Simpan Pinjam

b.

Koperasi Produksi

d.

Koperasi Pegawai

1) Di tiap desa ditumbuhkan Koperasi Desa


2) Di daerah tingkat III ditumbuhkan Pusat Koperasi
3) Di Daerah tingkat II ditumbuhkan Gabungan Koperasi
4) Di Daerah Tingkat I ditumbuhkan Gabungan Koperasi
Pernyataan diatas yang termasuk pembagian Koperasi menurut Wilayah Administrasi
Pemerintah adalah

69.

70.

a.

1 dan 4

c.

1 dan 3

b.

1 dan 2

d.

2 dan 4

Koperasi yang mempunyai kepentingan untuk menyimpan dana dan memberikan


pinjaman sejumlah uang untuk keperluan para anggota dan non anggota merupakan
pengertian
a.

Koperasi Sekunder

c.

Koperasi Produksi

b.

Koperasi Primer

d.

Koperasi Simpan Pinjam

Sejumlah uang yang harus disetor oleh setiap calon anggota yang akan menjadi anggota
penuh koperasi merupakan pengertian
a.

Simpanan Wajib

c.

Simpanan Modal

b.

Simpanan Pokok

d.

Simpanan Sukarela

71.

72.

73.

74.

75.

Simpanan tertentu yang diwajibkan kepada anggota yang membayarnya kepada koperasi
pada waktu-waktu tertentu merupakan pengertian
a.

Simpanan Wajib

c.

Simpanan Modal

b.

Simpanan Pokok

d.

Simpanan Sukarela

Simpanan anggota atas dasar sukarela atau berdasarkan perjanjian-perjanjian atau


peraturan klhusus dan dapat diambil saat anggota berhenti merupakan pengertian
a.

Simpanan Wajib

c.

Simpanan Modal

b.

Simpanan Pokok

d.

Simpanan Sukarela

Dana yang diperoleh dan dikumpulkan dari penyisijan sebagian sisa hasil usaha setiap
tahun dengan maksud untuk menutup kerugian atau memupuk permodalan merupakan
pengertian
a.

Dana Modal

c.

Dana Simpanan

b.

Sisa Hasil Usaha

d.

Dana Cadangan

Sumber-sumber modal menurut UU No.25/1992 yaitu


a.

Modal Sendiri dan Modal Luar

b.

Modal Sendiri dan Modal Pinjaman

c.

Modal Langsung dan Tidak Langsung

d.

Modal Tunai dan Modal Kredit

Sejumlah dana yang akan digunakan untuk melaksanakan usaha-usaha koperasi


disebut
a.

Modal

c.

Cadangan

b.

Simpanan

d.

Tabungan

76.

77.

78.

79.

80.

Modal yang bersumber dari anggota koperasi, bank atau lembnaga kauangan lainya
termasuk penerbitan obligasi dan surat hutang lainya merupakan modal
a.

Modal Sendiri

c.

Modal Cadangan

b.

Modal Pinjaman

d.

Modal Simpanan

Modal yang bersumber dari simpanan pokok anggota, simpanan wajib, dana cadangan
dan donasi merupakan pengertian
a.

Modal Sendiri

c.

Modal Cadangan

b.

Modal Pinjaman

d.

Modal Simpanan

Bila Koperasi mampu memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan anggota
yang lebih besar dari pesaingnya, maka tingkat partisipasi anggota terhadap koperasinya
akan
a.

Standar

c.

Menurun

b.

Meningkat

d.

Pasif

Pada dasarnya anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan perusahaan koperasi
jika
a.

Kegiatan tersebut sesuai dengan kebutuhan

b.

Kegiatan tersebut tidak menguntungkan

c.

Kegiatan tersebut membutuhkan modal yang banyak

d.

Kegiatan tersebut tidak sesuai kebutuhan

Salah satu factor keberhasilan koperasi ditentukan oleh


a.

Partisipasi Anggota

b.

Banyaknya pinjaman yang diberikan kepada anggota

81.

82.

83.

84.

c.

Banyaknya modal

d.

Banyaknya hutang

Manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota langsung dan diperoleh pada saat
terjadinya transaksi antara anggota dengan koperasinya disebut
a.

Manfaat Ekonomi Tidak Langsung

b.

Manfaat Koperasi

c.

Manfaat Keanggotaan

d.

Manfaat Ekonomi Langsung

Manfaat ekonomi yang diterima oleh anggota bukan pada saat terjadinya transaksi tetapi
diperoleh kemudian setelah berakhirnya suatu periode tertentu disebut
a.

Manfaat Ekonomi Tidak Langsung

b.

Manfaat Koperasi

c.

Manfaat Keanggotaan

d.

Manfaat Ekonomi Langsung

Pengefisienan suatu produksi terutama di dalam pemakaian ilmu dan teknologi


merupakan pengertian
a.

Produktivitas Teknis

c.

Efisiensi

b.

Produktivitas

d.

Produktivitas Financial

Koperasi memiliki fungsi dan peranan antara lain untuk mengembangkan potensi dan
kemampuan ekonomi anggota dan masyarakat, berupaya mempertinggi kualitas
kehidupan manusia, memperkokoh perekonomian rakyat, mengembangkan
perekonomian serta mengembangkan kreativitas dan jiwa berorganisasi bagi pelajar
bangsa. Pernyataan tersebut tertuang dalam
a.

UU No.25 Th.1992 Pasal 1

b.

UU No.25 Th.1992 Pasal 2

85.

86.

c.

UU No.25 Th. 1992 Pasal 3

d.

UU No.25 Th. 1992 Pasal 4

Yang termasuk peranan Koperasi dalam perekonomian Indonesia adalah


a.

Organisasi pemenuh kebutuhan masyarakat

b.

Alat perjuangan ekonomi untuk mempertinggi kesejahteraan rakyat

c.

Organisasi ekonomi rakyat

d.

Alat penambah kekayaan masyarakat

1) Adanya penjual dan pembeli yang sangat banyak


2) Produk yang dijual sejenis
3) Perusahaan bebas untuk masuk dan keluar pasar
Pernyataan diatas merupakan ciri-ciri

87.

88.

a.

Pasar Monopoli

c.

Pasar Persaingan Sempurna

b.

Pasar Oligopoli

d.

Pasar Monopolistik

Ciri dari pasar Monopolistik yaitu


a.

Produk yang dijual sejenis, Penjual dan pembeli sangat banyak

b.

Produk yang dijual sejenis, Hanya ada satu pembeli

c.

Produk yang dijual beragam, Ada produk substitusi

d.

Hanya ada beberapa penjual, Produk homogeny

Salah satu kendala yang dihadapi masyarakat dalam mengembangkan koperasi di Negara
berkembang adalah
a.
Koperasi hanya dianggap sebagai organisasi swadaya yang otonom partisipatif
dan demokratis dari rakyat kecil
b.

Koperasi sulit untuk mendapatkan anggota

c.

Koperasi membutuhkan modal yang cukup banyak

d.

89.

90.

91.

92.

93.

Koperasi merupakan organisasi yang tidak modern

Menurut Hanel, Tahap pembangunan koperasi di Negara berkembang meliputi beberapa


tahap. Tahap dimana Pemerintah mendukung perintisan pembentukan organisasi
merupakan
a.

Tahap II

c.

Tahap III

b.

Tahap I

d.

Tahap IV

Hanel membagi tahap pembangunan koperasi di Negara berkembang menjadi


a.

2 Tahap

c.

5 Tahap

b.

4 Tahap

d.

3 Tahap

Apa saja cara/kondisi untuk mengatasi perbedaan pendapat tentang koperasi


a.

Koqnisi, apeksi dan psikomotor

b.

Koqnisi, ofisialisasi dan otonomisasi

c.

Apeksi, de-ofisialisasi dan otonomisasi

d.

Psikomotor, koqnisi dan otonomisasi

Melepaskan ketergantungan kepada sponsor dan pengawasan teknis, manajemen dan


keuangan secara langsung dari pemerintah dan atau organisasi yang dikendalikan oleh
pemerintah. Pernyataan tersebut merupakan tahap pembangunan koperasi menurut Hanel
yaitu tahap
a.

Tahap II

c.

Tahap III

b.

Tahap I

d.

Tahap IV

Yang bukan termasuk Peran dan Tugas Koperasi ialah


a.

Meningkatkan tarah hidup sederhana masyarakat Indonesia

b.

Mengembangkan demokrasi ekonomi di Indonesia

94.

95.

96.

97.

98.

c.

Mewujudkan pendapatan masyarakat yang adil dan merata dengan cara


menyatukan, membina, dan mengembangkan setiap potensi yang ada

d.

Menjadikan masyarakat hidup bergantung kepada koperasi

Mendukung perkembangan sendiri koperasi ketingkat kemandirian dan otonomi


merupakan tujuan dari pembangunan koperasi pada tahap
a.

Otonomi

c.

Pembangunan

b.

Offisialisasi

d.

De Offisialisasi

Koperasi sudah mampu mencapai tahap kedudukan otonomi, berswadaya, atau mandiri.
Merupakan ciri pembangunan koperasi pada tahap
a.

Otonomi

c.

Pembangunan

b.

Offisialisasi

d.

De Offisialisasi

Tokoh yang berpendapat bahwa factor penghambat pembangunan koperasi adalah


Kurangnya dedikasi pengurus terhadap kelangsungan hidup koperasi yaitu
a.

Prof Wagiono

c.

Hanel

b.

Ace Partadiredja

d.

Baharuddin

Sedangkan Prof. Wagiono Ismangil berpendapat bahwa factor penghambat kemajuan


koperasi adalah
a.

Kurangnya modal

b.

Rendahnya tingkat kecerdasan masyarakat Indonesia

c.

Kurangnya kerja sama di bidang ekonomi dari masyarakat kota

d.

Kurangnya dedikasi pengurus

Pembangunan koperasi di Indonesia dihadapkan pada dua masalah pokok yaitu masalah
internal dan eksternal koperasi,berikut ini yang termasuk masalah internal adalah

a.
Kurangnya pemahaman anggota akan manfaat koperasi dan pengetahuan tentang
kewajiban sebagai anggota
b.

Kurangnya anggota yang ada di koperasi tersebut

c.
Iklim yang mendukung pertumbuhan koperasi belum selaras dengan kehendak
anggota koperasi
d.

99.

Adanya perbedaan pendapat masayarakat mengenai Koperasi

Pembangunan koperasi di Indonesia dihadapkan pada dua masalah pokok yaitu


a. Masalah otonom dan masalah daerah
b. Masalah eksternal dan masalah internal
c. Masalah formal dan non formal
d. Masalah social dan masalah moral

SOAL ESSAY
1.

Sebutkan dan jelaskan tiga aliran koperasi!

2.

Sebutkan unsur positif Konsep Koperasi Barat!

3.

Sebutkan dan jelaskan tujuh prinsip koperasi!

4.

Tuliskan ciri khusus koperasi menurut Ropke!

5.

Apa saja tujuan dan nilai koperasi?

6.

Jelaskan tentang
a) Teori Laba Friksional (Frictional Theory of Profit)
b) Teori Laba Monopoli (Monopoli Theory of Profit)
c) Teori Laba Inovasi ( Inovation Theory of Profit)

7.

Sebutkan perbedaan perusahaan dengan badan usaha!

8.

Sebutkan ketentuan Koperasi Sebagai badan Usaha menurut UU No.25 Th. 1992!

9.

Apa saja prinsip-prinsip pembagian SHU Koperasi?

10.

Menurut Draheim koperasi mempunyai sifat ganda yaitu

11.

G. Terry membagi fungsi Manajemen menjadi 4, sebutkan fungsi-fungsi tersebut!

12.

Apa saja wewenang Rapat Anggota ?

13.

Terdapat 4 bentuk koperasi menurut PP No.60 Th.1959 yaitu?

14.

Apa yang dimaksud dengan Koperasi Primer dan Koperasi Sekunder?

15.

Sebutkan jenis-jenis Koperasi menurut PP No.60 Th. 1959!

16.

Modal koperasi adalah?

17.

Apa saja factor yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada


anggotanya?

18.

Apa pengertian dari Manfaat Ekonomi Langsung (MEL) dan Manfaat Ekonomi Tidak
Langsung (METL)?

19.

Apa ciri-ciri Pasar Persaingan Sempurna?

20.

Sebutkan tiga tahap pembangunan Koperasi di Negara Berkembang menurut Hanel!

KUNCI JAWABAN
PILIHAN GANDA
1. C

21.A

41.A

61.B

81.A

2. D

22.B

42.C

62.C

82.D

3. C

23.C

43.D

63.B

83.A

4. D

24.A

44.B

64.A

84.A

5. C

25.B

45.D

65.A

85.D

6. C`

26.B

46.D

66.B

86.B

7. D

27.D

47.A

67.B

87.C

8. D

28.A

48.D

68.A

88.C

9. D

29.D

49.C

69.A

89.A

10.C

30.D

50.A

70.D

90.B

11.B

31.B

51.C

71.B

91.D

12.B

32.C

52.A

72.A

92.A

13.A

33.B

53.B

73.D

93.A

14.B

34.D

54.B

74.D

94.D

15.C

35.D

55.B

75.B

95.D

16.D

36.B

56.D

76.A

96.A

17.C

37.C

57.A

77.B

97.D

18.B

38.A

58.A

78.A

98.C

19.A

29.C

59.D

79.B

99.A

20.C

40.D

60.D

80.A

100.B

ESSAY

1.

Tiga Aliran Koperasi :


a. Aliran Yardstick, biasa ditemui pada Negara yang menganut ideology kapitalisme atau
yang menganut sistem perekonomian liberal. Dalam aliran Yardstick koperasi dapat
menjadi kekuatan untuk mengimbangi, menetralisasikan dan mengoreksi perekonomian
Negara tersebut.
b.
Aliran Sosialis, dalam aliran sosialiskoperasi dipandang sebagai alat yang paling
efektif untuk mencapai kesejahteraan masyarakat, disamping itu menyatukan rakyat lebih
mudah melalui organisasi koperasi.
c.
Aliran Persemakmuran (Commonwealth), dalam aliran ini koperasi dianggap
sebagai wadah ekonomi rakyat yang berkedudukan strategis dan juga memiliki peranan
penting dalam sector perekonomian masyarakat. Koperasi juga sebagai alat yang efisien
dan efektif dalam meningkatkan kualitas hidup anggotanya.

2.

Unsur positif konsep Koperasi Barat :


a.
Keinginan individu dapat dipuaskan dengan cara bekerja sama antar sesama
anggota dengan saling membantu dan saling menguntungkan
b.
Setiap individu dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan
keuntungan dan menanggung resiko bersama
c.
Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan
metode yang telah disepakati
d.
Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan
koperasi

3.

Tujuh Prinsip Koperasi :


1.
Keanggotaan sukarela dan terbuka : Koperasi terbuka bagi semua orang yang
mampu menggunakan jasa perkumpulan dan bersedia menerima tanggung jawab
keanggotaan tanpa diskriminasi gender, social, ras, politik atau agama.
2.
Pengendalian oleh anggota secara demokratis : Koperasi dikendalikan oleh para
anggota yang secara aktif berpartisipasi dalam penetapan kebijakan-kebijakan
perkumpulan dan mengambil keputusan-keputusan.
3.
Partisipasi ekonomi anggota :Anggota-anggota menyumbang secara adil dan
mengendalikan secara demokrasi modal dari koperasi mereka.

4.
Otonomi dan kebebasan : Koperasi bersifat otonom yaitu perkumpulan yang
menolong diri sendiri dan dikendalikan oleh anggota-anggota.
5.
Pendidikan, pelatihan dan informasi : Koperasi menyelenggarakan pendidikan
dan pelatihan bagi anggota-anggotanya, para wakil yang dipilih, manajer, dan karyawan,
sehingga mereka dapat memberikan sumbangan yang efektif bagi perkembangan koperasi
mereka.
6.
Kerjasama diantara koperasi : Koperasi akan dapat memberikan pelayanan paling
efektif kepada para anggota dan memperkuat gerakan koperasi dengan cara bekerja sama
melalui struktur-struktur local, nasional, regional, dan internasional.
7.
Kepedulian terhadap komunitas : Koperasi bekerja bagi pembangunan yang
berkesinambungan dari komunikasi komunitas mereka melalui kebijakan-kebijakan yang
disetujui oleh anggota.

4.

Ciri Khusus Koperasi menurut Ropke :


1.Kumpulan sejumlah individu dengan tujuan yang sama
2.Kelompok usaha untuk perbaikan kondisi social ekonomi
3.Pemanfaatan koperasi secara bersama oleh anggota
4.Koperasi bertugas menunjang kebutuhan para anggotanya

\
5.

Tujuan dan Nilai Koperasi :


1.Memaksimumkan keuntungan : perusahaan akan melakukan kegiatan sampai pada
tingkat dimana keuntungan mencapai jumlah maksimum. Keuntungan akan didapat bila
hasil penjualan melebihi biaya produksi dan keuntungan maksimum diperoleh apabila
perbedaan pencapaian hasil penjualan dan biaya produksi mencapai tingkat paling besar.
2.Memaksimumkan nilai perusahaan : nilai perusahaan dimasa mendatang akan dihitung
pada masa sekarang dan diperhitungkan tingkat resiko dan bunga yang tepat.
3.Meminimumkan biaya : meminimumkan biaya dapat dilihat dari tujuan perusahaan
tersebut dan dapat dilihat dari factor mana yang diprioritaskan dalam suatu organisasi.

6.

a. Teori Laba Friksional (Frictional Theory of Profit) : teori ini menekankan bahwa
keuntungan meningkat sebagai suatu hasil dari friksi keseimbangan jangka panjang (long
run equilibrium0
b. Teori Laba Monopoli (Monopoli Theory of Profit) : teori ini mengatakan bahwa
beberapa perusahaan dengan kekuatan monopoli dapat membatasi output dan

menekankan harga yang lebih tinggi daripada perusahaan yang beroprasi di pasar
persaingan sempurna
c. Teori Laba Inovasi ( Inovation Theory of Profit) : dalam teori ini laba yang diatas
normal dapat timbul dari hasil inovasi yang berhasil.

7.

Perbedaan Perusahaan dengan Badan Usaha :


Perusahaan :
1. Menghasilkan barang dan jasa
2. Berupa bengkel, pabrik, kedai, toko, kantor
3. Alat badan usaha mencari keuntungan
Badan Usaha :
1. Menghasilkan keuntungan atau sebaliknya mendatangkan kerugian
2. Berupa firma, perseoran komanditer, PT, dll.
3. Kesatuan yuridis dan ekonomi yang bertujuan mencari keuntungan

8.

Ketentuan Koperasi Sebagai Badan Usaha menurut UU No.25 Th. 1992 :


1. Koperasi tunduk kepada kaidah dan prinsip ekonomi yang berlaku
2. Mampu menghasilkan keuntungan dan mengembangkan organisasi dan usahanya
3. Anggota sebagai pemilik sekaligus pengguna jasa
4. Memerlukan sistem manajemen usaha (keuangan, teknik, organisasi dan informasi)

9.

Prinsip-prinsip pembagian SHU :


SHU yang dibagi adalah yang bersumber dari anggota
2. SHU anggota aalah jasa dari modal dan transaksi usaha yang dilakukan anggota sendiri
3. Pembagian SHU anggota dilakukan secara transparan
4. SHU anggota dibayar secara tunai

10.

Sifat ganda koperasi menurut Draheim:

1.Organisasi dari orang-orang dengan unsur eksternal ekonomi dan sifat-sifat social
(pendekatan sosiologi)
2. Perusahaan biasa yang harus dikelola sebagai layaknya perusahaan biasa dalam
ekonomi pasar ( pendekatan neo klasik

11.

Fungsi Manajemen menurut G.Terry :


1. Planning (Perencanaan)
2. Organnizing (Pengorganisasian)
3. Actuating ( Penggerakan untuk bekerja)
4. Controlling (Pengawasan/Pengendalian)

12.

Wewenang Rapat Anggota :


1. Menetapkan Anggaran Dasar /ART
2. Kebijakan umum organisasi, manajemen, dan usaha koperasi
3. Memilih, mengangkat, dan memberhentikan pengurus dan pengawas
4. Mengesahkan pertanggung jawaban pengurus dan pengawas
5. Menetapkan pembagian sisa hasil usaha
6. Menetapkan penggabungan, peleburan, pembagian, dan pembubaran koperasi.

13.

Empat bentuk Koperasi menurut PP No.60 Th.1959 :


1. Koperasi Primer
2. Koperasi Pusat
3. Koperasi Gabungan
4. Koperasi Induk

14.

Pengertian Koperasi Primer dan Sekunder :


Koperasi Primer: Koperasi yang anggota-anggotanya terdiri dari orang seorang dengan
jumlah anggota minimal 20 orang yang mempunyai kesamaan aktivitas, kepentingan,
tujuan dan kebutuhan ekonomi

Koperasi Sekunder: Koperasi yang dibentuk oleh sekurang-kurangnya tiga koperasi yang
berbadan hukum baik primer maupun sekunder.

15.

Jenis-jenis Koperasi menurut PP No.60 Th.1959 :


1. Koperasi Desa
2. Koperasi Pertanian
3. Koperasi Peternakan
4. Koiperasi Perikanan
5. Koperasi Kerajinan/Industri
6. Koperasi Simpan Pinjam
7. Koperasi Konsumsi

16.

Pengertian Modal Koperasi :


Sejumlah dana yang akan digunakan untuk melakukan kegiatan atau usaha-usaha dalam
koperasi. Modal koperasi bisa berasal dari modal sendiri maupun pinjaman anggota
ataupun lembaga, maupun surat-surat hutang.

17.

Faktor yang mengharuskan koperasi meningkatkan pelayanan kepada anggoitanya :


1. Adanya tekanan persaingan dari anggota lain ( terutama organisasi non koperasi)
2. Perubahan kebutuhan manusia sebagai akibat perubahan waktu dan peradaban

18.

19.

Pengertian Manfaat Ekonomi Langsung (MEL) dan Manfaat Ekonomi Tidak Langsung
(METL) ;

Manfaat Ekonomi Langsung (MEL) adalah manfaat ekonomi yang diterima oleh
anggota langsung diperoleh pada saat terjadinya transaksi antara anggota dengan
koperasinya

Manfaat Ekonomi Tidak Langsung (METL) adalah manfaat ekonomi yang


diterima oleh anggota bukan pada saat terjadinya transaksi, tetapi diperoleh
kemudian setelah berakhirnya suatu periode tertentu atau periode pelaporan
keuangan, yakni penerimaan SHU.

Ciri-ciri pasar Persaingan Sempurna :

1. Banyak Penjual dan Pembeli


2. Produk yang diperjual belikan bersifat homogeny
3. Penjual dan pembeli bebas keluar masuk pasar
4. Pelaku ekonomi mempunyai pengetahuan dan informasi yang sempurna

20.

Tiga tahap pembangunan koperasi di Negara berkembang menurut Hanel :


Tahap I : Pemerintah mendukung perintisan pembentukan organisasi koperasi.
Tahap II : Melepaskan ketergantungan kepada sponsor dan pengawasan teknis,
manajemen dan keuangan secara langsung dari pemerintah dan atau organisasi yang
dikendalikan oleh pemerintah.
Tahap III : Perkembangan koperasi sebagai organisasi koperasi yang mandiri.