You are on page 1of 13

1. Tn , Owh , umur 50 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan lemah, haus.

Pada
pemeriksaan fisik di dapat tekanan darah 80/65 mmhg , nadi 120 x/m lemah dan dalam.
Muntah, Mukosa mulut kering , tirgor menurun, kesadaran apatis , kulit dingin , mata
cekung, berat badan 50 kg. Hasil laboratorium kalium 2,9 mEq/liter , natrium 123
mEq/liter, apa penyebab gangguan Tn, Owh?
a. Kehilangan gas darah
b. Kehilangan cairan yang berlebihan akibat muntah
c. Intake cairan yang kurang, malnutrisi, dan pendarahan
d. Gangguan faal hati
e. B dan C benar
By ; Nurramlah 3a

2. Seorang pasien dengan ciri-ciri sulit bernafas mendadak dan perasaan tercekik, kuku
sianosis, warna kulit pucat, denyut nadi melemah dan cepat, serta vena leher menegang,
datang ke laboratorium dengan lembar permintaan pemeriksaan analisa gas darah.
Setelah di lakukan pemeriksaan didapatkan hasil pemeriksaan

pH = 7.48

pCO2 = 30 mmHg

HCO3- = 28 mmHg

Dengan Nilai normal sebagai berikut

pCO2 = 35-45 mmHg

HCO3- = 22-26 mmHg

Dengan data tersebut dapat disimpulkan status asam-basa pasien adalah:


a.

Alkalosis respiratorik tanpa kompensasi

b.

Alkalosis metabolik dengan kompensasi asidosis respiratorik

c.

Asidosis respiratorik dengan kompensasi alkalosis metabolic

d.

Asidosis metabolic dengan kompensasi alkalosis respiratorik

e.

Asidosis metabolic tanpa kompensasi


By Ari Febrilla W.W 3a

3. Seorang wanita berusia 45 tahun datang ke sebuah laboratorium dengan membawa


rujukan dari dokter. Wanita ini mengalami berbagai keluhaan diantaranya nyeri pada ulu
hati, lambung terasa penuh, mual, dan sulit buang air besar. Pemeriksaan apa yang bisa
menunjang diagnosa mengingat

keluhan wanita tersebut adalah kemungkinan besar

mengalami kekurangan enzim didalam tubuhnya.


1. SGOT
2. Kreatinin Klirens
3. SGPT
4. Alkali Phospatase
Jawaban : b. 1 dan 3
By Rizqa Sukmawati P. 3a

4. Ny.D, umur 40 tahun, dating ke rumah sakit dengan keluhan kejang, denyut nadi cepat
namun lemah, hipotensi dan pusing, hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan kadar
natrium dalam serum 165 mEq/L dan kadar natrium dalam urin 225 mEq/L/24 jam, dan
diketahui pasien memiliki riwayat penyakit diabetes dan banyak melakukan aktivitas
olahraga yang berlebihan untuk menurunkan berat badan
Kelainan apa yang terjadi pada pasien Ny.D ?
a.

Hipernatremia

b.

Hiponatremia

c.

Hiperkalemia

d.

Hipokalemia

e.

C dan d benar
By : Siti Muallifah 3a

5. Seeorang penderita yang bernafas dalam udara ruangan mempunyai hasil elektrolit dan
gas darah adalah sebagai berikut:
pH 7,54; PCO2 18,5 mmHg; PO2 145 mmHg; HCO3 18 mmol/L.
Na 135 mmol/L; K 4,6 mmol/L; Cl 98 mmol/L; TCO2 26 mmol/L.
Penjelasan terbaik untuk hasil ini adalah. . .
1. Darah untuk elektrolit diperoleh melalui fase I

2. Asidosis metabolik disebabkan oleh defisit bikarbonat


3. Sampel gas darah terpapar dengan udara
4. Darah vena telah dijadikan sampel untuk gas darah arteri
5. Sampel serum dihemolisis
By : Mifta Ananda Prabandari

6. Seorang pria datang ke laboratorium A untuk melakukan pemeriksaan sperma. Ternyata


setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil bahwa dalam 1 ml air mani ditemukan
<20 juta sperma. Pria tersebut mengalami Oligospermia. Hal yang dapat menjadi
penyebab utama mengapa jumlah sperma sedikit yaitu
a. Faktor kesehatan
b. Lingkungan
c. Gaya hidup
d. Pembengkakan pada testis
e.

benar semua
By : Antani vina lucky permata adi 3a

7. Diketahui terdapat pasien melakukan pemeriksaan laboratorium dengan hasil warna urin
menjadi lebih gelap, sedangkan feces lebih terang, pada darah terdapat kelebihan
bilirubin dalam sirkulasi darah serta penumpukan pigmen empedu pada kulit sehingga
kulit pada pasien terlihat menguning. Dokter mengeluarkan prognosis bahwa pasien
menderita kolestasis, yaitu merupakan keadaan akibat kegagalan produksi dan/atau
pengeluaran empedu. Lamanya menderita kolestasis dapat menyebabkan gagalnya
penyerapan lemak dan vitamin A,D,E,K oleh usus, juga adanya penumpukan asam
empedu, bilirubin dan kolesterol di hati. Dokter meminta analis untuk melakukan
pemeriksaan. Sebagai seorang analis, pemeriksaan apakah yang tepat untuk kondisi
pasien tersebut.
a. Fosfatase Alkali, Gamma GT, Bilirubin Total, Bilirubin Direk.
b. Enzim GOT, GPT,
c. AFP, PIVKA II
d. Transferin, Ferritin.

e. Protrombin, Protein Elektroforesis.


By : Anggi hadisaputra 3a

8. Seorang pasien dating ke Rumah Sakit dengan keluhan Demam, kehilangan nafsu makan,
perut sering terasa mual, warna kulit dan putih mata menjadi berwarna kuning, kemudian
terasa nyeri di daerah hati, Seorang Dokter di Rumah Sakit tersebut mencurigai bahwa
pasien mengalami kerusakan hati, untuk menegakkan diagnose tersebut dokter meminta
kepada Analis untuk melakukan pemeriksaan laboratorium, pemeriksaan kimia klinik
apakah yang tepat.
a. HBsAg, SGOT dan SGPT
b. Bilirubin, SGOT dan SGPT
c. IgM dan IgG
d. Kreatinin clearance
e. SGOT, SGPT dan urea
By : Dina Dwi Apriana 3a

9. Ny. A umur 44 tahun , dating ke rumah sakit dengan keluhan lemah , haus . pada
pemeriksaan fisik di dapat tekanan darah 70/65 mmhg, nadi 120 x/m lemah dan dalam
mukosa mulut kering ,. hasil lab : kalium : 2,9 mEq/liter , natrium : 127 mEq/ liter
Pada kasus ini , pasien menggambarkan keadaan pasien ??
A. Dehidrasi
B. Rehidrasi
C. Overhidrasi
D. Gangguam pernapasam
E. Semua Benar

By anita dwiyani 3a

10. Lekuefaksi yang jauh di atas normal mengarah pada kondisi adanya infeksi pada kelenjar
reproduksi pria, manakah hasil parameter pemeriksaan sperma berikut ini yang juga
menggambarkan adanya infeksi kelenjar atau pun saluran reproduk si pria?

a. Warna semen merah


b. Semen berbau amis
c. Viskositas lebih dari normal
d. Jumlah lekosit> 0,5 juta/ ml
e. Semua benar
By : Rahayu prasetyowati 3a

11. Tn. Ginting di rawat di ruang PACU/RR karena habis operasi Laparatomi. Hasil Analisa
Gas Darah ; pH :7,21; pO2 : 80 ; pCO2 : 60; HCO3 : 30 mEq. Apakah interpretasi dari
hasil AGD diatas ?Pilihan jawaban
a. Asidosis respiratorik v
b. Asidosis metabolic
c. Alkalosis respiratorik
d. Alkalosis metabolic
e. Alkalosis respiratorik terkompensasi
By; Ramadhani Khusnul Kotimah 3a

12. Seorang istri yang telah mengalami 3 kali keguguran memeriksakan kondisi tubuhnya ke
dokter.

Setelah pemeriksaan, dokter

mengatakan bahwa tidak ada gangguan pada

kondisi kesehatan isteri. Dokter menyarankan agar suami melakukan pemeriksaan


sperma, setelah pemeriksaan lab, dokter mengatakan terdapat adanya kelainan pada
sperma. Apakah sperma dapat meyebabkan hal tersebut?
a. Kelainan sperma dapat menyebabkan hal tersebut
b. Kelainan sperma tidak dapat menyebabkan hal tersebut
c. Telah terjadi kesalahan pemeriksaan laboratorium
d. Kelainan sperma tidak dapat membuahi ovum
By : Eki Rahmadani 3a

13. Seorang pasien dengan gejala klinik diare,muntah-muntah berat, gagal ginjal,gagal
jantung, dan keracunan aspirin

melakukan pemeriksaan analisa gas darah dan

pemeriksaan kadar elektrolit didapatkan hasil pemeriksaan ,Ph ;7.46 , pCO2 ; 30 mmHg ,
dan HCO3 ; 32 mmol/l jelaskan interpretasi beserta status asam- basanya.
a . asidosis respiratorik disertai asidosis metabolik
b . alkalosis respiratorik tanpa kompensasi
c . alkalosis respiratorik dengan kompensasi asidosis metabolik
d . asidosis metabolik dengan kompensasi alkalosis respiratorik
e . alkalosis respiratorik disertai alkalosis metabolik
By : Nur Hikmah 3a

14. Seorang ingin memeriksa kadar SGOT dan SGPT, ternyata sebelum pengambilan sampel
untuk pemeriksaan tersebut pasien melakukan aktivitas fisik yang berat. Sebagai seorang
analis apa yang anda lakukan terhadap sampel tersebut ?
a. Menerima sampel dan melakukan pemeriksaan
b. Menolak sampel dan melakukan pemeriksaan
c. Menerima sampel dan tidak melakukan pemeriksaan
d. Menolak sampel dan tidak melakukan pemeriksaan
e. Menolak sampel dan memberi penjelasan sebelum dilakukan sampling
By Irnawati 3a

15. Enzim non spesifik plasma normalnya memiliki kadar yang tinggi didalam sel dan
memilki kadar yang rendah didalam serum. Apabila seseorang memiliki sel yang rusak
sehingga mengakibatkan pelepasan enzim ke dalam serum yang akan menyebabkan kadar
enzim serum meningkat. Pemeriksaan apa yang dilakukan untuk mengetahui peningkatan
eenzim dalam serum tersebut berasal dari kerusakan sel?
a. GGT, AST, ALT
b. AST, ALT, LDH
c. AFP, CHE, LDH
d. AST, LDH, AFP
e. ALT, LDH, AFP
By : Herlina Ismael 3a

16. Seorang pasien laki laki bernama Langit Biru berumur 55 tahun mengalami koma. Dokter
meminta untuk mengambil sampel darah pasien untuk pemeriksaan analisa gas darah
untuk mengetahui pH dan jenis gangguan asam basanya. Tetapi pada vena radialisnya
terdapat hematoem dan sebelumnya hasil pemeriksaan allen test juga negatif.
Jika anda sebagai seorang plebotomis dimanakah pengambilan darah yang paling tepat ?
a. Arteri femoralis
b. Arteri brachialis
c. Arteri dorsalis pedis
d. Arteri jugularis
e. Arteri tibialis posterior
By : Rizkyka Rumengan 3a

17. Seorang preman ingin memeriksakan kualitas spermanya, ia abstinensi selama 5 hari,
dan telah dijelaskan mengenai cara pengambilan sampel sehari sebelumnya. Namun,
malam hari sebelum pengumpulan sampel, sang preman tersebut mengalami mimpi basah
sehingga volume yang dikumpulkan agak berkurang. Sebagai seorang analis, apakah
yang harus dilakukan terhadap sampel tersebut?
a. Tetap memeriksakan sampel
b. Menolak sampel secara mentah-mentah
c. Menanyakan pada pasien penyebab kurangnya sampel
d. Meminta pasien untuk abstinensi lagi dan mengambil sampel 2-7 hari
berikutnya
e. Menerima sampel tersebut, dan meminta pasien mengambil sampel lagi besok
By : Risa Yuniar 3a

18. Pekan olahraga provinsi kalimantan timur dilaksanakan di Samarinda pada bulan juliagustus. Seorang atlit tinju dari KONI Samarinda dihimbau oleh tenaga medis untuk
memenuhi masukan konsumsi harian sebagai berikut ; Makanan (air ; 1150 ml) Minum
(air ; 3450 ml). Setelah dilakukan latihan selama 2 minggu ternyata terjadi Penurunan
kondisi fisik atlit tersebut yang tampak lesu. Bagaimana Cara tenaga medis mengatasi
kondisi atlit tersebut ;

a. Mengevaluasi masukan harian dan memperhatikan waktu pelaksanaan yang


terhitung dalam musim kemarau (panas) sehingga perlu ditambahkan masukan
makanan ( air ; 1000 ml) dan minum (air ;2200 ml)
b. Mengevaluasi masukan harian yang perlu ditambahakan 2 kali lipat dari sebelumnya
karena latihan dilakukan selama 2 bulan, dan jika kondisi menurun kembali perlu
ditambahkan lagi.
c. Mengevaluasi masukan harian dan memperhatikan waktu pelaksanaan yang terhitung
dalam musin kemarau (panas) sehingga perlu ditambahkan masukan makanan (air ;
2000 ml) dan minum ( air;4400 ml)
d. Mengevaluasi masukan harian yang perlu ditambahkan 2 kali lipat pada saat terjadi
penuruan kondisi dan kembali seperti semula saat kondisi membaik, jika terjadi
penurunan kembali maka ditambahkan 2 kali lipat lagi.
e. Mengevaluasi masukan harian selama 2 bulan, dan memberikan menu harian
tambahan yang disukai oleh atlit sehingga atlit lebih bersemangat.
By ; dwi wilujeng budiarti 3a
19. Mr. T melakukan pemeriksaan di laboratorium, setelah di lakukan pemeriksaan
ditemukan adanya peradangan yang menimbulkan kerusakan pada jaringan hati. Sebagai
seorang analis tes fungsi hati apakah yang digunakan untuk mengetahui penyakit
tersebut..
A. SGOT
B. Billirubin
C. SGPT
D. Semua Salah
E. A dan C benar

by sandi oktavianus 3a

20. Ny.F, umur 46 tahun, datang ke rumah sakit dengan keluhan lemah, haus. Pada
pemeriksaan fisik didapat tekanan darah 80/65 mmhg, nadi 120 x/m lemah dan dalam.
Mukosa mulut kering, tirgor menurun, kesadaran apatis, kulit dingin dan lembab, mata
cekung. Berat badan dan tinggi badan sebelum sakit 50 kg / 150 cm. Hasil laboratorium
Kalium : 2,9 mEq/liter, Natrium : 125 mEq/liter.

Apa kemungkinan penyebab gangguan yang terjadi pada Ny.F ?


a.

Dehidrasi

b.

Shock

c.

Malnutrisi

d.

Diare

e.

Semua benar
By : Mery Febriani Masrun 3a

21. Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke puskesmas untuk memeriksakan


dirinya.Perempuan tersebut mengatakan bahawa urinnya seperti warna air teh sejak 2
minggu yang lalu, serta muka pasien terlihat pucat, kuning, konjuntiva pucat, sklera
ikterik, dan kuku terlihat kuning. Pemeriksaan apakah yang harus dilakukan seorang
analis untuk menegakkan diagnosa pada keadaan pasien tersebut ?
Jawaban :
a. Bilirubin urin dan Glukosa darah
b. SGOT dan SGPT , Bilirubin serum atau Bilirubin urin.
c. SGPT, albumin dan kreatini
d. SGOT dan SGPT, ureum
e. Bilirubin serum dan hitung jenis leukosit
by Rifka Anisa 3a

22. Data pengukuran enzim SGOT/AST didapatkan kadar -15 U/L, terlihat ada flag
pemeriksaan tidak linear dan grafik pengukuran selama 60 detik terlihat titik-titik
pengukuran menurun patah seperti huruf L tidak rata. Linearitas pengukuran kit merk
yang digunakan 600 U/L. tersisa serum sisa hanya 400 L dan alat dapat mengukur bila
500 L serum tersedia . apa yang harus dilakukan Analis untuk kasus diatas ?
a. Pengerjaan sampel tidak dapat dilanjutkan karena sampel kurang,
b. Serum diencerkan 10x lalu diperiksa hasilnya dikali 10.
c. Tetap melakukan pemeriksaan dengan 400 L sampel tanpa diencerkan.
d. Tetap melaporkan hasil yang ada
e. Semua jawaban benar

By; rescy mesag 3a

23. Seorang tenaga laboratorium memeriksa kadar amilase seorang pasien yang diduga
menderita pankreatitis dan didapatkan kadar amilase sebesar

550 U/L.

Setelah

itu,dilakukan pengenceran 1:4 spesimen dalam NaCl memberikan hasil 175 U/L.
Pengenceran diulangi dan memberikan hasil yang sama. Apakah yang harus tenaga
laboratorium lakukan ?

A. Melaporkan amilase dengan hasil 550 U/L


B. Melaporkan amilase dengan hasil 700 U/L
C. Melaporkan amilase dengan hasil 875 U/L
D. Encerkan sampel 1:10 dalam air yang disuling dan ulangi
E. Meminta sampel yang baru karena sampel mungkin terkontaminasi
By; Nuraini Safitri Ningrum 3a

24. Suatu hari datang seorang pasien dengan gejala vomit, perubahan ecg, poliuri, polidipsi,
dan letargi. Setelah dilakukan pemeriksaan laboratorium oleh seorang analis menduga
pasien tersebut menderita .
a. Hypokalemia dengan penyebabasidosis
b. Hypokalemia dengan peningkatan insulin
c. Hypokalsemia dengan penyebab asidosis
d. Hiperkalsemia dengan penyebab alkalosis
e. Hiperkalsemia dengan peningkatan intake
By; Rika Ariesta Nur Azizah 3a
25. Pengukuran aktivitas enzim,apabila terjadi peningkatan enzim pada serum
a.kreatinin kinase (CK)
b. keratin fosfokinase (CPK)
c.fraksionasi atau pemisah isoenzim
d. adenosine trifosfat (ATP)
by : Yuliana Rahim 3a

26. Suatu hari pak Masran kerumah sakit laboratorium nur ramli, untuk memeriksakan
kesehatan

badannya karna turunnya keseimbangan cairan tubuhnya, , setelah di periksa

ternyata diketahui PH darah Bapak zainuddin = 7,59,kadar CO2= 30 mmHg, dan kadar
HCO3= 24 mEq/L.Bagaimanakah kadar AGD di dalam darah Bapak Masran?
a. alkalosis respiratorik belum terkompensasi
b.

asidosis respiratorik

c. alkalosis metabolic belum terkompensasi


d. asidosis metabolic
e. Alkalosis Metabolik dengan Kompensasi Respiratorik Parsial
by; Yenny Sabaniah 3A

27. Seorang wanita umur 35 tahun datang kesebuah laboratorium untuk melakukan
pemeriksaan dimana wanita itu dating kelaboratorium dengan gejala mual, lesu, muntahmuntah berat, asma, yangmana pasien terkadang sulit untuk bernafas. Analis di
laboratorium tersebut berdasarkan gejala yang ada dia melakukan pemeriksaan analisa
gas darahpadawanitatersebutdan di dapatkanhasil :
a. Ph

: 7,23

b. pCO2

: 60 mmHg

c. HCO3

: 23 mmol/L

Menurut anda berdasarkan hasil di atas bagaimana status asambasa pasien tersebut ?
Setelah anda mengetahui status asambasa pasien, menurut anda apa penyebab terjadinya
gangguan keseimbangan asam-basa pasien di atas berdasarkan gejala di atas ?
A. Asidosis metabolic dengan kompensasi alkalosis respiratorik, penyebab gangguan
ginjal
B. Alkalosis metabolic tanpa kompensasi, penyebab gangguan sistem pernafasan
C. Alkalosis respiratorik dengan kompensasi asidosis metabolic, penyebab gangguan
sistem pernafasan
D. Asidosis respiratorik disertai asidosis metabolic (gangguan campuran),
penyebab gangguan system pernafasan

E. Alkalosis respiratorik tanpa kompensasi, penyebab gangguang ginjal


By Godang Roberto 3a

28. Tuan H (40 tahun) dirawat dirumah sakit dengan keluhan mual, muntah sejak 3 hari lalu.
Pasien mengatakan nyeri pada ulu hati, dan terlihat warna sclera dan kulit berwarna
kuning. Dari hasil pemeriksaan fisik, ada pembesaran hati dan nyeri tekan pada area hati.
Dari data tersesbut, pasien didiagnosa hepatitis.
Apakah pemeriksaan lab yang paling menunjang untuk diagnose kasus tersebut?
a. Kadar Hb
b. Bilirubin
c. SGPT/SGOT
d. LED
e. Kreatinin
By Nurfalakh Dwi .S 3a
29. Indra seorang pemuda pergi ke dokter Spesialis Klinik untuk melakukan Konseling,Ia
mengeluh hasil pemeriksaan laboratorium kadar SGOT dan SGPTnya tinggi padahal ia
tidak merasa ada keluhan apa-apa.Sedangkan Tono seorang pemuda yang mengidap
hepatitis C kronis memiliki kadar SGOT dan SGPT yang normal
Apakah gambaran kadar SGOT dan SGPT mutlak sebagai penanda terjadinya kerusakan
hati sedangkan kita mengetahui bahwa kadar SGOT dan SGPT gampang mengalami
Peningkatan dan Penurunan dan Spontan.Bagaimana kita meyakini bahwa Kadar
pemeriksaan SGOT dan SGPT itu benar mewakili adanya kerusakan hati dan ada kah
waktu-waktu pemeriksaan kadar SGOT dan SGPT Agar pemeriksaan tersebut tepat(tidak
terjadi peningkatan atau penurunan yang spontan).
By Ahmad Hijjulkirom 3a

30.

Seorang pasien bernama Mr. A datang ke laboratorium dan melakukan pemeriksaan


analisis semen/sperma. Setelah dilakukan pemeriksaan ternyata hasilnya sperma Mr.A
tergolong dalam kategori Ekstrimoligozoospermia dan tingkat motilitasnya 10%. Dari

kasus ini, jelaskan apakah masih ada harapan untuk Mr.A mempunyai keturunan dan hal
apa yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas sperma pasien ?
By Wahyudi Alifan 3a

31.

Seorang pasien datang ke laboratorium membawa surat rujukan dari dokter penyakit
dalam yang mengindikasikan pasien tersebut dalam diagnose terkena penyakit
kelainan hati dengan gejala klinis iterik, lesu, daerah abdomen membengkak.
Sebagai seorang analis, pemeriksaan apakahyang harus di lakukan untuk
menegakkan diagnosa dari pasien tersebut?
Creatinin
SGOT
Ureum
SGPT

a) 1,2,dan 3
b) 1 dan 3
c) 2 dan 4
d) 4 saja
e) Semua benar
By Aswin Faisal 3a