You are on page 1of 6

dari http:// Sulchan-medina.blogspot.com/2011/04/Kebutuhan-SpiritualPasien html dari http:// Sulchan-medina.

blogspot.com/2011/04/Kebutuhan-SpiritualPasien html

Sulchan MEDINA
CARE AND SHARE
Senin, 04 April 2011

KEBUTUHAN SPIRITUAL PASIEN
PENDAHULUAN
Penting bagi perawat untuk memahami konsep yang mendasari kesehatan spiritual. Spiritualitas merupakan suatu
konsep yang unik pada masing-masing individu. Manusia adalah mahluk yang mempunyai aspek spiritual yang
akhir-akhir ini banyak perhatian dari masyarakat yang di sebut kecerdasan spiritual yang sangat menentukan
kehagiaan hidup seseorang. Perawat atau ners memahami bahwa aspek ini adalah bagian dari pelayanan yang
komprehensif. Karena respon spiritual kemungkian akan muncul pada pasien.
Standar Kompetensi
Perawat mampu mengidentifikasi aspek spiritual yang terjadi pada pasien.
Kompetensi dasar
1) Perawat mampu mendifinisikan aspek spiritual pada manusia atau pasien.
2) Perawat mampu mengidentifikasi kebutuhan spiritual pada pasien yang sakit.
3) Perawat mampu memberikan alternatif cara untuk memenuhi kebutuhan spiritual.
PENGERTIAN SPIRITUAL
Spiritualitas adalah keyakinan dalam hubungannya dengan Yang Maha Kuasa dan Maha Pencipta. Menurut
Burkhardt (1993) spiritualitas meliputi aspek-aspek :
1) berhubungan dengan sesuatu yang tidak diketahui atau ketidakpastian dalam kehidupan,
2) menemukan arti dan tujuan hidup,
3) menyadari kemampuan untuk menggunakan sumber dan kekuatan dalam diri sendiri,
4) mempunyai perasaan keterikatan dengan diri sendiri dan dengan Yang Maha Tinggi.
Mempunyai kepercayaaan atau keyakinan berarti mempercayai atau mempunyai komitmen terhadap sesuatu atau
seseorang. Konsep kepercayaan mempunyai dua pengertian.
1) Kepercayaan didefinisikan sebagai kultur atau budaya dan lembaga keagamaan seperti Islam, Kristen, Budha,
dan lain-lain.
2) Kepercayaan didefinisikan sebagai sesuatu yang berhubungan dengan Ketuhanan, kekuatan tertinggi, orang
yang mempunyai wewenang atau kuasa, suatu perasaan yang memberikan alasan tentang keyakinan (belief)
dan keyakinan sepenuhnya (action). Harapan (hope), harapan merupakan suatu konsep multidimensi, suatu
kelanjutan yang sifatnya berupa kebaikan, perkembangan, dan bisa mengurangi sesuatu yang kurang
menyenangkan. Harapan juga merupakan energi yang bisa memberikan motivasi kepada individu untuk
mencapai sutau prestasi dan berorientasi ke depan. Agama, adalah sebagai sistem organisasi kepercayaan
dan peribadatan dimana seseorang bisa mengungkapkan dengan jelas secara lahiriah mengenai
spiritualitasnya. Agama adalah suatu sistem ibadah yang terorganisasi atau teratur.
Definisi spiritual setiap individu dipengaruhi oleh budaya, perkembangan, pengalaman hidup, kepercayaan dan ideide tentang kehidupan. Spiritualitas juga memberikan suatu perasaan yang berhubungan dengan intrapersonal
(hubungan antara diri sendiri), interpersonal (hubungan antara orang lain dan lingkungan) dan
transpersonal (hubungan yang tidak dapat dilihat yaitu suatu hubungan dengan ketuhanan yang merupakan
kekuatan tertinggi). Adapun unsur-unsur spiritualitas meliputi kesehatan spiritual, kebutuhan spiritual dan kesadaran

Berdasarkan konsep keperawatan. 4) Sumber konflik Pada situasi tertentu. berjalan kaki). makna spiritual dapat dihubungkan dengan kata-kata : makna. harapan. Forman. Dyson mengamati bahwa perawat menemukan aspek spiritual tersebut dalam hubungan seseorang dengan dirinya sendiri. inter-. dan dengan Tuhan. 2) Sumber dukungan Saat stress individu akan mencari dukungan dari keyakinan agamanya. seperti pandangan penyakit.  Berkomunikasi dengan alam (bertanam. 4) Hubungan dengan Ketuhanan . Menurut Reed (1992) spiritual mencakup hubungan intra-. Cobb. pengetahuan dan sumber secara timbal balik. Menurut Oxford English Dictionary. Tidak harmonis  1) Konflik dengan orang lain.  3) Menyakini kehidupan dan kematian. berbeda dengan dimensi fisik. 2000). sosiologikal dan spiritual.  2) Mengasuh anak. Dimensi ini mengintegrasi. dan mempengaruhi seluruh aspek hidup manusia. memotivasi. kerukunan. Spiritual juga diartikan sebagai inti dari manusia yang memasuki dan mempengaruhi kehidupannya dan dimanifestasikan dalam pemikiran dan prilaku serta dalam hubungannya dengan diri sendiri. adanya perkembangan pemikiran dan perasaan. sesuatu yang suci. antara lain 1) Hubungan dengan diri sendiri  Pengetahuan diri (siapa dirinya. Dapat disimpulkan bahwa kebutuhan spiritual merupakan kebutuhan untuk mencari arti dan tujuan hidup. dan transpersonal. mengabadikan dan melindungi alam. 3) Sumber kekuatan dan penyembuhan Individu bisa menahan distress fisik yang luar biasa karena mempunyai keyakinan yang kuat. apa yang dapat dilakukannya). dimensi supranatural. kekudusan. seperti tentang makanan diet. Karakteristik spiritual tersebut. untuk memahami makna kata spiritual dapat diketahui dari arti kata-kata berikut ini : persembahan. 1997). Dimensi spiritual merupakan suatu penggabungan yang menjadi satu kesatuan antara unsur psikologikal. ada perubahan hidup. spiritual berarti sesuatu yang mendasar. dan mampu menggerakan serta memimpin cara berfikir dan bertingkah laku seseorang . KESEHATAN DAN SAKIT Keyakinan spiritual sangat penting bagi perawat karena dapat mempengaruhi tingkat kesehatan dan perilaku selfcare klien. penting.spiritual. fisiologikal atau fisik. dan berhubungan dengan organisasi keagaamaan. Setiap orang memiliki dimensi spiritual. orang lain. KETERKAITAN ANTARA SPIRITUAL. Keyakinan spiritual yang perlu di pahami antara lain: 1) Menuntun kebiasaan hidup sehari-hari Praktik tertentu pada umumnya yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan mungkin mempunyai makna keagamaan bagi klien. orang lain. percaya pada kehidupan atau masa depan. 2) Hubungan dengan alam  Mengetahui tentang tanaman. dan kebutuhan untuk memberikan dan mendapatkan maaf . harmoni atau keselarasan diri). adanya perasaan humor. sehingga bisa diketahui bagaimana tingkat spiritualitas seseorang. menggerakkan. Spiritual juga merupakan aspek yang menyatu dan universal bagi semua manusia. 3) Hubungan dengan orang lain Harmonis  1) Berbagi waktu. Sedangkan berdasarkan etimologinya. pemikiran yang intelektual dan berkualitas. orang tua dan orang sakit. alam. kebutuhan untuk mencintai dan dicintai serta rasa keterikatan.  Sikap (percaya pada diri sendiri. bisa terjadi konflik antara keyakinan agama dengan praktik kesehatan. pohon. dan Tuhan (Dossey & Guzzetta. dan sistem kepercayaan (Dyson. Untuk memahami pengertian spiritual dapat dilihat dari berbagai sumber. Kata “spiritual” sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. KARAKTERISTIK SPIRITUAL Spiritualitas mempunyai suatu karakter. perasaan atau pernyataan jiwa.  2) Resolusi yang menimbulkan ketidakharmonisan dan friksi. Para ahli keperawatan menyimpulkan bahwa spiritual merupakan sebuah konsep yang dapat diterapkan pada seluruh manusia. margasatwa dan iklim.

seringkali perawat gagal dalam mengenali ekspresi kebutuhan spiritual klien. Dimensi Psikologi Karena fisik. akan tetapi sebenarnya ada perbedaan antara keduanya. MANIFESTASI SPIRITUAL Manifestasi spiritual merupakan cara kita untuk dapat memahami spiritual secara nyata. 3) menjalin hubungan positif dan dinamis melalui keyakinan. Sedangkan praktek religi merupakan cara individu mengekspresikan spiritualnya . kehilangan. sangat sulit membedakan dimensi psikologi dengan dimensi spiritual. yang berfungsi untuk mencari makna hidup melalui hubungan intra-. Mengingat spiritual lebih mengacu kepada suatu bagian dalam diri manusia. sehingga perawat gagal . Kebudayaan Kebudayaan merupakan kumpulan cara hidup dan berfikir yang dibangun oleh sekelompok orang dalam suatu daerah tertentu (Martsolf. dan spiritual dapat dipengaruhi kebudayaan dan pengalaman hidup yang tidak berhubungan dengan kebudayaan. Pargamet (1997) mendefinisikan religi sebagai suatu pencarian kebenaran tentang cara-cara yang berhubungan dengan korban atau persembahan. 6) mengembangkan hubungan antar manusia yang positif. Kebudayaan juga meliputi perilaku. Kebudayaan terdiri dari nilai. tingkah laku sekelompok masyarakat. Jadi dapat dikatakan religi merupakan jembatan menuju spiritual yang membantu cara berfikir. mengekspresikan perasaan kesedihan maupun kebahagiaan. rasa percaya dan cinta. dan Nelson (1983) membedakan dua dimensi ini dengan mengatakan bahwa dimensi psikologi berhubungan dengan hubungan antar manusia seperti : berduka. dan hubungan dengan Yang Maha Kuasa. 1992). merasakan. 1995). 5) merasakan kehidupan yang terarah yang terlihat melalui harapan. kepercayaan. dan memperkirakan bagaimana kebudayaan dengan spiritual saling berhubungan. Karena kurangnya pemahaman tentang kebutuhan spiritual. inter-. dan spiritual merupakan aspek yang saling terkait. peran. 1998). dan transpersonal (Reed.Spilka. dan untuk terus berjuang dalam hidup. Sehingga dapat disimpulkan bahwa seseorang terpenuhi kebutuhan spiritualnya apabila mampu : 1) merumuskan arti personal yang positif tentang tujuan keberadaannya di dunia/kehidupan. Seringkali kali kata spiritual dan religi digunakan secara bertukaran. orang lain. dapat digunakan sebagai dasar bahwa religi merupakan sebuah konsep yang lebih sempit daripada spiritual. Akan tetapi sebagai perawat harus mengetahui perbedaan keduanya. Kebutuhan spiritual menyangkut individu dengan orang lain meliputi keinginan memaafkan dan dimaafkan serta mencintai dan dicintai.Agamis atau tidak agamis  1) Sembahyang/ berdo’a/ meditasi. KONSEP-KONSEP YANG TERKAIT DENGAN SPIRITUAL Sebuah isu yang sering muncul dalam konsep keperawatan adalah kesulitan dalam membedakan antara spiritual dengan aspek-aspek yang lain dalam diri manusia. Selain itu perawat juga perlu memahami perbedaan dimensi spiritual dengan dimensi psikologi. religi berarti suatu sistem kepercayaan dan praktek yang berhubungan dengan Yang Maha Kuasa (Smith. khususnya membedakan spiritual dari religi. dan permasalahan emosional. yaitu spiritual dipengaruhi seluruhnya oleh kebudayaan. untuk bersyukur. semua manusia memiliki dimensi spiritual.  3) Bersatu dengan alam. 4) membina integritas personal dan merasa diri berharga. psikologi. Contoh kebutuhan spiritual individu adalah kebutuhan seseorang untuk mencari tujuan hidup. Dalam kenyataannya. semua klien akan mengekspresikan dan memanifestasikan kebutuhan spiritual mereka kepada perawat. Menurut Nolan & Crawford (1997) kebutuhan spiritual sekelompok orang meliputi keinginan kelompok tersebut untuk dapat memberikan kontribusi positif terhadap lingkungannya.  2) Perlengkapan keagamaaan. dan dengan Yang Maha Kuasa. dan berperilaku serta membantu seseorang menemukan makna hidup. Menurut Martsolf (1997) ada tiga pandangan yang menjelaskan hubungan spiritual dengan kebudayaan. 1997). nilai-nilai. dan praktek keagamaan yang diwariskan turun-temurun. Sedangkan dimensi spiritual merupakan segala hal dalam diri manusia yang berhubungan dengan pencarian makna. Spangler. serta bagaimana sekelompok orang berhubungan dengan anggota kelompok tersebut (Koenig & Pritchett. Religi Berdasarkan kamus. harapan. spiritual dipengaruhi pengalaman hidup yang tidak berhubungan dengan kebudayaan. Manifestasi spiritual dapat dilihat melalui bagaimana cara seseorang berhubungan dengan diri sendiri. 2) mengembangkan arti penderitaan dan menyakini hikmah dari suatu kejadian atau penderitaan. Dari definisi religi.

Beberapa orang manggunakan yoga atau meditasi untuk kembali menenangkan diri dan memfokuskan pikiran kembali untuk menemukan makna dari suatu hal.Kesejahteraan Spiritual. seringkali membuat individu terpisah atau kehilangan kebebasan pribadi dan sistem dukungan sosial. transplantasi organ. 3) Meditasi. dan lingkungan sehingga menunjukkan adanya suatu kesatuan (Greer & Moberg. sterilisasi. Tetapi dengan bergabung dalam suatu komunitas rohani dapat menimbulkan rasa nyaman dan dapat meningkatkan rasa spiritual. kelulusan. Krisis sering dialami ketika seseorang menghadapi penyakit. proses penyembuhan dianggap sebagai cara Tuhan untuk menunjukkan kebesaranNya walaupun ada juga agama yang menolak intervensi pengobatan. sebelum membantu pasien dalam memenuhi kebutuhan spiritual klien. dan kepribadian anak. dan nilai dipengaruhi oleh latar belakang etnik dan budaya. Oleh karena keluarga merupakan lingkungan terdekat dan pengalaman pertama anak dalam mempersepsikan kehidupan di dunia. 5) Krisis dan perubahan Krisis dan perubahan dapat menguatkan kedalaman spiritual seseorang. Pengalaman hidup yang menyenangkan seperti pernikahan. maka pandangan anak ada umumnya diwarnai oleh pengalaman mereka dalam berhubungan dengan saudara dan orang tua. Salah satu cara untuk mendapat pembenaran positif adalah dengan berdiam diri. 2) Berdoa. Peristiwa buruk dianggap sebagai suatu cobaan yang diberikan Tuhan pada manusia untuk menguji imannya. Konflik antara jenis terapi dengan keyakinan agama sering dialami oleh klien dan tenaga kesehatan.dll. Terpisahnya klien dari ikatan spiritual beresiko terjadinya perubahan fungsi spiritual. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SPIRITUAL Menurut Taylor & Craven (1997). Bila klien dihadapkan pada kematian. atau kenaikan pangkat menimbulkan syukur pada Tuhan. keyakinan. 4) Pengalaman hidup sebelumnya Pengalaman hidup baik yang positif maupun pengalaman negatif dapat mempengaruhi spiritual seseorang. Pembenaran yang positif dapat membantu seseorang menghadapi situasi stress. penderitaan. Dalam hierarki kebutuhan dasar manusia. Berpartisipasi dalam suatu komunitas rohani dapat meningkatkan spiritualitas. maka keyakinan spiritual dan keinginan untuk sembahyang atau berdoa lebih meningkat dibandingkan dengan pasien yang berpenyakit tidak terminal. Akan tetapi perlu diperhatikan apapun tradisi agama atau sistem kepercayaan yang dianut individu. 1998). 2) Keluarga Peran orang tua sangat menentukan dalam perkembangan spiritual anak. 4) Pembenaran yang positif. masyarakat. 3) Latar belakang etnik dan budaya Sikap. tetap saja pengalaman spiritual unik bagi setiap individu. diri sendiri. seks. Hal yang penting bukan apa yang diajarkan oleh orang tua pada anak tentang Tuhan. keharmonisan. proses penuaan. faktor-faktor yang mempengaruhi spiritual seseorang adalah: 1) Tahap perkembangan seseorang Berdasarkan hasil penelitian terhadap anak-anak dengan empat negara berbeda.merupakan suatu kondisi yang ditandai adanya penerimaan hidup. tetapi apa yang anak pelajari mengenai Tuhan. adanya kedekatan dengan Tuhan. diri sendiri dari perilaku orang tua mereka. kesejahteraan spiritual termasuk dalam tingkat kebutuhan aktualisasi diri . kehidupan. membaca kitab suci. 7) Isu moral terkait dengan terapi Pada kebanyakan agama. kehilangan. dan bahkan kematian. Prosedur medis seringkali dapat dipengaruhi oleh ajaran agama seperti sirkumsisi. Kebiasaan hidup sehari-hari juga berubah antara lain tidak dapat menghadiri acara sosial. Pada umumnya seseorang akan mengikuti tradisi agama dan spiritual keluarga. Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan spiritual perawat antara lain sebagai berikut: 1) Beribadah dalam suatu komunitas. merenungkan berkat dalam hidup dan berserah kepada Yang Maha Kuasa merupakan cara yang baik dalam meningkatkan spiritual. Anak belajar pentingnya menjalankan kegiatan agama termasuk nilai moral dari hubungan keluarga. sambil merenungkan kitab suci atau nyanyian. CARA PEMENUHAN KEBUTUHAN SPIRITUAL PERAWAT Perawat diharapkan terlebih dahulu terpenuhi kebutuhan spiritualnya. ditemukan bahwa mereka mempunyai persepsi tentang Tuhan dan bentuk sembahyang yang berbeda menurut usia. 6) Terpisah dari ikatan spiritual Menderita sakit terutama yang bersifat akut. Berdoa. Banyak orang merasa asing dengan orang-orang yang memiliki agama atau kepercayaan sama. mengikuti kegiatan agama dan tidak dapat berkumpul dengan keluarga atau teman yang biasa memberikan dukungan setiap saat diinginkan. kedamaian. Dengan hal ini diharapkan perawat dapat lebih memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas. agama.dalam memenuhi kebutuhan tersebut. .

(1989).5) Menulis pengalaman spiritual. Cara ini sangat bermanfaat bagi perawat untuk dapat keluar dari situasi stress. Research & Practice. M. Pada situasi ini. Joyce&Jane H. pengalaman spiritual yang dialami. sambil menangis. Introduction to Person – Centered Nursing. A. Medical Surgical Nursing : Clinical Management For Positive Outcome. Sumber konflik pada situasi tertentu dalam pemenuhan kebutuhan spiritual pasien. Selain itu dukungan spiritual juga dapat diperoleh dari teman. apa yang harus Anda lakukan sebagai perawat yang beragama islam? Anda mendengar ibu pasien berkata “Kenapa anak saya sakit ya Allah. untuk mencari keterkaitan antara segala sesuatu. Kita menjadi lebih suka merenung. RANGKUMAN Keyakinan spiritual sangat penting bagi perawat karena dapat mempengaruhi tingkat kesehatan dan perilaku self care klien. 6) Mencari dukungan spiritual. Jakarta : Salemba Medika Black M. bertanggung jawab. Pengantar Konsep Dasar Keperawatan. Dukungan ini sering menjadi sarana bagi seseorang untuk menerima keadaan hidup yang harus dihadapi termasuk penyakit yang dirasakan. Hawks. Menurut Agus (2002) inti dari pemenuhan kebutuhan spiritual untuk mencapai kecerdasan spiritual (Spiritual Quotient) adalah proses transendensi dan realisasi. Dalam proses transendensi (menyendiri). untuk membawa ke permukaan asumsi-asumsi mengenai makna dibalik atau di dalam sesuatu. Seseorang dapat menjalankan hubungan yang paling intim dengan hakikat diri terdalamnya atau dengan Tuhannya. yaitu kecenderungan untuk bertanya mengapa. lebih sadar diri. 2004.individu bisa memahami distres fisik yang berat karena mempunyai keyakinan yang kuat. Madeline. ataupun konselor. Concept. Hunter. sedikit menjangkau di luar diri kita.menuntun kebiasaan hidup sehari-hari gaya hidup atau perilaku tertentu pada umumnya yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan mungkin mempunyai makna keagamaan bagi klien seperti tentang permintaan menu diet. apa dosa saya”?. DAFTAR PUSTAKA Aziz Alimul Hidayat. 2) Bagaimana anda mengenal aspek spiritual anda sendiri sebagai seorang perawat. J. kemudian anda melihat pasien yang sudah sakit lama sedang berdoa. Lindbert. Grow-Hill Companies. mentor. (1983). Nursing Forum. lebih jujur terhadap diri sendiri. Perawat dapat mencari dukungan spiritual dari komunitas rohaninya. Keyakinan spiritual yang perlu dipahami . Sumber dukungan. Sumber kekuatan dan penyembuhan. Dugan. Perawat dapat menulis perasaan yang sedang dirasakan. Laughter and Tears: Best Medicine for Stress. 2002. bisa terjadi konflik antara keyakinan agama dengan praktik kesehatan seperti tentang pandangan penyakit ataupun tindakan terapi. Culture Care Diversity and Universality : A Theory Of Nursing. Hal serupa juga dikemukakan oleh Danah Zohar & Ian Marshall (2002). seseorang dapat mencurahkan segenap kemampuannya untuk memahami makna dari apa yang telah terjadi dan bagaimana seharusnya kejadian itu dapat diperbaiki .B. Philadelphia : J.Lippincott Company. perawat diharapkan mampu memberikan alternatif terapi yang dapat diterima sesuai keyakinan pasien. Dengan memusatkan diri untuk sementara waktu dari keributan dunia. spiritual sering menjadi sumber dukungan bagi seseorang untuk menghadapi situasi stress. Theories. Mc. . 1991. New York : National league for nursing press. 24 (1) :18 Farland M&Leininger M. atau semua inspirasi dan pikiran-pikiran yang timbul. Secara umum kita dapat meningkatkan kecerdasan spiritual dengan meningkatkan proses tersier psikologi kita. 1) Jelaskan bagaimana Anda memenuhi kebutuhan spiritual pasien. Dukungan spiritual dapat datang dari mana saja. pencerahanpencerahan spiritual terjadi. LATIHAN Anda merawat pasien beragama kristen. D. Transcultural Nursing. Leininger M. & Kruszweski. 2005. Pemenuhan spiritual dapat menjadi sumber kekuatan dan pembangkit semangat pasien yang dapat turut mempercepat proses kesembuhan. St Louis : Elseiver Inc.O. dan lebih pemberani. 7th edition.

P. Edisi 1. Edisi revisi. St Louis : Mosby. Stuart G. 1998. Diposkan oleh sulchan medina di 03. 1993. Process and Practice. & Perry. Third edition. St. (1993). Aplikasi Model Konseptual Keperawatan. Soekidjo Notoatmodjo. W. .16 Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Berbagi ke TwitterBerbagi ke Facebook Tidak ada komentar: Poskan Komentar Posting Lebih BaruPosting LamaBeranda Langganan: Poskan Komentar (Atom) Arsip Blog  ▼ 2011 (9) o ▼ April (5)  REGISTRASI DAN PRAKTIK KEPERAWATAN     o KEBUTUHAN SPIRITUAL PASIEN KOMUNIKASI TERAPEUTIK ETIKA KEPERAWATAN “CARING” ► Maret (4) Mengenai Saya sulchan medina Lihat profil lengkapku Template Watermark. Louis : Mosby Years Book. Laraia M. Diberdayakan oleh Blogger. Fundamental of Nursing Concept. 2001. 7th edition.Meidiana Dwidiyanti. Semarang : Akper Depkes Semarang Potter. Pendidikan Kesehatan dan Perilaku Manusia. A. Principles and Practice Of Psychiatric Nursing. Jakarta : Rineka Cipta.A. T.G.