You are on page 1of 40

CSS 2

BACK PAIN
Nurul Romadhona
Rd. Ganang Ibnusantosa
Risma Amalia Rahman

Preseptor :
Satryo Waspodo,dr., Sp.RM
1

ANATOMI SPINE

2

3

4

RADICULOPATHY DEFINISI Suatu keadaan yang berhubungan dengan gangguan fungsi dan struktur radiks akibat proses patologis yang dapat mengenai satu atau lebih radiks saraf dengan pola gangguan bersifat dermatomal 5 .

Radikulopathy Definisi : 6 .

Inflamatori GBS. Kompresif HNP. neoplasma tulang. Degeneratif DM 7 . kompresi fraktur 2. Herpes Zoster 3.ETIOLOGI 1. stenosis spinal. tumor medula spinalis.

getaran. 8 . dan kehamilan. memutar. menarik beban. membungkuk. mengangkat.FAKTOR RESIKO • • • • • • • usia masalah psikologik dan psikososial artritis degeneratif skoliosis mayor (kurvatura >80o) obesitas tinggi badan yang berlebihan hal yang berhubungan pekerjaan seperti duduk dan mengemudi dalam waktu lama. duduk atau berdiri berjam-jam (posisi tubuh kerja yang statik). membawa beban.

KLASIFIKASI Radikulopati Cervical Radikulopati Lumbar Radikulopati Torakal 9 .

• Hipesthesi/hyperesthesi mengikuti pola dermatomal. Nyeri bersifat tajam dan diperhebat oleh gerakan. • Refleks fisiologis menurun 10 . batuk. • Hilang atau berkurangnya sensorik di permukaan kulit sepanjang distribusi dermatom radiks yang bersangkutan.MANIFESTASI • Rasa nyeri yang menjalar mengikuti pola dermatomal. mengedan atau bersin. • Kelemahan otot yang dipersarfi radiks yang bersangkutan.

RADIKULOPATI CERVICAL  kompresi pada satu atau lebih radiks saraf pada leher. 11 .1.  rasa nyeri disekitar leher ataupun disertai dengan rasa nyeri yang menjalar sampai kedua lengan/tangan.

• kecelakaan. • kebiasaan posisi bekerja yang kurang baik 12 .ETIOLOGI • posisi tidur yang kurang tepat • strain dan sprain • herniasi/penonjolan bantalan tulang belakang. • kekakuan sendi dan otot-otot leher. • osteoartritis.

traksi. ultrasonografi. heating dengan diathermi. TENS.TERAPI  Disesuaikan dengan penyebabnya.  Alat terapi yang disesuaikan dengan kondisi nyerinya .  perbaikan postur leher  posisi tidur yang benar  hindari posisi leher mengarah ke satu sisi dalam jangka lama  perkuat otot-otot leher 13 . exercise dan massage rileksasi.

Posisi latihan yang disarankan 14 .

15 .2. RADIKULOPATI THORAKAL  bentuk yang relative jarang (daerah ini tidak didesain untuk membengkok sebanyak lumbal atau cervical) area thoraks lebih jarang menyebabkan sakit pada spinal.  nyeri pada infeksi herpes zoster.

yaitu daerah lumbal atau lumbosakral dan sering disertai dengan penjalaran nyeri ke daerah tungkai dan kaki. 16 .LOW BACK PAIN DEFINISI Nyeri dirasakan diantara sudut iga terbawah dan lipat bokong bawah.

6%  80% penduduk di negara industri  pekerja yang mengangkat beban berat & duduk dalam jangka waktu lama  >> pada orang tua ONSET akut subakut kronis <6 minggu 6-12 minggu >12 minggu 17 . perempuan 13.2%.EPIDEMIOLOGI  laki-laki 18.

Etiologi Viscerogenik LBP gangguan penyakit dalam (ginjal.arachnoid irritasion.dan emosi 18 .tomur didaerah retroperitoneal) Neurogenik LBP gangguan sistem syaraf (thalamic tumor. tumor pada spinal dura Spondylogenik LBP gangguan struktur tulang belakang dan struktur penyokongnya Vascular LBP gangguan sirkulasi (Aneurysma) Psychogenic LBP faktor pikiran.

sering disebut sciatica.3. 19 . RADIKULOPATI LUMBAR sering terjadi disebabkan oleh iritasi atau kompresi radiks saraf daerah lumbal.

spinal stenosis. Radikulopati dengan keluhan nyeri pinggang bawah sering didapatkan (low back pain) 20 .Sering terjadi . Etiologi: bulging diskus (disk bulges). deformitas vertebra atau herniasi nukleus pulposus.disebabkan oleh iritasi atau kompresi radiks saraf daerah lumbal.

21 .

lama yang dianjurkan adalah 2 hari. 22 .Radikulopathy PENATALAKSANAAN Konservatif : Tirah Baring Untuk mengurangi nyeri mekanik dan tekanan intradiskal. Tirah baring terlalu lama akan menyebabkan otot melemah. Pasien dilatih secara bertahap untuk kembali ke aktivitas biasa.

Radikulopathy PENATALAKSANAAN Medikamentosa : 1. Analgetik dan NSAID 2. Opioid: tidak terbukti lebih efektif dari analgetik biasa. 23 5. Pelemas otot: digunakan untuk mengatasi spasme otot 3. Kortikosteroid oral: pemakaian masih menjadi kontroversi namun dapat dipertimbangkan pada kasus HNP berat untuk mengurangi inflamasi. Analgetik ajuvan: dipakai pada HNP kronis . Pemakaian jangka panjang dapat menyebabkan ketergantungan 4.

24 . Traksi pelvis Menurut panel penelitian di Amerika dan Inggris traksi pelvis tidak terbukti bermanfaat. Korset lumbal Korset dapat mengurangi beban pada diskus serta dapat mengurangi spasme. • Kronik  kompres panas maupun dingin. korset dan traksi dengan tirah baring dan korset saja tidak menunjukkan perbedaan dalam kecepatan penyembuhan.Terapi fisik 1. • Keadaan akut  kompres dingin. 3. Diatermi/kompres panas/dingin • Tujuan : mengatasi nyeri dengan mengatasi inflamasi dan spasme otot. termasuk bila terdapat edema. 2. Penelitian yang membandingkan tirah baring.

Latihan • Latihan dengan stres minimal pada punggung : jalan kaki. • Dengan gerakan ini sendi akan mencapai rentang maksimumnya. • Latihan lain : kelenturan dan penguatan.4. 25 . mobilitas sendi dan jaringan lunak. naik sepeda atau berenang. • Latihan ini dilakukan sebanyak 3 kali gerakan. kekuatan otot. panggul diangkat dari lantai sehingga punggung teregang. Latihan kelenturan • Posisi knee-chest. • Tujuan : memelihara fleksibilitas fisiologik. ligamen dan tendon sehingga aliran darah semakin meningkat. 2 kali sehari. • Latihan dapat terjadi pemanjangan otot. dilakukan fleksi bertahap punggung bawah bersamaan dengan fleksi leher dan membawa dagu ke dada.

Latihan penguatan • Latihan pergelangan kaki. • Latihan menggerakkan tumit • Latihan mengangkat panggul • Latihan berdiri • Latihan peregangan otot hamstring • Latihan berjinjit • Latihan mengangkat kaki • Proper body mechanics : Pasien perlu mendapat pengetahuan mengenai sikap tubuh yang baik untuk mencegah terjadinya cedera maupun nyeri 26 .

Pada posisi tidur gunakan tangan untuk membantu mengangkat dan menggeser posisi panggul 4. Saat duduk. 3. punggung tegak dan lurus. Saat akan berdiri badan diangkat dengan bantuan tangan sebagai tumpuan 27 . 2. Hal ini akan menjaga kelurusan tulang punggung. lengan membantu menyangga badan. otot perut ditegangkan.BEBERAPA PRINSIP DALAM MENJAGA POSISI PUNGGUNG 1. Ketika akan turun dari tempat tidur posisi punggung didekatkan ke pinggir tempat tidur. Pada saat akan berdiri tumpukan tangan pada paha untuk membantu posisi berdiri. Dalam posisi duduk dan berdiri. Gunakan tangan dan lengan untuk mengangkat panggul dan berubah ke posisi duduk.

punggung dan kaki harus berubah posisi secara bersamaan. Dengan punggung lurus.5. 7. Hindari gerakan yang memutar vertebra. ganti wc jongkok dengan wc duduk sehingga memudahkan gerakan dan tidak membebani punggung saat bangkit 28 . beban diangkat dengan cara meluruskan kaki. Saat mengangkat sesuatu dari lantai. 6.punggung tetap dalam keadaan lurus dengan mengencangkan otot perut. posisi lutut ditekuk seperti hendak jongkok. Jika hendak berubah posisi. Kepala. Beban yang diangkat dengan tangan diletakkan sedekat mungkin dengan dada. jangan memutar badan. Bila perlu.

Paresis otot tungkai bawah 1. Gangguan otonom (miksi. Laminectomy Dekompresi 29 .Radikulopathy PENATALAKSANAAN Operatif : Indikasi : Defisit neurologik memburuk. Discectomy Sebagian dari discus intervertebralis diangkat untuk mengurangi tekanan terhadap nervus 2. seksual). defekasi.

Penatalaksanaan Acute Low Back Pain Istirahat pada posisi semifleksi Pengobatan untuk nyeri Penjelasan pengobatan dan meyakinkan pada pasien Penaruhan lokal es untuk mengurangi nyeri otot spasme 30 .

stooping and lifting is taught and initiated 31 .Setelah kondisi akut mereda Gradual ambulation with a carefully outlined manner of bending.

Jika episode akut merupakan satu dari sejumlah episode yang sering Jika nyeri menetap setelah istirahat Backbrace / corset 32 .

Lingkungan yang Adaptif untuk Penderita Low Back Pain Lingkungan manusia Lingkungan bukan manusia 33 .

Adaptasi Lingkungan Manusia Konservasi energi dan penyederhanaan kerja Konservasi energi adalah sebuah metode perencanaan dan upaya untuk mengurangi usaha atau pengeluaran energi yang dibutuhkan dalam melakukan aktifitas-aktofitas sehingga lebih banyak aktifitas yang dapat dilakukan dalam sehari-harinya 34 .

Penerapan teknik-teknik tersebut: Membuat perencanan • Perencanaan: penting untuk menyeimbangkan antara aktifitas dan istirahat • Buat daftar pekerjaan: pekerjaan berat diselingi pekerjaan yang ringan Mendesain jumlah pekerjaan • Menyeleksi pekerjaan-pekerjaan penting yang harus didahulukan Mengorganisasikan pekerjaan • Pengaturan dan persiapan alat-alat untuk pekerjaan • Gunakan alat-alat yang multifungsi 35 .

adaptasi alat. accesssibilitas dan penyusunan perabot rumah tangga/barang yang sering digunakan dalam jangkauan tangan 36 .Bekerja dengan duduk • Posisi duduk akan memberikan toleransi dan daya tahan lebih lama dalam bekerja • Level stressor pada tulang belakang pada penderita LBP akan lebih ringan dengan duduk Menggunakan pilihan alat yang benar • Gunakan produk yang bagus • Gunakan alat yang ringan dan bertenaga listrik • Jaga alat dalam kondisi yang baik agar kerjanya efisien Menggunakan metode-metode efisiensi • Menggunakan alat bantu.

Istirahat • Sangat penting diperhatikan dan harus dilakukan setiap selesai melakukan aktifitas Menggunakan postur dan body mekanik yang benar • Menjaga kelurusan tulang belakang waktu beraktifitas • Menggunakan tuas (lever arm) yang pendek • Menggunakan otot-otot besar dan sinergis dalam beraktifitas • Menjaga keseimbangan yang kokoh dengan melebarkan bidang tumpuan 37 .

Hal ini mengurangi beban tulang belakang. 38 .1 2 • Jika mengambil sesuatu dari atas lantai. jangan miring • Jangan pernah mengangkatnya dengan memutar punggung • Bawalah beban sedekat mungkin dengan anda • Waktu mengangkat beban berat hendaknya mencari sesuatu yang dapat menopang pinggang. jongkoklah dan jaga agar punggung tetap tegak • Jangan memaksa mengangkatnya • Tetaplah tegak bila berdiri mengangkat barang.

Adaptasi Lingkungan Bukan Manusia / Lingkungan Fisik Kamar tidur dan merapikan tempat tidur Kamar mandi dan toilet Dapur dan aktifitas memasak Aktifitas berpakaian Aktifitas menyedot debu Aktifitas bekerja di kantor Mengasuh anakAktifitas “wood working” Aktifitas menyetir mobil 39 .

TERIMAKASIH 40 .