You are on page 1of 1

Ciri-ciri bakteri Azotobacter, yaitu

- selnya berbentuk oval dengan diameter 1,5-2,0 µm
- bersifat pleomorfi, yaitu selnya dapat berbentuk batang sampai kokus
- Selnya terdapat individu, berpasangan, atau mengelompok dengan bentuk tidak beraturan,
dan kadang-kadang membentuk rantai dengan panjang bervariasi.
- tidak membentuk endospora tetapi membentuk sista.
- Azotobacter dalam gram negatif dan ada juga yang bersifat motil karena memiliki flagela
peritrik atau nonmotil.
- bersifat aerob tetapi masih dapat hidup dengan tekanan oksigen rendah.
- termasuk dalam kemoorganotrop yang menggunakan karbon dari gula, alkohol, atau
garam dari asam organik untuk tumbuh
- mampu memfiksasi nitrogen sebanyak 10 mg N2 setiap 1 g glukosa yang dikonsumsi.
- Molibdenum dibutuhkan untuk fiksasi nitrogen tetapi dapat juga digantikan dengan
vanadium.
- tidak memiliki enzim proteolitik sehingga menggunakan sumber nitrogen berupa nitrat
dan garam amonium.
- juga menghasilkan enzim katalase untuk mengkatalis hidrogen peroksida yang dihasilkan
pada proses metabolisme.
- dapat hidup pada pH 4,8-8,5 dengan pH optimum untuk pertumbuhan dan fiksasi nitrogen
7,0-7,5.
- Habitat dari Azotobacter ini yaitu tanah dan air, dan ada juga yang berasosiasi dengan
tumbuhan pada bagian akar

Dalam kultur murni, Azotobacter diketahui pula mampu mensintesis substansi yang secarabiologis aktif
dapat meningkatkan perkecambahan biji, tegakan dan pertumbuhan tanamanseperti vitamin B, asam indol
asetat, giberelin, dan sitokinin. A. chroococcum, A. Vinelandii dan A. Paspali mampu menghasilkan
auksin dan giberelin, sedangkan A. Chroococcum dan A. Paspali mampu menghasilkan sitokinin.
Senyawa-senyawa ini juga diketahui dapat merangsang proses-proses enzimatik pada akar dan mempercepat
sintesis senyawa-senyawa yang mengandungnitrogen organik. Efek Azotobacter dalam meningkatkan
biomassa akar disebabkan olehpenghasilan asam indol asetat di daerah perakaran. Hal ini didukung bukti
bahwa eksudat akarmengandung triptophan atau senyawa serupa yang dapat digunakan oleh mikroorganisme
tanahuntuk memproduksi asam indol asetat.