You are on page 1of 21

GONORE

STASE ILMU KESEHATAN KULIT DAN KELAMIN
RSUD DR SOEROTO
NGAWI
DIDIK SUHENDRO (09711171)






Nama
: Sdr .W
Umur
: 28 Tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Pekerjaan
: wiraswasta/ kuli
Alamat
: Padas
Tanggal periksa: 4 februari 2014

Pasien belum menikah tapi mengaku berhubungan seksual 3 kali dalam sebulan. panas pada ujung alat kelaminnya sejak 3 minggu yang lalu. Pasien juga mengeluhkan adanya nyeri sekali pada waktu BAK. malaise. disertai gatal. . nanah tidak disertai darah dan tidak berbau.  KU : keluar nanah dari kemaluan Riwayat penyakit sekarang Pasien datang ke poli kulit RSUD dr soeroto ngawi hari rabu tanggal 4 februari 2014 dengan keluhan keluar nanah. Warna urine kuning . Pasien merasakan keluhan-keluhan tersebut setelah 1 minggu sebelumnya melakukan hubungan seksual. Tidak didapatkan keluhan lain seperti bengkak. sebelumnya pasien belum pernah minum obat. demam.

 Riwayat penyakit dahulu Pasien sebelumnya belum pernah menderita penyakit yang sama ( -) ISK (-)  Riwayat penyakit keluarga keluarga pasien tidak ada yang mengalami penyakit yang serupa (-) .

Belum menikah tapi melakukan hubungan seksual 3 kali tiap bulan.KEBIASAAN & LINGKUNGAN Pasien berkerja sebagai kuli dan kebiasaan berganti-ganti pasangan saat berhubungan seksual. .

Saat dilakukan pemijatan tak tampak cairan nanah maupun darah yang keluar. . UKK : Pada regio genitalia tampak orificium uretra eksternum sedikit ektropion dengan permukaan tanpa eritematosa dan edematosa.

 GONORE DIAGNOSIS BANDING  URETRITIS NON-GONORE .

Masa inkubasi 2-6 hari 2. dan purulen. gatal pada penis 1. Lendir yang sangat banyak. 4. dysuria. lendir yang dihasilkan lebih sedikit dan mukoid 3. 2. dysuria. 4. 3. gatal pada penis . 2-3 minggu.1.

Medikamentosa • Pasien ini diberikan obat antibiotiik • Sefiksim 400mg .

PEMBAHASAN .

 Sinonim : kencing nanah. suatu bakteri diplokokous Gram negatif mengenai mukosa membran uretra pada pria. serta endoserviks dan kelenjar Bartholini pada wanita. . Gonore adalah infeksi yang disebabkan oleh kuman Neisseria gonorrhoeae.

tetapi insiden tertinggi berkisar pada usia 15-35 tahun . Walaupun semua golongan rentan terinfeksi penyakit ini.

bervariasi antara 2-6 hari terkadang lebih lama . tidak tahan lama di udara bebas dan tidak tahan desinfektan ◦ Masa inkubasi gonore sangat singkat.◦ Disebabkan oleh Neisseria gonorrhea ◦ Gonokok termasuk golongan diplokok bersifat tahan asam ◦ Kuman ini bersifat negatif gram.

. kadang disertai perasaan nyeri pada waktu ereksi . edema dan eritema pada OUE. Wanita : duh tubuh endoserviks mokopurulen.Pria : dari ujung uretra keluar duh tubuh mukopurulen. dapat disertai nyeri perut bagian bawah. disuria. Terdapat juga keluhan berupa rasa gatal dan panas pada bagian distal uretra. pada wanita sulit ditentukan karena pada umumnya bersifat asimtomatik.

Membran protein luar seperti protein opacity associated (Opa) meningkatkan perlekatan antara gonokokkus dan juga meningkatkan perlekatan dengan fagosit . Pili dapat membantu pergerakan gonokokkus ke permukaan mukosa. Berbagai macam faktor yg mempengaruhi cara gonokokkus memediasi virulensi dan patogenesisnya.

pembentukan mikroabses submukosal.karakteristik respon host oleh invasi dengan neutrofil.diikuti dengan pengelupasan epitel.dan discharge purulen. . Gonokokus melekat pada sel mukosa host ( dengan bantuan pili dan protein Opa) dan kemudian penetrasi seluruhnya dan diantara sel dalam ruang subepitel.

pemeriksaan klinis. pemeriksaan penunjang yang dilakukan terdiri atas :  Sediaan langsung  Kultur (biakan)  Test definitif .Diagnosis penyakit ini ditegakkan atas dasar anamnesis.

. yang dapat menyebabkan infertilitas. dan cowperitis ( radang kelenjar cowper). funikulitis. epididimitis.littritis (radang kelenjar littre). vesikulitis.selain itu infeksi dapat pula menjalar keatas (asendens) sehingga terjadi prostatitis. parauretritis. Komplikasi lokal pada pria biasanya berupa tisonitis ( radang kelenjar tyson).

selain itu. arthritis. dapat menimbulkan komplikasi shalpingitis. infeksi pada serviks (servisitis gonore). bila infeksi mengenai uretra dapat terjadi parauretritis.  Pada wanita. Komplikasi diseminata pada pria dan wanita berupa meningitis. . ataupun penyakit radang panggul. miokarditis. sedangkan pada kelenjar bartholini akan menyebabkan terjadinya bartholinitis.

dan bila tidak dapat menahan diri anjurkan untuk memakai kondom ◦ Konseling : jelaskan mengenai penyakit gonore. . periksa dan obati pasangan seksual tetapnya ◦ Anjuran abstinesia sampai terbukti sembuh secara laboratorium.cara penularan.serta pentingnya pengobatan pasangan. Nonmedikamentosa ◦ Bila memungkinkan. ◦ Konseling mengenai kemungkinan resiko HIV. kemungkinan komplikasi.

Tiamfenikol bekerja dengan cara berikatan dengan ribosom bakteri secara reversible sehingga menghambat sintesis protein dan bakteri yang peka. Tiamfenikol Tiamfenikol adalah antibiotik spektrum luas yang mempunyai cara kerja seperti kloramfenikol. (tanpa komplikasi) A. . yang pada akhirnya menghambat pertumbuhan bakteri.