METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN

PEKERJAAN
WAKTU PELAKSANAAN
PEMELIHARAAN
PENYEDIA JASA

I.

: REHABILITASI JARINGAN IRIGASI COLO TIMUR
D.I COLO KABUPATEN SUKOHARJO
: 240 (DUA RATUS SEPULUH) HARI KALENDER
:
: PT. INTI MULYA ABADI

PENDAHULUAN
Metode pelaksanaan pekerjaan ini dibuat sebagai syarat untuk memenuhi administrasi teknis
pelelangan dengan maksud agar dalam penilaian apakah penyedia jasa bisa melaksanakan
pekerjaan yang akan dilaksanakan
Metode pelaksanaan adalah suatu rencan kerja yang digunakan sebagai acuan dalam
pelaksanaan pekerjaan suatu proyek konstruksi. Metode pelaksanaan mencakup
pengelompokan kegiatan berdasarkan aktivitas, alokasi waktu dan metode kerja untuk
pekerjaan – pekerjaan utama. Dasar pertimbangan yang digunakan dalam pelaksanaan
pekerjaan konstruksi adalah terwujudnya bangunan sesuai perencanaan dengan
pertimbangan efektifitas waktu dan efisiensi biaya.
Metode pelaksanaan ini berisi tentang uraian-uraian mengenai strategi dari penguna jasa dari
pra pekerjaan sampai dengan pasca pekerjaan (masa pemeliharaan), untuk melaksanakan
pekerjaan agar sesuai dengan gambar perencanaan, persyaratan dan selesai tepat waktu
sesuai dengan kontrak.

II. LINGKUP PEKERJAAN
Lingkup pekerjaan Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I Colo Timur Kabupaten Sukoharjo antara
lain adalah :
1. Pekerjaan Persiapan
2. Pekerjaan Tanah
3. Pekerjaan Pasangan
4. Pekerjaan Beton
Berdasarkan dokumen pelelangan serta spesifikasi teknis dan gambar construction drawing,
maupun penjelasan dalam rapat, maka kami membuat Metode Pelaksanaan untuk pekerjaan
Rehabilitasi Jaringan Irigasi Colo Timur, D.I Colo Kabupaten Sukoharjo adalah sebagai
berikut :
A. PEKERJAAN PERSIAPAN
1. MOBILISASI DAN DEMOBILISASI
Pada saat awal pelaksanaan pekerjaan dilakukan mobilisasi, baik mobilisasi personil
maupun alat, namun personil dan alat yang didatangkan masih terbatas pada pekrjaan

persiapan. Selama masa pelaksanaan. Semua data. seperti alat penunjang untuk survey dan pengukuran sedangkan untuk personil dan alat sebagai pendukung pekerjaan utama didatangkan setelah survey dan pengukuran. ` Pengukuran lapangan dan pematokan pada saluran. Semua data dan perhitungan hasil pengukuran harus disahkan oleh Direksi pekerjaan dan dipergunakan sebagai dasar acuan guna mempersiapkan gambar purna bangun (As built Drawing) 3. areal pekerjaan kadang-kadang suatu saat tidak bisa bebas sama sekali dari adanya air. gambar sketsa pengukuran dan perhitungan hasil pengukuran sebelum dimulainya pelaksanaan pekerjaan. harus dilaksanakan dengan jarak/ interval paling jauh setiap 50 m atau sesuai instruksi Pengguna Jasa khususnya pada lokasi tikungan jarak tersebut harus lebih dekat/ pendek yang dimulai dari titik awal tikungan. maka dilakukan pengukuran di lapangan. Setelah semua pekerjaan selesai dilaksanakan. 2. PEKERJAAN PENGERINGAN / KISDAM Pada bagian-bagian tertentu dari jenis pekerjaan yang dilaksanakan. titik referensi ini akan ditentukan bersama dengan pihak konsultan pengawas dan di setujui oleh direksi pekerjaan Dalam pelaksanaan pekerjaan pengukuran ini minimal akan dipasang 2 buah patok BM yang akan dijadikan sebagai titik bantu utama. adalah patok beton Bench Mark (BM) sebagai titik referensi dalam pelaksanaan pekerjaan. dan tidak boleh terusik atau rusak atau berubah posisinya secara langsung maupun tidak langsung selama pelaksanaan pekerjaan dan untuk lahan pekerjaan yang cukup panjang perlu ditambah patok beton sebagai titik Bantu utama dengan jarak + 500 m atau sesuai dengan petunjuk Direksi Pekerjaan. tengah-tengah tikungan dan ujung akhir tikungan. Pedoman utama pelaksanaan pekerjaan pengukuran di lapangan. SURVEY DAN PENGUKURAN UNTUK KEPERLUAN MUTUAL CHECK Selama pelaksanaan pekerjaan konstruksi di laksanakan. diletakkan diujung awal dan ujung akhir dari lokasi rencana bangunan. dan selanjutnya dipakai sebagai pedoman untuk penggambaran rencana gambar pelaksanaan (“Construction Drawing”). harus disyahkan oleh Direksi pekerjaan. kami akan melakukan pengukuran akhir dari hasil pelaksanaan pekerjaan. pelaksanaan pengukuran ini dilaksanakan pada saat sebelum dimulai pelaksanaan pekerjaan. semua data dan perhitungan hasil pengukuran akan disyahkan oleh Direksi pekerjaan. Pada keadaan . dan dari waktu ke waktu selama masa pelaksanaan pekerjaan akan dipergunakan sebagai dasar perhitungan prestasi hasil pelaksanaan pekerjaan. selama pelaksanaan pekerjaan dan setelah pekerjaan selesai semua dilaksanakan atau akhir pekerjaan finishing.

maka akan dilakukan pengeringan / Kisdam. karena bisa menyebabkan turunnya kwalitas pekerjaan akibat pengaruh air tersebut. Sebelum membuat suatu konstruksi penahan rembesan (kist dam) kami akan membuat gambar rencana terlebih dahulu untuk mendapatkan persetujuan Direksi Pekerjaan. semua lokasi yang akan dipakai sebagai kedudukan bangunan harus dijaga agar tetap kering. Untuk menjamin mutu. kami akan membongkar dan membersihkan material kist dam sehingga tidak mengganggu aliran sungai. Alat yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sebagai berikut : B. selama masa pelaksanaan pekerjaan. kemudahan dan kelancaran pelaksanaan pekerjaan. bebas dari genangan ataupun rembesan air. maksud dari pelaksanaan pekerjaan ini adalaha untuk membebaskan areal pekerjaan yang akan dipakai sebagai kedudukan Konstruksi dari genangan air atau pengaruh air. Setelah pekerjaan konstruksi utama selesai dikerjakan. PEKERJAAN TANAH .ini. Pada prinsipnya.

Related Interests