You are on page 1of 3

KETERBATASAN SOURCE (SUMBER) DAN SINK (LUBUK) PENGARUHNYA

TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG TUNGGAK (Vigna
unguiculata).
Nama Mahasiswa / NIM
Fakultas Pertanian, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta

Pendahuluan
Peningkatan

pemahaman

tentang

tanggapan

mengasimilasi ketersediaan selama fase fenologi

perubahan

hasil

dalam

telah menjadi kemajuan besar

dalam fisiologi tanaman. Hasil suatu tanaman sering dianalogikan pada jumlah biji
yang dihasilkan dalam suatu area daripada bobot kering biji yang dihasilakan (Fischer,
1975 cit. Borras et al. 2004). Proses akumulasi biomassa terdiri dari 3 fase yang dapat
dibedakan. Fase pertama adalah fase lag yang merupakan periode formatif dimana
kapasitas lubuk diatur. Hal ini ditandai dengan peningkatan kadar air dan sedikit
deposisi bahan kering (Reddy and Daynard, 1983 cit. Sala et al. 2007).
Sebagian besar bahan kering yang terdapat di dalam buah berasal dari hasil
fotosintesis sesudah tanaman berbunga (Wardlaw, 1990 cit. Dordas, 2012). Terdapat 3
faktor yang mungkin dapat membatasi hasil. Pertama adalah kemampuan tanaman
untuk melakukan fotosintesis sesudah pembungaan (Borras et al. 2004). Faktor ini
dipengaruhi oleh ukuran yang dinyatakan dengan luas daun, ketersediaan unsur hara
khususnya N dan P, ketersediaan air, dan kehijauan daun (Sala et al. 2007).
Tanaman kacang tunggak (Vigna unguiculata) banyak digunakan sebagai
tanaman pendamping (Intercrop) karena kemampuan akar yang mampu menyerap
nitrogen dari atmosfer. Selain itu tanaman ini mampu tumbuh pada tempat yang
memiliki kandungan hara tanah rendah serta toleran terhadap kanopi (Singh, 2003).
Sifat ini yang menjadi salah satu perhatian dalam percobaan kali ini. Menurut Field
(1983) cit. Dordas (2009) kemampuan fotosintesis dipengaruhi oleh konsentrasi N
pada daun tanaman. N dapat mempengaruhi pembentukan luas daun dan
pemeliharaan daun untuk efisiensi fotosintesis (Muchow, 1988 cit. Dordas et al., 2009).
Toleransi terhadap kanopi dapat dipelajari dengan menghubungkan pada kerapatan
tanam dan rasio sumber-lubuk.
Metodologi
Praktikum Fisiologi Tanaman Acara 1 yaitu keterbatasan source (sumber) dan
sink (lubuk) pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman dilakukan di

Sleman. Leaf Area Meter atau gravimetri. penggaris. kontrol negatif. Perlakuan diberikan setelah tanaman menghasilkan polong yang terdiri dari : - kontrol positif : daun dan polong tidak dilakukan perompesan - kontrol negatif : semua daun dilakukan perompesan dan jumlah polong disetarakan dengan perlakuan kontrol positif (jumlah polong relatif sama). --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------. Banguntapan. D50 dan B50. Bahan – bahan yang digunakan adalah lahan petani tanaman kacang tunggak (Vigna unguiculata). oven.bla bla bla . Yogyakarta. Pemilihan jumlah tanaman tiap blok untuk aplikasi perlakuan. dan timbangan digital. Rancangan yang digunakan adalah RAKL (Rancangan Acak Kelompok Lengkap) 3 blok diulang sebanyak 3 kali dengan 5 perlakuan yaitu kontrol positif.Lahan pertanian kacang tunggak. Penelitian dimulai dengan persiapan lahan meliputi survey lahan dan penentuan luas blok lahan. pangkas daun tidak produktif. Praktikum ini dimulai pada tanggal 8 Oktober 2013. tali. Peralatan yang digunakan pada praktikum kali ini yaitu gunting.

L. University Putra Malaysia. S dan A. Disertasi Doktor. cv.T. Boron and Silicon Availability. London. Rastali Populations in Relation to Magnesium. Jurnal Hortikultura 21: 124-134. Christos.php?kat=3&tabel=1&daftar=1&id_subye k=55&notab=16>. A. Gardner. 2013. Diakses tanggal 7 Oktober 2014. dan R. 2009. Dry matter. and M. 2008. <http://www. Gunadi N dan Subhan. Pengaruh Boron dan Silikon Terhadap Penguatan Struktur Jaringan Epidermis Akar dan Pertumbuhan Tanaman Pisang Ambon Kuning. Respon 12 aksesi kecipir terhadap pemangkasan reproduktif pada musim hujan di Jatingangor.P. Prihatini. E. Plant Growth Substances.B. Jakarta. Seed dry weight response to source sink manipulations in wheat. Universitas Gadjah Mada.go. Nusifera. L. Faculty of Agriculture.id/tab_sub/view. Leonard Hill. Pengaruh jumlah cabang per tanaman terhadap pertumbuhan dan hasil tiga varietas paprika.. Kurniawan. Alih Bahasa: Herawati Susilo). Skripsi. F. 2011.J. Produksi Buah-buahan dan Sayuran Tahunan di Indonesia Tahun 1995-2013. nitrogen and phosphorus accumulation. Dordas. European Journal of Agronomy 30 : 129 – 139. maize and soybean: a quantitative reappraisal. Weak Neck Problem in Musa sp. Physiology of Crop Plants (Fisiologi Tanaman Budidaya. Mitchell. partitioning and remobilization as affected by N and P fertilization and source–sink relations. Fakultas Pertanian.bps. Pearce. 1972. 2011.DAFTAR PUSTAKA Audus. Putra. Universitas Indonesia Press. Slafer. Jurnal Agribisnis dan Pengembangan Wilayah 3: 25-34.L. R. Field Crops Research 86 : 131–146. E.S. S. 20111. 2004. 2013. .. Badan Pusat Statistik. G. Borras. Otegui.