You are on page 1of 5

ERITROMIX

Sirup Kering
Komposisi :
Tiap 5 mL mengandung 250 mg Eritomisin estolat
Indikasi :
Infeksi saluran napas (khususnya pneumonia),
infeksi jaringan kulit dan jaringan lunak,
gastroenteritis.
Kontraindikasi:
Hipersensitif dalam bentuk alergi dan eosinofilia
Farmakokinetik:
Basa eritromisin diserap baik oleh usus kecil bagian
atas; aktivitasnya menurun karena obat dirusak asam
lambung. Hanya 2,5% eritromisin yang dieksresi
dalam bentuk aktif melalui urin. Eritromisin
berdifusi baik ke berbagai jaringan tubuh kecuali ke
otak dan cairan serebrospinal. Obat ini terutama
dieksresi melalui hati. Pada wanita hamil dapat
meningkatkan SGOT/SGPT.
Efek Samping:
Sering menimbulkan iritasi saluran cerna seperti
mual, muntah, dan nyeri epigastrum
Aturan Pakai:
Dewasa : 2 x sehari 2 s.k
Anak-anak : 2 x sehari 1 s.k
Jangan melebihi dosis yang dianjurkan, atau
menurut aturan dokter.
Penyimpanan :
Simpan pada suhu kamar (250C-300C) dan
terlindung dari cahaya.
Kemasan:
Botol 60 mL

No. Reg : DKL 1308802338A1
No. Batch: 302034
Exp. Date: Maret 2015

Diproduksi oleh:
PT. Bhakti Wiyata Farma
Kediri-Indonesia

KOCOK DAHULU

Harus dengan
Resep Dokter

higroskopis.Data Preformulasi 1. praktis tidak larut dalam etanol 95 % (P). 243. vanillin. tidak berbau dan tidak berasa. Kegunaan : Suspending agent Konsentrasi : 5-10 % (suspending agent) 3. 2009 h. Drug Information. 627 Rumus Molekul : C7H5NaO2 Berat Molekul : 144. Handbook of Pharmaceutical Excpients Ed.0 – 7. Handbook of Pharmaceutical Excipients VI. Kontraindikasi : Hipersensitif dalam bentuk alergi dan eosinophilia Farmakokinetik : Basa eritromisin diserap baik oleh usus kecil bagian atas.0 Khasiat : Antibiotikum Dosis : Dewasa: 250 mg/6 jam. 1:2. gastroenteritis. Martindale 36th . pH : 6. Pada wanita hamil dapat meningkatkan SGOT/SGPT. OTT : Larutan sorbitol mengkelat ion logam divalent dan trivalent pada kondisi asam dan basa kuat. 718. VI 2009 h. C12H26O4S Pemerian : Serbuk atau hablur. tidak berbau atau praktis tidak berbau.0-11. Stabilitas : Stabil pada kisaran PH 7. Tidak stabil dalam air. 1:0. Obat ini terutama dieksresi melalui hati. Efek samping : Sering menimbulkan iritasi saluran cerna seperti mual. Konsentrasi : 70 % (suspense oral) Stabilitas : Inert dan kompatibel dengan hampir semua bahan tambahan Wadah&penyimpanan : Wadah yang tertutup rapat dan simpan di tempat yang sejuk dan kering. putih. muntah. 584. putih atau agak kuning. OTT : Asam kuat dan basa kuat atau sediaan zat aktif yang bersifat asam kuat dan basa kuat.5% eritromisin yang dieksresi dalam bentuk aktif melalui urin. Stabilitas : Larutan dalam air boleh disterilisasi.4 Rumus Molekul : C40H71NO14. 361. 718 Rumus Molekul : C6H14O6 Berat Molekul : 182. tidak berwarna. 500 mg /12 jam Anak: 2-4 dd 30-50 mg/kg. Indikasi : Infeksi saluran napas (khusunya pneumonia). OTT : Amidopyrin. putih. Kelarutan : Praktis tidak larut dalam air.000 Pemerian : Serbuk putih atau putih kekuningan. h. 567. dan nyeri epigastrum 2. tannin. 1995 h. tempat yang sejuk dan kering. atau hampir berwarna. larut dalam 20 bagian etanol (95%) P. higroskopis.5 dalam etanol 95 %. Eritromisin berdifusi baik ke berbagai jaringan tubuh kecuali ke otak dan cairan serebrospinal. Kelarutan : Mudah larut dalam air (1:1. agak sukar larut dalam etanol 95 % P (1:75) dan dalam etanol 90% (1:50). dan rasa agak pahit. 1:27 pada air. Hanya 2. aktivitasnya menurun karena obat dirusak asam lambung.11 Pemerian : Granul atau serbuk hablur.17 Pemerian : Serbuk. timol. Sorbitol Pustaka : Farmakope Indonesia III 1979 h.1 Bobot molekul : 240. 2009. 2010.infeksi jaringan kulit dan jaringan lunak. Kelarutan : Praktis tidak larut dalam kloroform.580. h.000 . Handbook of Pharmaceutical Excipients VI 2009 h.6) dan pada suhu 100.tidak berbau atau sedikit berbau. 1:20 pada propilen glikol. Eritromysin Estolat Pustaka : Farmakope Indonesia IV. Kegunaan : Sweetening agent dan wetting agent Konsentrasi : 70% (suspensi oral) 4.5. kresol. dalam 15 bagian aseton. dan 10 bagian kloroform. rasa khas. Wadah &Penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik dan terlindungi dari cahaya.5 dalam air. Natrium Benzoat Pustaka : Farmakope Indonesia IV 1995 h. Pulvis Gummi Arabicum Pustaka : Farmakope Indonesia IV 1995 h. butiran atau kepingan. etanol 95%. Kelarutan : Larut dalam 20 bagian Gliserin. apomorphine. garam feri. Juga dipengaruhi oleh adanya dapar dan ion logam. . 269 Bobot Molekul : 1056. Stabilitas : Dapat terdegradasi oleh aktivitas bakteri dan reaksi enzimatis Wadah&penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat. fenol.

5%-5% 7. pada suhu tinggi (125oC) & pH rendah (pH=2) selama 1 jam terjadi dekomposisi. sukrosa.075 %-0. OTT : Kompatibel dengan garam anorganic. rasa manis yang dirasakan cukup lama.25 % Stabilitas : Tidak stabil pada suhu 1500C.16 Pemerian : Serbuk atau kristal. higroskopis.5% (sediaan oral) 5. sukar larut dalam etanol 75%. Kelarutan : Mudah larut dalam asam.2) Konsentrasi : 0. 580 Bobot molekul : 18. Kegunaan : Sweetening agent KD : 78. Essence Lemon Pustaka : Martindale 36th 2009 h. pH : 8 Kegunaan : Anti mikroba (bakteriostatik dan antifungal) Konsentrasi : 0. bahan alam & bahan kimia lain. Handbook Of Pharmaceutical Excipients IV 2005 h.mudah teroksidasi karena mengandung peroksida. Sunset Yellow Pustaka : Handbook of Pharmaceutical Excipients VI 2009 h. 581 Pemerian : Serbuk putih/ putih kekuningan. Kegunaan : Pewarna Wadah&penyimpanan : Dalam wadah yang tertutup rapat dan tempat yang sejuk dan kering.OTT : Senyawa kuartener.asam askorbat. OTT : Dapat mengalami reaksi Maillard Wadah&penyimpanan : Dalam wadah tertutup baik dan simpan ditempat yang kering. 680 Pemerian : cairan aroma seperti jeruk (Terbuat dari kulit jeruk yang masih segar yang diproses secara mekanik dan terkandung kurang lebih 90% lemon). Aquadest Pustaka : Farmakope Indonesia III 1979 h. Wadah&penyimpanan : Wadah tertutup baik. na.2 – 0. didalam larutan memberikan warna orange terang.02 Rumus molekul : H20 Pemerian : Cairan jernih tidak berwarna. Kelarutan : Mudah larut dalam alcohol 90%. 9. Poly Vinil Pirolidone (PVP) Pustaka : Handbook of Pharmaceutical Excipients VI 2009 h.6% (oral) Stabilitas : Stabil. Kegunaan : Pewarna dan pewangi. bikarbonat jenuh. OTT : Asam sitrat. berbau lemah atau tidak berbau. asam asetat glacial. mudah larut dalam propilenglikol 50%. rentan terhadap pertumbuhan cendawan & jamur. Kelarutan : Air (1:1. 96.37 Pemerian : Serbuk kuning kemerahan. sukar larut dalam etanol 95 % Konsentrasi : 10 . tidak berbau dan tidak berasa Kelarutan : Dapat bercampur dengan pelarut polar Wadah&penyimpanan : Dalam wadah tertutup rapat OTT : Bereaksi dengan obat dan zat tambahan. Sakarin Pustaka : Handbook of Pharmaceutical Excipients VI 2009 h. gelatin dan glukosa. 54 6. Kelarutan : Mudah larut gliserin dan air. tidak berbau atau berbau aromatik lemah.638 Rumus Molekul : C7H4NNaO3S Berat Molekul : 205. 194 Rumus Molekul : C16H10N2Na2O7S2 Berat Molekul : 452. Kegunaan : Bahan pengikat Konsentrasi : 0. Wadah&penyimpanan : Dalam wadah yang tertutup baik dan simpan ditempat yang sejuk dan kering. Wadah : Dalam wadah tertutup dan tempat yang sejuk dan kering dan terhindar dari cahaya matahari.bereaksi keras dengan logam alkali Kegunaan : Pelarut . gatram feri.garam Ca dan logam berat. efek berkurang dengan kaolin dan surfaktan ionic. gelatin. rasa khas. 8.

Formulasi Komposisi Formula Form 1 (Granulasi) Form 2 (Non Granulasi) Eritromisin Estolat 5 % 5 % PGA 20 % 20 % Sorbitol 5 % 5 % Na Benzoat 0. Sorbitol = 5% x 400 g = 20 g 3. PGA = 20% x 400 g = 80 g 2.05 g 6.8 g 4.5 g ~ 10 tetes 0.2% x 400 g = 0.125% x 400 g = 0. Na Benzoat = 0.2% x 400 g = 0. Formula I (granulasi) Tiap 5 ml mengandung 250 mg eritromisin estolat = x 400 mL = 20 g ~ 5% 1. Essence Lemon = 0. PVP = 1% x 400 g = 4 g 5.8 g 0.0125% Essence Lemon 0. Sunset Yellow = 0. Essence Orange = 0.2% x 400 g = 2 g 5.8 g 4. Sunset Yellow = 0.2 % 0.125 % PVP (etanol) 1 % 2.3.8 g Sunset Yellow 0. Formula II (tanpa granulasi) Tiap 5 ml mengandung 250 mg eritromisin estolat = x 400 mL = 20 g ~ 5% 1. Na Benzoat = 0. Dosis dan Aturan Pakai Dewasa: 250 mg/6 jam atau 500 mg/16 jam = 2-4 dd 250 mg-500 mg Tiap 5 ml (sk) mengandung 250 mg eritromisin estolat Untuk dewasa = 2 dd 2 sk = 2 dd 500 mg = 1000 mg ≈ TL Untuk anak = 2 dd 1 sk = 2 dd 250 mg = 500 mg ≈ TL 26 2.2 % Sunset Yellow 0.0125% 0.2 % 0.8 g 6. Perhitungan dan Penimbangan 1.0125% x 400 g = 0.5 g ~ 10 tetes 3. Sorbitol = 5% x 400 g = 20 g 3.2 % Sakarin 0. Sakarin = 0.05 g 7.2% x 400 g = 0.0125% x 400 g = 0.5 g ~ 10 tetes .125% x 400 g = 0.8 g 0.05 g Essence Lemon 0.8 g Sakarin 0. Sakarin = 0. PGA = 20% x 400 g = 80 g 2.05 g 0.5 g ~ 10 tetes Komposisi Formula Form 1 (Granulasi) Form 2 (Non Granulasi) Eritromisin Estolat 20 g 20 g PGA 80 g 80 g Sorbitol 20 g 20 g Na Benzoat 0.125 % 0.

4. 29 12. 3. Tambahkan PVP 1 % (dalam alkohol) setetes demi setetes hingga membentuk massa granul. 11.Tara masing-masing botol. Bobot yang diserahkan : x bobot praktek X 121. 12 8.1. 5. Air untuk rekonstitusi : faktor koreksi air – 60 mL 383. Massa granul dikeringkan. Viskositas. dan Ukuran Partikel) 2.Lakukan uji evaluasi pada sisa serbuk (Sifat Alir. Tara masing-masing botol.5 mL 2. Pindahkan ke dalam penangas. Tambahkan sunset yellow dan essence ke dalam granul.0 g 3.20 g 1.Ayak massa granul dengan pengayak no. 9. 2. timbang 4 g larutan PVP-etanol. 14.20 = 19. 9. Siapkan alat dan bahan dan timbang bahan-bahan. gerus hingga halus dan homogen. Gerus PGA dalam mortar dan alu hingga halus. Timbang massa granul yang didapat. Bentuk hingga membentuk massa granul yang homogen fisiknya 7. 3. Formula 2 Tanpa Granulasi 1.6.1 + 0. Siapkan alat dan bahan dan timbang bahan-bahan. 7. Faktor koreksi air : x 400 ML X 400 ML = 383. Aduk hingga merata.5 mL . Viskositas. 5.8 + 4 + 2 + 0.5 mL – 60 mL = 323. Tambahkan sunset yellow dan essence ke dalam granul. Tambahkan Eritomisin estolat dan Sorbitol. Tambahkan Na Benzoat.Massa granul dikeringkan. Larutkan PVP dengan etanol hingga melarut sempurna. Gerus PGA dalam mortar dan alu hingga halus.1. 12 11. 6. Tambahkan Na Benzoat.Cara Pembuatan 2. gerus hingga halus dan homogen.5. Na Sakarin. 8.4 g Bobot praktek : 121. 6. 13. Formula 1 Dengan Granulasi 1. gerus hingga halus dan homogen. 4. Na Sakarin. Ayak massa granul dengan pengayak no.5 = 126.Timbang massa granul yang didapat. 10. dan Ukuran Partikel) Perhitungan Air untuk Rekonstitusi Misalkan pada Formula 1: Total berat teoritis : 20 + 80 + 20 + 0. gerus hingga halus dan homogen. Bentuk hingga membentuk massa granul yang homogen fisiknya 10. 2. Lakukan uji evaluasi pada sisa serbuk (Sifat Alir. Tambahkan Eritomisin estolat dan Sorbitol.