Formwork Striking/Bongkaran Bekisting Pelat untuk sistem Slab & Beam Formwork Sangat

sedikitnya referensi mengenai bongkaran bekisting /formwork striking atau removal of formwork
menjadi motivasi tersendiri bagi saya untuk membuat bahasan tersebut. Jika kita lihat kurikulum
di perkuliahan jurusan teknik sipil di berbagai kampus, mungkin materi perkuliahan tentang
bekisting/formwork sangatlah sedikit. Karena itu wajar apabila masalah bekisting/formwork ini
terutama mengenai hal waktu pembongkaran bekisting dalam sebuah proyek seperti gedung
selalu menjadi diskusi yang ‘menarik’. Ya..,Saya katakan saja ‘menarik’ karena kesepahaman
antara waktu yang tepat atau waktu diperbolehkannya untuk membongkar bekisting akan
berbeda antara satu proyek dengan proyek lainnya. Dalam postingan ini,para pembaca tidak akan
menemukan teori teori tentang faktor faktor yang menentukan terhadap waktu yang tepat kapan
saat bongkaran bekisting bisa dilaksanakan tanpa kerusakan permanen pada slabs seperti akibat
lendutan yang melampaui ijinnya dan crack yang berlebihan. Biarlah itu menjadi tugas dari para
ahlinya seperti Tim Penyusunan Standardisasi di negeri ini.Karena saya sendiri boleh dikatakan
seorang praktisi yang pernah berkecimpung di dunia bekisting/formwork, maka disini saya hanya
membuat sebuah prediksi dan simulasi susunan penyediaan bekisting dan perancah sehingga
distribusi pembebanan pada level tertentu pada lantai gedung bisa menjadi sebuah gambaran
dalam pendistribusian beban akibat pekerjaan bongkaran bekisting dan reshoring dengan acuan
dari ACI 318 Chapter 6 di bawah ini: Sebelum mulai dengan pembahasan, saya mohon maaf jika
pembahasannya sangat singkat, hal ini harap dimaklumi mengingat rumitnya dan banyaknya
materi pembahasan yang tidak mungkin dituangkan dalam postingan ini, karena untuk menjadi
project planner di dunia bekisting/formwork pun memerlukan waktu pembelajaran yang tidak
singkat. Oke..mari kita mulai .., 1.Data Proyek Lantai Typikal Tebal Slab =15 cm Mutu Beton =
35 MPa Mutu Besi Tulangan = 400 MPa Siklus Cor = 7 hari 2. Penentuan Rencana/Prediksi
bongkaran Bekisting Slab Setelah mempunyai data seperti di atas, selanjutnya kita akan
membuat Rencana/prediksi Bongkaran Bekisting slab,misalkan seperti berikut ini: Bekisting
lantai = 5 hari setelah cor dan di shoring dengan Pipe Support Bekisting Balok = 8 hari setelah
cor dan di shoring dengan Pipe Support Pipe Support =21 hari setelah cor 3. Simulasi Siklus Cor
Lantai Jika rencana bongkaran bekisting sudah ditentukan, buatlah simulasi siklus cor lantai
seperti ini: Dari gambar diatas, sekarang kita dapat mengetahui bentuk susunan
bekisting,scaffolding dan shoring pada proyek yang akan dibangun tersebut.Kemudian untuk
menganalisa bongkaran tiap lantai,pembebanan yang terjadi telah dapat di ketahui, seperti
misalnya kondisi pada lantai 2 dan lantai lainnya seperti B2,B1 dan seterusnya, dimana ketika
akan dilakukan pekerjaan bongkaran bekisting ternyata dilantai atasnya telah terjadi kegiatan
pemasangan besi tulangan slab. 4. Pola Pembebanan untuk bongkaran Bekisting/Formwork
Selanjutnya mari kita tentukan pembebanan pada lantai yang bekisting nya akan dibongkar .
Dalam menentukan besarnya beban yang bekerja, tiap Negara tentu mempunyai peraturan
pembebanan masing masing seperti pernah di muat pada posting Bekisting Horisontal. Sekarang
kita Tinjau lantai B2: Dari gambar di atas maka dapat di ketahui Pola pembebanan di Lt B2
adalah sebagai berikut: 1. Berat sendiri Slab beton = 0,15 m x 2400 kg/m3 = 360 kg/m2 2. Beban
Hidup Lt B2 = 150 kg/m2 3. Beban Formwork Lt B3 = 75 kg/m2 (tergantung jenis bekisting) 4.
Beban Besi Tulangan Lt B3 = 30 kg/m2 5. Beban Hidup Lt B3 = 150 kg/m2 Hufffh..rehat
sejenak he..he..ternyata sudah panjang tulisannya..Oke, kita 5. Analisis Slab akibat Beban pada
point 4 Dari data pembebanan pada point 4, selanjutnya kita bisa mencari Momen Maksimum
dan Lendutan maksimum yang terjadi akibat beban beban tersebut. Caranya silahkan dengan
kebiasaan masing-masing. Jangan lupa,mutu beton sesuai dengan umur beton slab yang ditinjau
seperti dalam contoh kita ini adalah umur beton 5 hari. Karena prediksi bongkaran

blogspot.com/2011/09/formwork-strikingbongkaranbekisting.yang nantinya kita sesuaikan kembali pada saat proyek tersebut telah berjalan.Bongkaran Bekisting dimulai dari yang termudah.lihat hubungan hasil tes uji tekan beton.. Read more at: http://myblog-alfauzi. artinya perlu ada penambahan shoring/pipe support. Minimal Pembongkaran bekisting lantai sistim slab dan beam dilakukan dengan cara sebagai berikut: . Kemudian Modulus Elastisitas beton bisa di hitung dengan formula: E = 4700 (f'c^0.5 ). Akan tetapi hal ini tidakmenjadi kendala karena kita bisa memasukan nilai fc beton sesuai dengan pengalaman proyek yang pernah kita laksanakan . dimana f’c dalam satuan MPa. harus ada prosedur pembongkaran bekisting/formwork yang baik. Metode Bongkaran Bekisting/Formwork Mengingat waktu bongkaran yang relative singkat. maka data laboratorium pengujian mutu betonnya tentu belum ada.Dengan adanya pembongkaran bekisting/formwork. Jika hasilnya MR > Mmax…maka slab tersebut pada usia 5 hari sudah boleh di bongkar. yaitu pada pertemuan panel/plywood slab dengan bagian sideform balok.bekisting/formwork ini dibuat sebelum proyek pembangunan gedung belum dimulai. Tentunya akan mempengaruhi kualitas dari beton tersebut. Untuk itu. Jika pipe support melengkung secara ekstrim.html Copyright myblog-alfauzi. Pembongkaran bekisting/formwork harus dilakukan dengan hati-hati dan diawasi secara ketat. semoga ada kesempatan untuk membahasnya pada kesempatan lain ) . Bongkaran dilakukan per panel atau per lembar plywood dan langsung di shoring misal dengan pipe support( mengenai shoring. lakukan pengamatan secara rutin pada pipe support. . kemudian bandingkan dengan nilai Momen Maksimum tadi.Setelah area slab yang dimaksud telah selesai di shoring.. tentunya proses kehilangan air pada penampang beton akibat terjadinya penguapan akan semakin besar.blogspot. Langkah selanjutnya adalah menghitung Momen Resistance (MR) penampang slab tebal 15 cm tersebut.com Under Common Share Alike Atribution . Ini diperlukan untuk menghitung jumlah pipe support pada area slab yang di bongkar bekistingnya. 6. Untuk itu perlu adanya pemeliharaan beton pasca bongkaran bekisting setidaknya 5 hari sesudahnya. dalam hal ini yang dimaksud dengan ‘relative singkat’ yaitu usia beton diatas 3 hari. Crack akibat lendutan yang melampaui ijinnya serta akibat pembongkaran bekisting/formwork yang tidak memenuhi aturan akan sangat merugikan.