You are on page 1of 23

PERAN GURU DALAM MENGAJAR NILAI AGAMA

ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK PUTRA III


KELURAHAN DUSUN BANGKO
KABUPATEN MERANGIN

OLEH :
YUNELDI
P.P: 209.201196

KONSENTRASI PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI


PROGRAM PASCASARJANA

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI


SULTHAN THAHA SAIFUDDIN JAMBI
2013

Latar Belakang Masalah


Pendidikan dan keagamaan menjadi masalah yang sangat besar dan serius yang
penuh tanggung jawab, yang harus ditangani dengan sungguh-sungguh, karena
hasilnya sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia.
Di sekolah-sekolah TK saat ini sudah banyak digalakkan tentang pendidikan
nilai keagamaan. Hal ini disadari betul oleh para guru akan pentingnya hal
tersebut. Seperti yang ditunjukkan ditempat Penulis tinggal, yaitu di TK
PUTRA III Kelurahan Dusun Bangko Kabupaten Merangin. Pendidikan akan
nilai-nilai agama Islam di TK ini mulai ditangani dengan lebih diutamakan.
Mulai pendidikan yang bersifat pengenalan sampai pembiasaan nilai
keagamaan terlihat mulai serius diterapkan. Hal ini berawal dari tuntutan para
Orang Tua murid yang menginginkan karakter Islami yang menjadi trend
masyarakat akhir-akhir ini dan mulai sadarnya masyarakat akan sadarnya
pendidikan agama.

Rumusan Masalah
Bagaimana visi keagamaan yang diterapkan di TK
PUTRA III Kelurahan Dusun Bangko?
Bagaimana peran guru dalam membentuk nilai
keagamaan anak di TK PUTRA III Kelurahan Dusun
Bangko?
Apa hasil signifikan pada diri anak dari penanaman nilai
keagamaan di TK PUTRA III Kelurahan Dusun Bangko?

Fokus Penelitian
1. Meneliti masalah tentang perencanaan program belajar yang menjadi
tujuan pembelajaran tentang keislaman di TK PUTRA III Kelurahan
Dusun Bangko.
2. Meneliti masalah tentang peran dan kinerja guru dalam menanamkan nilai
keagamaan pada diri anak di TK PUTRA III Kelurahan Dusun Bangko.
3. Meneliti tentang masalah peranan orang tua dalam memotivasi belajar
anak dalam rangka mendukung program belajar tentang penanaman nilai
keagamaan melalui pendidikan di lingkungan keluarga
4. Meneliti tentang masalah kurikulum dan materi pembelajaran yang
berhubungan dengan nilai-nilai keagamaan yang disesuaikan dengan
tingkat anak-anak TK.
5. Meneliti tentang usaha guru dalam menekankan pendidikan akhlak siswa
dalam rangka membentuk karakter keislaman melalui pembelajaran
pembiasaan yang diterapkan di TK PUTRA III Kelurahan Dusun Bangko.
6. Meneliti tentang masalah hasil signifikan dan pencapaian hasil belajar dan
usaha membentuk karakter keislaman siswa dengan cara penilaian yang
disesuaikan dengan pengujian tersendiri oleh pihak TK PUTRA III
Kelurahan Dusun Bangko.

Tujuan dan Kegunaan Penelitian


Tujuan Penelitian
1. Untuk mengetahui dan mendiskripsikan tentang
pendidikan keagamaan di TK PUTRA III Kelurahan
Dusun Bangko.
2. Untuk mendeskripsikan peran guru dalam
menanamkan nilai agama bagi anak di TK PUTRA III
Kelurahan Dusun Bangko.
3. Untuk mengetahui hasil dari sebuah peran dan usaha
guru dalam menerapkan penanaman nilai agama anak
di TK PUTRA III Kelurahan Dusun Bangko.

Kegunaan Penelitian
1. Guru dan Pengelola TK PUTRA III, adalah untuk bisa dijadikan tolak ukur
dalam usaha melayani dan mengembangkan pendidikan bagi anak-anak yang
dititipkan, dan untuk lebih memajukan sekolah yang ada.
2. Bagi para Orang Tua, yaitu agar lebih menghargai dari semua yang dilakukan
oleh para guru dalam mendidik anaknya dan untuk lebih memperhatikan akan
pentingnya pendidikan bagi anaknya terutama pendidikan nilai agama.
3. Bagi umat Islam, untuk bisa dijadikan contoh dan suri tauladan tentang
bagaimana seharusnya mendidik anak dan pentingnya memberikan
pendidikan tentang nilai keagamaan.
1. Bagi Penulis, adalah untuk mengembangkan kemampuan Penulis dalam
bidang akademik pada jurusan yang ditekuni serta untuk memberikan
sumbangan pada Khasanah Keilmuan untuk bisa dijadikan pembelajaran
dalam menangani sebuah pendidikan tentang nilai keagamaan pada diri anak
TK pada umumnya.

LANDASAN TEORI
Konsep Islam tentang Arti Seorang Anak
Pandangan Al-Quran tentang Anak

(71: )
Artinya : Dan isterinya berdiri (dibalik tirai) lalu Dia tersenyum, maka Kami
sampaikan kepadanya berita gembira tentang (kelahiran) Ishak dan dari
Ishak (akan lahir puteranya) Ya'qub (QS : Huud : 71).
Pandangan Rasulullah SAW tentang Anak dan Cara Merawat dan
Mendidiknya.

)


(

Artinya : dari Abu Hurairah Ra. Berkata telah bersabda Rasulullah SAW :
setiap anak adam terlahir dalam keadaan fitrah, orang tuanyalah yang
menjadikannya beragama majusi, atau nasrani atau yahudi, HR :Bukhari)

Konsep Pendidikan Anak Dalam Perspektif Islam


1. Pentingnya Pendidikan Agama Bagi Anak
Pendidikan bagi generus (generasi penerus) dalam hal ini adalah
anak adalah mutlak harus dilakukan atau menjadi suatu kewajiban
para Orang Tua untuk anak-anaknya. Kewajiban seperti ini agar
kelak bisa dipertanggung jawabkan di akhirat atas amanah Allah
yang diberikan kepada setiap Orang Tua dan kelak tidak ada
alasan bagi manusia untuk membantah atas perbuatan yang
dilakukan ketika di dunia.
2. Arti Seorang Pendidik Bagi Perkembangan Anak
Menurut Purwadarminta dan Abudin Nata (dalam fatah Yasin, 2008),
bahwa Pendidik adalah orang yang mendidik, atau orang yang
melakukan kegiatan dalam bidang mendidik

Peran Guru Dalam Menanamkan Pendidikan Nilai


keagamaan Pada Diri Anak Seusia Taman KanakKanak.
Pendidikan anak mesti memiliki kemampuan untuk
mengerti dan mengenali manusia, juga mengenali
pikiran anak. Ia harus memiliki mata yang tajam untuk
mengetahui kemampuan dan kegagalan manusia, harus
memiliki rasa tanggung jawab dan ketertarikan dalam
pekerjaan itu, juga harus bersabar dan tegar, sehingga
kesulitan-kesulitan ini tidak menguasainya

METODOLOGI PENELITIAN
Pendekatan Penelitian
Karena penelitian merupakan studi kasus, yang akan
meneliti sebuah fenomena pembelajaran, yang
diterapkan dalam sebuah lembaga pendidikan, maka
penelitian ini lebih bersifat kualitatif.
Situasi Sosial dan Subjek Penelitian
Adapun lokasi sosial (social setting) yang dipilih dalam
penelitian ini adalah Taman Kanak-Kanak (TK) Putra
III Kelurahan Dusun Bangko Kabupaten Merangin.

Teknik Pengumpulan Data


Teknik Observasi
Teknik Wawancara
Teknik Dokumentasi

Teknik Analisis Data


-

Analisis domain (domain analysis)


Analisis taksonomis (taxonomil analysis)
Analisis komponensial (componential analysis)
Analisis tema budaya /tema social (culture/social
theme analysis).

Uji Keterpercayaan Data

Perpanjangan pengamatan
Peningkatan ketekunan pengamatan
Pengecekan teman sejawat
Pengecekan anggota
Analisis kasus negatif
Kecukupan referansial

HASIL DAN PEMBAHASAN


Usaha Mendidik Anak Dengan Mengintegrasikan
Nilai Keagamaan Pada Diri Anak Dalam
Pelaksanaan di Taman Kanak-Kanak Putra III
Dusun Bangko
Pentingnya Pendidikan Keagamaan
Urgensi pendidikan keagamaan, telah diterapkan oleh
lembaga pendidikan TK Putra III yang
mengorientasikan pendidikan keagamaan melalui
usaha penanaman nilai agama pada diri anak didik, hal
ini adalah langkah tepat yang ditempuh sebagai suatu
lembaga pendidikan.

Visi dan Misi Sekolah Taman Kanak-Kanak


PUTRA III Dalam Rangka Pembinaan dan
Pengajaran Keagamaan Bagi Anak.
Dari semua usaha penanaman nilai agama di Sekolah
TK Putra III, mengandung unsur penanaman akhlak
yang baik bagi anak, mengenai apa yang diajarkan
oleh seorang guru terhadap anak didik dalam rangka
mengarahkan nilai islami

Kerjasama Orang Tua dan Pihak Sekolah Dalam


Rangka Pendidikan Keagamaan Anak di TK PUTRA
III Dusun Bangko
Mendidik anak pada usia dini memerlukan kerja sama dari
berbagai pihak terutama orang tua. Guru dalam
memberikan pengajaran tentunya meminta bantu orang tua
terutama pengaruh dan pembiasaan ketika berada Di
rumah. Permasalahan yang dihadapi anak hanya orang tua
dan guru yang mengetahuinya. Anak biasanya akan
menceritakan segala apa yang dialaminya disekolah,
sehingga orang tua mampu memberikan masukan-masukan
pada pihak sekolah tentang perkembangan anak-anaknya.

Peran dan Kontribusi Guru Dalam Mengajarkan


Pembelajaran Agama di Taman Kanak-Kanak
PUTRA III Dusun Bangko.
Pembelajaran Nilai-Nilai Agama dan Moral Anak.
Dalam mengajarkan nilai-nilai agama dan moral anak disetiap Taman
Kanak-Kanak, para guru selalu mengacu pada Peraturan
kementerian Pendidikan Nasional Direktorat Jenderal Manajemen
Pendidikan Dasar dan Menengah Direktorat Pembinaan TK dan SD
Tahun 2010. Pembinaan nilai agama dan moral terdapat kisi-kisi
dalam standar kurikulum yang terdapat acuan dalam rangka
pembinaan nilai-nilai agama dan moral anak, dengan panduan
tersebut seorang guru lebih mudah dalam menegajarkan nilai
keagamaan bagi anak.

Pembelajaran Ritual Keagamaan Melalui Tata Cara


Sholat Berjamaah, Manasik Haji dan Membaca AlQuran
Seorang pendidik harus menanamkan ajaran-ajaran islam kepada
anak-anak didik mereka dan memberikan perhatian utama pada
pelajaran soal shalat, puasa, zakat, infaq, haji atau ajaran-ajaran
lainnya yang bersifat amalan ibadah yang bernilai pahala seperti
membaca Al-Quran dan sebagainya bagi anak didiknya, sebab
anak biasanya terpengaruh dengan guru terhadap semua yang
diajarkannya. Apa yang dilakukan oleh seorang guru agama Islam
dalam mengajarkan ajaran agama Islam merupakan cerminan dan
kewajiban seorang pendidik dalam melaksanakan perintahperintah Allah yang memang harus dilaksanakan sebagai seorang
pendidik

Hasil Signifikan Usaha Guru Dalam Penanaman


Nilai Keagamaan Anak Dan Perkembangan
Kepribadian Anak Di TK Putra III Dusun Bangko
Urgensi Penilaian Perkembangan Anak TK

Untuk mengukur perkembangan pada diri anak, sering


dilakukan semacam penilaian yaitu untuk mengetahui
pencapaian tingkat perkembangan anak dari semua
usaha pengajaran yang dilakukan. Sebelum membahas
hasil perkembangan anak di TK Putra III, terlebih
dahulu perlu dikaji lebih jauh apa sesungguhnya teori
penilaian anak.

Hasil
Pengajaran Nilai
Keagamaan Dan
Pengaruhnya
Pada
Perkembangan
Dalam
Kehidupan Anak.
Perubahan Anak Dari Aspek Nilai Agama Dan
Moral.
Perkembangan Motorik Keagamaan Anak.
Perkembangan Nilai Kognitif Keagamaan Anak.
Perkembangan Sosial Emosional Keagamaan
Anak.

KESIMPULAN
Peran guru sebagai ujung tombak dalam tujuan pendidikan sangatlah penting dan
vital. Guru sangat berpengaruh dalam memperoses perkembangan mental dan
spiritual anak melalui kegiatan harian yang diprogramkan dengan mengitegrasikan
nilai-nilai keagamaan dalam pengajarannya. Melalui penelitian ini peran guru dalam
menanamkan nilai keagamaan bagi anak bisa dilakukan dengan cara :
1.Mengajarkan ketauhidan bagi anak melalui kegiatan; (a) Pengajaran masalah
rukun iman; mengenal Allah, mengenal Nabi, mengenal Kitab-kitab Allah dan
sebagainya yang bisa diintegrasikan melalui kegiatan harian. (b) Mengenalkan
ciptaan-ciptaan Allah di alam semesta, (c) Mengajarkan tata krama berdoa, hafalan
berbagai macam doa untuk menanamkan rasa penghambaan diri pada Allah.
2.Mengajarkan ritual keagamaan melalui tata cara beribadah seperti; (a) Praktek
sholat berjamaah, (b) Praktek manasik haji, dll
3.Mengajarkan akhlak dan budi pekerti serta moral anak melalui; (a) Tata krama cara
makan dan minum, (b) Menghormati guru, (c) Saling berbagi sesama teman, (d)
Etika masuk dan keluar ruangan dengan mengucapkan salam, dll

Sekian
Terimakasih