You are on page 1of 49

PANDUAN TUGAS AKHIR

Dibuat untuk Mahasiswa yang mengambil matakuliah Tugas
Akhir pada program strata satu Teknik Informatika
Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Oleh :
Rinda Cahyana
NIP. 197910172005011002

PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI GARUT
2014

Engkau tidak akan menjadi seorang alim hingga engkau menjadi
orang yang belajar, dan engkau tidak dianggap alim tentang
suatu ilmu, sampai engkau mengamalkannya
(Abu Darda, r.a)

i

KATA PENGANTAR

Salah

satu

kunci

keberhasilan

Mahasiswa

dalam

melaksanakan TA (Tugas Akhir) adalah pengetahuan yang cukup
tentang TA itu sendiri. TA merupakan proyek akademik akhir
yang dimulai dengan pengajuan proposal dan di akhiri dengan
pengujian laporan TA. Untuk memastikan agar Mahasiswa
melaksanakan prosedur TA dengan benar, maka dibuatlah buku
panduan TA.
Buku panduan TA ini merupakan revisi terbitan
sebelumnya yang berisi penjelasan tentang TA, mulai dari
pemahaman,

prosedur,

komponen

laporan,

dan

gaya

dokumentasi sumber TA. Prosedur TA tahun ini menerapkan
Google Application. Teknis penggunaan Google Application
tidak dibahas di dalam buku ini, karena secara khusus UPT
Sistem Informasi Sekolah Tinggi Teknologi Garut telah
menerbitkan modul praktiknya.
Akhirnya kami berharap agar buku ini dapat membantu
Mahasiswa menjalankan TA secara baik dan menghasilkan
laporan yang baik pula, bermanfaat bagi Mahasiswa itu sendiri,
Sekolah Tinggi Teknologi Garut, dan setiap pihak yang
berkepentingan terhadap hasil TA.

Garut, 9 Maret 2013
Koordinator Tugas Akhir
Program Studi Teknik Informatik
Sekolah Tinggi Teknologi Garut
ii

iii

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................... ii
DAFTAR ISI ............................................................................ iv
DAFTAR TABEL..................................................................... vi
DAFTAR GAMBAR ............................................................... vii
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................... viii
1. PENDAHULUAN ................................................................. 1
1.1. Proyek Akademik ............................................................ 1
1.2. Tujuan Tugas Akhir ......................................................... 2
1.3. Stakeholders .................................................................... 3
2. PROSEDUR .......................................................................... 4
2.1. Pengajuan ........................................................................ 4
2.2. Pelaksanaan ..................................................................... 9
2.3. Penyelesaian ...................................................................11
2.4. Plagiasi ...........................................................................13
3. KOMPONEN PROPOSAL ...................................................14
4. KOMPONEN LAPORAN.....................................................16
5. KETENTUAN UMUM .........................................................21
5.1. Sampul dan Kertas ..........................................................21
5.2. Pengetikan ......................................................................22
5.3. Penomoran Halaman .......................................................22
5.4. Penulisan Setiap Bagian ..................................................22
5.5. Penulisan Tabel dan Gambar...........................................24
5.6. Penulisan Lampiran ........................................................25
5.7. Penulisan Singkatan dan Persamaan Matematika ............26
6. GAYA DOKUMENTASI SUMBER ....................................27

iv

6.1. Sumber Elektronik .......................................................... 27
6.2. Sumber Non Elektronik .................................................. 28
7. SYARAT TUGAS AKHIR ................................................... 30
7.1. Syarat Sebelum Seminar Proposal................................... 30
7.2. Syarat Sebelum Sidang Tugas Akhir ............................... 31
7.3. Syarat Setelah Sidang Tugas Akhir .................................32
DAFTAR PUSTAKA ............................................................... 34

v

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1. Contoh Tujuan Tugas Akhir ...................................... 2

vi

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1 Model Meliorist .......................................................1
Gambar 2.1. Prosedur Tugas Akhir .............................................5
Gambar 2.2. Google Spreadsheet Pengajuan Seminar Proposal ...7

vii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 : Formulir Pengajuan Seminar Proposal TA............36
Lampiran 2 : Berita Acara Seminar Proposal TA .......................37
Lampiran 3 : Sampul Laporan TA .............................................38

viii

1. PENDAHULUAN

1.1. Proyek Akademik
Proyek adalah sekumpulan tindakan yang mengubah
situasi yang ada menjadi situasi yang dikehendaki. Tatkala
proyek dilakukan sebagai bagian dari taught course (jenjang
sarjana atau master), proyek tidak perlu membuat terobosan besar
dalam ilmu pengetahuan. Proyek tersebut mungkin melibatkan
development, extended case study, atau research-based. Adapun
development, maka proyek ini tidak hanya mengembangkan
sistem perangkat lunak dan perangkat keras, tetapi juga model
proses, metode, algoritma, teori, atau rancangan (Dawson, 2005).
Mahasiswa yang mengambil matakuliah TA pada Prodi
(Program Studi) Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi
Garut diharapkan dapat melaksanakan sekumpulan tindakan atau
prosedur (Depdikbud, 1995) development atau pengembangan
perangkat lunak, yang dapat dimanfaatkan utamanya oleh
masyarakat

akademik,

sesuai

misi

Prodi

yakni

“Menyelenggarakan penelitian yang penting dan bermanfaat,
khususnya dalam bidang Rekayasa Perangkat Lunak bagi
masyarakat akademik” (Informatika, 2012).

Gambar 1.1 Model Meliorist
Sumber : Dawson (2005)

1

Prosedur

tersebut

merupakan

final

project

dalam

rangkaian studi strata satu, yang selanjutnya dalam buku ini
disebut sebagai TA. Agar TA ini menjadi proyek akademik dan
dapat dibedakan dari proyek industri, maka mahasiswa dituntut
untuk tidak hanya menghasilkan diagram analisis dan desain, dan
atau perangkat

lunak serta dokumentasi penggunan dan

pengujiannya, tetapi juga menurut Dawson (2005) harus
membenarkan

konteks,

mengevaluasi,

dan

mendiskusikan

hasilnya, sehingga diharapkan pemikiran, argumentasi, ide, dan
konsepnya tertuang di dalam laporan TA.

1.2. Tujuan Tugas Akhir
Keaslian adalah hal penting untuk diperhatikan dalam TA.
Keaslian menurut Dawson (2005) adalah melakukan sesuatu yang
belum dilakukan. Agar dapat demikian, maka TA ini dapat
bertujuan memulai sesuatu yang baru, melanjutkan, atau
memperbaharui penelitian sebelumnya. Tabel 1 memberikan
contoh setiap tujuan TA tersebut.

Tabel 1.1. Contoh Tujuan Tugas Akhir
Tujuan
Memulai

Contoh
Menangani masalah atau kebutuhan baru
yang belum disentuh atau diselesaikan
oleh penelitian sebelumnya, menggunakan
data dengan cara berbeda, atau memenuhi
saran yang belum dipenuhi penelitian lain.

2

Tabel 1.1. (Lanjuan)
Tujuan

Contoh

Melanjutkan

Melanjutkan

tahap

pengembangan

perangkat lunak serta menindaklanjuti
atau

memanfaatkan

hasil

penelitian

sebelumnya.
Memperbaharui

Mengubah tujuan dan cara pencapaiannya,
apakah dengan mengubah

instrumen,

prosedur, teknik, metode, atau platform
teknologi

didasarkan

kepada

hasil

penelitian sebelumnya.

1.3. Stakeholders
Dalam pelaksanaan TA, mahasiswa akan dipengaruhi oleh
beberapa orang berikut ini:
1.

Klien,

yakni

sponsor

penelitian

yang

meminta

pengembangan perangkat lunak, serta pengguna perangkat
lunak. Keduanya dapat merupakan orang yang sama atau
berbeda, dan mungkin adalah pembimbing TA;
2.

Pembimbing, terdiri dari pembimbing

utama selaku

penasihat akademik, dan satu atau dua pembimbing
pendamping yang bersama dengan pembimbing utama
menjaga agar TA dijalankan Mahasiswa dalam arah yang
benar; dan
3.

Penguji, yakni seluruh pembimbing yang akan memberi
penilaian terhadap pelaksanaan TA.

3

2. PROSEDUR

Menurut Barnes (1989) dalam Turner (1993), proyek
adalah sesuatu yang memiliki awal dan akhir (dalam Dawson,
2005, p. 4). Demikian pula dengan TA, prosedurnya memiliki
awal dan akhir sebagaimana tampak pada gambar 2.1. Prosedur
TA pada Prodi Teknik Informatika Sekolah Tinggi Teknologi
Garut dilaksanakan selama dua semester. Namun apabila
mahasiswa belum menyelesaikan satu semester, maka nilai TA
nya adalah E (nol). Semester berikutnya, mahasiswa dapat
melanjutkan TA nya atau memilih topik baru sampai TA selesai
atau batas studi habis. Bab dua ini akan menjelaskan teknis
pelaksanaan TA dari awal sampai akhir.

2.1. Pengajuan
Prosedur TA dimulai dengan aktivitas kontrak matakuliah
TA yang dilakukan mahasiswa pada saat perwalian sebelum
kegiatan perkuliahan dimulai. Mahasiswa yang telah memenuhi
syarat sebagai peserta TA kemudian mengikuti pertemuan tatap
muka dengan koordinator TA yang membahas isu seputar TA dan
prosedur TA terkini. Sebelum proses TA dimulai, peserta TA
wajib sudah memiliki akun Google berdomain kampus /
sttgarut.ac.id, karena proses TA akan menggunakan Google
Applications.

4

Mulai

Mengambil matakuliah Tugas Akhir
(TA) dalam Perwalian

Mengikuti pertemuan tatap muka
Sosialisasi TA yang diselenggarakan
oleh Koordinator TA
1

Membuat Google Dokumen Proposal
TA dengan akun Google berdomain
kampus

Mengajukan sidang TA

Membagikan Google Dokumen
Proposal TA tersebut kepada
Koordinator TA

Valid ?

Memperbaiki
Proposal TA

Diterima
?

Tidak

Mengikuti sidang TA sesuai waktu
yang ditentukan oleh Program Studi,
dipimpin oleh Pembimbing Utama

Ya

Lulus?

Menerima konfirmasi jadwal dan
Dosen Penguji Proposal TA

Bersyarat
?

Membagikan Google Dokumen
Proposal TA tersebut kepada Dosen
Penguji Proposal TA

Memperbaiki Draf Laporan TA

Tidak

Mengikuti seminar proposal TA

Valid ?

Tidak

Menerima Surat Tugas Pembimbing
TA yang tersimpan di Google Drive
melalui email
Memenuhi syarat kelulusan

Melaksanakan penelitian dalam
bimbingan Pembimbing TA
Ya
Ya

Ada
masalah
?

Tidak

Menerima Ijazah dan Transkrip nilai

1

Selesai

Ya

Tidak

Mengkonfirmasikan masalah
kepada Koordinator TA
melalui tatap muka

Ganti
Topik
?

Tidak

Ganti
Pembimbing
?

Gambar 2.1. Prosedur Tugas Akhir
5

Tidak

Selanjutnya mahasiswa membuat proposal TA dalam
format Google Dokumen dengan ketentuan judul dokumen
seperti ini :

Format : < Prodi> PROPOSAL TA < Tahun> <Nomor Induk>
Contoh : TIF PROPOSAL TA 2013 7197013

Judul proposal ditulis sebagai deskripsi Googe Document
tersebut. Setelah dibuat, dokumen tersebut dibagikan kepada
koordinator TA melalui email takp-informatika(at)sttgarut.ac.id
dengan hak akses “Dapat Mengedit” untuk diperiksa kelengkapan
konten proposalnya, kesesuaian jenis proyeknya, dan kesesuaian
topiknya dengan bidang Teknik Informatika. Apabila telah
lengkap dan sesuai, dan topiknya tidak sama dengan topik lain
yang diajukan, koordinator TA akan mengirimkan Google
Formulir “Pengajuan Seminar Proposal TA” melalui email untuk
diisi oleh mahasiswa tersebut.
Koordinator TA kemudian akan mengakses Google
Spreadsheet “Pengajuan Seminar Proposal TA” yang merupakan
simpanan data dari Google Formulir “Pengajuan Seminar
Proposal TA” untuk menentukan pembimbing TA. Penentuannya
dengan mempertimbangkan:
1.

Usulan mahasiswa yang terekam dalam Google Spreadsheet
tersebut;

2.

Kesesuaian kompetensi dosen yang diusulkan dengan topik
penelitian;

6

3.

Dosen

yang

diajukan

memenuhi

persyaratan

dosen

pembimbing yang tersebut dalam Keputusan Menteri
Koordinator

Bidang

Pendayagunaan

Pengawasan
Aparatur

Pembangunan
Negara,

dan
nomor

38/KEP/MK.WASPAN/8/1999 tentang Jabatan Fungsional
Dosen dan Angka Kreditnya. Syarat minimal yang ditetapkan
bagi pembimbing utama dan pendamping adalah memiliki
jenjang pangkat Asisten Ahli dan bergelar Magister.
4.

Kuota membimbing dosen yang diusulkan; dan

5.

Kesediaan membimbing dari dosen yang diusulkan.

Dosen yang ditunjuk sebagai penguji proposal TA akan ditandai
koordinator TA dalam Google Spreadsheet tersebut dengan
warna latar “Hijau”.

Gambar 2.2. Google Spreadsheet Pengajuan Seminar Proposal

7

Apabila syarat seminar TA sudah dipenuhi mahasiswa,
Prodi kemudian akan menentukan jadwal seminar proposal TA
untuk mahasiswa yang telah ditentukan dosen pengujinya oleh
koordinator TA. Jadwal berikut alamat email dosen pengujinya
akan dituliskan Prodi di dalam Google Spreadsheet tersebut.
Prodi kemudian mengirimkan email kepada mahasiswa yang
bersangkutan tentang jadwal seminar proposal TA dan dosen
penguji

berikut

email-nya.

Selanjutnya

mahasiswa

yang

bersangkutan membagikan Google Dokumen “Proposal TA” nya
kepada dosen penguji dengan hak akses “Dapat Mengedit”, agar
dosen penguji dapat memeriksanya sebelum pelaksanaan seminar
proposal TA.
Mahasiswa dapat melihat jadwal dan penguji seminar
proposal berikut alamat emailnya dalam Google Spreadsheet
“Pengajuan Seminar Proposal TA” yang tersimpan dalam Google
Drive Akademik dan dapat diakses melalui portal kampus yang
beralamat di http://www.sttgarut.ac.id, menu I-Academic sub
folder INFORMATIKA | ADMINISTRASI | TUGAS AKHIR.
Sebelum seminar proposal TA dilaksanakan, penguji akan
dikirim Google Formulir “Berita Acara Seminar Proposal TA”
oleh Prodi. Di dalam seminar proposal TA, penguji akan
memeriksa konten proposal, termasuk topik dan posisi penelitian
terhadap penelitian sebelumnya. Penguji dapat menguji setiap
sasaran penelitian dengan teknik SMART berikut ini (Dawson,
2005) :
1.

Specific, apakah menyediakan ide yang cukup tentang apa
yang harus dilakukan?

8

2.

Measurable, bagaimana pencapaian sasaran ini dapat diukur,
bagaimana cara mengetahui jika sasaran ini dicapai?

3.

Appropriate,

apakah

sasaran

tersebut

tepat

jika

memperhatikan tujuan jangka panjangnya?
4.

Realistic, dengan waktu yang tersedia apakah pekerjaan ini
dapat diselesaikan?

5.

Time-related, berapa lama waktu yang diperlukan untuk
menyelesaikannya?
Apabila seminar telah dilaksanakan, penguji akan mengisi

Google Formulir “Berita Acara Seminar Proposal TA” sebagai
tanda bahwa seminar proposal telah dilaksanakan. Mahasiswa
akan memperbaiki proposal TA sesuai dengan masukan yang
diberikan oleh dosen penguji dan mengkonsultasikannya setelah
surat tugas pembimbing TA diterima.

2.2. Pelaksanaan
Dengan berdasarkan Google Formulir “Berita Acara
Seminar Proposal TA”, Prodi membuat dan menyimpan Surat
Tugas Pembimbing TA di Google Drive Akademik, serta
membagikannya kepada mahasiswa dan pembimbing yang
bersangkutan melalui email. Setelah itu mahasiswa dapat
memulai proses bimbingan dengan pembimbingnya. Proses
bimbingan dapat dilakukan mahasiswa secara offline ataupun
online.

Untuk

melaksanakan tatap

mahasiswa dan pembimbing dapat
Hangout.

9

muka

secara

online,

menggunakan Google

Dalam bimbingan online, mahasiswa harus membuat
Google Dokumen “Laporan TA” untuk kemudian dibagikan
kepada pembimbingnya dengan hak akses “Dapat Mengedit”, dan
kepada

koordinator

TA

dengan

hak

akses

“Dapat

Mengomentari”, agar pembimbing dapat memberi catatan
perbaikan atau memanipulasi isi laporan TA dan koordinator TA
dapat

melihat

pencapaian

proses

bimbingan

dan

menginformasikan hal terkait TA. Format judul dukumen tesebut
sebagai berikut :

Format : <Prodi> LAPORAN TA < Tahun > < Nomor Induk>
Contoh : TIF LAPORAN TA 2013 7197013

Dalam

pengerjaan

TA

mungkin

mahasiswa

akan

menghadapi beberapa masalah. Berikut ini adalah solusi bagi
masalah-masalah yang dihadapi mahasiswa dalam proses
pengerjaan proyek :
1. Mahasiswa yang mengalami kesulitan dalam melanjutkan
TA karena tidak menguasai masalah dapat mengajukan topik
baru dengan mengajukan seminar proposal melalui prosedur
yang telah diterangkan sebelumnya.
2. Mahasiswa yang telah menghabiskan waktu dua semester
dalam kondisi TA belum selesai harus mengajukan surat
tugas pembimbing baru. Surat tersebut akan diberikan
apabila

mahasiswa

terdata

dalam

Sistem

Informasi

Manajemen Akademik sebagai peserta matakuliah TA.

10

3. Mahasiswa yang ingin mengajukan perubahan pembimbing
dalam pelaksanaan TA, bukan karena kondisi seperti point
kedua, dapat mengajukannya kepada koordinator TA melalui
proses tatap muka.

2.3. Penyelesaian
Apabila TA dianggap oleh pembimbing telah selesai,
maka mahasiswa dengan pembimbingnya menyusun jurnal
akademik yang kemudian diterbitkan dalam Jurnal Algoritma
yang dikelola oleh UPT Sistem Informasi Sekolah Tinggi
Teknologi Garut. Jurnal ini akan diperiksa bebas plagiasi sebelum
diterbitkan. Apabila persentase plagiasi lebih dari batas yang
ditentukan Senat Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi Teknologi
Garut, maka jurnal dapat ditolak dan tidak dapat diterbitkan.
Selanjutnya mahasiswa dapat mengajukan sidang TA
dengan terlebih dahulu mengunduh dan atau mencetak, serta
mengisi Formulir Pendaftaran Sidang TA dari Google Drive
Akademik. Setelah terisi semua, formulir kemudian diserahkan
mahasiswa kepada Prodi. Prodi kemudian memeriksa draf
laporan TA dari plagiasi. Apabila persentase plagiasi lebih dari
batas yang ditentukan Senat Perguruan Tinggi Sekolah Tinggi
Teknologi Garut, maka draf dapat ditolak dan tidak dapat
disidangkan.
Apabila semua syarat sidang TA telah dipenuhi oleh
mahasiswa, koordinator TA akan menuliskan dosen penguji dan
Prodi akan menuliskan jadwal sidang di dalam Google
Spreadsheet “Daftar Peserta Sidang TA” yang dapat diakses

11

mahasiswa melalui Google Drive Akademik. Informasi tersebut
juga disampaikan Prodi kepada mahasiswa melalui email. Di
dalam email tersebut Prodi mengintruksikan kepada mahasiswa
untuk membagikan Google Dokumen “Laporan TA” kepada
seluruh pengujinya.
Di dalam sidang TA, penguji akan menguji Hasil dan
Pembahasan, serta Kesimpulan dan Saran, atau pelaksanaan
Kerangka Kerja Konseptual yang tertuang dalam Google
Dokumen “Laporan TA”. Pendahuluan, Tinjauan Pustaka, dan
Kerangka Kerja Konseptual tidak menjadi fokus pengujian
karena telah menjadi tanggung jawab pembimbing utama, namun
akan dirujuk dalam pengujian untuk memvalidasi hasil. Adapun
kelengkapan komponen laporan TA dan tata tulisnya, menjadi
tanggung jawab pembimbing yang harus dipenuhi mahasiswa
sebagai syarat mendapat persetujuan pencetakan laporan TA.
Masukan perbaikan dari semua penguji dalam sidang TA
akan dituliskan langsung oleh penguji atau mahasiswa di dalam
Google Dokumen “Laporan TA” dan dokumen tercetak
“Formulir Sidang TA” yang disediakan Prodi. Pembimbing
utama yang memimpin sidang akan menuliskan hasil penilaian
akhir dalam dokumen tercetak “Berita Acara Sidang TA” yang
disediakan Prodi.
Mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dapat memenuhi
persyaratan untuk mendapatkan ijazah. Pemenuhan syarat ini
dibuktikan melalui dokumen tercetak “Formulir Kelengkapan
Wisuda” Prodi dan UPT Sistem Informasi. Dokumen ini dapat
diakses melalui Google Drive Akademik. Di antara syarat yang

12

harus dipenuhi mahasiswa antara lain penyerahan dokumen
tercetak

Laporan

TA

kepada

UPT

Perpustakaan

serta

dokumentasi TA yang meliputi Laporan TA lengkap dalam
format PDF (Portable Document Format), dan kode sumber
perangkat lunak, program setup, dan manual dalam format PDF
kepada UPT Sistem Informasi.
Dokumentasi

TA

ini

diperlukan

untuk

menjaga

keberlangsungan proyek akademik pengembangan perangkat
lunak di Sekolah Tinggi Teknologi Garut. Laporan TA dalam
format PDF diterbitkan UPT Sistem Informasi pada situs Digital
Library. Adapun perangkat lunak dengan kode sumber terbuka
dipublikasikan di Source Forge, aplikasi Android dipublikasikan
di Google Play, dan seterusnya. Secara khusus UPT Sistem
Informasi menyediakan Repository Kode Sumber Perangkat
Lunak yang bersifat Private dan hanya bisa diakses untuk tujuan
penelitian.

2.4. Plagiasi
Apabila terbukti persentase plagiasi dari laporan TA
lulusan lebih dari batas yang ditentukan Senat Perguruan Tinggi
Sekolah Tinggi Teknologi Garut, maka ijazah yang bersangkutan
dapat dibatalkan, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Republik Indonesia nomor 17 tahun 2010 pasal 12
(Mendikbud, 2010).

13

3. KOMPONEN PROPOSAL

Dengan memperhatikan pendapat Dawson (2005) serta
Paltridge dan Stairfield (2007), proposal TA pada Prodi Teknik
Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut meliputi komponen
berikut ini:
1.

Judul, menggambarkan masalah yang diniatkan untuk
dipecahkan dengan menghindari penggunaan akronim dalam
kalimatnya;

2.

Kata kunci, merupakan empat atau lima buah kata atau frase
yang digunakan untuk mengidentifikasi area topik penelitian;

3.

Latar belakang, menyediakan tinjauan terhadap penelitian
yang meliputi:
a. Mungkin pengantar organisasi yang akan dianalisis
kebutuhannya;
b. Identifikasi pekerjaan lainnya, publikasi dan penelitian
terkait topik yang dipilih, seperti misalnya publikasi pada
Jurnal Algoritma, untuk menunjukan bahwa penelitian
yang dilakukan terkait bidang dan topik penelitian
lainnya. Dengan memperhatikan pendapat Sternberg
(1988) dalam Emilia (2009), identifikasi ini harus
menjawab beberapa pertanyaan berikut ini:
1) Penelitian apa

yang telah menggiring kepada

penelitian kita?
2) Kontribusi apa yang diberikan penelitian kita kepada
penelitian yang telah ada?
3) Mengapa kontribusi tersebut penting dan menarik?

14

4) Bagaimana kontribusi ini dibuat atau dilakukan?
4.

Identifikasi masalah, mengidentifikasi masalah-masalah
yang ditemukan dalam latar belakang masalah, yang harus
dipastikan menarik dan berguna untuk dipecahkan, memiliki
nilai keaslian, serta dapat diuji secara empirik;

5.

Tujuan dan sasaran, di mana tujuan menjelaskan apa yang
diharapkan dapat dicapai oleh penelitian, dan sasaran
merupakan pendekatan spesifik dan terukur yang diharapkan
dapat mencapai tujuan akhir dari penelitian;

6.

Rumusan masalah, yakni pertanyaan penelitian yang padat
dan jelas, dapat dijawab / feasible, serta diniatkan untuk
diinvestigasi dan dijawab dalam cakupan masalah;

7.

Cakupan

masalah,

mengidentifikasi apa

yang akan

dilakukan dan apa yang tidak, dikaitkan dengan keterbatasan
waktu, dana, kemampuan, atau minat;
8.

Hasil yang diharapkan, menyatakan apa yang diniatkan
untuk dihasilkan dan manfaatnya;

9.

Metode,

mengidentifikasi

metode-metode

yang

akan

digunakan dalam penelitian, dan bukan yang diinvestigasi;
10. Sumber

daya

yang

dibutuhkan,

mengidentifikasi

kebutuhan sumber daya untuk proyek, seperti perangkat
lunak, perangkat keras, akses kepada sejumlah komputer, dan
lain sebagainya, serta menunjukan status ketersediaannya;
11. Rencana penelitian, yang disajikan dalam Gantt Chart.
12. Daftar

pustaka,

disusun

dengan

gaya

American

Psychological Association. Penjelasannya disampaikan pada
bab enam;

15

4. KOMPONEN LAPORAN

Dengan memperhatikan Paltridge dan Stairfield (2007),
laporan TA pada Prodi Teknik Informatika Sekolah Tinggi
Teknologi Garut meliputi komponen berikut ini:
1.

Halaman Judul, yang terdiri dari judul, pernyataan
kebutuhan strata pendidikan, penulis, logo dan nama institusi
pendidikan yang menerima laporan, serta tahun penyerahan
laporan TA;

2.

Deklarasi, berupa pernyataan komitmen keaslian penelitian
yang ditandatangani mahasiswa sebagai berikut: “Dengan ini
saya menyatakan bahwa laporan tugas akhir ini belum
pernah diajukan oleh siapapun untuk mendapatkan gelar
akademik; di dalamnya tidak mengandung pemikiran,
argumentasi, ide, dan konsep orang lain, kecuali yang
tertulis sebagai acuan dan dicantumkan dalam daftar
pustaka; dan saya bersedia menerima sangsi akademik
berupa pencabutan gelar akademik atau lainnya sesuai
norma yang berlaku di Sekolah Tinggi Teknologi Garut.”;
Hal ini sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional
Republik Indonesia nomor 17 tahun 2010 pasal 7 dan 12
(Mendikbud, 2010)

3.

Pengesahan, yakni halaman yang dibubuhi tanda tangan
Pembimbing dan ketua Prodi;

4.

Abstrak, yakni berisi ringkasan isi (Thomas, 2000) laporan
TA yang menurut Paltridge & Stairfield (2007) mengandung
gambaran umum, tujuan, dan alasan kenapa penelitian

16

dilakukan, metodologi yang digunakan, dan temuan, yang
umumnya terbatas hanya 200 hingga 300 kata (Myers &
Shaw,

2004).

Ditutup

dengan

kata

kunci,

yang

penjelasannya telah disampaikan pada bab tiga;
5.

Ucapan terima kasih, yang ditulis secara singkat dan tidak
berlebihan (Glatthorn & Joyner, 2005);

6.

Daftar isi, yakni peta (Evant & Gruba, 2002) yang
menggambarkan apa yang ada dan di mana lokasinya;

7.

Daftar tabel, gambar, istilah, simbol, dan lampiran;

8.

Halaman

dedikasi,

yang

bersifat

tidak

wajib

dan

menyatakan bahwa laporan atau penelitian ini didedikasikan
untuk seseorang;
9.

Pendahuluan (bab pertama) yang meliputi latar belakang,
identifikasi masalah, tujuan dan sasaran, rumusan masalah,
cakupan masalah, hasil yang diharapkan, metode penelitian,
dan sistematika penulisan laporan TA. Penjelasan dari
komponen bab pertama tersebut sama dengan penjelasan
komponen proposal TA pada bab 3. Adapun sistematika
penulisan memuat secara garis besar isi TA. Pendahuluan ini
ditulis di awal proses, tetapi setelah pembuatan kesimpulan
dan saran, pendahuluan ini ditinjau atau direvisi lagi (lihat
pendapat sejumlah penulis dalam Emilia, 2009);

10. Tinjauan Pustaka (bab kedua) yang berfungsi untuk
menunjukan bagaimana karyanya berkaitan dengan karya
orang lain dan untuk mengkontekstualisasikan penelitiannya
(Paltridge & Stairfield, 2007). Konteks adalah uraian atau
kalimat yang dapat mendukung atau menambah kejelasan

17

makna (Depdikbud, 1995). Ada dua macam pustaka yang
harus dikaji menurut Brown (2006:78). Pertama, pustaka
konseptual yang ditulis oleh otoritas dalam bidang yang
diteliti, yang menawarkan gagasan atau pendapat, teori atau
pengalaman, yang diterbitkan dalam bentuk buku, makalah,
atau artikel. Kedua, pustaka penelitian yang memberikan
hasil penelitian dan pembahasannya yang telah dilakukan
dalam bidang yang diteliti, dan disampaikan dalam bentuk
makalah dan laporan penelitian. Dua pustaka tersebut harus
meliputi dua jenis pustaka, yakni pustaka yang berkaitan
dengan metodologi / methodological literature dan pustaka
yang berkaitan dengan topik / topic literature (Hart, 2005).
Dengan demikian tinjauan pustaka ini harus menujukan
posisi penelitian terhadap penelitian lainnya, menunjukan
pemahaman terhadap topik penelitian, dan menunjukan
metodologi berikut metode yang sesuai dengan topik
penelitian, atau yang dapat menjawab pertanyaan penelitian,
menghantarkan kepada tujuan penelitian, dan menyelesaikan
masalah penelitian;
11. Kerangka Kerja Konseptual (bab ketiga) yang merupakan
hasil Kajian Pustaka (lihat Emilia, 2009). Menurut Sternberg
(1988), Moriarti (1997) dalam Calabrese (2006), Bab
terpendek dari laporan TA ini harus memberikan gambaran
komprehensif, konsisten, dan akurat mengenai prosedur
penelitian (dalam Emilia, 2009, p.188). Oleh karenanya bab
ini harus mengandung (Hamilton & Clare, 2003):

18

a. Desain penelitian yang menjelaskan bagaimana tahaptahap pencapaian tujuan penelitian berikut aktivitasnya
dilakukan berdasarkan metodologi dan metode-metode
yang disampaikan di dalam Kajian Pustaka;
b. Penjelasan setiap tahap tentang:
1) Siapa yang terlibat;
2) Data apa yang digunakan sebagai masukan dan
bagaimana data tersebut diperoleh;
3) Bagaimana data tersebut diproses, dianalisis, dan
disusun, serta menggunakan apa;
4) Apa yang dihasilkan dari proses tersebut dan untuk
apa.
Bab yang menggambarkan rencana penelitian ini dapat
disusun

dengan

mengikuti

enam

seri

tahap

yang

memanfaatkan teknik manajemen proyek, meliputi work
breakdown, time estimates, milestone identification, activity
sequencing, scheduling, dan replaning (Dawson, 2005:60).
12. Hasil dan Pembahasan (bab keempat) dengan tujuan
menjelaskan data dan temuan sejelas mungkin, di mana data
mengacu kepada apa yang terjadi sebagai konsekuensi dari
apa yang dilakukan atau prosedur penelitian yang digunakan,
dan pembahasan menerangkan arti data yang diperoleh (lihat
Emilia,

2009).

Pembahasan

ini

merupakan

usaha

kontekstualisasi jika dikaitkan dengan makna konteks dalam
Depdikbud (1995). Dalam pembahasan juga harus ditunjukan
signifikansi data, berdasarkan hubungan satu tahap dengan
tahap lainnya serta hubungannya dengan tujuan penelitian

19

dan batasan masalahnya. Bab ini dapat disusun mengikuti
tahap-tahap dalam kerangka kerja konseptual;
13. Kesimpulan dan Saran (bab kelima), yang didasarkan
hanya pada bab Hasil dan Pembahasan (Evant & Gruba,
2005). Kesimpulan merupakan pernyataan tentang apa yang
ditemukan dalam penelitian sebagai respon atas tujuan yang
dinyatakan dalam bab Pendahuluan, serta kontribusi atau
konsolidasi dengan penelitian sebelumnya. Sementara saran
berisi

rekomendasi

penelitian

berikutnya

untuk

menindaklanjuti temuan dan atau kelemahan yang ada;
14. Daftar

pustaka,

disusun

dengan

gaya

American

Psychological Association. Penjelasannya disampaikan pada
bab enam;
15. Lampiran, berisi data pendukung atau hasil penelitian yang
tidak menjadi fokus pembahasan dalam bab Hasil dan
Pembahasan; Data pendukung misalnya:
a. Dokumen pengembangan perangkat

lunak meliputi

model analisis, model desain, dan dokumen pengujian
perangkat lunak produk TA.
b. Panduan instalasi perangkat lunak produk TA.

20

5. KETENTUAN UMUM

5.1. Sampul dan Kertas
1.

Sampul laporan TA berwarna oranye sebagaimana tampak
pada lampiran 3, dalam bentuk hardcover.

2.

Judul pada halaman samping menggunakan huruf kapital /
uppercase, jenis huruf Times New Roman, dengan ukuran 12
tebal / bold, dengan spasi 1 / single, simetris tengah / center,
tanpa tanda titik.

3cm

TUGAS AKHIR
NIM/KODE-JURUSAN/THN

JUDUL LAPORAN TA

3cm

Keterangan : NIM, Nomor Induk Mahasiswa
KODE-JURUSAN, “TIF”
THN, tahun penyerahan laporan TA

Gambar 5.1 Tata letak halaman samping

3.

Judul pada halaman muka menggunakan huruf kapital, jenis
huruf Times New Roman, dengan ukuran 16, sementara teks
lainnya berukuran 12, di mana menggunakan huruf kapital
dan ditebalkan hanya untuk jenis laporan serta institusi
penerima dan tahun penyerahan laporannya.

4.

Logo kampus harus dua dimensi, berwarna hitam, dengan
ukuran 4 x 4 cm.

5.

Kertas menggunakan HVS putih polos, dengan berat 70
gram, ukuran A4 (21.5 cm x 29.7 cm)

21

5.2. Pengetikan
1.

Batas tepi kertas : atas, kanan, dan bawah 3 cm, sementara
kiri 4 cm.

2.

Laporan ditulis dengan tinta hitam pada satu sisi kertas
menggunakan huruf Times New Roman, ukuran 12, rata
kanan (justify), paragraf 1.5 line spacing.

3.

Khusus untuk abstrak menggunakan 1 / single line spacing.

5.3. Penomoran Halaman
1.

Halaman deklarasi sampai dengan daftar lampiran diberi
nomor dengan angka Romawi kecil (i, ii, iii, iv, dan
seterusnya).

2.

Halaman

mulai

dari

bab

pertama

hingga

lampiran

menggunakan angka Arab (1, 2, 3, 4, dan seterusnya).
3.

Posisi nomor untuk seluruh halaman adalah di bawah tengah
kertas.

5.4. Penulisan Setiap Bagian
1.

Abstrak ditulis dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris,
dan sebaiknya berada pada halaman yang sama dengan
ketentuan penulisan yang telah disampaikan pada sub bab 5.2
dan 5.3 serta bab empat.

2.

Pada bagian bawah abstrak dituliskan kata kunci dengan
ketentuan yang telah disampaikan pada bab tiga.

3.

Setiap istilah asing menggunakan huruf yang dimiringkan /
italic.

22

4.

Judul bab menggunakan ukuran huruf kapital ukuran 12 yang
ditebalkan, simetris tengah / center, tanpa tanda titik.

5.

Judul bab diawali dengan angka Arab yang menunjukan
angka dari bab tersebut, seperti contoh dalam panduan ini.

6.

Jarak antara judul bab dengan teks adalah dua kali 1.5 line
spacing.

7.

Penulisan nomor dan judul sub bab tepat di batas kiri margin
kertas, dengan ditebalkan dan huruf awal kata yang
dibesarkan / title case.

8.

Jarak antara judul sub bab dengan teks adalah 1.5 line
spacing.

9.

Jarak akhir teks sub bab dengan judul sub bab baru adalah
dua kali 1.5 spasi.

10. Setiap paragraf dimulai dengan tab.
11. Tingkatan sub bab maksumum 3

1. PENDAHULUAN

1.1. Sub Bab Tingkat Satu Butir 1
1.1.1. Sub Bab Tingkat Dua Butir 1
1.1.2. Sub Bab Tingkat Dua Butir 2
1.1.1.1. Sub Bab Tingkat Tiga
1.2. Sub Bab Tingkat Satu Butir 2

12. Rincian yang tidak ada kaitannya dengan sub bab ditulis
menggunakan line number huruf dan angka dengan aturan
sebagai berikut:
23

1.

Angka ditulis tepat di batas kiri margin kertas. Jika ada sub
lagi, nomor ditetakan rata kiri dengan teks induknya, seperti
ini:
a.

Jika ada sub rincian lagi, nomor ditetakan rata kiri
dengan teks induknya seperti ini:
1) Jika ada sub rincian lagi, nomor ditetakan rata kiri
dengan teks induknya:
a) Tidak ada lagi sub rincian.

13. Rincian yang tidak ada kaitannya dengan sub bab dan tidak
dirujuk dapat ditulis menggunakan bulleted list seperti
contoh berikut ini :

Contoh rincian 1

Contoh rincian 2

5.5. Penulisan Tabel dan Gambar
1.

Tabel dan gambar dan judulnya ditempatkan simetris tengah

2.

Nomor tabel dan gambar harus menyertakan nomor bab dan
nomor urut gambar pada bab tersebut.

3.

Setiap kata pada judul tabel dan gambar dimulai dengan
huruf besar / title case

4.

Judul ditulis setelah nomornya

5.

Judul gambar diletakan di bawah gambar, sementara judul
tabel diletakan di atas tabel.

6.

Jarak judul dengan gambar atau tabel adalah 1.5 line spacing.

24

7.

Apabila bersambung ke halaman selanjutnya, dituliskan
judul dengan nomor yang sama namun kalimat judulnya
dalam tanda kurung “sambungan”.

8.

Apabila tabel atau gambar dalam orientasi landscape, maka
sisi atasnya adalah sisi kiri kertas yang dijilid. Nomor
halaman di letakan di tengah sisi kanan kertas.

9.

Tabel dan gambar boleh diperkecil dengan ukuran huruf
tidak boleh kurang dari 8.

10. Apabila tabel atau gambar tidak dapat ditampilkan dalam
orientasi potrait atau landscape, maka dapat ditempatkan
pada kertas lebar, yang dilipat agar panjang dan lebarnya
tidak melewati ukuran A4.
11. Apabila tabel atau gambar adalah hasil olahan sendiri, maka
tidak perlu mencantumkan sumbernya. Namun apabila
kutipan dari sumber tertentu, maka sumbernya harus
dituliskan setelah gambar simetri tengah, seperti contoh pada
halaman 1.

5.6. Penulisan Lampiran
1.

Judul lampiran diketik dengan ukuran 12, tepat pada sisi kiri
margin kertas, huruf besar di awal kata, ditebalkan, di awali
dengan kata “Lampiran”, kemudian nomor urut lampiran,
dan kalimat judul lampiran.

2.

Jarak judul lampiran dengan isi lampiran adalah 1.5 line
spacing

3.

Apabila bersambung ke halaman berikutnya, judul ditulis
ulang dengan teks judul dalam tanda kurung “sambungan”

25

5.7. Penulisan Singkatan dan Persamaan Matematika
1.

Penyingkatan kata sesuai dengan EYD (Ejaan Yang
Disempurnakan) edisi terbaru.

2.

Persamaan matematika ditulis dengan tabulasi 1.5 cm dari
kiri dan diberi nomor seperti tabel rata kanan.

26

6. GAYA DOKUMENTASI SUMBER

Dokumentasi sumber yang digunakan dalam laporan TA
pada program studi Teknik Informatika Sekolah Tinggi
Teknologi Garut diadaptasi dari gaya American Psychological
Association. Bab ini berisi contoh dokumentasi dari beragam
sumber yang dikutip dari Emilia (2009).

6.1. Sumber Elektronik
1.

Artikel dalam jurnal, contoh:
Hyland, Ken. It migh be suggested that ...: Academic
hedging and student writing. ARAL Series S, 16:83-97
@ALAA 2000.

2.

Artikel dalam basis data, contoh:
Jones, G. & Luscombe, M. (2000, Jan 3). Provision in 1999
tax legislation have impact. Accounting Today.
Retrived April 27, 2001, from online database LexisNexis on the Word Wide Web: http://www.lexisnexis.com/Incc.

3.

Artikel dalam basis data mesin pencari, contoh:
Herron, J. (2000, October). a Street guide to search warrant
exeptions. Law and Order. 207-208. Retrived April 27,
2001, from ProQuest database Research Engine on the
World Wide Web: http://researchengine.xanedu.com/
xreweb.

4.

Email, Komunikasi Sinkronis dan Daftar Diskusi tidak
dimasukan di dalam Daftar Pustaka tetapi dinyatakan dalam

27

teks, seperti ini: Frances Christie (komunikasi pribadi dengan
penulis pada tanggal 26 Mei 2004)

6.2. Sumber Non Elektronik
1.

Artikel dalam jurnal dengan volume, contoh:
Thomson, G. (2001). Interaction in Academic Writing:
Learning to Argue with the Reader. Applied Linguistics
22/1. p. 58-78. Oxford University Press.

2.

Artikel dalam koran, contoh:
Kridalaksana, H. (2002, Januari 16). Soal tidak ada
universitas riset. Kemampuan menuls para dosen masih
minim. Kompas.

3.

Artikel dalam majalah populer, contoh:
Cohen, A. (2001, September 3). Who swiped the surplus?
Time, 158, 30-33.

4.

Telaah buku, contoh:
Saba, M. S. (2001). [Review of the Book Goddess of the
Americans: La Doisa de las Americvas: Writing on the
Virgin of Guadalupe]. Hispanic Outlook in Higer
Education, 11(22), 48.

5.

Buku dengan satu orang penulis, contoh:
Thibault, P. J. (1996). Re-reading saussure: the Dynamics of
sign in social life. London: Routledge.

6.

Buku dengan dua orang penulis, contoh:
Martin, J. R. & Rose, D. (2003). Working with discourse.
meaning beyond the clause. London: Continuum.

7.

Buku yang diedit, contoh:

28

Emerson, L. (2007). (Editor). Writing guidelines for
education students. Edisi Kedua. Victoria, Australia:
Thomson.
8.

Buku tanpa penulis, contoh:
Sintra and its surroundings. (1994). Lisbon: Sage Editoria
(lihat Rodrigues & Rodrigues. 2003: 162)

9.

Artikel dalam antologi atau buku yang diedit, contoh:
Bleichfinke, R. A. & Shepard, R. N. (1986). Visual function
of mental imagery. Dalam K. R. Boff., & J. Thomas.
(Editor).

Handbook

of

perception

and

human

performance. Vol. 2(1-55). New York: John Willey &
Sons.
10. Pidato, contoh:
Fuentes,

C.

(Speaker)

Distinguished

(2001).

Lecture

Series

United
[Tape

Speech

at

Recording].

Brownsville: University of Texas at Brownsville,
September 11.
11. Komunikasi pribadi, contoh:
Doe, J. (2001). Conversation with author [Audio tape].
Brownsville, TX, September 15.
Kalau tidak direkam, maka tidak perlu dicantumkan dalam
Daftar Pustaka, tetapi dalam teks dituliskan “In a personal
conversation with this writer, Jane Doe (September 20, 2002)
said ...”

29

7. SYARAT TUGAS AKHIR

7.1. Syarat Sebelum Seminar Proposal
1.

Terdaftar sebagai mahasiswa aktif pada Prodi Teknik
Informatika Sekolah Tinggi Teknologi Garut;

2.

Sudah memperoleh 120 sks dengan indeks prestasi kumulatif
lebih dari 2.00;

3.

Mengambil matakuliah TA pada semester berjalan;

4.

Lulus matakuliah praktikum, metodologi penulisan karya
ilmiah, dan riset teknologi informasi;

5.

Memiliki map berwarna oranye dengan menyisipkan label
pada sisi map yang berisi informasi nama lengkap, nomor
induk, tahun pertama kali mengambil tugas akhir. Label
dibuat dengan kertas, ditulis dengan huruf Times New
Roman ukuran proporsional (maksimum 48);

6.

Membagikan proposal TA dalam format Google Dokumen
kepada koordinator TA.

7.

Menyerahkan kepada Prodi dalam map berwarna oranye:
a.

Formulir Rencana Studi yang telah ditandatangani dosen
wali dan Transkrip nilai terbaru untuk membuktikan
point 2;

b.

Bukti pendaftaran TA dan lunas uang praktikum, serta
pendaftaran dan bimbingan TA yang ditandatangani biro
keuangan Sekolah Tinggi Teknologi Garut;

c.

Mengisi formulir biodata;

30

7.2. Syarat Sebelum Sidang Tugas Akhir
Syarat ini terdapat dalam formulir sidang tugas akhir yang
dapat diunduh pada Google Drive Akademik. Syarat tersebut
meliputi:
1.

Telah membuat jurnal akademik besama dosen pembimbing
dan menerbitkannya pada jurnal Algoritma.

2.

Laporan TA dinyatakan telah memenuhi kelengkapan konten
oleh Koordinator TA; dan

3.

Menyerahkan kepada Prodi dalam map berwarna oranye:
a. Salinan ijazah SLTA / sederajat;
b. Formulir

Rencana

Studi

terbaru

yang

sudah

ditandatangani dosen wali dan Transkrip Akademik
terbaru dengan jumlah satuan kredit semester lebih dari
atau sama dengan 150 dengan nilai E untuk matakuliah
selain TA, dan hanya dua nilai D maksimum 4 sks dan
bukan matakuliah inti;
c. Kartu bimbingan TA dengan bimbingan minimal 10 kali;
d. Bukti pembayaran jurnal yang ditandatangani staf UPT
Sistem Informasi;
e. Bukti telah menyelesaikan masalah keuangan yang
ditandatangani biro Keuangan;
f. Bukti telah bebas masalah pinjaman perpustakaan Prodi
dan kampus;

31

7.3. Syarat Setelah Sidang Tugas Akhir
Syarat ini tertuang dalam formulir kelengkapan wisuda
yang dapat diunduh pada Google Drive Akademik. Syarat
tersebut meliputi:
1.

Menyerahkan lembar pengesahan laporan TA yang telah
ditandatangani dosen pembimbing dan ketua program studi;

2.

Menyerahkan pas foto 5 buah masing-masing ukuran 4x6
dan 3x4;

3.

Menyerahkan satu salinan laporan TA tercetak yang telah
dinyatakan memenuhi aturan penulisan oleh koordinator TA
dan

halaman

pengesahannya

telah

ditandatangani

pembimbing dan ketua Prodi, serta menyerahkan satu buku
dalam bidang teknik informatika kepada UPT Perpustakaan;
4.

Menyerahkan satu buku dalam daftar pustaka kepada Prodi;

5.

Menyerahkan satu keping CD (compact disk) atau DVD
(digital versatile disc) dalam cover, yang telah diberi label
dengan gambar sesuai contoh pada lampiran 4, dengan
kandungan berkas sebagai berikut:
a.

Foto dalam format JPEG (Joint Photographic Experts
Group)

b.

Proposal dan Laporan TA lengkap dalam satu berkas
dengan format PDF.

c.

Satu berkas Abstrak Indonesia dan Inggris dengan
ekstensi DOC.

d.

Apabila

produk

akhirnya

adalah

rancangan,

menyerahkan perangkat lunak prototipe dan kode
sumbernya;

32

e.

Apabila produk akhirnya adalah perangkat lunak :
1.

Screenshoot antarmuka program aplikasi;

2.

Program setup jika memungkinkan;

3.

Satu berkas manual instalasi dan penggunaan
program aplikasi dalam format PDF;

4.

Folder berisi kode sumber apabila berlisensi
freeware, open source, atau lainnya;

33

DAFTAR PUSTAKA

Brown, R. B. (2006). Doing your dissertation in business and
management. The reality of researching and writing.
London: SAGE Publicaion Ltd.
Calabrese, R. L. (2006). The elements of an effective dissertation
and theses. A step-by-step guide to geting it right the first
time.

Lanham,

Maryland:

Rowman

and

Littlefield

Education.
Dawson, C.W. (2005). Project on computing and information
system : a student’s guide. England : Pearson Education
Limited.
Depdikbud (1995). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta :
Balai Pustaka.
Emilia, E. (2009). Menulis Tesis dan Disertasi. Bandung :
Penerbit Alfabeta.
Evant, D., & Gruba, P. (2002). How to write better theses.
Carlton South, Victoria: Melborne University Press.
Glatthorn, A.A., & Joyner, R.L. (2005). Writing the Winning
Theses or Dissertation. Thousand Oaks: Calipornia: Corwin
Press.
Hamilton, H., & Clare, J. (2003). The shape and form of research
writing. Dalam J. Clare., & H. Hamilton. (2003). (Editor).
Writing research. Transforming data into text. London:
Churcill Livingstone.
Harth, C. (2005). Doing your Master’s dissertation. London:
SAGE Publication Ltd.

34

Informatika (2012). Borang Akreditasi Program Studi Teknik
Informatika. Buku III A. Garut : Sekolah Tinggi Teknologi
Garut.
Mendikbud (2000). Pencegahan dan penanggulangan plagiat di
perguruan tinggi.

Retrived March 31,

2013,

from

Universitas Negeri Semarang web site on World Wide
Web:

http://unnes.ac.id/wp-content/uploads/Permen-

Nomor-17-Thn-2010-tentang-pencegahan-danpenanggulangan-plagiat.pdf
Moriarti, M. F. (1997). Writing science through critical thinking.
London: Jones and Bartlett Publishers International.
Myers, B., & Shaw, L. (2004). The Essentials. United Kingdom:
Nelson Thornes Ltd.
Paltridge, B., & Satrfield, S. (2007). Thesis and dissertation
writing in a second language, A handbook for supervisors.
London: Routledge.
Sternberg, R. J. (1988). The psychologist’s companion. A guide to
scientific writing for students and researchers. Leichester:
Cambridge University Press.
Thomas, S.A. (2000). How to write health science papers,
dissertation and theses. London: Harcourt Publishers Ltd.

35

Lampiran 1 : Formulir Pengajuan Seminar Proposal TA

36

Lampiran 2 : Berita Acara Seminar Proposal TA

37

Lampiran 3 : Sampul Laporan TA

38

Lampiran 4 : Sampul CD/DVD Laporan TA

39