You are on page 1of 17

Responsi

Dio Alip Ananta Putra

08700041

Pembimbing: dr Hendro Dwi Purwanto, Sp. THT-KL

U : 76 thn : Perempuan : Jl. Malang : Menikah : Purna PNS : Islam .Identitas • • • • • • • Nama Umur Jenis kelamin Alamat Status Pekerjaan Agama : Ny. Srigenting.

Anamnesa • Keluhan utama: hidung buntu .

kemudian hidungnya terasa buntu. pasien masih dapat mendengar dengan jelas. pusing (-). Tidak ada keluhan pada gigi. Demam (-). biasanya bergantian sebelah kanan dan kiri sejak ± 3 tahun yang lalu. Kadang ada rasa sedikit kemeng pada daerah pipi tapi hanya pagi hari saat hidung buntu dan pilek sejak ± 1 minggu lalu. Pasien sering mengalami pilek dan hidung tersumbat pada pagi hari atau terkena udara dingin dan pada saat terpapar debu. Sewaktu pilek. Nyeri tenggorokan dan nyeri telan disangkal pasien. tidak berbau.bersin ±2-3 kali dan tidak terasa gatal. ingusnya cair berwarna bening. Pasien juga mengeluh pembauannya berkurang. . sebelumnya diawali dengan pilek terlebih dahulu. Tidak ada keluhan pada telinga. kadang bersin.Anamnesa • Riwayat Penyakit Sekarang Pasien mengeluh hidung buntu.

obatan tertentu disangkal. tensi paling tinggi 180/90 DM (-) disangkal . HT (+) tidak terkontrol. Riwayat alergi makanan dan obat.Anamnesa • Riwayat Penyakit Dahulu Sebelumnya pasien sering menderita pilek berulang terutama saat pagi hari sejak lebih dari 3 tahun.

Anamnesa • Riwayat Penyakit Keluarga Di keluarga pasien tidak ada yang menderita penyakit yang sama dengan pasien • Riwayat Pengobatan Pasien sering berobat ke puskesmas tapi tidak sembuh. .

Pemeriksaan Fisik • Status generalis Keadaan umum Kesadaran : baik : composmentis • Vital sign Tensi : 130/90mmHg Nadi : 88x/mnt RR : 21x/mnt Suhu : 36.5 0 C .

Pemeriksaan Fisik Status Lokalis • Telinga: Tumor Radang Trauma Fistule • MAE: Hiperemi Oedem Cerumen : -/: -/: -/: -/: -/: -/: -/- • MT: Intak :+/+ Perforasi :-/ Reflek cahaya : + / + .

Pemeriksaan Fisik Status Lokalis • Hidung Trauma Tumor Radang Kel. Congenital : : : : -/-/-/-/- • Konka nasi Oedem : +/+ Hiperemi : -/Pucat : +/+ Sekret : +/+ • Septum nasi Deviasi septum : -/• Nyeri tekan sinus Maksilaris : . Frontalis : terang/terang S./ Frontalis :-/• Transiluminasi S. Maksilaris : terang/terang .

Pemeriksaan Fisik Status Lokalis • Tenggorokan Uvula Posisi : di tengah Hiperemi :• Tonsil T1/T1 Kripte melebar: -/Detritus : -/Hiperemi : -/- • Faring Hiperemi : Granula : + Post nasal drip : - .

Hidung buntu. pilek dan kadang bersin bila terpapar debu dan saat terpapar udara dingin. 76 thn datang dengan keluhan hidung buntu. Kadang sedikit kemeng daerah pipi saat pilek dan hidung buntu.Resume Wanita. Pembauan juga menurun. Ingus cair berwarna bening. Riwayat HT (+) tidak terkontrol. .

5 C Status lokalis Hidung •Konka nasi •Oedem :+/+ •Pucat :+/+ •Sekret :+/+ Tenggorokan •Granula : + .Resume Pemeriksaan Fisik Generalisata •Kesadaran : Composmentis •KU : baik •TD : 130 / 90 mmHg •N : 88 x/menit •RR : 21 x/menit •S : 36.

Diagnosis Diagnosis • Suspek sinusitis maksilaris bilateral non bakterial ec rinogen • Rhinitis vasomotor tipe bloker • Faringitis kronis • Hiposmia Diagnosis banding • Sinusitis frontalis • Rhinitis alergika .

Planning Diagnosa • Foto Waters • Skin prick test .

hindari minum dingin. hindari paparan debu. hindari makanan pedas ) Medikamentosa • Antibiotik : Amoxiciline 3 x 500 mg selama 1 minggu • Decongestan : Pseudoefedrin HCl 3 x 60 mg • NSAID : Natrium Diclofenac 2 x 50 mg • Neurotropic : Neurobion 1 x 1 tab .Planning Terapi Non medikamentosa • Diatermi daerah maksila • Konsul IPD • KIE ( olahraga pada pagi hari.

Prognosis • Ad Vitam • Ad Sanationam • Ad Functionam : bonam : dubia ad bonam : dubia ad bonam .

Terima Kasih .