BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Dengan perkembangan zaman yang modern ini, perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pun terus berkembang dengan pesat. Banyak dikalangan masyarakat yang semakin ingin tahu dan menguasai tentang teknologi informasi dalam bidang pendidikan dan lain sebagainya. Ubuntu menjamin bahwa ubuntu yang sekarang selalu gratis dalam mendistribusinya dan dapat disebar luaskan tidak seperti windows, oleh karena itu sistem operasi linux hadir serta cocok digunakan karena mudah didapat serta gratis dan dapat dipublikasikan secara bebas. Sitem operasi linux bisa diperoleh dengan dan update untuk semua software terbaru juga dapat diperoleh secara cuma-Cuma. Salah satu misi ubuntu adalah menjadi sistem operasi linux yang paling stabil, aman serta bebas dari crash. Keuntungan lain dari Linux adalah jauh lebih aman dari pada Windows. Keamanan diLinux bekerja berdasarkan super user, yang mana izin untuk mengatur sistem hanya terdapat pada satu account yaitu root. Untuk mempermudah komunikasi dan informasi komputer dalam jaringan dibutuhkan berbagai layanan diantaranya web server, mail server dan FTP server. Web server berfungsi sebagai penyedia layanan informasi pada jaringan. Sedangkan mail server berfungsi untuk surat menyurat. Adapun FTP sever berfungsi untuk upload (memberikan data ke jaringan) dan download (mengambil data/file data jaringan) dari komputer yang satu ke komputer yang lainnya. Hal di atas merupakan sutu sarana umum untuk saling berbagi data Selain itu juga dalam berbagai hal membangun web server, mail server, FTP server dan DHCP server juga dapat dilakukan dengan sistem operasi open source linux pada LAN (Lokal Area Network). Sistem operasi tersebut merupakan system operasi yang dapat memberikan semua fasilitas dengan system keaman yang cukup tinggi dan system operasi tersebut tidak kalah canggih dengan system operasi windows ataupun yang lainnya.

1

Dengan demikian penulis membuat tugas akhir ini denngan pembahasan mengaenai web server, mail server, FTP server, DHCP server denga system operasi linux ubuntu 9.10 server. 1.2 Tujuan Ada dua tujuan yang ingin penulis capai dalam pembuatan laporan Tugas Akhir yaitu : 1.2.1 Tujuan Umum 1) Meningkatkan sumber daya dalam layann teknologi informasi. 2) Untuk dikembangkan didinia asha. 3) Meningkatkan mutu pendidikan yang professional. 4) Menambah ilmu yang dulunya tidak tahu sehingga menjadi tahu 5) Mengoptimalkan fungsi dari komputer jaringan dengan konfigurasi dan instalasi yang berbasis teks. 1.2.2 Tujuan Khusus Ada beberapa tujuan khusus yang ingin penulis capai dalam pembuatan Laporan Tugas Akhir ini yaitu : 1) Sebagai bukti pertanggung jawaban dari praktikum yang sudah dilaksanakan. 2) Memilih judul "Membangun Server Menggunakan Ubuntu Server 9.10 Server" ini berdassarkan intruksi dari pembimbing 3) Untuk memenuhi persyaratan Uji Kopetensi. 4) Dapat membangun dan kofigurasi Ubuntu 9.10 Server 5) Sebagai bukti fisik mengenai hasil pembuatan Laporan Tugas Akhir

2

BAB II PEMBAHASAN 2.1 Sejarah Jaringan Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal (lihat Gambar 1.1) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Gambar 1.1 Jaringan komputer model TSS Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada

3

Gambar 1.2, dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

Gambar 1.2 Jaringan komputer model distributed processing Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil sudah mulai menurun dan konsep proses distribusi sudah matang, maka penggunaan komputer dan jaringannya sudah mulai beragam dari mulai menangani proses bersama maupun komunikasi antar komputer (Peer to Peer System) saja tanpa melalui komputer pusat. Untuk itu mulailah berkembang teknologi jaringan lokal yang dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan, maka sebagian besar LAN yang berdiri sendiri mulai berhubungan dan terbentuklah jaringan raksasa WAN. 2.2 Pengenalan Jaringan 2.2.1 Pengertian Jaringan Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel atau tanpa kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung

4

dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan atau bahkan jutaan node. 2.2.2 1. Jenis-jenis Jaringan Komputer Secara umum jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu : Local Area Network (LAN) Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputerkomputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling bertukar informasi. 2. Metropolitan Area Network (MAN) Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan bisaanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. 3. Wide Area Network (WAN) Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesinmesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. 4. Internet Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali

5

tidak kampatibel dan berbeda. Bisaanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut gateway guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet. 5. Jaringan Tanpa Kabel Jaringan tanpa kabel merupakan suatu solusi terhadap komukasi yang tidak bisa dilakukan dengan jaringan yang menggunakan kabel. Misalnya orang yang ingin mendapat informasi atau melakukan komunikasi walaupun sedang berada diatas mobil atau pesawat terbang, maka mutlak jaringan tanpa kabel diperlukan karena koneksi kabel tidaklah mungkin dibuat di dalam mobil atau pesawat. Saat ini jaringan tanpa kabel sudah marak digunakan dengan memanfaatkan jasa satelit dan mampu memberikan kecepatan akses yang lebih cepat dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel. 2.2.3 Topologi Jaringan Komputer Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang stu dengan komputer yang lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, star dan peer to peer network. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri. a. Topologi Bus Konfigurasi lainnya dikenal dengan istilah bus-network, yang cocok digunakan untuk daerah yang tidak terlalu luas. Setiap komputer (setiap simpul) akan dihubungkan dengan sebuah kabel komunikasi melalui sebuah interface. Setiap komputer dapat berkomunikasi langsung dengan komputer ataupun peralatan lainnya yang terdapat didalam network, dengan kata lain, semua simpul mempunyai kedudukan yang sama. Dalam hal ini, jaringan tidak tergantung kepada komputer yang ada dipusat, sehingga bila salah satu peralatan atau salah satu simpul

6

mengalami kerusakan, sistem tetap dapat beroperasi. Setiap simpul yang ada memiliki address atau alam sendiri. Sehingga untuk meng-access data dari salah satu simpul, user atau pemakai cukup menyebutkan alamat dari simpul yang dimaksud.

Gambar 1.3 Jaringan Bus Keuntungan :    Kerugian :    Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil Kepadatan lalu lintas Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa Diperlukan repeater untuk jarak jauh token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara Hemat kabel Layout kabel sederhana Mudah dikembangkan

berfungsi.  Metode b. Topologi TokenRING menghubungkan komputer sehingga membentuk ring (limgkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut loop, data dikirimkan hessetiap simpul dan setian informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.

7

Gambar 1.4 Jaringan Cincin Keuntungan :  Kerugian :   Peka kesalahan Pengembangan jaringan lebih kaku Hemat Kabel

c. Topologi Star Kontrol terpusat, semua link harus melewati pusat yang menyalurkan data tersebut kesemua simpul atau client yang dipilihnya. Simpul pusat dinamakan stasiun primer atau server dan lainnya dinamakan stasiun skunder atau client server. Setelah hubungan jaringan dimulai oleh server maka setiap client server sewaktu-waktu dapat menggunakan hubunga jaringan tersebut tanpa menunggu dari server.

8

Gambar 1.5 Jaringan Bintang Keuntungan :   Paling fleksibel Pemasangan/perubahan stasiun sangat mudah dan tidak Kontrol terpusat Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan Kemudahaan pengelolaan jaringan Boros kabel Perlu penanganan khusus

mengganggu bagian jaringan lain    Kerugian :  

Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis d. Topologi Peer To Peer Network Peer artinya rekan sekerja. Peer-to-peer network adalah jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer (bisaanya tidak lebih dari 10 komputer dengan 1-2 printer). Dalam sistem jaringan ini yang diutamakan adalah penggunaan program, data dan printer secara bersamasama. Pemakai komputer bernama Diraf dapat memakai program yang dipasang di komputer Dia, dan mereka berdua dapat mencetak ke printer yang sama pada saat yang bersamaan. Sistem jaringan ini juga dapat dipakai di rumah. Pemakai komputer yang memiliki komputer ‘kuno’, misalnya AT, dan ingin memberli komputer baru, katakanlah Pentium II, tidak perlu membuang komputer lamanya. Ia cukup memasang netword card di kedua komputernya kemudian dihubungkan dengan kabel yang khusus digunakan untuk sistem jaringan. Dibandingkan dengan ketiga cara diatas, sistem jaringan ini lebih sederhana sehingga lebih mudah dipelajari dan dipakai. 2.2.4 Manfaat Jaringan Komputer  Resource Sharing, dapat menggunakan sumberdaya yang ada secara bersamasama. Misal seorang pengguna yang berada 100 km jauhnya

9

dari suatu data, tidak mendapatkan kesulitan dalam menggunakan data tersebut, seolah-olah data tersebut berada didekatnya. Hal ini sering diartikan bahwa jaringan computer mangatasi masalah jarak.  Reliabilitas tinggi, dengan jaringan komputer kita akan mendapatkan reliabilitas yang tinggi dengan memiliki sumber-sumber alternatif persediaan. Misalnya, semua file dapat disimpan atau dicopy ke dua, tiga atu lebih komputer yang terkoneksi kejaringan. Sehingga bila salah satu mesin rusak, maka salinan di mesin yang lain bisa digunakan.  Menghemat uang. Komputer berukutan kecil mempunyai rasio harga/kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan komputer yang besar. Komputer besar seperti mainframe memiliki kecapatan kira-kira sepuluh kali lipat kecepatan computer kecil/pribadi. Akan tetap, harga mainframe seribu kali lebih mahal dari computer pribadi. Ketidakseimbangan rasio harga/kinerja dan kecepatan inilah membuat para perancang sistem untuk membangun sistem yang terdiri dari komputerkomputer pribadi. 2.4.5 Tipe Jaringan Tipe jaringan terkait erat dengan sistem operasi jaringan. Ada dua tipe jaringan, yaitu client server dan tipe jaringan peer to peer. a. Jaringan Client Server Server adalah sebuah komputer yang menyediakan fasilitas untuk komputer-komputer yang lain di dalam suatu jaringan dan client adalah komputer-komputer yang menerima atau yang menggunaka fasilitasfasilitas yang disediakan oleh srver. Server di jaringan tipe client-server dapat disebut Dedicated se rver karena hanya berperan sebagai server saja yang menyediakan fasilitas kepada workstation dan server tersebut tidak dapat berperan sebagai workstation. Keunggulannya :

10

1. Kecepatan accsess lebih tinggi karena menyediakan fasilitas dan dikelola secara khusus oleh komputer(server. 2. Mudah untuk melakukan administrasi dan sistem keamanannya lebih baik, karenaada seorang yang mengunakan komputer yang ditugaskan sebagai administrator,yang mengelolahnya tersebut diatas. 3. Sistem backupnya bagus,karena pada jaringan client-server system backupnya dilakukan oleh server.yang akan membackup seluruh data di dalam jaringan. Kelemahannya : 1. Biaya operasional relatif sangat mahal 2. Diperlukan seseorang sebagai administrator 3. kelangdungan jari ngan sangat tergantung pada server, jika server mengalami gangguan maka semuanya akan terganngu. b. Jaringan Peer To Peer Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut, maka sever di jaringan tipe peer to peer diistilahkan non-dedicated server, karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan se,kaligus dapat berperan sebagai workstation. Keunggulannya : 1. 2. 3. 4. server. Kelemahannya : Biaya relatif murah dari pada client-server Tidak membutuhkan administrator yang pintar untuk Sesama komputer dapat berbagi saling pakai fasilitas yang Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu

mengelolahnya dimilikinya

11

1. 2. 3.

Troubleshooting jaringanya relatif lebih sulit Untuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan client-server Keamanan jaringan ditentukan masing-masing oleh user

tersebut 2.3 IP Address IP Address adalah alamat yang diberikan pada jaringan komputer dan peralatan jaringan yang menggunakan protokol TCP/IP. IP Address terdiri atas 32 bit angka biner yang dapat dituliskan sebagai empat kelompok angka desimal yang dipisahkan oleh tanda titik seperti 193.160.5.1. Tabel 2.1 Contoh IP address Network ID 160 Host ID 1

193

5

IP address terdiri atas dua bagian yaitu network ID dan Host ID, dimana network ID menentukan alamat jaringan computer, sedangkan host ID menentukan alamat host (komputer, router, switch). Oleh sebab itu IP address memberikan alamat lengkap siatu hodt beserta alamat jaringan dimana host itu berada. 2.3.1 Kelas IP address Untuk mempermudah pemakaian, bergantung pada kebutuhan pemakai, IP address dibagi dalam tiga kelas seperti diperhatikan dibawah ini. Tabel 2.2 Pembagian kelas IP address Kelas A B C Network ID xxx.0.0.1 xxx.xxx.0.1 xxx.xxx.xxx.1 Host ID xxx.255.255.254 xxx.xxx.255.254 xxx.xxx.xxx.254 Default Subnet Mask 255.0.0.0 255.255.0.0 255.255.255.0

12

IP address kelas A diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta) IP address pada tiap kelas A.pada kelas IP address kelas A, network ID adalah 8 bit pertama, sedangkan host ID adalah 24 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah : Network ID = 113 Host ID = 46.5.6 IP address diatas berarti hodt nomor 46.5.6 pada network nomor 113. IP address kelas B bisaanya dialokasikan untuk jaringan berukuran sedang dan besar. Pada IP address kelas B, network ID adalah 16 bit pertama, sedangkan host ID adalah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address kelas B, misalnya 132.92.121.1 : Network ID = 132.92 Host ID = 121.1 IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor 132.92. dengan panjang hodt ID 16 bit, network dengan IP address kelas B dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP 128.xxx.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx. IP address kelas C awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN). Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta network dengan masing-masing network memiliki 256 IP address. Range IP 192.0.0.xxx – 223.255.255.x. Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network ID dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tetap atau

13

tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mangalokasikan IP address seefisien mungkin. 2.4 Media Implementasi Untuk membangun Jaringan Adapun untuk membangun suatu jaringan diperlukan beberapa media implementasi, diantaranya ialah sebagai berikut : 1. Komputer (client/Komputer server) 2. Media Transmisi (kabel) 3. Ethernet Card/Lancard Alat ini digunakan untuk menghubungkan komputer pada jaringan.

Gambar 1.6 Ethernet Card/LAN Card 4. Hub/Switch Hub itu bisa disebut sebagai ‘tempat pertemuan’ atau ‘tempat berkumpul’. Dalam istilah di Jaringan/Network, Hub adalah alat tempat menyambungnya beberapa komputer (dan perangkat Network lainnya, seperti Printer) menjadi satu, untuk ‘berkumpul’ menjadi LAN, sehingga semua perangkat tersebut dapat berkomunikasi dengan yang lain. Kegunaan dari LAN (baik menggunakan Hub maupun Switch) adalah supaya semua perangkat yang terpasang dapat melakukan ’sharing’, misalnya berbagi akses ke Internet, dlsb.

14

Bedanya Hub dengan Switch di LAN adalah, Hub itu saat menerima satu Input, akan meneruskan ke semua Output, sementara Switch itu saat menerima satu Input, akan meneruskan ke Output tujuan saja. Misalkan, komputer A,B, dan C, terpasang di Hub. A mengirim data untuk B. Saat Hub menerima (Input) dari A, maka Hub akan meneruskan (Output) ke B dan C. Apabila menggunakan Switch, saat menerima dari A, si Switch hanya akan meneruskan ke B saja. Dalam istilah di Perangkat Komputer, Hub bisa dilihat sebagai ‘cabang’ dari satu Port. Misalnya, USB Hub itu adalah alat yang dipasang di satu USB Port di komputer, yang berisi beberapa USB Port lagi, sehingga praktis satu USB Port di komputer dicabangkan menjadi beberapa USB Port.

Gambar 1.7 Hub 5. Konektor RJ-45 Konektor RJ bisaanya digunakan untuk menghubungkan telepon ke computer atau menghubungkan computer ke jaringan yang ada. Ada 2 jenis konektor RJ yang digunakan saat ini yaitu konektor RJ-11 dan konektor RJ-45. Konektor RJ-11 digunakan untuk menghubungkan telepon ke computer, sedangkan konektor RJ-45 digunakan untuk menghubungkan computer ke jaringan yang ada. Untu lebih jelasnya mengenai baik konektor RJ-11 ataupun konektor RJ-45 dapat dilihat pada gambar 13 dibawah ini :

15

Gambar 1.8 Konektor RJ-11(Atas) dan RJ-45(Bawah) Adapun penyusunan/urutan warna kabel UTP ialah sebagai berikut : Tabel 2.3 Penyusunan/Urutan warna kabel UTP 568A(straight) Warna PO O PH B PB H PC C Urutan Warna 1 PO 2 O 3 PH 4 B 5 PB 6 H 7 PC 8 C

Table 2.4 Penyusunan/Urutan warna kabel UTP 568B(cross) Warna Urutan Warna PO 1 PH O 2 H PH 3 PO B 4 B PB 5 PB H 6 O PC 7 PC C 8 C Berikut adalah gambar kabel UTP (Straight dan Cross) yang sudah terpasang pada konektor RJ-45

16

Gambar 1.9 Kabel Straigt dan Cross yang terpasang pada RJ-45 Media transmisi ada 4, yaitu : 1. Twisted Pairs Kabel twisted pairs ada 2 yaitu UTP (Unshield Twisted Pairs) dan STP (Shielded twisted Pairs)

Gambar 1.10 Kabel UTP dan STP 2. Coaxial Coaxial (Kabel Coaxial) adalah kabel tembaga yang diselimuti oleh beberapa pelindung (pelindung luar, pelindung anyaman tembaga, dan isolator pelasting), dimana pelindung-pelindung tersebut memiliki fungsi sebagai berikut :

Pelindung luar; ini adalah bagian dari pelindung yang keras. Pelindung luar ini digunakana untuk melindungi kabel coaxial dari benturan phisik yang keras dan juga untuk melindungi dari gangguan hewan-hewan pengerat (sehingga bahannya bisaanya dibuat dari bahan yang tidak disukai oleh hewan pengerat seperti tikus).

Pelindung berupa anyaman serat tembaga; untuk melindungi kabel dari EMI (ElectroMagnetic Interference) yang dihasilkan oleh kabel-kabel yang berada di sekitarnya, sehingga dapat menghasilkan kecepatan transmisi yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan

17

kabel twisted-pair (yang sangat rentan terhadap interfensi dari luar kabel).

Isolator

pelastik;

untuk

membantu

menfilter

sinyal-sinyal

interferensi dari luar kabel sehingga inti kabel dapat dibuat bebas dari sinyal interferensi dari luar. Gambar di bawah ini menunjukan gambar penampang kable coaxial secara umum.

Gambar 1.11 Kabel Coaxial 3. Fiber Optic Kabel Fiber optic adalah sebuah kabel yang terbuat dari serat kaca dengan teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer data yang lebih cepat daripada kabel bisaa, bisaanya fiber optic digunakan pada jaringan backbone (Tulang Punggung) karena dibutuhakan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini,namun pada saat ini sudah banyak yang menggunakan fiber optic untuk jaringan bisaa baik LAN, WAN maupun MAN karena dapat memberikan dampak yang lebih pada kecepatan dan bandwith karena fiber optic ini menggunakan bisa cahaya untuk mentransfer data yang melewatinya dan sudah barang tentu kecepatan cahaya tidak diragukan lagi namun untuk membangun jaringan dengan fiber optic dibutuhkan biaya yang cukup mahal dikarenakan dibutuhkan alat khusus dalam pembangunannya.

18

Gambar 1.12 Kabel Fiber Optic 4. Wireless Wireless artinya tanpa kabel, Instalasi mudah dilakukan setiap workstation berhubungan dengan hub atau cosentrator melalui gelombang radio atau infra merah. Tanpa kabel (wireless), yaitu menggunakan gelombang dengan frekuensi tertentu. Kelebihan : • • dapat digunakan dalam menghubungkan komputer jarak jauh wireless lebih memudahkan user dalam hal mobilitas

Kelemahan : • Dapat terjadi interferensi

Media transmisi yang termasuk wireless : • • • 2.5 Bluetooth IRDA(Infra Red Direct Access) WiFi - Wireless Fidelity

Hardware Komputer

19

Berikut beberapa perangkat keras komputer diantaranya ialah sebagai berikut : a. CPU (Central Processing Unit)/Processor CPU (Sentral Processing Unit) atau sering disebut sebagai processor adalah komponen yang merupakan komtrol atau kendali dalam memproses semua intruksi yang akan dijalankan oleh sebuah komputer. Karena CPU sebagai ‘Otak’ dari sebuah komputer, maka CPU-lah yang memikrkan segala proses yang terjadi selama komputer bekerja. Kecepatan dari sebuah komputer didasrkan pada kecepatan CPU-nya. Pada sebuah processor bisaanya terdapat sebuah pendingin berupa kipas. Antara processor berjenis soket dan slot mempunyai pendingin yang berbeda. Untuk processor yang berjenis slot, pendingin atau kipas menjadi sati dalam kemasan. b. Motherboard (papan induk) Papan induk (motherboard) adalah papan sirkuit tempat berbagai komponen elektronik saling terhubung seperti pada PC atau Macintosh dan bisaa disingkat dengan kata mobo. Motherboard yang banyak ditemui dipasaran saat ini adalah motherboard milik PC yang pertama kali dibuat dengan dasar agar dapat sesuai dengan spesifikasi PC IBM.

20

Gambar 1.13 Motherboard c. Harddisk Drive Yaitu media penyimpanan data dalam kapasitas yang besar.

Gambar 1.14 HarddiskDrive d. CD-ROM/CD-RW Alat untuk memasukkan dan menyimpan data dalam bentuk compact disk (CD/RW). e. Floppydisk Drive Floppy disk drive pada komputer adalah salah satu komponen yang paling sering bermasalah. Contohnya adalah munculnya pesan bahwa disket yang kita masukkan perlu diformat, tidak terdeteksi, dan lain-lain. Intinya, kita tidak bisa melihat isi disket tersebut. Alat untuk memasukkan dan menyimpan data dalam bentuk disket.

Gambar 1.15 CD-ROM dan Floppy Disk Drive f. Monitor

21

Alat untuk menampilkan data dalam bentuk gambar, teks atau grafik

Gambar 1.16 Monitor g. Keyboard Alat untuk memasukkan data dalam bentuk tulisan, keyboard berfungsi sebagai alat masukan saja, karena keyboard hanya digunakan untuk memasukkan perintah serta data kedalam komputer. h. Mouse Alat untuk menggerakkan pointer, berfungsi untuk menunjuk, memilih dan memindahkan objek dalam layer komputer.

Gambar 1.17 Keyboard dan Mouse i. Speaker Alat untuk menampilkan data dalam bentuk suara j. Printer

22

Berfungsi sebagai alat luaran saja, karena printer hanya digunakan untuk menerima data dari computer. Data-data yang diterimanya akan diterjemahkan menjadi tulisan dan gambar yang tercetak di kertas.

Gambar 1.18 Speaker dan Printer 2.5.1 Komponen-komponen komputer

a. Power Supply (PSU) Berfungsi tegangan, komputer. b. Motherboard (papan induk) Motherboard adalah salah satu komponen dari Rangkaian Komputer, Komponen tersebut dinamakan Motherborad karena memang komponen ini merupakan komponen utama dari rangkaian CPU, jadi motherboard dapat diartikan dalam bahasa Indonesia adalah Papan Induk atau papan utama. untuk menstabilkan mengatur listrik kepada dan semua memberikan komponen

menyesuaikan,

komputer. Kemudian di alirkan kepada komponen-komponen pada

23

Gambar 1.19 Power Supply dan Motherboard c. Memory Memory adalah istilah generik/bahasa komputer untuk tempat penyimpanan data.Digunakan untuk menyimpan informasi/data baik sementara ataupun permanen.

Gambar 1.20 Processor dan Memory Module d. VGA Card (Video Graphic Adapter) VGA (Video Graphics Adapter) adalah perangkat Output yang berfungsi untuk mengubah bahasa mesin menjadi tampilan baik grafis maupun text mode di layar monitor. Artinya VGA menghubungkan sistem computer dengan monitor. Kartu VGA berguna untuk menerjemahkan keluaran komputer ke monitor e. Sound Card Soundcard adalah suatu perangkat computer yang berfungsi dalam pengaturan audio dalam suatu computer.Alat ini yang nantinya berhubungan dengan speaker agar suara dapat berbunyi dan sebaliknya untuk menginput atau merekam suatu suara. Kartu suara (Sound Card) adalah suatu perangkat keras komputer yang digunakan untuk mengeluarkan suara dan merekam suara. Pada awalnya, Sound Card hanyalah sebagai pelengkap dari

24

komputer. Namun sekarang, sound card adalah perangkat wajib di setiap komputer. Dilihat dari cara pemasangannya, sound card dibagi menjadi 3: 1. Sound Card Onboard, yaitu sound card yang menempel langsung pada motherboard computer 2. Sound Card Offboard, yaitu sound card yang pemasangannya di slot ISA/PCI pada motherboard. Rata-rata, sekarang sudah menggunakan PCI 3. Soundcard External, adalah sound card yang penggunaannya disambungkan ke komputer melalui port eksternal, seperti USB.

Gambar 1.21 VGA Card dan Sound Card f. Floppydisk Drive (FDD) Floppy disk merupakan alat tambahan untuk menyimpan atau menuliskan ke dalam disket maupun sebaliknya, ukuran yang umum digunakan adalah ukuran 3,5 inchi. g. Harddisk Drive (HDD) Hardisk adalah salah satu komponen vital dalam sebuah perangkat komputer, baik itu PC maupun notebook. Harddisk merupakan alat tambahan untuk menyimpan data dalam kapasitas besar yang dilapisi secara magnetis, saat ini perkembangan harddisk sangat cepat dari daya tampung dan kecepatan membaca data.Perlu kalian ketahui saat ini harddisk memang mutlak ada dalam setiap computer atau laptop sebagai penyimpan sistem operasi yang permanent.

25

h. CD-ROM/DVD-ROM CD-ROM adalah perangkat optik yang hanya dapat digunakan untuk membaca CD saja. Perangkatnya berisi optik, motor, tray,dan case. Pemilihan CD-ROM ini berdasarkan kecepatan bacanya. Pada zaman dahulu CDROM hanya memiliki keccepatan baca 1x, 2x, 4x, 12x, namun kini CD-ROM telah mampu melakukan pembacaan hingga 56x. DVD-ROM adalah perangkat optik yang mampu membaca CD dan DVD. Bedanya dengan CD adalah DVD berisi data lebih banyak, yaitu + 4,5 GB. Kecepatan baca DVD hingga kini masih 16x, namun DVD-ROM mampu membaca CD hingga 52x.

Gambar 1.22 CD-ROM dan DVD-ROM i. Kabel Data Kabel Data Pada Harddisk adalah suatu perangkat untuk menghubungkan antara harddisk ke motherboard Kabel Floppy adalah alat penghubung antara floppy drive dengan motherboard.

26

Gambar 1.23 Salah satu contoh kabel data 2.6 Teknologi Jaringan Saat Ini 2.6.1 Teknologi Jaringan WiMAX Broadband Wireless Access (BWA) standar yang saat ini digunakan secara luas adalah standar yang dikeluarkan oleh Institute of Electrical and Electronics Engineering (IEEE). Salah satu produknya adalah standar IEEE 802.16 yang dirancang untuk digunakan sebagai air interface for fixed broadband access system atau dikenal sebagai IEEE Wireless Metropolitan Access Network (Wireless MAN) air interface. Pada perkembangan selanjutnya standar IEEE 802.16 ini dikembangkan menjadi beberapa varian yang setiap variannya memiliki keunggulan masing-masing pada penggunaanya atau kondisi tertentu. Beberapa varian dari standar IEEE 802.16 adalah 802.16a, 802.16rev.d, dan 802.16e untuk komunikasi bergerak. Pengembangan ini dilakukan oleh forum gabungan yang beranggotakan dari seluruh dunia dan disebut WiMAX Forum. Standar IEEE 802.16 adalah teknologi wireless yang bermaksud mengubah dengan cepat industri Broadband Wireless Access. Dengan teknologi BWA dapat memberikan jaringan banyak kabel. keuntungan Keuntungan dibandingkan dengan menggunakan

menggunakam BWA antara lain pelayanannya lebih cepat, dapat dengan mudah diaplikasikan di area yang sulit untuk dijangkau wired infrastruktur, menurunkan biaya-biaya instalasi dan pemeliharaan, dan memiliki kemampuan fisik dari wired infrastruktur yang tradisional.

a.

Struktur Dasar Jaringan WiMAX Secara umum, sistem WiMAX tidak berbeda jauh dengan WLAN.

Sistem WiMAX terdiri dari Base Station (BS), Subscriber Station (SS) dan server di belakang BS seperti Network Management System (NMS) serta transport site untuk koneksi ke jaringan.. Untuk Subscriber Station

27

(SS) terletak di lingkungan pelanggan, sedangkan Base Station (BS), NMS dan transport site bisaanya satu lokasi dengan jaringan operator. Bagian transport site dapat berupa koneksi dengan jaringan IP berbasis ATM atau Ethernet. Base Station (BS) merupakan perangkat transceiver (transmitter dan receiver) yang bisaanya dipasang satu lokasi (colocated) dengan jaringan internet protocol. Dari BS ini akan disambungkan ke beberapa Costumer Premise Equipment (CPE) dengan media interface gelombang radio (RF) yang mengikuti standar WiMAX.. CPE terdiri dari Outdor Unit (ODU) dan Indoor Unit (IDU), perangkat radionya ada yang terpisah dan ada yang terintegrasi dengan antena.

Gambar 1.24 Struktur Dasar Jaringan Wimax b. Standart WiMAX Institute of Electrical and Electronic Engineering (IEEE) mendefinisikan teknologi WiMAX melalui standar 802.16. Standar ini dalam perkembangannya memiliki beberapa varian. Varian yang populer digunakan adalah : · 802.16 Standar ini mengatur pemanfaatan di band frekuensi 10-66GHz. Aplikasi yang mampu didukung baru sebatas dalam kondisi line of sight (LOS). 802.16 dirancang untuk untuk penggunaan komunikasi tetap atau Fixed Wireless Access (FWA) · 802.16-2004 (rev d)

28

Dikeluarkan sebagai revisi dari 802.16 dan 802.16a yang telah ada. Varian 802.16-2004 atau dikenal juga dengan 802.16d ini sudah mempunyai tambahan kemampuan antena diversity dan subchannelization, bekerja pada frekuensi yang lebih rendah yaitu 2-11 GHZ, menggunakan Orthogonal Frequency Division Multiplexing (OFDM), mampu untuk kondisi Non Line Of Sight (NLOS). Standar ini juga dirancang untuk penggunaan komunikasi tetap / FWA dan Portable. · 802.21e Menggunakan Orthogonal Frequency Division Multi Access (OFDMA) yang memungkinkan akses lebih dari satu pengguna pada waktu yang sama. Standar ini telah di finalisasi di akhir tahun 2005. Berbeda dengan standar sebelumnya, antara standar 802.16d dan 802.16e tidak dapat dilakukan interoperability sehingga diperlukan perangkat keras tambahan bila ingin mengoperasikan 802.16e pada infrastrusktur yang telah ada sebelumnya. Standar 802.16e ini digunakan untuk komunikasi bergerak sehingga disebut juga Mobile WiMAX.

Gambar 1.25 Standar Wimax

c.

Quality of Services ( QoS ) pada WiMAX Medium Access Control (MAC) pada WiMAX dapat menjalankan

QoS dengan berbagai kebutuhan bandwidth dan aplikasi yang berbeda.

29

Misalnya aplikasi video dan audio yang membutuhkan waktu yang realtime namun memperbolehkan beberapa eror, atau aplikasi data yang sangat sensitive terhadap error namun factor latency bisa dikesampingkan. Perubahan parameter QoS bisa diminta oleh Subscriber Station (SS) ke Base Station (BS) dengan sambungan masih tetap terjaga. Kemampuan ini memungkinkan WiMAX menjalankan layanan Bandwidth on Demand (BoD) berdasarkan jenisnya, QoS pada 802.16 MAC ini dapat dikelompokkan menjadi empat jenis : 1. unsolicited grant service (UGS) 2. real time polling (rTPS), 3. non real time polling (nrtPS), 4. best effort (BE)

Gambar 1.26 Quality of Services ( QoS ) pada WiMAX Yang memungkinkan penerapan QoS yang sesuai pada WiMAX adalah karena adanya penggunaan dua profile duplex, yaitu TDD dan FDD. Sistem FDD seperti banyak digunakan oleh telepon selular, memerlukan pasangan alokasi kanal frekuensi masing masing untuk DL dan UL. Sistem TDD dapat mengalokasikan bandwidth secara dinamis sesuai dengan kebutuan trafik. Frame TDD ini terdiri dari frame header, downlink subframe, transition gap dan uplink subframe. Salah satu kelebihan TDD dalam penerapan QoS adalah penentuan profile dari burst

30

single carrier- modulation, seperti pemilihan parameter transmisi, tipe modulasi dan coding, dapat dilakukan sendiri – sendiri pada masing – masing SS.

Gambar : 1.27 Salah satu contoh Jaringan WiMAX 2.6.2 Jaringan Wireless Wireless adalah jaringan komputer yang terhubung tanpa melalui kabel Local Area Network dari komputer dan peralatan lainnya yang berkomunikasi lewat sinyal radio atau gelombang cahaya. Sistem ini berguna apabila penyambungan lewat koneksi kabel atau serat optik cukup mahal atau untuk aplikasi koneksi bergerak. Secara umum teknologi Wireless LAN hampir sama dengan teknologi jaringan komputer yang menggunakan kabel (Wire LAN atau Local Area Network). Teknologi Wireless LAN ada yang menggunakan frekuensi radio untuk mengirim dan menerima data yang tentunya mengurangi kebutuhan atau ketergantungan hubungan melalui kabel. Akibatnya pengguna mempunyai mobilitas atau fleksibilitas yang tinggi dan tidak tergantung pada suatu tempat atau lokasi. Teknologi Wireless LAN juga memungkinkan untuk membentuk jaringan komputer yang mungkin tidak dapat dijangkau oleh jaringan komputer yang menggunakan kabel.

31

Gambar : 1.28 Ilustrasi jaringan wireless 2.6.3 GPS (Global Positioning System) a. Pengertian GPS GPS (Global Positioning System) adalah sistem satelit navigasi dan penentuan posisi yang dimiliki dan dikelola oleh Amerika Serikat. Sistem ini didesain untuk memberikan posisi dan kecepatan tiga-dimensi serta informasi mengenai waktu, secara continue di seluruh dunia tanpa bergantung waktu dan cuaca, bagi banyak orang secara simultan. Saat ini GPS sudah banyak digunakan orang di seluruh dunia dalam berbagai bidang aplikasi yang menuntut informasi tentang posisi, kecepatan, percepatan ataupun waktu yang teliti. GPS dapat memberikan informasi posisi dengan ketelitian bervariasi dari beberapa millimeter (orde nol) sampai dengan puluhan meter.

32

Gambar : 1.29Salah satu contoh GPS 2.7 Setup 2.7.1 Instalasi Sistem Operasi Dalam Ilmu komputer, Sistem operasi atau dalam bahasa Inggris: operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasioperasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk softwaresoftware itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masingmasingsoftware tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kodeyang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi. a. Installasi Linux Ubuntu 9.10 Server Berikut adalah langkah-langkah instalasi Ubuntu 9.10 Server adapun langkah awal dalam installasi linux adalah men-setting urutan boot computer agar boot lewat CDROM, dengan cara masuk pada mode BIOS. Seperti pada gambar di bawah ini

33

Gambar : 1.30 Boot Squencepada phoenix BIOS Setelah itu lakukan booting melalui cdrom, Lalu tekan tombol Enter pada keyboard untuk melanjutkan proses instalasi. Sebelum proses instalasi dimulai ada tampilan untuk pemilihan bahasa dalam proses instalasi seperti pada gambar di bawah ini

Gambar : 1.31 Pemilihan Bahasa dalam instalasi Setelah pemilihan bahasa selesai maka dilanjutkan dengan proses instalasi dengan memilih install unumtu server

34

Gambar : 1.32 Tampilan awal instalasi Setelah selaesai, maka akan muncul kotak dialog bahasa. Pilihlah bahasa yang akan digunakan untuk installasi.

Gambar : 1.33 Pemilihan bahasa instalasi Selanjutnya Muncul kotak dialog lokasi instalasi. Pilih other setelah itu pilih Indonesia.

35

Gambar : 1.34 Memilih lokasi instalasi Setelah memilih, lalu akan muncul tampilan di bawah ini

Gambar : 1.35 Pemilihan bahasa Lalu muncul kotak dialog tentang type keyboard yang mau gunakan, tekan Enter untuk memilih American English.

36

Gambar : 1.36 Pemilihan tipe keyboard

Muncul kotak dialog untuk konfigurasi network, pilih Do not configure the network at this time karena kita akan mengkonfigurasi network setelah installasi.

Gambar : 1.37 Pemilihan network Muncul kotak dialog hostname, lalu isi sesuai keinginan sendiri. Misal: server.

37

Gambar : 1.38 Kotak dialog host name Setelah mengisi hostname tersebut, pilih continue lalu akan muncul kotak dialog yang menanyakan tentang proxy server yang akan kita gunakan untuk koneksi internet. Jika kita tidak punya proxy server, abaikan kotak dialog ini. Tekan Continue, untuk melanjutkan.

Gambar : 1.39 Kotak dilaog Proxi (HTTP Proxy) Setelah itu masuk pada partisi hardisk langkah ini paling penting dan paling bahaya, pada kotak dialog pilih opsi Erase entire disk : SCSI (0,0,0) (sda), karena kita ingin melakukan partisi secara otomatis. Ingat “Option ini akan menghapus semua partisi dalam hardisk”. Lalu tekan Enter.

Gambar : 1.40 Pemartisian harddisk

38

Setelah itu muncul kotak dialog Write Disk, Pilih “Yes” jika anda sudah yakin dengan partisi yang anda buat. Seperti pada gambar di bawah ini

Gambar : 1.41 Proses pempartisian harddisk Setelah selesai mempartisi lalu muncul kotak dialog Time Zone pilih Jakarta lalu tekan enter

Gambar : 1.42 Kotak dialog Time Zone Muncul kotak dialog users, user yang akan di buat ini, nantinya akan digunakan untuk login pertama kali ke system linux kita. Ikutilah tahap demi tahap pembuatan user tersebut dengan benar. Setelah melewati tersebut di atas, maka langkah selanjutnya ialah dimulai Proses Installasi base system.

39

Gambar : 1.43 Proses instalasi Setelah proses installasi, proses selanjutnya adalah konfigurasi apt dan installasi aplikasi. Jika installasi sudah selesai maka akan muncul dialog.

Gambar : 1.44 Proses selesai instalasi Setelah proses instalasi selesai lalu pilih continue, kemudian tekan enter. Maka komputer akan melakukan restart setelah itu computer siap dipakai untuk mengkonfigurasi IP addres, DNS server dan lain sebagainya. Emudian langkah selanjutnya ialah masuk ke Ubuntu Linux Server. Setelah itu muncul tampilan login, isikan username dan password user yang telah dibuatpada saat installasi. Adapun tampilan login pada Ubuntu 9.10 server ialah seperti pada gambar di bawah ini

40

Gambar : 1.45 Login Ubuntu 9.10 server Setelah login berhasil, langkah selanjutnya ketikan perintah sudo su lalu ketikan password user. Maka kita akan masuk pada mode root/super user. 2.6.2 IP Address IP address adalah alamat yang diberikan kepada peralatan jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. IP terdiri dari 32 bit angka biner dan terdapat dua bagian yaitu Network ID dan Host ID. Network ID adalah alamat dari jaringan itu sendiri, sedangkan Host ID adalah alamat dari peralatan jaringan seperti komputer dll. Langkah pertama untuk mempermudah kita dalam konfigurasi masuk dulu pada user “root” karena user ini adalah pengguna paling tinggi, caranya: # sudo su Langkah kedua dalam melakukan konfigurasi kita harus masuk dimana direktori IP itu berada, cara memasukinya dengan perintah seperti dibawah ini. # nano /etc/network/interfaces

41

Setelah mengetik perintah itu kemudian kita tekan tombol “enter” pada key board maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.
auto eth0 iface eth0 inet static address netmask network broadcast gateway # 192.168.0.20 255.255.255.0 192.168.0.0 192.168.0.255 192.168.0.20

#dns - #option are implemented by the resolvconf package, if installed dns – name servers 192.168.0.20 dns – search farid.org

Maka langsung di isi address, netmask, network, broadcast, gateway serta dns sebagai berikut. Address Netmask Network Broadcast Gateway Dns : 192.168.0.20 : 255.255.255.0 : 192.168.0.0 : 192.168.0.255 : 192.168.0.20 : 192.168.0.20

Setelah mengisi IP maka langkah selanjutnya adalah melakukan restart pada IP address. Cara merestartnya yaitu: $ /etc/init.d/networking restart Jika setelah mengetik perintah diatas dan menekan tombol “Enter” pada key board muncul tampilan seperti dibawah ini maka penggantian IP telah selesai.
# reconfiguring network interfaces……………………………… [Ok]

42

Kemudian kita harus mengecek IP apakah sudah berganti atau belum, cara melakukan pengecekan IP adalah. $ ifconfig Maka akan muncul tampilan seperti berikut:
etho link encap : HWaddr 00:23:cd:b5:c2:b7 Bcast :192.168.1.27 Mask : inet addr : 192.168.1.27 255.225.255.0

2.6.1

DNS Server DNS server (Domain Name Sistem) adalah sebuah aplikasi service di internet yang menerjemahkan sebuah domain name ke IP address, untuk dapat menginstall dns server , LANCARD telah terinstal drivernya. a) Konfigurasi DNS Server Langkah pertama yaitu kita harus menentukan sumber untuk mendownload /mengambil aplikasi dari CD, karen dalam proses konfigurasi kita tidak terkoneksi dengan internet. Caranya yaitu ketik perintah seperti dibawah ini: $vi /etc/apt/source.list Kemudian akan mucul tampilan seperti dibawah ini.

# # deb cdrom:[Ubuntu-Server 9.10 _Karmic (20091027.2)]/ karmic main restricted deb cdrom:[Ubuntu-Server 9.10 _Karmic (20091027.2)]/ karmic main restricted

Koala_

-

Release

amd64

Koala_

-

Release

amd64

Setelah muncul tampilan seperti diatas, langkah selanjutnya kita harus membuka sumber hanya pada CD saja, caranya adalah buka tanda ( # ) yang berada pada deb cdrom yang berada pada baris kedua. Dengan tekan insert kemudian hapus tanda tersebut

43

Kemudian simpan dan keluar, dengan cara tekan tombol Esc pada key board lalu ketik :wq Setelah itu barulah kita dapat melakukan konfigurasi DNS. Langkahlangkah melakukan konfigurasi yaitu: Langkah pertama menginstal paket DNS dengan cara mengetik perintah dibawah ini : $apt-get install bind9 Setelah mengetik perintah diatas maka proses installasi berlangsumh dan menekan tombol “Y” pada key board . Setelah melakukan installasi langkah berikutnya yaitu menambahkan zona baru yang akan diletakkan di direktori named.conf. Untuk membuatnya kita harus mengetik perintah seperti perintah dibawah ini : $nano /etc/bind/named.conf-default.zones Langkah selanjutnya ialah membuat file zona, file zona yang akan dibuat ada dua jenis, yaitu : 1. Zona Forward yang berfungsi untuk mengubah nama kedalam alamat IP 2. Zona Reverse yang berfungsi untuk mengubah lamat IP menjadi nama dari sebuah domain. File zona ini akan disimpan kedalam di direktori /var/named yang otomatis kan dibaca ileh file /etc/named.conf. Saat menjalankan layanan DNS server. b) Membuat file zona forward dan file zona reverse. Untuk membuat file zona forward jalankan perintah di bawah ini $nano /etc/bind/named.conf-default.zones Setelah itu buat seperti dibawah ini

44

zone “farid.org” { type master; file“/etc/bind/db.farid.zone”; }; zone “0.168.192.in-addr.arpa” { type master; file“/etc/bind/db.farid.rev”; };

Kemudian kita save Ctrl+O dan keluar Ctrl+X. Untuk selanjutnya ialah mengcopy dan mengedit forward zone dengan menggunakan perintah seperti pada berikut ini # cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.farid.zone # cp /etc/bind/db.local /etc/bind/db.farid.rev Selanjutnya edit dan merubah hasil pengkopian yang

pertama perintahnya adalah seperti di bawah ini : $ nano /etc/bind/db.farid.zone Setelah menulis perintah diatas kemudian tekan “enter “pada tombol keyboard kemudian hendaknya mengedit atau merubah, dan muncul tampilan seperti berikut :
@ IN SOA ns1.farid.org. root.farid.org. ( 2006081401 ; 28800 ; 3600 ; 604800 ; 38400 ) ; NS A MX 0 A A A ns1.farid.org. 192.168.0.20 mail.farid.org. 192.168.0.20 192.168.0.20 192.168.0.20

@ ns1 www ftp mail

IN IN IN IN IN IN

Kemudian langkah selanjutnya di simpan tekan CTRL+O dan untuk perintah keluar tekan CTRL+X . Cara untuk melakukan editing sama, kita ketik dulu perintah untuk mengedit.

45

$ nano /etc/bind/db.farid.rev Setelah melakuka perintah di atas maka akan muncul tampilan seperti berikut :
@ IN SOA ns1.farid.org. root.farid.org. ( 2006081401 ; 28800 ; 3600 ; 604800 ; 38400 ;) NS PTR ns1.farid.org. ns1.farid.org.

20

IN IN

Langkah selanjutnya adalah membuat alamat DNS server dan memberi IP pada perintah seperti berikut : $vi /etc/hosts Setelah mengetik perintah itu kemudian kita tekan tombol “enter” pada key board maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini dan kita disuruh menulis nama domain dan ip address .
127.0.0.1 192.168.0.20 localhost.localdomain localhost ns1.farid.org. ns1

Setelah mengisi konfigurasi DNS server sudah selesai maka langkah selanjutnya adalah menyimpan dengan menggukan perintah Esc + : Wq lalu enter. Setelah melakukan penyimpanan maka dilanjurkan dengan merestart pada DNS server dengan menggunakan perintah seperti di bawah ini : $ /etc/init.d/bind9 restart Setelah mengetikkan perintah di atas, tekan enter pada keyboard lalu akan muncul tampilan seperti di bawah ini :
* Stopping domain name service.....bind9 * Starting domain name service.....bind9 [OK] [OK]

46

Proses di atas menunjukkan bahwa konfigurasi DNS server telah berhasil. Kemudian langkah selanjutnya adalah mengecek DNS server apakah sudah benar atau belum, adapun cara melakukan pengecekan DNS server ialah dengan menggunakan perintah seperti di bawah ini $ nslookup Setelah perintah di atas dijalankan, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
>set type=any >farid.org Server Address

: 192.168.0.1 : 192.168.0.20#53

farid.org sorigin =ns1.farid.org mail addr = root.farid.org serial = 2 refresh = 604800 retry = 86400 minimum = 604800 >ns1.farid.org Server : 192.168.0.1 Address : 192.168.0.20#53 Name Address : ns1.farid.org : 192.168.0.20

DNS server bekerja dengan baik. Tabel 2.5 Keterangan isi file Isian $ORIGIN $TTL @ IN SOA ns1.farid.org user.farid.org Keterangan Menambah nama domain / zone record-record yang tidak di qualified Mendefinisikan nilai default Time To Live untuk suatu zone Shorcut yang menyatakan nama domain yang

bersesuaian dengan domain ini Kata kunci Protokol Internet Nama record SOA Name server yang menangani domain ini Kontak administratif berupa email administrator, dalam

47

Serial Refresh Retry expire Minimum

hal ini user@farid.org Nomor urut yang di bangkitan setiap kali ada perubahan konfigurasi Interval yang digunakan Secondary NS untuk mengontak primary NS Waktu tunggu yang digunakan oleh SNS bila PNS down atau crash Masa berlaku zona untuk SNS tanpa harus melakukan refresh pada PNS jika PNS down Nilai defaut untuk masa berlaku data yang disimpan dalam cache.

2.6.2

Web Server Web server adalah salah satu layanan yang diberikan oleh server untuk menerima permintaan HTTP dari komputer client. Respon HTTP bisaanya mengandung dokumen HTML, tetapi dapat juga berupa gambar, dan berbagai jenis dokumen lainnya. a. Konfigurasi Web Server Pertama-tama dalam melakukan konfigurasi web server maka terlebih dahulu harus menginstall paket aplikasi untuk web server dulu. Aplikasi yang digunakan untuk web server adalah apache, cara untuk install apache adalah dengan menggunakan perintah seperti dibawah ini. $apt-get install apache2 php5 Setelah mengetik perintah diatas proses installasi paket web server akan berjalan, kita tinggal mengikuti perintah-perintah pada saat installasi saja. Langkah selanjutnya yaitu kita menambahkan name server dengan nama domain kita. Cara untuk menambahkannya ialah dengan menggunakan perintah seperti di bawah ini : $vi /etc/apache2/http.conf

48

Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini.
ServerName www.farid.org:80

Lalu harus menambahkan angka 80 karena angka tersebut menunjukkan port standart yang digunakan pada web server. Setelah mengisi domain, terlebih dahulu simpan perubahan sebelum keluar. Kemudian langkah selanjutnya yaitu mengedit tampilan web yang akan muncul jika client mengakses web server. Untuk melakukan editing perintah yang digunakan adalah. $/vi /var/www/index.html# setelah menjalankan perintah tersebut kemudian akan muncul tampilan pada monitor, seperti dibawah ini
<html><head><title>Ubuntu test Apache2.....</title></head> <body bgcolor=”yellow”><h1>Alhamdulillah........</h1> <p>Laisa Dawa’.....</p> <p>apache2 hanya menggunakan * HTML</p></body></html>

Jika selesai melakukan edit untuk tampilan, langkah selanjutnya adalah melakukan restart pada apache2. Adapun perintah untuk melakukan restart ialah dengan menggunakan perintah seperti berikut : $/etc/init.d/apache2 php5 restart Jika hasil restart tersebut “OK” semua maka konfigurasi web server telah berhasil. Sekarang tinggal melihat tampilan yang sudah diedit tadi, bagaiman cara melihatnya?, ialah melihat tapilan tersebut pada client. Caranya dengan membuka web browser kemudian mengetik domain (www.farid.org) pada address bar.

2.6.3

FTP Server

49

FTP adalah suatu layanan yang digunakan untuk mentransfer, file dari suatu mesin ke mesin yang lain. Server ftp memungkinkan saling mengirim dan mengambil file atau data antara satu komputer lain di dalam sebuah jaringan. Server ftp dapat dikonfigurasi untuk menerima koneksi hanya pengguna yang telah mempunyai ecount pada sistem yang menjalankan sistem ftp. Pada pembangunan ftp kali ini akan disetting dengan sistem user acount atau otentikasi user yang ada dalam sistem linux. a. Konfigurasi FTP Server FTP server adalah suatu layanan yang diberikan oleh server pada suatu jaringan client server. Layanan tersebut akan diberikan apabila ada permintaan (request) dari FTP client Tujuan dari FTP server adalah sebagai berikut:    Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user Untuk tujuan sharing data Untuk menyediakan transfer data yang efisien FTP (File Transfer Protocol) merupakan salah satu fasilitas internet yang berguna untuk mentransfer data dari server FTP, baik itu mengambil data (download) atau mengirim data (upload) dari computer klien ke computer server.

Step 1 : konfigurasi Ftp

b. Konfigurasi VSFTPD VSFTPD merupakan aplikasi FTP server yang terdapat di linux ubuntu 9.10 server. VSFTPD terkenal karena kestabilan dan keamanannya. Step 2 : Memulai Installasi Untuk installasi vsftd, gunakan perintah berikut: # sudo apt-get install vsftpd

50

Step 3 : Konfigurasi VSFTPD File konfigurasi default vsftpd terletak pada file /etc/vsftpd.conf. untuk mengkonfigurasi FTP server edit file tersebut, dengan menggunakan perintah: # sudo vi /etc/vsftpd.conf Hilangkan tanda # pada baris local_enable=YES dan

write_enable=YES. Contoh: Sebelum di edit: #local_enable=YES #write_enable=YES Sesudah di edit: local_enable=YES write_enable=YES Setelah konfigurasi selesai simpanlah hasil konfigurasi, lalu restart vsftpd, menggunakan perintah : # sudo /etc/init.d/vsftpd restart Step 4 : Mencoba FTP Server Connected to ftp.farid.org. Pengujian layanan 220 (vsFTPd 2.0.4) FTP secara local pada server dapat
Name (ftp.farid.org:pick): pick dilakukan denagan dua cara. Cara yang pertama yaitu dengan # ftp ftp.farid.org

mengakses FTP melalui console atau mode teks, lalu cara yang kedua ialah dengan melalui browser local.
230 Login successful. Password:

331 Please specify the password.

 melaui console atau UNIX. Remote system type is mode teks
UsingBerikut ini adalah transfer menggunakan binary mode to sesi FTP files.

tool ftp pada

sheel linux untuk login sebagai pengguna farid :
150 Here comes the directory listing.

ftp> ls

200 PORT command successful. Consider using PASV. drwx------ 3 1000 1000 4096 Sep 27 13:25 mail drwxr-xr-x 2 1000 1000 4096 Sep 27 13:09 public_html drwx------ 4 1000 1000 4096 Sep 27 13:16 xxx 226 Directory send OK. ftp>bye 221 good bye

51

Sesi di atas menunjukkan bahwa FTP server sudah berjalan dengan baik.  Melalui web browser lokal 1) Caranya dengan cara masuk pada explorer 2) Ketikkan alamat pada address bar seperti ftp.farid.org. 3) Ketikkan username farid dan password, setelah mengisi password, lalu pilih OK. 4) Maka kita sudah termasuk di layanan FTP dari domain farid.org 2.6.4 MailServer Mail server yaitu sebuah server untuk surat elektronik (mail) yang digunakan untuk menhatur, mengambila dan mengirim email kepada pengguna lokal atau orang0orang yang berada dilingkungan server. Terdapat dua protokol utama yang digunakan untuk memberikan layanan email, yaitu SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) agar lient

52

dapat mengirim email dan IMAP (Internet Mail Aplication Protocol) agar client dapat menerima, mengambil dan membaca email. Konfigurasi yang sedikit sulit adalah mempersiapkan protokol SMTP agar bekerja dengan baik. Software yang menjalankan fungsi SMTP disebut Mail Transfer Agen (MTA). MTA yang paling banyak digunakan dilingkungan Linux adalah Sendmail, Qmail dan Postfix a. Konfigurasi webmail Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menginstall paket squirrelmail. Untuk menginstal paket ini langakah-langkahnya adalah Step 1 : install paket squirrelmail Perintah seperti di bawah ini : $ dpkg –i /media/cdroom/squirrelmail 1.4.19.1.all . deb Step 2 : konfigurasi squirrelmail $ /etc/squirrelmail/conf.pl Kemudian akan tampil seperti di bawah ini

SquirrelMail Configuration : Read: config.php (1.4.0) ----------------------------------------------------Main Menu -1. Organization Preferences 2. Server Settings 3. Folder Defaults 4. General Options 5. Themes 6. Address Books 7. Message of the Day (MOTD) 8. Plugins 9. Database 10. Languages D. C S Q Set pre-defined settings for specific IMAP servers Turn color off Save data Quit

53

Command >>1

Setelah mengetik perintah diatas kemudian tekan enter pada tombol keyboard maka akan muncul tampilan, setelah itu di edit dan hasil dari editannya seperti di bawah ini
SquirrelMail Configuration : Read: config_default.php (1.4.0) ----------------------------------------------------Organization Preferences 1. Organization Name : farid.org 2. Organization Logo : ../images/sm_logo.png 3. Org. Logo Width/Height : (308/111) 4. Organization Title : SquirrelMail $version 5. Signout Page : 6. Top Frame : _top 7. Provider link : http://www.squirrelmail.org/ 8. Provider name : SquirrelMail R C S Q Return to Main Menu Turn color on Save data Quit

Command >>1

Keterangan diatas itu mengganti nama domain kita seperti dibawah ini :  Organization Name : farid.org Setelah konfigurasi maka ketik Command >> r pada tombol key board dan kembali ke menu . Langkah selanjutnya mengtuk perintah

54

Command >> 2 Pada keyboard maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini :
SquirrelMail Configuration : Read: config_default.php (1.4.0) ----------------------------------------------Server Settings General ------1. Domain : example.com 2. Invert Time : false 3. Sendmail or SMTP : SMTP A. Update IMAP Settings : localhost:143 (other) B. Update SMTP Settings : localhost:25 R C S Q Return to Main Menu Turn color on Save data Quit

Command>>1

Setelah itu edit nama domainnya menjadi farid.org Domain : farid.org Step 3: Memberi IP address pada Update IMAP Setting dan SMTP langkah-langkahnya seperti berikut : Command>>a Setelah mengetik perintah itu akan muncul tampilan pada monitor seperti berikut :
4 .IMAP Server :192.168.0.20

8. Server software: dovecot

55

Kemudian pilih command>>b Command>>b Setelah mengetik perintah itu akan muncul tampilan pada monitor kita. seperti berikut :
4. SMTP Server : 192.168.0.20

Langkah selanjutnya simpan Setelah selesai melakukan editing pada WEB MAIL kemudian jangan lupa disimpan sebelum keluar. Untuk menyimpan kita menggunakan kombinasi tombol pada key board yaitu. Command>> s (Save data) Untuk menyimpan kita menggunakan kombinasi tombol pada key board yaitu. Command>>q (Quit) Maka akan muncul perintah seperti berikut dan kita disuruh menekan tombol “enter” pada tombol key board . Data saved in config.php, Press enter to continue

Step 4 : Membuat Virtual Host Sesudah selesai meng-copy maka langkah selanjutnya mengedit hasil yang sudah di copy seperti di bawah ini $ cp /etc/apache2/sites-avalable/default /etc/apache2/site – aviable/mail.farid.org.conf

56

Maka akan muncul tampilan seperti berikut :
<VirtualHost *:80> DocumentRoot “/usr/share/squirrelmail” ServerName mail.farid.org <Directory “/usr/share/squirrelmail”> Allow from all Options +indexes </Directory> </VirtualHost>

Langkah

selanjutnya

untuk

membuat

shotcut

kita

harus

menggunakan perintah seperti di bawah ini $ ln –sf /etc/apache2/sitesavailable/mail.farid.org.conf /etc//apache2/sites-enabled/ Setelah membuat VirtualHost jangan lupa menyimapan perubahan sebelum keluar. Kemudian langkah selanjutnya kita melakukan restart pada bind9. Adapun cara untuk melakukan restart ialah dengan menggunakan perintah seperti di bawah ini Step 5 : Merestart Apache2 Untuk melakukan restart lakuka perintah seperi berikut : $ /etc/init.d/apache2 restart 2.6.5 DHCP Sever

57

DHCP

memperbolehkan

client

dalam

sebuah

network

mendapatkan ip dan parameterparameter lainnya seperti gateway, DNS server, dan WINS server secara otomatis dari DHCP server. a. Memulai Installasi Install paket DHCP server dengan menggunakan perintah berikut: #sudo apt-get install dhcp3-server b. Konfigurasi DHCP Server Konfigurasi DHCP server terletak pada file /etc/dhcp3/dhcpd.conf. Berikut langkahlangkah konfigurasi DHCP server: 1. Edit file /etc/dhcp3/dhcpd.conf #sudo vi /etc/dhcp3/dhcp.conf 2. Edit file tersebut sehingga isi file seperti berikut:
subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 { range 192.168.0.20 192.168.0.10; option domain-name-servers ns.skull.net; option domain-name "farid.net"; option routers 192.168.0.20; option broadcast-address 192.168.0.255; default-lease-time 600; max-lease-time 7200; }

Penjelasan : • subnet 192.168.0.0 netmask 255.255.255.0 Baris ini menjelaskan sub network kita yang akan di berikan ip otomatis. • range 192.168.0.2 192.168.0.200;

58

Baris ini membahas range ip yang akan diberikan ke client sebagai ip otomatis. • • • option domain-name-servers ns.skull.net; option domain-name "skull.net"; ption routers 192.168.0.20; Baris ini menjelaskan IP/Domain DNS Server Baris ini menjaskan domain yang dipakai client.

Kemudian setelah itu lakukan restart pada DHCP server dengan menggunakan perintah di bawah ini : $/etc/init.d/dhcp3-server restart Setelah restart dilakukan, maka selanjutnya ialah dengan menguji DHCP dari client menggunakan Windows Xp sepertilangkah berikut : Karena kita telah mengkonfigurasi server kita sebagai DHCP server, maka sekarang dimulai untuk mencoba konfigurasi yang telah dibuat. 2.8 Konfigurasi Komputer Client Setelah komputer server sudah terkonfigurasi dengan baik, langkah selanjutnya yaitu mengkonfigrasi komputer client dengan menggunakan Windows Xp Professional. Konfigurasi komputer client antara lain : 1. Klik kanan pada My Network Places  properties

59

Gambar : 1.46 Network Places 2. Kemudian klik kanan pada Local Area Connection  properties

Gambar : 1.47 Lokal Area Connection 3. Mucul tampilan Local Area Connection Properties

Gambar : 1.47 Local Area Connection Properties

60

4. Pada jendela internet protocol (TCP/IP)  properties  pilih radio button use the folowwing IP address. Kemudian isi nomor IP seperti pada gambar di bawah ini

Gambar : 1.48 Internet protocol (TCP/IP) Properties 5. Kemudian klik OK 2.9 Uji Koneksi Web Server, FTP Server, Mail Server dan DHCP Srever Pada Client 2.9.1 Mengetes Web Srever Pada Client Dalam pengetesan web server ini, ialah dengan mengetik www.farid.org pada addressbar di komputer client. Seperti pada gambar di bawah ini

61

Gambar : 1.49 Pengetesan web server pada client Gambar di atas meninjukkan bahwa web server telah berhasil dikonfigurasi. 2.9.2 Mengetes FTP Server

Adapun dalam pengetesan FTP server ini, ialah dengan masuk explorer lalu letik ftp.farid.org pada addressbar di komputer client. Lalu akan muncul taampilan Seperti pada gambar di bawah ini

Gambar : 1.50 Pengetesan FTP Server pada client

62

Gambar: 1.51 Isi folder dari FTP Server

Gambar : 1.52 Log On As pada FTP Srever Gambar di atas meninjukkan bahwa FTP server telah berhsil dikonfigurasi. 2.9.3 Mengetes Mail Server

Setelah pengetesan di atas tersebut, maka langkah selanjutnya ialah uji koneksi Mail Sever pada client. Untuk melakukan pengujian mail server, dibuka pada web browser lalu ketik http://mail.farid.org, setelah itu akan muncul tampilan sepeeti pada gambar di bawah ini

63

Gambar : 1.53. Tampilan mail.farid.org Disini akan dijumpai halaman login. Masukkan user name dan password tsabit kemudian klik tombol login, lalu akan muncul tampilan pada gambar berikut :

Gambar :1.54 Aplikasi web squirrelmail Aplikasi web squirrelmail cukup mudah digunakan. Client dapat mengirim email, memriksa email yang masuk dan mengatur email yang dimiliki. Bahkan dapat diganti beberapa konfigurasi tampilan, seperti : mengubah bahasa yang digunakan menjadi bahasa Indonesia. Langkahlangkah yaitu klik option dan lakukan perubahan sesuai keperluan. Untuk

64

keluar dari aplikasi web tersebut hanya dengan klik link logout yang terdapat pada pojok kanan atas 2.9.4 Mengetes DHCP Server

Dalam menguji DHCP server ialah dengan menggunakan langkahlangkah seperti berikut : 1. Masuk ke Control Panel Pilih Nework Connection

Gambar : 1.55 Network connection 2. Klik kanan pada Nework Interface Card (NIC) yang akan di set lalu pilih properties

Gambar : 1.56 Local Area Connection 3. Pilih Internet Protocol (TCP/IP), Lalu klik tombol properties

65

Gambar : 1.57 Internet protocol (TCP/IP) 4. Muncul kotak dialog TCP/IP, klik pada Obtain an IP address automatically dan klik juga pada Obtain DNS server address automatically. Klik tombol OK dan OK lagi.

Gambar : 1.58 Internet Protocol (TCP/IP) Propertie 5. Setelah itu kita lihat status NIC kita. Jika statusnya seperti dibawah ini maka konfigurasi DHCP server kita berhasil

66

Gambar : 1.59 Connection status Langkah selanjutya itu melakukan uji koneksi. Untuk melakukan uji koneksi gunakan lah perintah PING 1. Buka Command Prompt Start->Programs->accessories->Command Prompt 2. Lalu ketikan perintah ping di ikuti alamat_ip_server. Jika jawaban yang diberikan berisi Reply, maka kita sudah terhubung dengan server (connected).

Gambar : 1.60 Ping IP pada Command Prompt Gambar di atas menunjukkan bahwa komputer client terhubung pada komputer server.

67

2.10

Review 1. Membangun sebuah jaringan LAN dengan sistem jaringan client server, ini bisa dilakukan dan diperlukan kesabaran, ketekunan serta ketelitian. 2. 3. Dengan membangun server dapat menghemat waktu biaya ketika akses jaringan ke internet. Dengan berlatih secara terus menerus, maka membagun suatu jaringan dengan Web Server, FTP Server Mail Server dan DHCP Server pada Linux Ubuntu 9.10 Server dalam LAN akan sangat mungkin bisa dilakukan

68

BAB III PENUTUP 3.1 Kesimpulan Berdasarkan dari praktikum, bahwasannya instalasi Linux Ubuntu 9.10 Server sangatlah mudah dibandingkan linux yang lain, karena dalam instalasi linux ini menggunakan teks sehinnga proses instalasinya cepat dengan memakan waktu yang pendek. Tapi dalam instalasi ini yang tidak dimengerti ialah karena tidak menampilkan gambar sehinnga agak sulit di fahami. 3.2 Kritik dan Saran 3.2.1 Kritik dan Saran Pada Penulis Penulis menyadari bahwa laporan yang disusun mengalami banyak kekurangan, untuk itu kritik dan saran yang bersifat membangun sangat di harapkan agar dapat menambah kesempurnaan laporan tugas akhir ini. 3.2.2 Pasuruan : 1. Tingkatkan pengajaran dan bimbingan dalam penyusunan laporan tugas akhir. 2. Sarana dan prasarana seperti komputer yang sudah rusak harap segera diganti dan dilengkapi supaya tidak menghambat praktikum dan penyelesaian laporan tugas akhir. 3. Jaringan internet di laboratorium KKPI harap diaktifkan agar mempermudah siswa / siswi dalam mencari informasi dan tugas-tugas yang diberikan oleh guru. 4. Lembaga / sekolah harus mendahulukan kepentingan siswa / siswi. Kritik dan Saran Pada Lembaga

Kritik dan saran penulis pada lembaga pendidikan SMK Shalahuddin

69

DAFTAR PUSTAKA http://one.indoskripsi.com/judul-skripsi-makalahhttp://prima.kurniawan.studentshttp://fadel05.tripod.com/komputer/sejarah.html http://www.untukku.com/artikel-untukku/latar-belakang-danhttp://mobileindonesia.net/2008/01/30coaxial-kabel-coxial/ http://images.google.co.id/imgres?

tentang/pengertian-sistemoperasi  blog.undip.ac.id/2009/07/19/topologi-jaringan-komputer/  

sejarah-jaringan-komputer-untukku.html  

imgurl=http://salimarshavin.files.wordpress.com/2009/08/cdrom_drive.jpg&imgrefurl=http://salimarshavin.wordpress.com/merakitkomponenkomputer/&usg=__Jr5epIafqxVt37TbfMHbxaUWmis=&h=513&w=725&sz =55&hl=id&start=1&tbnid=xN338mpI-ThWM:&tbnh=99&tbnw=140&prev=/images%3Fq%3Dcd-rom%26gbv %3D2%26hl%3Did%26sa%3DG   &ei  http://gaulwahyu.wordpress.com/2008/10/16/pengertian-gps/ http://www.total.or.id/info.php?kk=Wireless%20LAN http://translate.google.co.id/translate?

hl=id&sl=en&u=http://en.wikipedia.org/wiki/Voice_over_Internet_Protocol

70

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.