You are on page 1of 17

ADSORPSI PADA

ANTARMUKA ZAT PADAT


Guna :

penghilangan

bau
adsorpsi toksin-toksin
kerja gas di permukaan serbuk (ukuran partikel)
proses penghilangan warna
kerja amfifil sebagai wetting agent
kromatografi adsorpsi
Prinsip : dengan menurunkan energi bebas
permukaan

A. ANTARMUKA ZAT PADAT DENGAN GAS


Faktor-faktor
L

permukaan
suhu
tekanan

Proses

yang mempengaruhi :

adsorpsi:

fisika

: adanya ikatan Van der Waals


(reversibel)
kimia : kemosorpsi (irreversibel)

desorpsi : temp , tekanan

ISOTERM ADSORPSI

x/m

Log x/m

Log p

x = juml. gas yg diadsorpsi , m = massa


adsorben

ISOTERM

FREUNDLICH :
y = x/m = k p1/n
Log x/m = log k + 1/n log p

ISOTERM LANGMUIR
Molekul/atom gas diadsorpsi pada
tempat-tempat aktif dari padatan
membentuk monomolekul (lapisan
tunggal)
p = 1
+
p
y b ym
ym
Persamaan Langmuir tentang adsorpsi
gas pada zat padat = isoterm tipe 1 =
isoterm Langmuir

Dikembangkan oleh BET (Brunauer, Emmet dan Teller)


Persamaan BET :

p
y(p0-p)

= 1 + b1 . p
ym.b ym.b p0

p = tekanan adsorbat dalam mm Hg


y = massa adsorben
p0 = tekanan uap bila adsorbat dijenuhkan dengan
uap
ym = banyak uap yang diadsorpsi per satuan massa
adsorben bila permukaan ditutup lapisan
molekul tunggal
b = konstanta yang sebanding dengan perbedaan
antara panas adsorpsi gas dalam lapisan 1 dan panas
laten terkondensasi dari lapisan-lapisan berikutnya

Berbagai tipe isoterm adsorpsi

Guna

: menentukan Lperm total zat


padat (tipe I, II dan IV) di mana
pembentukan lapisan molekul tunggal
dapat terdeteksi.

Luas

permukaan total zat padat


jumlah molekul total dalam volume gas
yang diadsorpsi X Luas penampang
melintang tiap molekul.
LAJU DISSOLUSI

B. ANTARMUKA PADAT CAIR


Persamaan Langmuir
c =
1
+
c
y
b ym
ym
Contoh :
adsorpsi strichnin, atropin, quinin dari larutanlarutan air dengan berbagai tanah liat
makin kecil slope, adsorpsi makin baik.
Senyawa amonium kuartener (antibakteri),
inaktif bila diadsorpsi zat lain

Setilpiridinium klorida dan


benzalkonium klorida, diadsorpsi oleh
kaolin dan talk
Adsorpsi arang (karbon)/alumina
terhadap : zat warna, alkaloid, asam
lemak, asam/basa anorganik
Kromatografi adsorpsi
Kromatografi pertukaran ion
Efek wetting agent

Wetting agent
Prinsip : surfaktan akan menurunkan sudut
kontak antara zat padat dengan zat cair
Contoh :
Dispersi obat-obat dalam air : sulfur,
arang, vioform
Pemindahan udara dari kapas/perban
Detergen
Lotio/spray obat pada permukaan kulit
dan selaput lendir

Sudut kontak dari 0-1800

SIFAT LISTRIK ANTAR MUKA


Muatan-muatan partikel dalam media
cair, terjadi karena :
Adsorpsi selektif terhadap ion
tertentu dalam larutan
Ionisasi gugus-gugus pada permukaan
partikel
Perbedaan konstanta dielektrik
antara partikel dan medium dispers

Potensial elektrotermodinamik (Nernst), E :


Perbedaan dalam potensial antara permukaan yang
sebenarnya dan daerah netral listrik dari larutan
tersebut. (pada aa)
Potensial elektrokinetik / potensial zeta, :
Perbedaan potensial antara permukaan dan lapisan
yang terikat dengan erat (bidang iris) dan daerah
netral listrik dari larutan tersebut.
Penerapan : kestabilan suspensi
Jika potensial zeta turun, gaya tarik-menarik >
tolak-menolak, sehingga terjadi flokulasi.
Pengaruh elektrolit : potensial zeta turun lebih
cepat.