You are on page 1of 67

PERANAN USG DALAM

BIDANG KEDOKTERAN

Dr. Mashar Oesman, Sp.Rad
Dr. Sri Redjeki, Sp.Rad
Staff Medik Bag. Radiologi
RSUD Dr. Soetomo – FK UNAIR
SURABAYA

Peranan USG dalam Bidang
Kedokteran
 Langevin

1912 : pemantulan suara untuk
mengukur kedalaman laut.
 Douglass Howry 1950 : Bid. Kedokteran
 Dengan sifat - non invasive
Aman untuk
diagnosa
- non ionisasi

 Alat

yg dipakai / ditempel :
probe/transducer dg frekwensi : 3 – 10 MHz
 Organ superficial : > 5 MHz.
cont ; tiroid ; mamma
 Organ dalam : 3,5 – 5 MHz
Cont : organ-2 abdomen
 Hasil gambar pada screen :
– A – mode : amplitudo modulated
– B – mode : brightness modulated
– TM – mode : time motion modulated

.

 Sangat bermanfaat utk diagnose.Grey Scale USG  Paling banyak dipakai. contoh .  Hiperechoic : putih . batu/kalsifikasi  Anechoic : hitam polos (echofree) contoh : kista  Hiperechoic (putih) abu-2 echofree (hitam) .  Gradasi dari putih ke hitam ( gradasi abu-abu).

.

Penggunaan Diagnostik USG
 Grey

scale real time USG  pergerakan
organ makin terlihat dg baik
berkembang dengan pesat.
 Resolusi terbatas pada :
– Organ tulang
– Tertutup udara : paru & usus

 Terbaru

: Doppler USG : evaluasi pembuluh
darah; diameter; aliran; grafik dll

Pemeriksaan USG :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Kepala bayi
Organ mata
Tiroid & mamma
Jantung
Organ-2 abdomen
Kebidanan & kandungan

epidural hematom USG Mata : * pd trauma. hematom * hydrocephalus * subdural.USG kepala : – Untuk bayi : dg fontanella terbuka (< 18 bulan) – Melihat : * tumor. oedem. perdarahan * tumor .

diffussa * tumor. radang. solid. kistik * hasil lab hiperfungsi  Mamma : * radang. abses * tumor. solid atau kistik * mengkonfirmasi hasil mammografi .USG Tiroid & Mamma  Tiroid : * pembesaran.

mamma normal .

tumor jinak mamma .

tumor jinak mamma .

tumor ganas mamma .

.

.

.

Pergerakan dr bagian-2 jantung. . 3. Mengetahui fungsi jantung : masing-masing bagian jantung.Pemeriksaan USG jantung  (Echo Cardiografi) Terutama kelainan anatomi (congenital) 2. 1.

.

lien  Ginjal kanan & kiri  Buli-buli  Kelenjar para aorta  Ascites . gall bladder  Pancreas.USG Abdomen  Liver .

v.  Saluran-2 empedu : intra hepatic bile duct adakah pelebaran  obstruksi  Adanya nodul/ lesi/ tumor. heterogen  Tepi-2 dari liver : rata atau irreguler  Sistim pemb. porta.Liver  Besar : normal.hepatica. membesar  Parenchym : homogen. Darah : v.  Ketepatan USG liver : 90% .

Nyeri di kwadran kanan atas abdomen Mencari metastase Defect pd isotop scintigrafi Follow up pengobatan abses atau CA Guiding aspirasi/ biopsi . Icterus/Jaundice : parenchymatous atau obstruksi Tumor di abdomen : apakah dari liver. 8. 6. 5. 11. 10. 7. 9. 4.Indikasi pemeriksaan USG pada liver 1. Panas yang tidak diketahui sebabnya. Kelainan faal liver (hasil lab) Kelainan kongenital “cystic disease” Causa ascites. 2. 3.

liver normal .

batu empedu .

Abses liver .

batu empedu multipel .

batu empedu dan hydrop (membesar) .

color flow pada abses liver .

Hepatoma multipel .

Metastase liver .

.

.

.

Follow up pengobatan 4. Icterus ok.USG Pada Pankreas Upper abdominal pain : pancreatitis 2. Dx adanya mass di pancreas : kista atau solid mass 1. . Extra hepatal : pendesakan dari pancreas (sering Ca pancreas) 3.

.

.

.

GB : puasa  6 jam . 3. Panas yang tidak diketahui sebabnya mgk ok : empyema GB atau cronic cholecystitis Batu empedu Acute cholecystitis Syarat pem. 2. 5. pelebaran saluran-2 nya. 4.USG pada Gall Bladder 1. Icterus : dilatasi GB.

.

Cholestitis tanpa batu .

.

u. chronic inflammotory Chronic myeloid leukemia Proses metastase . Splenomegali pada kasus portal hypertensi 2. Pembesaran lien – – Splenic cyst. t. . lymphoma 3.USG PADA LIEN 1.

.

USG pada Aorta & para Aorta area Adanya aneurisma aorta 2. – – – Pembesaran kelenjar getah bening Node : lymphoma maligna Panas yang tidak diketahui sebabnya Follow up pengobatan malignansi .Pem. 3. Para Aorta area : 1. Kasus urgent adanya dissecting aorta.

Guiding drainage pyonefrosis Trauma abdomen : renal ruptur. Panas yang tdk. 8. 6. diketahui sebab : abses ginjal ? Guiding biopsi ginjal. 2. IVP Adanya mass abdomen : renal mass ? Dugaan polikistik ginjal. 7. 5. 4. Alergi pada kontras IVP . 9.USG Pada Ginjal 1. 3. Adanya SOP yng terlihat pada IVP Non fungsi pada pem.

.

.

Hydronephrosis dan batu .

Batu ginjal kanan dan kiri .

Tumor solid ginjal .

Kista ginjal .

Tumor ganas ginjal .

Hydronefrosis ok batu .

 Echo free : hitam polos.  Dinding tebal atau tipis.  Adakah tumor.Buli – buli  Bentuk bulat – oval. batu ?: blood clot .  Harus minum banyak sebelum pemeriksaan.

1. . 3. Adany tumor.Pemeriksaan Prostat & Scrotum Adanya radang. pembesaran (BPH) 2. Adanya cairan/ hidrocele.

Menentukan letak janin. blighted ovum dll. Menentukan jenis kelamin. 6. Denyut jantung janin (DJJ) :  8 mgg. 2. 9. Kehamilan intra/ extra uterine. 5. 7. 3.USG Kebidanan Menentukan adanya kehamilan  adanya gestational sac (GS) : 4 – 5 mgg. 8. 1. 10. Kelainan-2 yang lain : missed abortion. Menentukan hamil tunggal/ kembar. Menentukan umur kehamilan (BPD) 4. . Kelainan congenital : hydrocephalus. Evaluasi cairan/ amnion : hydramnion Evaluasi placenta : letaknya.

U. 4. Kemungkinan asal mass Target pattern : bentuk bulat atau oval. central echodense. Gambaran USG pada Abnormalitas Bowel T. peripheral anechoic  kemungkinan besar malignan . abdominal mass Mass tsb : solid atau kistik.1. 2. 3.

.

.

.

.

.

.

USG Kandungan Adakah kelainan pada uterus. – Adanya cairan bebas cavum douglasi . ovarium kanan & kiri. – Tanda-tanda radang – Adanya myoma (uterus) – Adanya kista atau tumor solid ovarium.