You are on page 1of 45

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

I. PENGENALAN PHP
1.1 Apa Itu PHP ?
PHP yang merupakan kepanjangan rekursif dari PHP: Hypertext Preprocessor adalah
bahasa scripting yang didesain khusus untuk Web, oleh karena itu PHP memiliki fitur yang
memberikan kemudahan dan kekuatan dalam mengembangkan sebuah aplikasi web yang
dinamis. Kebanyakan sintaks PHP dipinjam dari bahasa C, Java, dan Perl dengan
penambahan corak spesial PHP.
PHP merupakan bahasa scripting pada sisi server (server-side scripting) karena kode atau
script PHP sepenuhnya dieksekusi dan dijalankan di server, lalu mengirimkan hasilnya
dalam format HTML ke browser client. Dengan demikian client tidak dapat melihat kode
program yang ditulis dalam PHP sehingga keamanan dari halaman web menjadi lebih
terjamin.
Tetapi tidak seperti ASP yang juga cukup dikenal sebagai server-side scripting, PHP
merupakan software yang Open Source (gratis) dan mampu lintas flatform, yaitu dapat
digunakan dengan sistem operasi dan Web server apapun. PHP mampu berjalan di
Windows, Linux, Mac OS X, RISC OS, dan berbagai versi Unix. PHP juga dapat dibagun
sebagai modul pada web server dan sebagai binary yang dapat berjalan sebagai CGI.
PHP menawarkan koneksitas yang baik dengan beberapa basis data, antara lain Oracle,
Sybase, mSQL, MySQL, Solid, PosgreSQL, Adabas D, FilePro, Velocis, Informix, dBase, Unix
DBM dan tak terkecuali semua database ber-interface ODBC. Dengan kemampuan ini,
maka akan diperoleh suatu sistem basis data yang dapat diakses dari web. PHP juga
dapat berintegrasi dengan beberapa library eksternal yang membuat segalanya dapat
dilakukan mulai dari membuat dokumen PDF hingga mem-parse XML. Hampir seluruh
aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP.
1.2 Instalasi PHP
Untuk bekerja dengan PHP dibutuhkan tiga buah software, yaitu :
Web Server (Apache, IIS, PWS, Xitami, dll) untuk menjalankan PHP.
Program PHP untuk mengeksekusi script PHP.
Database Server (MySQL, Oracle, Ms SQL Server, dll) untuk bekerja dengan database.
Tanpa ketiga software tersebut, script PHP tidak dapat dieksekusi dan data-data pada
database tidak dapat diolah.
Biasanya, yang paling banyak digunakan adalah :
Web Server Apache, dapat diperoleh dengan mengunjungi http://www.apache.org.
PHP (PHP 4 atau PHP 5), dapat diperoleh dengan mengunjungi http://www.php.net.
Database Server MySQL, dapat diperoleh dengan mengunjungi http://www.mysql.com.

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Untuk menginstal Apache, PHP, dan MySQL dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu :
1. Apache, PHP, dan MySQL diinstal secara sendiri-sendiri, lalu dilakukan konfigurasi
sehingga ketiga software tersebut dapat saling bekerja sama.
2. Menggunakan paket PHP installer yang berisi ketiga software tersebut (Apache, PHP,
dan MySQL). Beberapa paket PHP installer yang banyak digunakan adalah XAMPP,
EasyPHP, PHPTriad, AppServ, dan lain sebagainya. Proses instalnya cepat dan mudah,
hanya dengan menjalankan file setup-nya hingga proses selesai, maka Apache, PHP,
dan MySQL telah terinstall dan dapat langsung digunakan tanpa harus mengatur
setting tertentu.
1.3 Penulisan Script PHP
Ada dua cara yang sering digunakan untuk menuliskan script atau program PHP, yaitu :
1.3.1 Embedded Script
Cara ini dilakukan dengan meletakkan script PHP di antara tag-tag HTML. Contoh :
<html>
<head>
<title>Embedded Script</title>
</head>
<body>
<?php
echo "Ini adalah contoh embedded script";
?>
</body>
</html>

Tampilannya akan terlihat seperti gambar berikut :

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

1.3.2 Non Embedded Script


Non embedded script merupakan pembuatan program murni PHP, di mana tag-tag HTML
yang diletakkan di dalamnya. Contoh :
<?php
echo "<html>";
echo "<head>";
echo "<title>Non Embedded Script</title>";
echo "</head>";
echo "<body>";
echo "Ini adalah contoh non embedded script";
echo "</body>";
echo "</html>";
?>

Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut :

1.4

Style Kode PHP

Penulisan program PHP dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai tag. Semua itu
tidak mempengaruhi hasil program yang akan dibuat. Terdapat empat macam mode
penulisan tag yang mengidentifikasikan program PHP, yaitu :
14.1

Style Standar

Style standar PHP mirip dengan penulisan dokumen XML (Extensible Markup Language),
yakni diawali dengan <?php dan diakhiri dengan ?>. Penggunaan style ini sangat
disarankan. Contoh :
<?php
echo "Ini adalah contoh style PHP";
?>

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

14.2

Muhammad Idris, S.Kom.

Short Style

Style ini lumayan praktis untuk digunakan, cukup diawali dengan <? dan diakhiri dengan
?>. Contoh :
<?
echo "Ini adalah contoh short style";
?>

Meskipun praktis digunakan, dianjurkan untuk menghindari penggunaan short style


dalam menulis kode program PHP karena ada kemungkinan server yang tidak mendukung
style ini.
14.3

Style Script

Cara penulisan style ini tidak jauh berbeda dengan penulisan kode program JavaScript
atau VBScript. Contoh :
<script language="php">
echo "Ini adalah style javascript";
</script>

14.4

Style ASP

Sebelum membuat program dengan style ASP, terlebih dulu harus mengaktifkan asp_tags
pada file php.ini, dengan cara memberikan nilai On pada baris berikut :
; Allow ASP-style <% %> tags.
asp_tags = On

Tanda On pada baris di atas, berarti memperbolehkan penggunaan tag ASP. Contoh :
<%
echo "Ini adalah contoh style asp";
%>

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

II. DASAR PEMROGRAMAN PHP


2.1 Variabel
Variabel adalah sebuah tempat di memori untuk menyimpan data sementara yang
nilainya dapat diubah-ubah. Variabel dalam PHP harus memiliki nama dan tidak perlu
dideklarasikan tipe datanya terlebih dahulu sebelum digunakan.
Dalam penamaan variabel, beberapa hal yang harus diperhatikan adalah :
Variabel dimulai dengan tanda dolar ($) dan diikuti nama variabelnya.
Harus dimulai dengan huruf atau underscore (_).
Tidak boleh menggunakan tanda baca.
Tidak boleh mengandung spasi.
Case sensitive atau huruf besar dan huruf kecil dibedakan.
Contoh-contoh penulisan variabel :
Benar
$variabel
$pilih
$te98
$bulan_1

Salah
$var!abel
$-pilih
$98te
$bulan 1

2.2 Tipe Data


PHP mengenal beberapa macam tipe data, antara lain boolean, integer, float dan string.
Float lebih dikenal dengan nama double. Penulisan string selalu dawali dengan tanda
petik ganda() atau tanda petik tunggal ().
Contoh penulisan tipe data adalah sebagai berikut :
Tipe Data
Boolean
Integer
Double
String

Contoh
$kondisi = TRUE;
$ada = FALSE;
$jumlah = 10;
$nilai = -5;
$skor = 90.00;
$bunga = 12.50;
$kota = Bandar Lampung;
$motto = Nyaman;

Keterangan
Bilangan logik (hanya bernilai
benar atau salah)
Bilangan bulat
Bilangan pecahan/real
Karakter, kalimat

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

2.3 Konstanta
Konstanta adalah sebuah tempat di memori untuk menyimpan data yang nilainya tetap.
Konstanta didefinisikan dengan menggunakan define. Contoh :
<?php
define("persen_pajak", 0.015);
define("swdkllj", 35000);
?>

2.4 Contoh Penggunaan Variabel dan Konstanta


Aplikasi web untuk menampilkan informasi pajak kendaran bermotor pada Samsat
Provinsi Lampung, ketentuan :
Besar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) adalah 1,5% dari nilai jual kendaraan.
Besar SWDKLLJ adalah Rp. 35.000,- untuk semua jenis kendaraan.
Total pajak ditentukan dengan menjumlahkan PKB dan SWDKLLJ.
2.4.1 Desain Interface
Desain interface dari aplikasi web yang akan dibuat adalah :

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

2.4.2 Script PHP dan HTML


Scrpt PHP dan HTML yang digunakan adalah :
<?php
define("persen_pajak", 0.015);
define("swdkllj", 35000);
$no_polisi = "BE 1234 AB";
$pemilik = "Budi Raharjo";
$merk = "Honda";
$tipe = "NF125D";
$jenis = "Sepeda Motor";
$tahun = "2006";
$nilai_jual = 10000000;
$pkb = persen_pajak * $nilai_jual;
$total_pajak = $pkb + swdkllj;
?>
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN"
"http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8" />
<title>Pajak Kendaraan Bermotor</title>
<style type="text/css">
<!-body { background-color: #999999; }
.pad { padding: 15px; }
.style1 {font-family: Verdana; font-size: 14px; }
.style2 {font-family: Verdana; font-size: 16px; }
.style3 {font-size: 16px}
.style4 {font-family: Verdana; font-size: 21px; color: #0000FF; }
.style5 {font-family: Verdana; color: #FF0000; font-size: 14px; }
-->
</style>
</head>
<body>
<table width="500" border="1" align="center" cellpadding="0"
cellspacing="0" bordercolor="#000000">
<tr>
<td height="64" bgcolor="#FFFF66">
<div align="center"><strong>
<span class="style4">SAMSAT PROVINSI LAMPUNG</span><br />
<span class="style5">INFORMASI PAJAK KENDARAAN BERMOTOR</span>
<br /></strong>
</div></td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#FFFFFF" class="pad"><table width="100%" border="0"
cellspacing="0" cellpadding="0">
<tr>
<td width="36%" height="25" class="style2">No. Polisi</td>
<td width="6%" height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td width="58%" height="25" class="style2"><?=$no_polisi?></td>
</tr>

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

<tr>
<td height="25"><span class="style2">Nama Pemilik</span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2"><?=$pemilik?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style2">Merk</span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2"><?=$merk?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style2">Type</span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2"><?=$tipe?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style2">Jenis/Model</span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2"><?=$jenis?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25" class="style2">Tahun Pembuatan</td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2"><?=$tahun?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style2">Nilai Jual</span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2">Rp. <?=$nilai_jual?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25" class="style2">PKB</td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2">Rp. <?=$pkb?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25" class="style2">SWDKLLJ</td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2">Rp. <?=swdkllj?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25" class="style2">Total Pajak</td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2">Rp. <?=$total_pajak?></td>
</tr>
</table></td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

2.4.3 Hasil

2.5 Operator
2.5.1 Operator Aritmetika
Operator aritmetika digunakan untuk operasi perhitungan.
menunjukkan operator aritmetika pada PHP :
Operator
$a * $b
$a / $b
$a % $b
$a + $b
$a $b

Tabel di bawah ini

Operasi
Perkalian
Pembagian
Modulus (Sisa Pembagian)
Penambahan
Pengurangan

Urutan pengerjaan dari operator aritmetika dapat dilihat pada tabel, makin keatas maka
akan lebih dulu dikerjakan.
2.5.2 Operator Penugasan
Operator penugasan digunakan untuk penugasan atau pengisian nilai kedalam suatu
variabel.

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Berikut ini merupakan operator yang tergolong sebagai operator penugasan :


Operator
=
+=

-=

*=

/=

%=

&=

|=

^=

Kegunaan
Contoh
Penugasan atau pengisian nilai variabel
$X = 2;
Menambahkan variabel di sisi kiri dengan nilai di $X += 2;
sisi kanan
identik dengan :
$X = $X + 2;
Mengurangi variabel di sisi kiri dengan nilai di
$X -= 2;
sisi kanan
identik dengan :
$X = $X 2;
Mengalikan variabel di sisi kiri dengan nilai di
$X *= 2;
sisi kanan
identik dengan :
$X = $X * 2;
Membagi variabel di sisi kiri dengan nilai di sisi
$X /= 2;
kanan
identik dengan :
$X = $X / 2;
Memperoleh sisa pembagian antara variabel di
$X %= 2;
sisi kiri dengan nilai di sisi kanan
identik dengan :
$X = $X % 2;
Melakukan operasi and terhadap variabel di
$X &= 2;
sisi kiri dengan nilai di sisi kanan
identik dengan :
$X = $X & 2;
Melakukan operasi or terhadap variabel di sisi $X |= 2;
kiri dengan nilai di sisi kanan
identik dengan :
$X = $X | 2;
Melakukan operasi xor terhadap variabel di
$X ^= 2;
sisi kiri dengan nilai di sisi kanan
identik dengan :
$X = $X ^ 2;

2.5.3 Operator Pembanding


Operator pembanding atau dikenal juga sebagai operator relasional adalah operator yang
digunakan untuk melakukan pembandingan dua buah variabel atau operand dan
menghasilkan nilai benar atau salah. Yang termasuk dalam kelompok operator
pembanding adalah sebagai berikut :
Operator

Operasi

$a == $b

Sama dengan

$a === $b

Identik

$a < $b
$a > $b

Lebih kecil dari


Lebih besar dari

$a <= $b

Lebih kecil atau sama dengan

Keterangan
Bernilai benar jika nilai $a sama dengan $b
Bernilai benar jika nilai dan tipe data $a
sama dengan $b
Bernilai benar jika $a lebih kecil dari $b
Bernilai benar jika $a lebih besar dari $b
Bernilai benar jika $a lebih kecil atau
sama dengan $b

10

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

$a >= $b

Lebih besar atau sama dengan

$a != $b
$a <> $b

Tidak sama dengan

$a! == $b

Tidak Identik

Bernilai benar jika $a lebih besar atau


sama dengan $b
Bernilai benar jika nilai $a tidak sama
dengan $b
Bernilai benar jika nilai atau tipe data $a
tidak sama dengan $b

2.5.4 Operator Increment dan Decrement


Operator ini hanya bekerja pada tipe data integer (bilangan bulat), karena fungsinya yang
menaikkan bilangan (increment) dan menurunkan bilangan (decrement) terhadap nilai
tertentu. Yang termasuk dalam kelompok operator increment dan decrement adalah
sebagai berikut :
Operator
++$a
$a++
--$a
$a++

Operasi
Pre-increment
Post-increment
Pre-decrement
Post-decrement

Keterangan
$a ditambah satu, baru mengembalikan $a
Mengembalikan $a, baru $a ditambah satu
$a dikurang satu, baru mengembalikan $a
Mengembalikan $a, baru $a dikurang satu

2.5.5 Operator Logika


Operator logika digunakan untuk menggabungkan kondisi berganda dan menghasilkan
sebuah ekspresi yang bernilai benar (nilai 1) atau salah (nilai 0). Yang tergolong sebagai
operator kelompok ini adalah :
Operator
$a and $b
$a or $b
$a xor $b
!$a
$a && $b
$a xor $b

Operasi
And
Or
Xor
Not
And
Or

Keterangan
Benar jika keduanya bernilai benar
Benar jika salah satu atau keduanya bernilai benar
Benar jika salah satu bernilai benar
Benar jika $a bernilai salah
Benar jika keduanya bernilai benar
Benar jika salah satu atau keduanya bernilai benar

Berikut adalah tabel kebenaran operasi logika :


$a
Benar
Benar
Salah
Salah

$b
Benar
Salah
Benar
Salah

$a and $b
Benar
Salah
Salah
Salah

$a or $b
Benar
Benar
Benar
Salah

$a xor $a
Salah
Benar
Benar
Salah

!$a
Salah
Salah
Benar
Benar

11

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

2.6 Struktur Kendali


Struktur kendali merupakan pengatur aliran program, mempunyai rangkaian perintah
yang harus ditulis untuk memenuhi beberapa keadaan, yaitu :
Mengulang suatu perintah jika suatu kondisi terpenuhi.
Melanjutkan sebuah pernyataan bila kondisi terpenuhi.
Memilih sebuah pilihan dari beberapa alternatif bila kondisi terpenuhi.
Struktur kendali dapat dibagi menjadi dua jenis, yaitu struktur kendali percabangan
(pengambilan keputusan) dan pengulangan (looping).
2.7 Percabangan
Struktur kendali percabangan adalah struktur kendali yang memungkinkan pemilihan atas
perintah yang akan dijalankan sesuai dengan kondisi tertentu. Ada empat macam
perintah percabangan dalam PHP, yaitu if, if-else, if-elseif dan switch.
2.7.1 Bentuk if
Bentuk if digunakan untuk melakukan pengambilan keputusan yang hanya melibatkan
satu alternatif pilihan. Bentuk if yang paling sederhana adalah sebagai berikut :
if (kondisi)
Pernyataan;

Pada bentuk ini, bagian pernyataan akan dijalankan bila kondisi bernilai benar.
Contoh :
<?php
if ($a > $b)
echo "a lebih besar dari b";
?>

Sekiranya jumlah pernyataan yang akan dijalankan lebih dari satu, maka penulisannya
adalah seperti berikut :
if (kondisi)
{
pernyataan_1;
pernyataan_2;
...
Pernyataan_n;
}

12

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Contoh :
<?php
if ($a > $b)
{
echo "a lebih besar dari b";
$b = $a;
}
?>

2.7.2 Bentuk if-else


Bentuk if-else digunakan untuk melakukan pengambilan keputusan yang melibatkan dua
alternatif pilihan. Formatnya adalah sebagai berikut :
if (kondisi)
pernyataan_1;
else
pernyataan_2;

Pada bentuk ini, jika kondisi bernilai benar, maka pernyataan_1 dijalankan tetapi jika
kondisi bernilai salah, maka pernyataan_2 dijalankan.
Contoh :
<?php
if ($a > $b)
echo "a lebih besar dari b";
else
echo "a tidak lebih besar b";
?>

Bentuk if-else juga bisa berupa :


if (kondisi)
{
pernyataan_11;
pernyataan_12;
...
}
else
{
pernyataan_21;
pernyataan_22;
...
}

13

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Contoh :
<?php
if ($a > $b)
{
echo "a lebih besar dari b";
$a = $b;
}
else
{
echo "a tidak lebih besar b";
$b = $a;
}
?>

2.7.3 Bentuk if-elseif


Bentuk if-elseif sangat bermanfaat untuk melakukan pengambilan keputusan yang
melibatkan banyak alternatif pilihan. Formatnya adalah sebagai berikut :
if (kondisi_1)
pernyataan_1;
elseif (kondisi_2)
pernyataan_2;
elseif (kondisi_3)
pernyataan_3;
...
else
pernyataan_n;

Pada bentuk ini, kondisi_1 diperiksa terlebih dahulu. Jika bernilai benar, maka
pernyataan_1 akan dijalankan. Tetapi jika bernilai salah, maka kondisi_2 akan diperiksa.
Jika bernilai benar, maka pernyataan_2 akan dijalankan. Tetapi jika bernilai salah, maka
kondisi_3 akan diperiksa. Jika bernilai benar, maka pernyataan_3 akan dijalankan. Tetapi
jika bernilai salah, maka kondisi berikutnya akan diperiksa. Jika tidak ada kondisi yang
bernilai benar, maka pernyataan setelah else, yaitu pernyataan_n akan dijalankan.
Contoh :
<?php
if ($a > $b)
echo "a lebih besar dari b";
elseif ($a == $b)
echo "a sama dengan b";
else
echo "a lebih kecil dari b";
?>

14

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Bentuk if-elseif juga bisa berupa :


if (kondisi_1)
{
pernyataan_11;
pernyataan_12;
...
}
elseif (kondisi_2)
{
pernyataan_21;
pernyataan_22;
...
}
elseif (kondisi_3)
{
pernyataan_31;
pernyataan_32;
...
}
...
else
{
pernyataan_n1;
pernyataan_n2;
...
}

Contoh :
<?php
if ($a == 5)
{
echo "a sama dengan 5";
echo "...";
}
elseif ($a == 6)
{
echo "a sama dengan 6";
echo "!!!";
}
else
{
echo "a tidak sama dengan 5 atau 6";
echo "$$$";
}
?>

2.7.4 Bentuk switch


Perintah ini digunakan sebagai alternatif pengganti dari bentuk if-elseif. Dengan perintah
ini program percabangan akan semakin mudah dibuat dan dipelajari.

15

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Bentuk umumnya adalah sebagai berikut :


switch (variabel)
{
case konstanta_1 :
pernyataan_1;
break;
case konstanta_2 :
pernyataan_2;
break;
case konstanta_3 :
pernyataan_3;
break;
...
default :
pernyataan_n;
}

Perintah switch akan membandingkan nilai variabel dengan konstanta-konstanta yang


berada di case. Pembandingan akan dimulai dari konstanta_1 sampai konstanta terakhir.
Jika nilai variabel sama dengan nilai konstanta tertentu, misalnya konstanta_1, maka
pernyataan_1 akan dijalankan sampai ditemukan pernyataan break. Pernyataan break
akan membawa proses keluar dari perintah switch. Jika nilai variabel tidak ada yang sama
dengan konstanta-konstanta yang diberikan maka pernyataan pada default akan
dijalankan.
Contoh :
<?php
switch ($no_hari)
{
case 0 :
$hari = "minggu";
break;
case 1 :
$hari = "senin";
break;
case 2 :
$hari = "selasa";
break;
case 3 :
$hari = "rabu";
break;
case 4 :
$hari = "kamis";
break;
case 5 :
$hari = "jumat";
break;
default :
$hari = "sabtu";
}
?>

16

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

2.8 Contoh Penggunaan Struktur Percabangan


Aplikasi web untuk mengolah nilai mahasiswa, yaitu menentukan nilai akhir, indeks nilai,
angka mutu, keterangan, dan status kelulusan. Ketentuannya adalah :
Nilai akhir mahasiswa ditentukan dengan :
Nilai Kuis
20%
Nilai Tugas
15%
Nilai UTS
30%
Nilai UAS
35%
Indeks nilai dan angka mutu ditentukan berdasarkan nilai akhir yang diperoleh,
ketentuannya adalah :
Nilai Akhir

Indeks Nilai

Angka Mutu

80 100
70 79,99
60 69,99
50 59,99
< 50

A
B
C
D
E

4
3
2
1
0

Keterangan dari indeks nilai adalah :


Indeks Nilai
A
B
C
D
E

Keterangan
Baik Sekali
Baik
Cukup
Kurang
Kurang Sekali

Sedangkan status kelulusan ditentukan dengan :


Nilai Akhir
60 100
< 60

Status Kelulusan
Lulus
Tidak Lulus

17

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

2.8.1 Desain Interface


Desain interface dari aplikasi web yang akan dibuat adalah :

2.8.2 Script PHP dan HTML


Scrpt PHP dan HTML yang digunakan adalah :
<?php
define("persen_kuis", 0.2);
define("persen_tugas", 0.15);
define("persen_uts", 0.3);
define("persen_uas", 0.35);
$nama = "Budi Raharjo";
$npm = "0123456";
$mata_kuliah = "Pemrograman Berbasis Web";
$kuis = 60;
$tugas = 70;
$uts = 75;
$uas = 80;
$nilai_akhir = (persen_kuis*$kuis) + (persen_tugas*$tugas) +
(persen_uts*$uts) + (persen_uas*$uas);

18

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL


if ($nilai_akhir >= 80 and
{
$indeks = "A";
$angka = 4;
}
elseif ($nilai_akhir >= 70
{
$indeks = "B";
$angka = 3;
}
elseif ($nilai_akhir >= 60
{
$indeks = "C";
$angka = 2;
}
elseif ($nilai_akhir >= 50
{
$indeks = "D";
$angka = 1;
}
else
{
$indeks = "E";
$angka = 0;
}
switch ($indeks)
{
case "A" :
$keterangan =
break;
case "B" :
$keterangan =
break;
case "C" :
$keterangan =
break;
case "D" :
$keterangan =
break;
default :
$keterangan =
}

Muhammad Idris, S.Kom.

$nilai_akhir <= 100)

and $nilai_akhir < 80)

and $nilai_akhir < 70)

and $nilai_akhir < 60)

"Baik Sekali";
"Baik";
"Cukup";
"Kurang";
"Kurang Sekali";

if ($nilai_akhir >= 60 and $nilai_akhir <= 100)


$status = "Lulus";
else
$status = "Tidak Lulus";
?>
<html>
<head>
<title>Nilai Mahasiswa</title>

19

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

<style type="text/css">
<!-body { background-color: #666666; }
.style1 { font-family: Verdana; font-weight: bold; font-size: 18px }
.style2 { color: #0000FF }
.style3 { font-size: 20px; color: #FF0000 }
.pad { padding: 10px }
.style4 { font-family: Verdana }
.style5 { font-family: Verdana; font-weight: normal; font-size: 14px }
-->
</style>
</head>
<body>
<table width="400" border="1" align="center" cellpadding="0"
cellspacing="0" bordercolor="#000000">
<tr>
<td height="63" bgcolor="#FFFF66">
<div align="center" class="style1">
<span class="style2">SISTEM INFORMASI AKADEMIK</span><br>
<span class="style3">NILAI MAHASISWA</span>
</div>
</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#FFFFFF" class="pad"><table width="100%" border="0"
cellspacing="0" cellpadding="0">
<tr>
<td width="36%" height="25" class="style5">Nama Mahasiswa</td>
<td width="5%" height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div>
</td>
<td width="59%" height="25" class="style5"><?=$nama?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style5">NPM</span></td>
<td height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div>
</td>
<td height="25" class="style5"><?=$npm?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25" class="style5">Nama Mata Kuliah</td>
<td height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div>
</td>
<td height="25" class="style5"><?=$mata_kuliah?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style5">Nilai Kuis</span></td>
<td height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div>
</td>
<td height="25" class="style5"><?=$kuis?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style5">Nilai Tugas</span></td>
<td height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div></td>
<td height="25" class="style5"><?=$tugas?></td>
</tr>

20

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

<tr>
<td height="25"><span class="style5">Nilai UTS</span></td>
<td height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div>
</td>
<td height="25" class="style5"><?=$uts?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style5">Nilai UAS</span></td>
<td height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div>
</td>
<td height="25" class="style5"><?=$uas?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style5">Nilai Akhir </span></td>
<td height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div>
</td>
<td height="25" class="style5"><?=$nilai_akhir?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style5">Indeks Nilai </span></td>
<td height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div>
</td>
<td height="25" class="style5"><?=$indeks?></td>
</tr>
<tr class="style5">
<td height="25">Angka Mutu</td>
<td height="25" class="style5">
<div align="center" class="style4">:</div>
</td>
<td height="25" class="style5"><?=$angka?></td>
</tr>
<tr class="style5">
<td height="25">Keterangan</td>
<td height="25"><div align="center">:</div></td>
<td height="25" class="style5"><?=$keterangan?></td>
</tr>
<tr class="style5">
<td height="25">Status Kelulusan </td>
<td height="25"><div align="center">:</div></td>
<td height="25" class="style5"><?=$status?></td>
</tr>
</table></td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

21

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

2.8.3 Hasil

2.9 Pengulangan Atau Looping


Pengulangan atau looping dalam PHP dapat menggunakan for, while, dan do-while.
2.9.1 Pengulangan for
Pengulangan For digunakan untuk melakukan pengulangan proses yang sudah pasti
jumlah pengulangannya.
Bentuk umum pengulangan for :
for (inisialisasi; kondisi; step)
{
pernyataan pernyataan yang diulang
}

Pengulangan for melakukan inisialisasi sebelum iterasi/loop pertama, kemudian


melakukan test terhadap kondisi dan pada akhir tiap iterasi melakukan penambahan atau
pengurangan pada variabel (step) yang digunakan sebagai pengkondisian untuk
perulangan.

22

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Contoh penggunaan : Menampilkan angka 1 2 3 4 5 ke halaman web


<html>
<head>
<title>Perulangan for</title>
<style type="text/css">
.style1 {
font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 10pt; font-weight: bold;
}
</style>
</head>
<body>
<?php
for ($i=1; $i<=5; $i++)
{
?>
<div align="center" class="style1"><?=$i?></div>
<?php
}
?>
</body>
</html>

Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut :

2.9.2 Pengulangan while


Pengulangan while digunakan untuk pengulangan proses yang jumlahnya belum diketahui
sebelum pengulangan dilaksanakan.
Bentuk umum pengulangan while :
inisialisasi
while (kondisi)
{
pernyataan pernyataan yang diulang
step
}

23

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Pengulangan while akan memeriksa kondisi terlebih dahulu. Jika bernilai benar, maka
pernyataan-pernyataan yang terdapat dalam { dan } akan dijalankan dan kemudian
kondisi dievaluasi lagi. Proses ini diulang terus-menerus sampai kondisi bernilai salah.
Contoh penggunaan : Menampilkan teks "BANDAR LAMPUNG" sebanyak 5 kali
<html>
<head>
<title>Perulangan while</title>
<style type="text/css">
.style1 {
font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 10pt; font-weight: bold;
}
</style>
</head>
<body>
<?php
$x = 1;
while ($x<=5)
{
?>
<div align="center" class="style1">BANDAR LAMPUNG</div>
<?php
$x++;
}
?>
</body>
</html>

Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut :

2.9.3 Pengulangan do-while


Pengulangan do-while digunakan untuk pengulangan proses yang jumlahnya belum
diketahui sebelum pengulangan dilaksanakan, tetapi minimal proses akan dilaksanakan 1
kali.

24

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Bentuk umum pengulangan do-while :


inisialisasi
do
{
pernyataan pernyataan yang diulang
step
} while (kondisi);

Pengulangan akan berakhir jika kondisi (yang diuji sesudah pernyataan-pernyataan


dijalankan) bernilai salah.
Contoh penggunaan : Menampilkan teks "PHP" sebanyak 5 kali
<html>
<head>
<title>Perulangan do_while</title>
<style type="text/css">
.style1 {
font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 10pt; font-weight: bold;
}
</style>
</head>
<body>
<?php
$x = 0;
do
{
?>
<div align="center" class="style1">PHP</div>
<?php
$x++;
} while ($x<=4);
?>
</body>
</html>

Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut :

25

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

2.10 Array
Array adalah struktur data yang dapat menyimpan sekumpulan data yang bertipe sama.
Masing-masing data diakses dengan melalui indeks atau juga biasa disebut subscript.
Dalam hal ini, indeks berupa bilangan bulat yang dimulai dengan nol.
Array pada PHP dibuat dengan bentuk sebagai berikut :
$namaArray = array(data_1, data_2, data_3, , data_n);

Contoh :
<?php
$hasil = array(70,80,75,90,65);
$musik = array("Jazz", "Rock","Keroncong", "Dangdut", "Pop");
?>

Array juga dapat dibuat dengan bentuk berikut :


<?php
$kota[]
$kota[]
$kota[]
$kota[]
$kota[]
?>

=
=
=
=
=

"Medan";
"Jakarta";
"Bandung";
"Denpasar";
"Makassar";

Kelima pernyataan tersebut dapat juga ditulis menjadi :


<?php
$kota[0]
$kota[1]
$kota[2]
$kota[3]
$kota[4]
?>

=
=
=
=
=

"Medan";
"Jakarta";
"Bandung";
"Denpasar";
"Makassar";

Contoh penggunaan : Menampilkan tanggal lengkap dalam Bahasa Indonesia


<?php
$hari = array("Minggu","Senin","Selasa","Rabu","Kamis", "Jumat",
"Sabtu");
$bulan = array("Januari", "Februari", "Maret", "April", "Mei", "Juni",
"Juli", "Agustus", "September", "Oktober", "November",
"Desember");
$kode_hari = date("w");
$tgl = date("d");
$kode_bln = date("m")-1;
$thn = date("Y");
$tgl_lengkap = "$hari[$kode_hari], $tgl $bulan[$kode_bln] $thn";
?>

26

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

<html>
<head>
<title>Tanggal dalam Bahasa Indonesia</title>
<style type="text/css">
.style1 {
font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif;
font-size: 10pt; font-weight: bold;
}
</style>
</head>
<body>
<div align="center" class="style1"><?=$tgl_lengkap?></div>
</body>
</html>

Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut :

2.11 Fungsi
Pada pemrograman modular, suatu program dipecah menjadi beberapa sub-program
yang lebih kecil. Dengan membagi program menjadi beberapa sub-program maka
program tersebut akan menjadi lebih sederhana sehingga program lebih mudah disusun
dan dipahami.
Fungsi adalah sub-program yang memberikan/mengembalikan (return) sebuah nilai
tertentu. Pada PHP, fungsi dibuat dengan bentuk sebagai berikut :
function nama_fungsi(parameter_1, parameter_2, ..., parameter_n)
{
pernyataan_pernyataan;
return value;
}

Parameter merupakan masukan yang digunakan oleh fungsi tersebut untuk menghasilkan
nilai, sedangkan value adalah nilai yang dikembalikan oleh fungsi.

27

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Contoh :
function hitPajak($gaji_pokok, $tunjangan)
{
$pajak = 0.05 * ($gaji_pokok + $tunjangan);
return $pajak;
}

Fungsi yang telah dibuat, dipanggil dengan bentuk sebagai berikut :


variabel = nama_fungsi(parameter_1, parameter_2, ..., parameter_n)

Contoh
$pajak = hitPajak($gapok, $tunj)

Contoh penggunaan : Aplikasi web untuk menghitung gaji karyawan.


Ketentuan :
Gaji pokok ditentukan berdasarkan golongan karyawan :
Golongan

Gaji Pokok

Rp. 500.000

Rp. 600.000

Rp. 700.000

Rp. 800.000

Besar tunjangan yang diterima karyawan adalah 30% dari gaji pokok.
Besar pajak adalah 5% dari (gaji pokok + tunjangan)
Total gaji adalah (gaji pokok + tunjangan pajak)
Desain interface :

28

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Script PHP untuk file yang menyimpan semua fungsi (fungsi.php) :


<?php
function hitGapok($gol)
{
if ($gol == "A")
$gapok = 500000;
elseif ($gol == "B")
$gapok = 600000;
elseif ($gol == "C")
$gapok = 700000;
else
$gapok = 800000;
return $gapok;
}
function hitTunjangan($gapok)
{
$tunjangan = 0.3 * $gapok;
return $tunjangan;
}
function hitPajak($gapok, $tunj)
{
$pajak = 0.05 * ($gapok + $tunj);
return $pajak;
}
function hitGaji($gapok, $tunj, $pajak)
{
$gaji = $gapok + $tunj - $pajak;
return $gaji;
}
?>

Script PHP untuk file aplikasi (gaji.php) :


<?php
$nik = "082133333";
$nama = "Budi Raharjo";
$gol = "C";
$masa_kerja = 3;
include("fungsi.php");
$gaji_pokok = hitGapok($gol);
$tunjangan = hitTunjangan($gaji_pokok);
$pajak = hitPajak($gaji_pokok, $tunjangan);
$gaji = hitGaji($gaji_pokok, $tunjangan, $pajak);
?>
<html>
<head>
<title>HRMS</title>
<style type="text/css">
body { background-color: #CCCCCC; }
.style1 { font-family: Verdana; font-weight: bold; font-size: 18px;
color: #FFFFFF; }

29

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

.style2 { font-family: Verdana, Arial, Helvetica, sans-serif }


</style>
</head>
<body>
<table width="600" border="1" align="center" cellpadding="10"
cellspacing="0" bordercolor="#000000">
<tr>
<td bgcolor="#FF0000">
<div align="center" class="style1">HUMAN RESOURCE MANAGEMENT
SYSTEM </div>
</td>
</tr>
<tr>
<td bgcolor="#FFFFFF"><table width="100%" border="0"
cellspacing="0" cellpadding="0">
<tr>
<td width="25%" height="25" class="style2">NIK</td>
<td width="3%" height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td width="72%" height="25" class="style2"><?=$nik?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25" class="style2">Nama Karyawan</td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25"><span class="style2"><?=$nama?></span></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style2">Golongan</span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25"><span class="style2"><?=$gol?></span></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style2">Gaji Pokok </span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2">Rp. <?=$gaji_pokok?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style2">Tunjangan</span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2">Rp. <?=$tunjangan?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style2">Pajak</span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2">Rp. <?=$pajak?></td>
</tr>
<tr>
<td height="25"><span class="style2">Gaji Bersih </span></td>
<td height="25" align="center" class="style2">:</td>
<td height="25" class="style2">Rp. <?=$gaji?></td>
</tr>
</table></td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

30

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut :

31

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

III. PENANGANAN FORM DI PHP


Form merupakan elemen yang penting dalam pemrograman web, karena sangat berguna
untuk mendapatkan input dari user.
3.1 Dasar Penggunaan Form
Form dibentuk dengan HTML, yaitu pasangan tag <form> dan </form>. Dua atribut yang
umum digunakan pada tag <form> adalah ACTION dan METHOD.
ACTION menentukan URL yang akan dijalankan dan menerima semua data yang diinput
pada form. Jika ACTION tidak disebutkan, informasi akan dikirim ke URL yang sama
dengan halaman web itu sendiri.
METHOD digunakan untuk menentukan bagaimana data dikirim ke URL yang
disebutkan dalam ACTION. Nilai yang umum untuk atribut ini berupa GET dan POST.
POST membuat informasi dikirimkan secara terpisah dengan URL, sedangkan GET akan
membuat informasi dikirim menjadi satu dengan URL.
Contoh :
<form name="form_registrasi" action="simpan.php" method="post">
...
</form>

Pada Dreamweaver, form dibuat dengan cara :


1. Klik menu Insert, kemudian pilih Form, kemudian pilih Form.
2. Pada area kerja Dreamweaver akan muncul kotak yang menandakan area dari form.

3. Form yang dibuat, dapat diatur pada Property Inspector.

Keterangan :
Form name, untuk menentukan nama form.
Action, untuk menentukan URL yang akan dijalankan dan menerima semua data
yang diinput pada form.
Method, untuk menentukan bagaimana data dikirim ke URL yang disebutkan
dalam property Action.
Target, untuk menentukan bagaimana cara URL yang disebutkan pada property
Action dibuka.
Ectype, untuk menentukan jenis ekripsi yang digunakan untuk mengirimkan data.
32

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

3.2 Memasukkan Data dengan Text Field / Text Box


Pada HTML, text field dibuat dengan menggunakan tag <input> dengan atribut type
diberi nilai "text". Text field bermanfaat untuk memasukkan data yang tidak terlalu
panjang seperti nama orang atau alamat seseorang.
Contoh pemakaian :
Nama : <input type="text" name="nama_mhs" size="20" maxlength="20">

Pada kode diatas, Text field yang dibentuk diberi nama nama_mhs, dengan panjang
tampilan sebanyak 20 karakter dan jumlah karakter maksimal yang dapat diisi oleh
pemakai sebanyak 20 buah.
Tampilannya akan terlihat seperti gambar berikut :

Pada Dreamweaver, text field dibuat dengan cara :


1. Klik menu Insert, kemudian pilih Form, kemudian pilih Text Field.
2. Pada area kerja Dreamweaver akan muncul Text field yang dapat diatur pada Property
Inspector.

Keterangan :
TextField, untuk menentukan nama text field yang dibuat.
Char width, untuk menentukan panjang text field.
Max Chars, untuk menentukan panjang karakter yang dapat diinput pada text
field.
Type, untuk menentukan jenis text field.
Init Val, untuk menentukan nilai awal dari text field.
Class, untuk menentukan kelas CSS yang diterapkan pada text field.
3.3

Memasukkan Data dengan Password Box

Password box dibuat dengan menggunakan tag <input> dengan atribut type diberi nilai
"password". Password box akan membuat setiap karakter yang diketikkan oleh pemakai
disembunyikan, misalnya dengan diganti tanda * untuk setiap karakter yang diketikkan
pemakai.

33

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Contoh penggunaan :
Password : <input type="password" name="passwd" size="15" maxlength="15">

Pada kode diatas, password box diberi nama "passwd", dengan panjang tampilan
sebanyak 15 karakter dan jumlah karakter maksimal yang dapat diisi oleh pemakai
sebanyak 15 buah.
Tampilannya akan terlihat seperti gambar berikut :

Pada Dreamweaver, password box dibuat dengan cara :


1. Klik menu Insert, kemudian pilih Form, kemudian pilih Text Field.
2. Pada area kerja Dreamweaver akan muncul Text field.
3. Pada Property Inspector, ubah property Type menjadi Password.

3.4 Memasukkan Data dengan TEXTAREA


Pada HTML, pasangan tag <textarea> dan </textarea> berguna untuk membentuk suatu
masukan yang panjang yang bisa mencakup banyak baris. Atribut-atribut yang digunakan
pada tag <textarea> dapat dilihat pada tabel berikut :
Atribut
Keterangan
NAME
Menentukan nama untuk textarea
ROWS
Menentukan jumlah baris yang tertampil pada layar
COLS
Menentukan jumlah kolom yang tertampil pada layar
Contoh penggunaan :
Komentar : <BR> <TEXTAREA NAME="komentar" rows="5" cols="40"></TEXTAREA>

Pada kode diatas, jumlah baris yang disediakan dalam tampilan mencakup 5 baris,
sedangkan jumlah karakter per baris sebesar 40 buah. Perlu diketahui, teks yang berada
antara <textarea> dan </textarea> akan dijadikan sebagai nilai bawaan.

34

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Tampilannya akan terlihat seperti gambar berikut :

Pada Dreamweaver, textarea dibuat dengan cara :


1. Klik menu Insert, kemudian pilih Form, kemudian pilih Textarea.
2. Pada area kerja Dreamweaver akan muncul textarea yang dapat diatur pada Property
Inspector.

Keterangan :
TextField, untuk menentukan nama textarea yang dibuat.
Char width, untuk menentukan panjang textarea.
Num Lines, untuk menentukan jumlah baris yang ditampilkan textarea.
Type, untuk menentukan jenis textarea.
Init Val, untuk menentukan nilai awal dari textarea.
Class, untuk menentukan kelas CSS yang diterapkan pada textarea.
3.5

Pemilihan Data dengan Radio Button

Radio button digunakan dalam bentuk 2 tombol atau lebih yang memungkinkan pemakai
hanya dapat memilih satu dari sekian tombol.
Pada HTML, radio button
diimplementasikan dengan menggunakan tag <input> dengan atribut type diberi nilai
"radio". Untuk membentuk sekelompok radio dinyatakan sebuah pilihan, atribut name
perlu diisi dengan nama yang sama.
Contoh penggunaan :
<input type="radio" name="kelamin" value=pria checked>pria
<input type="radio" name="kelamin" value=wanita>wanita

Pada kode diatas, sekelompok tombol radio diberi nama "kelamin" dan dilengkapi dengan
atribut checked, yang artinya bahwa tombol radio inilah yang secara bawaan dalam
keadaan terpilih. Atribut value digunakan untuk memberikan nilai terhadap masingmasing tombol.
Tampilannya akan terlihat seperti gambar berikut :

35

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Pada Dreamweaver, radio button dibuat dengan cara :


1. Klik menu Insert, kemudian pilih Form, kemudian pilih Radio Button.
2. Pada area kerja Dreamweaver akan muncul radio button.
3. Label untuk radio button diketikkan langsung disebelah radio button.
4. Radio button yang dibuat dapat diatur pada Property Inspector.

Keterangan:
Radion Button, untuk menentukan nama radion button yang dibuat.
Checked value, untuk menentukan nilai yang dikirimkan ketika radion button
dipilih.
Initial state, untuk menentukan apakah radion button dalam status dipilih atau
tidak.
Class, untuk menentukan kelas CSS yang diterapkan pada radio button.
3.6 Pemilihan Data dengan Combo Box (Drop-Down Menu)
Pada HTML, combo box atau daftar pilihan dibuat dengan menggunakan pasangan tag
<select> dan </select>. Contoh penggunaan :
<select name="agama">
<option value="0" selected>[pilih agama]</option>
<option value="islam">islam</option>
<option value="protestan">protestan</option>
<option value="katolik">katolik</option>
<option value="hindu">hindu</option>
<option value="budha">budha</option>
<option value="lain-lain">lain-lain</option>
</select>

Pada kode diatas, kotak combo memiliki 7 pilihan. Masing-masing pilihan ditentukan
melalui tag <option>. Nilai pada value menyatakan nilai-nilai pilihan. Atribut selected
pada tag <option> menyatakan bahwa nilai pada option inilah yang menjadi nilai bawaan.
Tampilannya akan terlihat seperti gambar berikut :

Pada Dreamweaver, combo box dibuat dengan cara :


1. Klik menu Insert, kemudian pilih Form, kemudian pilih List/Menu.
2. Pada area kerja Dreamweaver akan muncul combo box.

36

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

3. Untuk memasukkan pilihan pada combo box, klik tombol List Values pada Property
Inspector sehingga muncul jendela berikut :

4. Ketikkan label pilihan pada kolom Item Label dan nilai yang dikirimkan pada kolom
Value.
5. Untuk menambah pilihan, klik tombol + dan untuk menghapus pilihan, klik tombol .
6. Jika semua pilihan telah diketikkan, kemudian klik tombol OK.
7. Combo box yang dibuat dapat diatur pada Property Inspector.

Keterangan:
List/Menu, untuk menentukan nama combo box yang dibuat.
Type, untuk menentukan jenis menu.
Initially selected, untuk menentukan pilihan bawaan dari combo box.
Class, untuk menentukan kelas CSS yang diterapkan pada combo box.
3.6.1 Pemilihan Data dengan Checkbox
Pada HTML, checkbox dibuat dengan menggunakan tag <input> dengan atribut type
diberi nilai "checkbox". Checkbox adalah suatu bentuk masukan yang memungkinkan
pemakai mencentang satu atau lebih kotak tersebut dengan mengklik mouse pada saat
petunjuk mouse menunjuk checkbox.
Checkbox paling tidak melibatkan atribut name dan value. Adapun atribut checked
bersifat opsional, yang digunakan untuk memberi nilai awal berupa tanda centang.
Contoh penggunaan :
<input
<input
<input
<input
<input

type="checkbox"
type="checkbox"
type="checkbox"
type="checkbox"
type="checkbox"

name="hobi1"
name="hobi2"
name="hobi3"
name="hobi4"
name="hobi5"

value="makan">makan
value="mancing">mancing
value="olah raga">olah raga
value="membaca">membaca
value="main musik">main musik

37

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Hasilnya akan terlihat seperti gambar berikut :

Pada Dreamweaver, checkbox dibuat dengan cara :


1. Klik menu Insert, kemudian pilih Form, kemudian pilih Checkbox.
2. Pada area kerja Dreamweaver akan muncul checkbox.
3. Label untuk checkbox diketikkan langsung disebelah checkbox.
4. Checkbox yang dibuat dapat diatur pada Property Inspector.

Keterangan:
Checkbox Name, untuk menentukan nama checkbox yang dibuat.
Checked value, untuk menentukan nilai yang dikirimkan ketika checkbox dipilih.
Initial state, untuk menentukan apakah checkbox dalam status dipilih atau tidak.
Class, untuk menentukan kelas CSS yang diterapkan pada checkbox.
3.7 Tombol Submit dan Reset
Pada HTML, type "sumbit" pada tag <input> akan membentuk tombol Submit, yaitu
tombol yang menyebabkan URL yang disebutkan pada action pada tag <form> akan
dimuat. Sedangkan Type "reset" pada tag <input> akan membentuk tombol Reset, yaitu
tombol yang berfungsi untuk mengosongkan atau mengembalikan nilai kotak teks ke nilai
bawaan. Contoh penggunaan :
<INPUT TYPE="submit" VALUE="Kirim">
<INPUT TYPE="reset" VALUE="Batal">

Pada kode diatas, tombol submit akan ditampilkan dengan tulisan "Kirim" dan tombol
reset akan ditampilkan dengan tulisan "Batal".
Tampilannya akan terlihat seperti gambar berikut :

Pada Dreamweaver, tombol dibuat dengan cara :


1. Klik menu Insert, kemudian pilih Form, kemudian pilih Button.
2. Pada area kerja Dreamweaver akan muncul tombol yang dapat diatur pada Property
Inspector.

38

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Keterangan :
Button Name, untuk menentukan nama tombol yang dibuat.
Value, untuk menentukan label untuk tombol dan nilai yang dikirimkan.
Action, untuk menentukan jenis tombol.
Class, untuk menentukan kelas CSS yang diterapkan pada tombol.
3.8 Contoh Penanganan Form
Aplikasi web untuk mendaftaran anggota baru secara online.
3.8.1 Desain Form Registrasi
Desain form untuk memasukkan anggota baru (form_registrasi.htm) adalah sebagai
berikut :

Script HTML untuk form registrasi adalah :


<html>
<head>
<title>Form Registrasi</title>
<style>
table { font-size :10pt; font-family : verdana }
.style1 { font-size: 12pt; font-weight: bold; color: #0000FF; }
.teks { font-size :10pt; font-family : verdana }
</style>
</head>
<body>
<form name="biodata" method="post" action="anggota.php">
<div align="center">
<table width="700" border="1" cellpadding="0" cellspacing="0"
bordercolor="#000000">

39

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

<tr>
<td height="30" bgcolor="#FFFF99" align="center" class="style1">
FORM REGISTRASI
</td>
</tr>
<tr>
<td>
<table width="97%" border="0" align="center" cellpadding="0"
cellspacing="0">
<tr>
<td height="25">&nbsp;</td>
<td>&nbsp;</td>
<td height="25">&nbsp;</td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="25">Nama Lengkap </td>
<td width="3%" align="center">:</td>
<td width="79%" height="25">
<INPUT NAME="nama" TYPE="text" class="teks" size="40">
</td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="60">Alamat</td>
<td width="3%" height="60" align="center">:</td>
<td width="79%" height="60">
<TEXTAREA NAME="alamat" cols="72" rows="3" class="teks">
</TEXTAREA>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="25">Tanggal Lahir </td>
<td align="center">:</td>
<td height="25">
<input name="tanggal" type="text" class="teks" size="2">
<select name="bulan" class="teks" id="bulan">
<option value="0" selected>[Pilih Bulan]</option>
<option value="1">Januari</option>
<option value="2">Februari</option>
<option value="3">Maret</option>
<option value="4">April</option>
<option value="5">Mei</option>
<option value="6">Juni</option>
<option value="7">Juli</option>
<option value="8">Agustus</option>
<option value="9">September</option>
<option value="10">Oktober</option>
<option value="11">November</option>
<option value="12">Desember</option>
</select>
<input name="tahun" type="text" class="teks" size="4">
</td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="25">Agama</td>
<td width="3%" align="center">:</td>
<td width="79%" height="25">
<SELECT NAME="agama" class="teks">
<option value="0" selected>[Pilih Agama]</option>
<option value="Islam">Islam</option>
<option value="Protestan">Protestan</OPTION>

40

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

<option value="Katolik">Katolik</OPTION>
<option value="Hindu">Hindu</OPTION>
<option value="Budha">Budha</OPTION>
<option value="Lain-lain">Lain-lain</OPTION>
</SELECT>
</td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="25">Pekerjaan</td>
<td width="3%" align="center">:</td>
<td width="79%" height="25">
<INPUT TYPE="radio" NAME="pekerjaan" VALUE="Mahasiswa"
checked>Mahasiswa
<INPUT TYPE="radio" NAME="pekerjaan" VALUE="Karyawan">
Karyawan
<INPUT TYPE="radio" NAME="pekerjaan" VALUE="Wiraswasta">
Wiraswasta
<INPUT TYPE="radio" NAME="pekerjaan" VALUE="Pengangguran">
Pengangguran
<INPUT TYPE="radio" NAME="pekerjaan" VALUE="Lain-lain">
Lain-lain
</td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="25">Hobi</td>
<td width="3%" align="center">:</td>
<td width="79%" height="25">
<INPUT TYPE="checkbox" NAME="hobi1" VALUE="Makan">
Makan
<INPUT TYPE="checkbox" NAME="hobi2" VALUE="Mancing">
Mancing
<INPUT TYPE="checkbox" NAME="hobi3" VALUE="Olah Raga">
Olah Raga
<INPUT TYPE="checkbox" NAME="hobi4" VALUE="Membaca">
Membaca
<INPUT TYPE="checkbox" NAME="hobi5" VALUE="Main Musik">
Main Musik
</td>
</tr>
<tr>
<td height="49" colspan="3" align="center">
<INPUT name="submit" TYPE="submit" class="teks"
VALUE="Simpan">
<INPUT name="reset" TYPE="reset" class="teks"
VALUE="Batal">
</td>
</tr>
</table>
</td>
</tr>
</table>
</div>
</form>
</body>
</html>

Pada script diatas, dapat dilihat bahwa nilai atribut ACTION pada tag <FORM> adalah
"anggota.php".
41

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

3.8.2 Desain Halaman Data Anggota Baru


Desain untuk halaman yang menampilkan data anggota baru yang dimasukkan dari form
registrasi (anggota.php) adalah :

3.8.3 Script PHP dan HTML Untuk Penanganan Form


Script PHP dan HTML untuk halaman yang menampilkan anggota baru (anggota.php)
adalah :
<?php
$nama = $_POST["nama"];
$alamat = $_POST["alamat"];
$tgl = $_POST["tanggal"];
$bln = $_POST["bulan"];
$thn = $_POST["tahun"];
$agama = $_POST["agama"];
$pekerjaan = $_POST["pekerjaan"];
$tgl_lahir = "$tgl/$bln/$thn";
if (!empty($_POST["hobi1"])) $hobi[] = $_POST["hobi1"];
if (!empty($_POST["hobi2"])) $hobi[] = $_POST["hobi2"];
if (!empty($_POST["hobi3"])) $hobi[] = $_POST["hobi3"];
if (!empty($_POST["hobi4"])) $hobi[] = $_POST["hobi4"];
if (!empty($_POST["hobi5"])) $hobi[] = $_POST["hobi5"];
?>
<html>
<head>
<title>Data Anggota Baru</title>
<style>
table { font-size :10pt; font-family : verdana }
.style1 { font-size: 12pt; font-weight: bold; color: #0000FF; }
</style>
</head>
<body>
<table width="700" border="1" align="center" cellpadding="0"
cellspacing="0" bordercolor="#000000">
<tr>
<td height="30" bgcolor="#FFFF99" align="center" class="style1">
DATA ANGGOTA BARU
</td>
</tr>

42

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

<tr>
<td>
<table width="97%" border="0" align="center" cellpadding="0"
cellspacing="0">
<tr>
<td colspan="3" height="10" align="center"></td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="24">Nama Lengkap </td>
<td width="3%" height="24" align="center">:</td>
<td width="79%" height="24"><?=$nama?></td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="24">Alamat</td>
<td width="3%" height="24" align="center">:</td>
<td width="79%" height="24"><?=$alamat?></td>
</tr>
<tr>
<td height="24">Tanggal Lahir</td>
<td height="24" align="center">:</td>
<td height="24"><?=$tgl_lahir?></td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="24">Agama</td>
<td width="3%" height="24" align="center">:</td>
<td width="79%" height="24"><?=$agama?></td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="24">Pekerjaan</td>
<td width="3%" height="24" align="center">:</td>
<td width="79%" height="24"><?=$pekerjaan?></td>
</tr>
<tr>
<td width="18%" height="24" valign="top">Hobi</td>
<td width="3%" height="24" valign="top" align="center">:</td>
<td width="79%" height="24">
<?php
if (!empty($hobi))
foreach($hobi as $elemen) echo "<LI>$elemen";
?>
</td>
</tr>
<tr>
<td height="10" colspan="3" valign="top">&nbsp;</td>
</tr>
</table>
</td>
</tr>
</table>
</body>
</html>

43

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

3.8.4 Hasil
Buka form registrasi dan masukkan data anggota baru, hasilnya akan terlihat seperti
gambar berikut :

Kemudian klik tombol Simpan, maka akan muncul halaman data anggota baru seperti
gambar berikut :

3.8.5 Penjelasan Script PHP


Pada aplikasi web diatas, terdapat script berikut :
$nama = $_POST["nama"];
$alamat = $_POST["alamat"];
$tgl = $_POST["tanggal"];
$bln = $_POST["bulan"];
$thn = $_POST["tahun"];
$agama = $_POST["agama"];
$pekerjaan = $_POST["pekerjaan"];

44

Aplikasi Web dengan PHP dan MySQL

Muhammad Idris, S.Kom.

Script tersebut berguna untuk mendapatkan nilai dari elemen form bernama "nama",
"alamat", "tanggal", "bulan", "tahun", "agama", dan "pekerjaan". Nilai tersebut
kemudian disimpan dalam variabel $nama, $alamat, $tgl, $bln, $thn, $agama, dan
$pekerjaan. Jadi perintah $_POST[] dapat digunakan untuk mendapatkan data dari text
field, password box, combo box, checkbox, radio button, dan textarea.
Pada aplikasi web diatas, juga terdapat script berikut :
if
if
if
if
if

(!empty($_POST["hobi1"]))
(!empty($_POST["hobi2"]))
(!empty($_POST["hobi3"]))
(!empty($_POST["hobi4"]))
(!empty($_POST["hobi5"]))

$hobi[]
$hobi[]
$hobi[]
$hobi[]
$hobi[]

=
=
=
=
=

$_POST["hobi1"];
$_POST["hobi2"];
$_POST["hobi3"];
$_POST["hobi4"];
$_POST["hobi5"];

Script tersebut berguna untuk mendapatkan nilai dari checkbox dengan nama elemen
form "hobi1", "hobi2", "hobi3", "hobi4", "hobi5". Nilai tersebut kemudian disimpan
dalam array yang dinamai "$hobi".
Sedangkan script berikut :
if (!empty($hobi))
foreach($hobi as $elemen) echo "<LI>$elemen";

Digunakan untuk menampilkan isi dari array $hobi.

45