You are on page 1of 16

FAAL INDERA

PENGECAPAN DAN PENCIUMAN

ANNISA’HASANAH
LAB.ILMU FAAL
FAKULTAS KEDOKTERAN UMM

PENDAHULUAN

Mata  FOTORESEPTOR
Telinga  MEKANORESEPTOR
Pengecapan dan Penciuman  ????

QUALITY CONTROL of FOOD

Penciuman kurang peka  manusia

ANATOMI INDERA PENGECAPAN

1.
2.
3.

Pp. fungiformis :
2/3 ant lidah
Pp. foliata :
post-lateral lidah
Pp. circumvalata :
post.lidah, depan sulkus
terminalis

SEL RESEPTOR KECAP

KATEGORI RASA

 Persepsi kecap  dipengaruhi bau, suhu, tekstur makanan,

faktor psikologis pengalaman makan
 Reseptor kecap  rentang usia : 10 hari
 Jalur sensorik pengecapan  batang otak : ke hipotalamus dan

sistem limbik  rasa yg menyenangkan / tidak

Semua serabut pengecap bersinaps di nukleus

traktus solitarius→ talamus → daerah pengecap di
operkula insula korteks parietalis (gustatorik koteks)
REFLEKS PENGECAPAN : Dari trac. Solitarius

sebagaian besar impuls menuju nucl.salivatotius sup
dan inf→ glandula submandibularis,sublingualis,dan
parotis→sekresi saliva

INDERA PENCIUMAN
 Mukosa olfaktorius : sel reseptor olfaktorius, sel penunjang,

sel basal
 Sel penunjang  mengeluarkan mukus – melapisi
sal.hidung
 Sel basal  prekursor sel reeptor olfaktorius baru – diganti
tiap 2 bulan
 Sel reseptor olfaktorius  neuron aferen yg reseptornya
terletak di mukosa olfaktorius di hidung yg akson aferennya
berjalan dlm otak
 Axon sel-sel reseptor  N.Olfaktorius

INDERA PENCIUMAN

Syarat suatu bahan dapat dibau :

1. cukup mudah menguap  molekul masuk hidung
melalui udara inspirasi
2. cukup larut air  dapat masuk lapisan mukus yg
menutupi mukosa olfaktorius
3. Mudah larut dalam lemak  sel-sel rambut
olfaktoria dan ujung luar sel-sel
olfaktoria td d
zat lemak

MEKANISME PENCIUMAN
Molekul bau yang larut dalam mukus terikat oleh protein spesifik

G- Protein terstimulasi

Aktivasi enzim Adenyl cyclase

Percepatan konversi ATP → cAMP

Ca2+ channel opened

Ca2+ influx, Cl- eflux dari silia

Depolarisasi

PA


PA akson-akson sel-sel reseptor

glomeruli (bulbus olfaktorius)

Akson sel-sel mitral

serabut saraf olfaktorius

korteks piriformis, medial amigdala dan korteks enthoris

Korteks piriformis : area utk mengidentifikasi bau
Medial amygdala : terlibat dalam fungsi sosial
Korteks enthorial :berhubungan dengan memori

Adaptasi Bau
Reseptor olfaktorius mengadakan adaptasi

kira-kira 50% dlm detik pertama atau lebih
setelah perangsangan  lebih lanjut – lambat
Sensasi bau beradaptasi dengan jelas dalam 1

atau 2 menit setelah masuk dalam atmosfer
yang sangat berbau.